Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat Pengembalian Investasi Pendidikan di Kalimantan Barat Tahun 2018 Ayu, Sakuntala Devi; Mulatsih, Sri; Novianti, Tanti
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol. 21, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Theoretically, human capital plays an important role in economic growth. In West Kalimantan, the government increase the education investment to improve human capital. This study aims to estimate the rate of return of education investment in West Kalimantan Province, Pontianak and Singkawang District. SAKERNAS 2018 individual data was analyzed using the Mincer Model and the Heckman’s Two-step procedure. The result show that the rate of return of education investment in West Kalimantan province is 3,83 percent. It means that each additional year of schooling will increase income by 3,83 percent. The rate of return of education investment in Pontianak and Singkawang District are 6,21 percent and 4,87 percent, respectively.
Analisis Pengembangan Ekspor Pala, Lawang, dan Kapulaga Indonesia Nurhayati, Ely; Hartoyo, Sri; Mulatsih, Sri
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol. 19, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Export is an important component in the economy. The higher export performance, the greater positive impact. From 2012 to 2016, Indonesia’s exports continued to decline, so Indonesia needs to boost its exports. One of the potential commodities to be developed is nutmeg, mace, and cardamoms. This study analyzed the competitiveness of nutmeg, mace, and cardamoms, as well as the factors affecting its exports. The methods used are RCA, EPD, X-Model, and Gravity. The competitiveness analysis showed that the optimistic export markets were Pakistan, Germany, Italy, and USA. The potential export markets were Malaysia, Vietnam, Thailand, France, and Netherlands. Factors that affecting exports were GDP per capita, price, economic distance, and tariff.
Dampak Redenominasi terhadap Kinerja Perekonomian: Pendekatan Ekonomi Eksperimental Annazah, Nur Siti; Juanda, Bambang; Mulatsih, Sri
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol. 18, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There is persistent debate between theoretical and empirical findings on the impact of redenomination on economic performance. Hence, this study aims to analyze the impacts of inflation, economic growth, reducing reducing digit (zero number), and stages of redenomination to changes in transaction prices and the number of the transactions using experimental methods. The result showed redenomination could decrease the transaction prices and transaction value. The best conditions to applied redenomination policy was directly in low inflation and high growth.
Cumulative cyclophosphamide dose and serum anti-Mullerian hormone levels in adolescent cancer survivors in Indonesia Mulatsih, Sri; Ayuandari, Sarrah; Rahmawati, Naafi Rizqi; Oktasari, Rizki; Dewanto, Agung
Paediatrica Indonesiana Vol. 63 No. 5 (2023): September 2023
Publisher : Indonesian Pediatric Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/pi63.5.2023.376-82

Abstract

Background As both the prevalence and survival rates of cancer in children and adolescents has risen, longer-term effects of cancer treatment must be investigated. High-risk gonadotoxic chemotherapeutic agents such as cyclophosphamide may affect the ovarian reserve and impact female adolescent fertility. Anti-Mullerian hormone is a reliable marker to assess ovarian reserve. Objective To assess for a possible correlation between the cumulative dose of cyclophosphamide and serum anti-Mullerian hormone (AMH) levels among adolescent cancer patients. Methods This cross-sectional study included 12-18-year-old adolescent female cancer patients who had experienced menarche and received cyclophosphamide therapy. We recorded the patients’ full history, including menstrual history, computed the cumulative dose of cyclophosphamide received, and measured serum AMH levels. The correlation test was performed to evaluate for a possible correlation between the cumulative dose of cyclophosphamide and ovarian reserve as represented by AMH levels. Results Out of 12 female adolescent cancer patients, three complained of disturbances in their menstrual cycles. Low levels of AMH (<1.5 ng/mL) were noted in five patients. Median cumulative cyclophosphamide dose was 1,000 mg/m2 (range 1,000 to 5,250 mg/m2). Cumulative cyclophosphamide dose was negatively correlated with serum AMH levels, but this correlation was not statistically significant (r=-0.316, P=0.318). Conclusion This study has not been able to show a correlation between cumulative cyclophosphamide dose and serum AMH level. Regular evaluation of fertility and involvement of fertility team is recommended in adolescents receiving high-risk gonadotoxic chemotherapeutic agents.
Desain Kelembagaan Pengelolaan Mandiri Teluk Kiluan Provinsi Lampung Guntur, Muhammad; Juanda, Bambang; Mulatsih, Sri
TATALOKA Vol 26, No 1 (2024): Volume 26 No. 1 February 2024
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.26.1.1-16

Abstract

Kawasan Teluk Kiluan sebagai kawasan konservasi juga ditetapkan sebagai kawasan pariwisata Provinsi Lampung. Hadirnya Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 yang menghapus kewenangan pengelolaan pesisir oleh Kabupaten/Kota berdampak terjadinya perubahan kelembagaan pengelolaan wilayah pesisir. Kajian ini bertujuan untuk menyusun desain kelembagaan pengelolaan wilayah pesisir Teluk Kiluan, yang mengarah kepada pengelolaan secara mandiri sebagai kawasan pariwisata oleh desa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan instrumen pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Kewenangan pengelolaan pesisir Teluk Kiluan dilakukan oleh pemerintah Provinsi Lampung dan dapat ditugasperbantuan langsung kepada pemerintah desa. Desain kelembagaan disusun berdasarkan tugas dan peran dari setiap sektor terkait, dengan koordinator pengelola yang berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung. Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibentuk sebagai pelaksana kebijakan, yang telah disusun untuk dapat dilaksanakan dalam pengelolaan pesisir. Dalam hal ini terbagi atas tiga UPT di Provinsi Lampung. Pengelolaan Teluk Kiluan direkomendasikan untuk dikelola secara mandiri oleh Pekon (Desa) Kiluan Negeri di bawah pelaksana teknis UPT Regional Dua. Pengelolaan Teluk Kiluan sebagai kawasan pariwisata oleh Pekon Kiluan Negeri dilaksanakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan tetap memperhatikan peran partisipasi masyarakat, keterkaitan antar wilayah dan pengelolaan yang berkelanjutan.
Strategi Optimalisasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Dalam Meningkatkan Kinerja Pada Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat Voltri, Fransisca; Harianto, Harianto; Mulatsih, Sri
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v11i1.52678

Abstract

Provinsi Sulawesi Barat telah memberikan kompensasi untuk meningkatkan motivasi kepada PNS dalam bentuk pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP). Pemberian TPP di Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat didasarkan pada kehadiran pegawai. Ditinjau dari dampak motivasi pegawai untuk meraih prestasi kerja yang tinggi sebagai salah satu dampak yang diharapkan dari penetapan tambahan penghasilan pegawai ini, terlihat bahwa harapan tersebut belum dapat dicapai. Tujuan penelitian ini adalah: 1) menganalisis faktor-faktor yang menentukan dalam pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP) pada Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat; dan 2) merumuskan strategi optimalisasi pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP) dalam meningkatkan kinerja PNS pada Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dengan kuesioner dan focus group discussion (FGD), serta data dari dokumen dan laporan yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskripsi dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis data penelitian untuk mengoptimalkan pemberian TPP pada Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat perlu dilakukan adanya peningkatan efektivitas manajemen kepegawaian berbasis kinerja untuk membangun profesionalisme PNS.
Kebijakan Daerah Dalam Penyelenggaraan Angkutan Umum Massal (Studi di Transpakuan Koridor Bubulak-Ciawi Kota Bogor) Hadikumara, Fikri; Hakim, Dedi Budiman; Mulatsih, Sri
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v11i1.52683

Abstract

Salah satu kebijakan transportasi di Kota Bogor adalah menyelenggarakan angkutan massal yang memiliki daya angkut lebih besar dan efisien dalam menggunakan ruang jalan. Keberadaan bus sebagai salah satu sarana transportasi untuk menunjang kebutuhan pokok masyarakat memerlukan penanganan secara baik dan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan kebijakan daerah dalam penyelenggaraan angkutan umum massal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP). Data primer diperoleh dari survey stated preference dan indepth interview. Data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Kebijakan untuk meningkatkan jumlah penumpang Transpakuan dalam penyelenggaraan angkutan massal yang berkelanjutan dianalisis dengan Analytical Hiercarchy Process, sesuai urutan prioritasnya adalah sebagai berikut: (a) memberikan subsidi operasional bagi Transpakuan, (b) peningkatan kualitas koridor transpakuan dengan menghilangkan hambatan sepanjang jalur Transpakuan, dan (c) pengadaan armada Transpakuan melalui penyertaan modal kepada Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) atau subsidi modal kepada operator swasta.
Strategi Pemulihan Ekonomi Pada Sektor Ritel (Studi Kasus Supermarket/Hypermarket) Di Kota Bogor Lestari, Febby; Faletehan, Faroby; Mulatsih, Sri
Jurnal Manajemen Retail Indonesia (JMARI) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Retail Indonesia (JMARI)
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/jmari.v5i1.3126

Abstract

Pertumbuhan ritel di kota Bogor mengalami peningkatan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Pandemi covid-19 memberikan dampak pada banyak sektor termasuk sektor ritel. Sektor ritel (perdagangan besar dan eceran) menjadi salah satu sektor usaha yang memberikan nilai tambah terhadap PDRB menurut lapangan usaha di Kota Bogor dengan nilai sebesar 19,43 persen pada tahun 2020 dan sedikit menurun pada tahun 2021 menjadi 19,22 persen. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kondisi supermarket/hypermarket sebelum, saat dan setelah pandemi covid-19, apakah ada factor-faktor yang dipengaruhi oleh pandemi covid-19 serta merumuskan alternatif strategi pemulihan ekonomi sektor ritel. Pengambilan data dilakukan dengan cara survei dan wawancara kepada 7 supermarket/hypermarket serta wawancara kepada 4 pakar yang telah ditunjuk. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif menggunakan uji chi square pada tabel kontingensi, analisis matriks IFAS, EFAS dan SWOT. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa tidak ada asosiasi antara komposisi tenaga kerja pria dan wanita dengan kondisi pandemi covid-19. Sementara volume penjualan, omset dan keuntungan memiliki asosiasi dengan kondisi pandemi covid-19. Strategi pemulihan ekonomi pada sector ritel adalah dengan melakukan kerjasama dengan para pelaku usaha ritel untuk ikut serta dalam gerakan pasar murah untuk meningkatkan penjualan, meningkatkan omset dengan melibatkan para pelaku usaha ritel dalam event/acara yang diselenggarakan pemkot dan asosiasi pengusaha ritel serta pemutakhiran data ritel(toko swalayan) secara berkala
Koherensi Lintas Moda sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kualitas Buku Digital Dwibahasa Budhara (Borobudur Dalam Hamparan Cerita) Mulatsih, Sri; Nugroho, Raden Arief; Suryaningtyas, Valentina Widya; Soerjowardhana, Aloysius; Muqoddas, Ali; Udayanti, Erika Devi
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 9 No. 01 (2023): March 2023
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v9i01.7860

Abstract

Abstrak Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas informasi pariwisata Candi Borobudur dan Kawasan Cagar Budaya Borobodur, para peneliti membuat sebuah buku digital yang dinamai Budhara (Borobudur dalam Hamparan Cerita). Budhara dikembangkan dengan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Buku digital ini dilengkapi dengan fitur-fitur, seperti navigasi, manipulasi, kontrol, pencarian, dan dialog.  Karena adanya perbedaan perilaku berwisata antara wisatawan lokal dan mancanegara, tim peneliti membedakan visual atau gambar di halaman Budhara berbahasa Indonesia dan Inggris. Terlepas dari perbedaan tersebut, tim peneliti harus mempertahankan koherensi informasi visual dan teks tulisnya dari buku digital ini, karena hal ini dapat mempengaruhi indeks kepuasan wisatawan. Kata Kunci: Budhara, Buku Digital, Candi Borobudur, Koherensi Lintas Moda, Pariwisata  AbstractAs an effort to improve the quality of tourism at Borobudur Temple and Borobudur Cultural Heritage Area (Kawasan Cagar Budya Borobudur), the researchers designed a digital book entitled Budhara (Borobudur dalam Hamparan Cerita). Budhara was designed using Multimedia Development Life Cycle method (MDLC). This digital book is equipped with features, such as navigation, manipulation, control, search, and dialog. Due to dissimilar travel behavior between domestic and international tourists, the researchers differentiate the visualization or pictures in Budhara’s Indonesian and English pages. Apart from the difference, the researchers must employ cross-modal coherence of Budhara’s visual information and its written one, in view of the fact that it can impact the tourist satisfaction index.  Keywords: Budhara, Digital Book, Borobudur Temple, Cross-modal Coherence, Tourism
The Clinical Evaluation and Survival Rate of Pediatric Sarcoma in Dr. Sardjito General Hospital, Yogyakarta, Indonesia Mulatsih, Sri; Hanifah, Atikah; Oktasari, Rizki
Indonesian Journal of Cancer Vol 18, No 4 (2024): December
Publisher : http://dharmais.co.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33371/ijoc.v18i4.1199

Abstract

Background: Pediatric sarcoma is a heterogeneous group of tumors and accounts for approximately 10% of childhood solid tumors. The most common soft tissue sarcoma is rhabdomyosarcoma, and the most common bone sarcomas are osteosarcoma and Ewing’s sarcoma. The prognosis for children with sarcoma depends on age, primary tumor site, tumor size, resectability, presence or absence of metastases, number of metastatic sites, presence or absence of regional lymph node involvement, histopathologic subtype, and in some cases, delivery of radiation therapy. This study aims to evaluate clinical signs, symptoms, and survival rates.Methods: We carried out a retrospective analysis of clinical data from sarcoma patients in Dr. Sardjito General Hospital to provide a reference for the design of future pediatric sarcomaspecific studies. Data from patients with sarcoma entered in Dr. Sardjito General Hospital from 2012 until 2017 was collected. Patients who had confirmed pediatric sarcoma diagnosis were eligible for samples at study entry. Clinical manifestations were assessed, and overall survival was calculated with Kaplan-Meier.Results: Among 400 patients coding with pediatric sarcoma, 154 were excluded because their medical records were broken and deleted, and 82 because the coding was not related to their diagnosis (non-pediatric sarcoma). Sixty patients were eligible for the analysis (28 men and 32 women, median age at diagnosis 13 years, range 0–18 years). Fifteen patients (25%) received chemotherapy, radiation, and surgery as a treatment, 16 patients (26.67%) received chemotherapy and surgery only, five patients (8.33%) received chemotherapy only, five patients (8.33%) received chemotherapy and radiation only, one patient (1.67%), and ten patients (16.67%) received surgery only. The most common primary tumor was located in the lower extremity (n = 29; 48.33%). At entry, metastases were mainly found in the lungs. The overall survival rate of pediatric sarcoma in Dr. Sardjito General Hospital was 19% or 88 months (95% CI median 48 months ± 4.658).Conclusions: This study revealed a diverse range of clinical presentations and a concerningly low overall survival rate. These findings highlight the need for further research to improve treatment strategies and outcomes for pediatric sarcoma, particularly focusing on factors influencing survival and addressing the high rate of metastatic disease.
Co-Authors Abdullah, Zaki Adisono, Muhamad Tulodo Akhmad Fauzi ALI MUQODDAS Alla Asmara Anak Agung Gede Sugianthara Andrea Emma Pravitasari, Andrea Emma Anisa Rahma, Anisa Annazah, Nur Siti Asfaruddin Asfaruddin Asfaruddin Ayu, Sakuntala Devi Ayuandari, Sarrah Bambang Juanda Boedi Tjahjono Cinta, Mutiara Dedi Budiman Hakim Desyandri Desyandri Dewanto, Agung Dian Verawati Panjaitan Didy Sopandie Dyah Tjahyandari Suryaningtyas Eko Sri Wiyono Erika Devi Udayanti Faletehan, Faroby Farida Aryani Hadikumara, Fikri Hanifah, Atikah Harianto Harianto Hariyadi, Hariyadi Hariyadi, nfn Hartoyo Hartoyo Hermanto Siregar Ida Nur Istina, Ida Nur Ignatius Purwanto Indah Kartika Murni Irfan Syauqi Beik Iwan Dwiprahasto Jabani, Burhan Asril Karina Farkha Dina Khalifah Muhamad Ali Khawa, Zenith Yufa Nafilah Komaruddin Idris Kusdiyantoro Kusumawati, Sri Ambar Laoli, Nilam Cahyani Br. Lestari, Febby Lestari, Valdya Hartati Listiana, Yufita Mariana Mariana Mubarok, Huzni Muhammad Al-Jabri Muhammad Firdaus Muhammad Guntur, Muhammad Naafi Rizqi Rahmawati, Naafi Rizqi Ninik Umi Hartanti Nurhayati, Ely Nurjanah , Nurjanah . Oktasari, Rizki Oktavian, Rizky Omo Rusdiana Paripurna, Arbi Wardana Pratama, Teguh Aditia PUDJO HAGUNG WIDJAJANTO, PUDJO HAGUNG PURWANTO, DIAN A.P R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Raden Arief Nugroho Rini Dwi Lestari, Rini Dwi Risvan Anwar, Risvan Rivan Danuaji Salimi, Gabrielle Khaledea Serasiamy Ritonga, Serasiamy SITI AURELIA NURMALASARI, SITI AURELIA Soerjowardhana, Aloysius SOETARYO -, SOETARYO Sofana, Nofi Fitria Sofyan Sjaf Sri Rustianti Rustianti, Sri Rustianti Sri Wahyuni Sudirman Yahya Suhendarwan, Bhakti Sul, Suliamin Kasnar Supriyanto Supriyanto Suroyo Junior, Raden Sonny Susetyowati Suyetno, Suyetno Syartinilia . Tanti Novianti Teguh Triyono Utami, Neiva Cahya Valentina Widya Suryaningtyas, Valentina Widya Voltri, Fransisca WA’U, DAVID VICTORY Wahju Q. Mugnisjah Widada, Rasyid Widyastutik Wilianto, Aris Yeti Lis Purnamadewi Yudo, Lukman Pranoto Yukiman Yuliani, Meida Z. Karim, Taufik