Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH NILAI HLB CAMPURAN EMULGATOR DARI PRODUK ETANOLISIS PKO DAN TWEEN 80 SERTA KONSENTRASI CMC TERHADAP PROFIL STABILITAS EMULSI MENGGUNAKAN SANTAN KELAPA Prabowo, Hanifah Nur Indhiati; Murhadi, Murhadi; A. S., Suharyono; Subeki, Subeki
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i1.5618

Abstract

Coconut milk is made using 1000 g of coconut and 500 mL of water that has been previously boiled. The purpose of this study was to determine the effect of the emulsifier mixture (different values of HLB) and CMC and the interaction between the two on the stability profile of coconut milk. In this study, the formulation of an emulsifier mixture from palm kernel oil (PKO) ethanollysis was used combined with Tween 80 (mixed emulsifier) with hydrophilic-lipophilic balance (HLB) values for PKO (3) and Tween 80 (15) in several compositions to produce emulsifier mixture with HLB values of 8, 9, 10, 11, 12, and 13 and CMC with concentration levels of 0%, 0.25%, 0.5%, 0.75%, 1%, 1.25%, 1, 5%, and 1.75% (w/v). The value of the best emulsifier mixture (HLB) and CMC concentration on the stability profile of coconut milk emulsion was obtained in the treatment using a mixture of emulsifier (HLB) 9 and CMC treatment with a concentration of 1.75%, which was 57.15%. The combination of emulsifier mixture treatment (HLB) with CMC, gave the best coconut milk stability value in the H5C8 combination (HLB 12+CMC 1.75%) with an average value of 100.00%.Keywords: Ethanolysis of PKO, Tween 80, HLB (Hydrophylic-Lipophilic Balance), CMC (Carboxymethyl cellulose), emulsion stability
PENGARUH CMC DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP PROFIL STABILITAS EMULSI (O/W) MENGGUNAKAN SANTAN KELAPA YANG DICAMPUR EMULSIFIER PRODUK ETANOLISIS PKO DAN TWEEN 80 Yuniarti, Lani; Murhadi, Murhadi; Suharyono, Suharyono; Hidayati, Sri
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i1.5674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan CMC dan lama penyimpanan serta interaksi antara keduanya dalam mempertahankan stabilitas emulsi santan yang menggunakan campuran emulsifier produk etanolisis PKO dan tween 80.  Penelitian dilakukan secara faktorial dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan.  Faktor tersebut terdiri dari : konsentrasi CMC terhadap santan yang menggunakan campuran emulsifier produk etanolisis PKO dan tween 80 terdiri dari 8 taraf yaitu 0%; 0,2%; 0,4%; 0,6%; 0,8; 1%; 1,2% dan 1,4% b/v (A1, A2, A3, A4, A5, A6, A7, dan A8), dan faktor lama penyimpanan terdiri dari 6 taraf yaitu 0 jam, 24 jam, 48 jam, 72 jam, 96 jam dan 120 jam (B1, B2, B3, B4, B5 dan B6). Data yang dianalisis homogenitas (Barlett) dan kemenambahan (Tukey) datanya kemudian dianalisis dengan sidik ragam untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antar perlakuan pada taraf nyata 5% dan 1%.  Kemudian data yang diperoleh juga akan diuji lanjut dengan uji OP (Ortogonal Polinomial) pada taraf 5% dan 1%.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan penambahan CMC dan lama penyimpanan terdapat pengaruh nyata pada taraf 5% terhadap nilai daya stabilitas emulsi santan.  Kombinasi penambahan CMC dan lama penyimpanan terbaik dihasilkan pada perlakuan A7B4 (Penambahan CMC 1,2% dan penyimpanan selama 3 hari) dengan nilai rata-rata 96,67% serta memiliki warna dengan nilai rata-rata 4,18 (Putih Kekuningan), aroma dengan nilai rata-rata 3,35 (Asam), penampakan dengan nilai rata-rata 3,05 (Muncul Gelembung), dan nilai pH rata-rata 4,71.
MANAJEMEN PENGENDALIAN PERSEDIAAN PUPUK UREA DI PT. MNO KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Batubara, Andar; Hidayati, Sri; Utomo, Tanto Pratondo; Suroso, Erdi; Murhadi, Murhadi
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i1.5704

Abstract

Persediaan merupakan faktor penting dalam produksi dan menempatkan sebanyak 50% dari modal investasi.  Pupuk urea merupakan bahan utama yang digunakan untuk meningkatkan produktivitas tebu. Tujuan penelitian adalah mendapatkan metode persediaan yang paling cocok untuk PT MNO.  Metode menggunakan Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), Reorder Point (ROP) yang dibandingkan dengan metode konvensional.  Metode POQ menghasilkan biaya terendah dengan jumlah biaya persediaan untuk pupuk urea sebesar Rp. 41.300.070.000 dengan penghematan sebesar Rp.  826.185.500/tahun
FORMULASI SABUN CUCI PIRING RACIKAN DENGAN PENAMBAHAN GEL LIDAH BUAYA DAN JERUK NIPIS Mulyani, Novita; Murhadi, Murhadi; Susilawati, Susilawati; Sartika, Dewi
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i2.6348

Abstract

Sabun cuci piring merupakan pembersih yang dibuat dengan reaksi kimia antara kalium atau natrium dengan asam lemak dari minyak nabati atau lemak hewani. Permasalahan yang sering terjadi pada sabun cuci piring adalah Dermatitis Kontak Iritan, untuk mengatasi masalah tersebut, perlu adanya formulasi campuran gel lidah buaya dan jeruk nipis untuk memberikan kesan halus, kesan lembut, melembabkan kulit, mempercepat proses pengentalan dan untuk memberikan aroma yang khas pada sabun cuci piring. Pada penelitian ini digunakan formulasi campuran gel lidah buaya dan jeruk nipis dengan konsentrasi gel lidah buaya 0%, 6%, 7%, 8% 9%, 10% dan jeruk nipis 4% dan 8%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi sabun cuci piring racikan dengan penambahan gel lidah buaya dan jeruk nipis sesuai SNI 06-2048-1990 tentang mutu dan cara uji sabun cuci piring. Penelitian disusun secara faktorial dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 kali ulangan dan 2 faktor. Data yang diperoleh dianalisis ragam dan dilakukan uji kehomogenan (keseragaman) ragam (Barlett’s test) serta dianalisis lebih lanjut dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Pada penelitian ini sabun cuci piring dengan formulasi 6% gel lidah buaya dan 8% jeruk nipis direkomendasikan untuk digunakan karena data hasil uji BNJ yang diperoleh banyak menghasilkan tidak berbeda nyata dengan hasil tinggi busa 2.67 cm, derajat keasaman 5.67, warna 4.05 (suka), aroma 3.60 (suka), kekentalan 3.50 (suka), dan penerimaan keseluruhan 3.90 (suka).
EFEK COATING DENGAN KITOSAN DAN WAKTU PENCELUPAN PADA COOKING LOSS DAN SENSORI UDANG VANAME (Litopenaeus Vannamei) SELAMA PENYIMPANAN DINGIN Cahyani, Atika Dwi; Kustyawati, Maria Erna; Rizal, Samsul; Murhadi, Murhadi
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i2.6397

Abstract

Kerusakan yang cepat pada udang segar (Litopenaeus vanname) perlu diminimalisir karena mempengaruhi kualitas. Pengembangan metode yang dapat menunda penurunan kualitas udang adalah pelapisan kitosan dengan penambahan ekstrak jahe dan penyimpanan dingin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi kitosan dan lama perendaman terhadap susut masak dan preferensi panelis terhadap udang. Penelitian ini disusun menggunakan RAK faktorial dengan 2 faktor yaitu konsentrasi kitosan (0, 1, dan 2%) dengan penambahan ekstrak jahe 0,75% (b/v) dan lama perendaman (1, 2 dan 3 menit). Data susut masak dan uji sensoris yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan (DMRT) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat kombinasi perlakuan konsentrasi kitosan dan waktu pencelupan yang tepat terhadap cooking loss udang. Kombinasi perlakuan konsentrasi kitosan dan waktu pencelupan yang tepat terhadap sensori udang yang disukai panelis pada kenampakan udang coating yaitu perlakuan konsentrasi 1% dengan waktu pencelupan 3 menit sebesar 6,79, pada bau udang coating yaitu perlakuan konsentrasi 1% dengan waktu pencelupan 2 menit sebesar 6,52 dan pada tekstur udang coating yaitu perlakuan konsentrasi 1% dengan waktu pencelupan 3 menit sebesar 6,49. Tidak terdapat kombinasi perlakuan konsentrasi kitosan dan waktu pencelupan yang tepat terhadap sensori udang yang disukai panelis pada penerimaan keseluruhan udang coating.
EVALUASI TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI PENUNJANG APLIKASI HONDA E-CARE DAN HONDA SMART DEVICE MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 Lindawati, Meitri; Pasa, Ike Yunia; Murhadi, Murhadi
Jurnal Dialektika Informatika (Detika) Vol 6, No 1 (2025): Jurnal Dialektika Informatika(Detika) Vol.6 No.1 Desember 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/detika.v6i1.15868

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di era digital membawa dampak besar bagi peningkatan efisiensi dan kinerja, termasuk di industri otomotif. Salah satunya pada Cabang Dealer Mobil Honda Tunas Jaya Purworejo yang telah menerapkan sistem Honda Smart Device dan Honda e-Care. Namun, masih dijumpai berbagai kendala tata kelola TI, seperti keterbatasan infrastruktur, minimnya tenaga ahli, tidak adanya pemeliharaan terjadwal, jaringan tidak stabil, serta kurangnya mekanisme pengawasan di tingkat cabang karena kebijakan dikelola secara terpusat. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara operasional cabang dengan strategi pusat yang berdampak pada efisiensi kerja dan kualitas layanan. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT 5 dengan fokus pada dua subdomain, yaitu DSS01 (Manage Operations) dan MEA01 (Monitor, Evaluate and Assess Performance and Conformance). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner kepada sepuluh responden untuk mengukur tingkat kapabilitas saat ini (as-is) dan target yang diharapkan (to-be). Hasil menunjukkan DSS01 berada pada level 3 dengan nilai rata-rata 2,78 dan gap 1,22, sedangkan MEA01 juga pada level 3 dengan rata-rata 2,664 dan gap 1,336. Rekomendasi perbaikan meliputi penyusunan SOP operasional, peningkatan infrastruktur, pelatihan SDM, serta audit TI berkala
Optimalisasi Kinerja Jaringan WLAN di SMK TI Kartika Cendekia Menggunakan Metode Quality Of Service Shururi, Anindito Fakhri; Murhadi, Murhadi; Chirzah, Dewi
JSITIK: Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Komputer Vol. 4 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/jsitik.v4i1.779

Abstract

Latar Belakang: Jaringan WLAN di SMK TI Kartika Cendekia sering mengalami kendala seperti koneksi tidak stabil, latensi tinggi, dan distribusi bandwidth yang tidak merata, sehingga mengganggu proses pembelajaran digital. Tujuan penelitian ini adalah mengoptimalkan kinerja jaringan WLAN dengan menerapkan metode Quality of Service (QoS) menggunakan teknik Traffic Shaping berbasis Hierarchical Token Bucket (HTB). Penelitian dilakukan karena adanya urgensi peningkatan kualitas layanan jaringan agar mendukung kelancaran pembelajaran berbasis teknologi. Metode evaluasi mencakup pengukuran parameter throughput, packet loss, delay, dan jitter, serta survei pengguna menggunakan kuesioner Mean Opinion Score (MOS). Hasil penelitian menunjukkan throughput meningkat menjadi rata-rata 6 Mbps, packet loss menurun dari 1,2% menjadi 0,5%, delay tetap rendah (< 3 ms), dan jitter berkurang signifikan. Nilai rata-rata MOS pengguna mencapai 4,0 (kategori baik). Penerapan QoS berbasis HTB terbukti efektif dalam meningkatkan performa jaringan WLAN di lingkungan sekolah, sehingga mendukung pembelajaran digital yang lancar dan nyaman.
Online Reviews as Marketing Communications and Impact on Aloha Pantai Indah Kapuk Murhadi, Murhadi; Putri Liqwiyanti, Mutiara Chaerany; Wiweka, Kadek
Humaniora: Journal of Indonesia Culture and Society Vol. 17 No. 1 (2026): Humaniora: Journal of Indonesian Culture and Society (In Press)
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/humaniora.v17i1.14037

Abstract

This research examines the extent to which online reviews influence tourists’ decisions to visit Aloha PIK tourist attractions. Reviews from visitors, in both text and visual forms, serve as a source of information that greatly influences prospective tourists’ perceptions and decisions. This research uses a quantitative method with a sample of 100 Aloha PIK visitors and collects data through an online questionnaire. Based on the test results using simple linear regression, the t-count (15.831) is greater than the t-table value (1.984), and the significance value is 0.000 < 0.05. These results show that the independent variable has a significant effect on the dependent variable. In addition, the coefficient of determination (R²) of 0.719 indicates that the research model explains 71.9% of the variance, with the remaining 28.1% attributable to factors outside the model. In conclusion, 71.9% of respondents are influenced by online reviews in their decision to visit Aloha PIK. These findings confirm that managing digital reviews should be an integral part of a tourist destination’s marketing communication strategy. The implications of this research suggest that tourist destination managers should actively monitor, respond to, and manage online reviews as part of their digital marketing strategy. Positive reviews strengthen the destination’s image and encourage interest in visiting, while negative reviews require a measured response to avoid eroding potential tourists’ trust.
Legal Policy Dalam Noodwer Exces Terhadap Tindak Pidana Pembunuhan : (Studi Kasus di Polres Langsa) Murhadi, Murhadi; Krisna, Liza Agnesta; Aldino, Hanri
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 5 No 4 (2026): April
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v5i4.955

Abstract

Noodweer (pembelaan terpaksa) dalam hukum pidana Indonesia adalah alasan pemaaf yang melepaskan seseorang dari pidana saat terpaksa melakukan tindakan melawan hukum untuk membela diri, orang lain, kehormatan kesusilaan, atau harta benda dari serangan seketika yang melawan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan batasan penerapan hukum menurut KUHP terkait tindakan pembelaan diri yang mengakibatkan kematian, untuk menjelaskan fungsi dan kewenangan kepolisian/penyidik dalam KUHP serta untuk menjelaskan penerapan asas-asas hukum pidana, seperti asas legalitas dan due process of law, dalam menentukan kewenangan lembaga penegak hukum terhadap pelaku pembunuhan yang mengklaim pembelaan diri. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penanganan kasus pembunuhan dengan klaim pembelaan diri menuntut pemahaman dan penerapan hukum yang tepat oleh aparat penegak hukum, terutama kepolisian sebagai penyidik. Hal ini karena Pasal 49 KUHP serta Pasal 34 dan 43 KUHP Nasional telah mengatur secara tegas syarat kumulatif yang harus dipenuhi agar suatu tindakan dapat dikategorikan sebagai pembelaan diri yang sah (noodweer) atau pembelaan yang melampaui batas akibat keguncangan jiwa (noodweer exces), yang masing-masing berimplikasi pada penghapusan sifat melawan hukum atau kesalahan pelaku. Legal policy noodweer exces terhadap pembunuhan pada dasarnya adalah kebijakan yang adil secara substantif karena mengakui bahwa dalam kondisi psikologis ekstrem, pertanggungjawaban pidana tidak dapat dibebankan secara penuh. Namun, kebijakan ini hanya akan mencapai tujuannya jika didukung oleh sistem penegakan hukum yang kompeten, berintegritas, dan peka terhadap keadilan.
EVALUASI TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI PENUNJANG APLIKASI HONDA E-CARE DAN HONDA SMART DEVICE MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 Lindawati, Meitri; Pasa, Ike Yunia; Murhadi, Murhadi
Jurnal Dialektika Informatika (Detika) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Dialektika Informatika(Detika) Vol.6 No.1 Desember 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/detika.v6i1.15868

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di era digital membawa dampak besar bagi peningkatan efisiensi dan kinerja, termasuk di industri otomotif. Salah satunya pada Cabang Dealer Mobil Honda Tunas Jaya Purworejo yang telah menerapkan sistem Honda Smart Device dan Honda e-Care. Namun, masih dijumpai berbagai kendala tata kelola TI, seperti keterbatasan infrastruktur, minimnya tenaga ahli, tidak adanya pemeliharaan terjadwal, jaringan tidak stabil, serta kurangnya mekanisme pengawasan di tingkat cabang karena kebijakan dikelola secara terpusat. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara operasional cabang dengan strategi pusat yang berdampak pada efisiensi kerja dan kualitas layanan. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT 5 dengan fokus pada dua subdomain, yaitu DSS01 (Manage Operations) dan MEA01 (Monitor, Evaluate and Assess Performance and Conformance). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner kepada sepuluh responden untuk mengukur tingkat kapabilitas saat ini (as-is) dan target yang diharapkan (to-be). Hasil menunjukkan DSS01 berada pada level 3 dengan nilai rata-rata 2,78 dan gap 1,22, sedangkan MEA01 juga pada level 3 dengan rata-rata 2,664 dan gap 1,336. Rekomendasi perbaikan meliputi penyusunan SOP operasional, peningkatan infrastruktur, pelatihan SDM, serta audit TI berkala