Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

SOSIALISASI PENINGKATAN PEMAHAMAN ENERGI TERBARUKAN BAGI PESERTA DIDIK MELALUI VIDEO PEMBELAJARAN DI SD INPRES BOANAWA 1 Yuliani Sepe Wangge; Mite, Regina Lilistiana; Sewa, Roswita Irnes Daka; Bude, Imelda
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 04 (2025): JULI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada SD INPRES BHOANAWA 1.Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan literasi sains dan edukasi pembelajaran menggunakan Video pembelajaran yang menarik pada anak-anak SD Inpres Boanawa 1.PKM ini mendorong semangat peserta didik untuk meningkatkan pemahaman tentang Energi seperti jenis-jenis Energi misalnya Energi panas,Energi cahaya,Energi gerak,dan Energi listrik,sumber Energi dan perubahan bentuk Energi. Kegiatan dilaksanakan di kelas V dengan jumlah siswa sebanyak 34 orang.Hal ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas,kreativitas dan hasil belajar IPA siswa dengan menerapkan metode audio visual agar siswa lebih aktif dan bersemangat dalam menerima dan mengikuti pelajaran
EDUKASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN VIDEO PEMBELAJARAN MENYENANGKAN DI SDK MBOMBA Yuliani Sepe Wangge; Maria Irmania Waru; Maria Dominika Ngole; Eustika Aprilian Mbupu; Alexsius Ronal Pani; Jeremi Kako Prado; Kristian Milu Lewokume
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah salah satu bagian dari kegiatan perguruan tinggi. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan literasi sains, Edukasi Pembelajaran Menggunakan Video Pembelajaran Menyenangkan pada anak SDK Mbomba, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode yang dilakukan adalah persiapan pelaksanakan kegiatan pendidikan melalui video pembelajaran yang sudah dikonsep pada bidang pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2024. Dampak dari kegiatan ini adalah peningkatan literasi pada anak-anak di SDK Mbomba yang berjumlah 42 orang. Kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan minat siswa dalam mengembangkan kemampuan literasi menggunakan video pembelajaran
Gomo Toma Game Media as a Means to Improve Understanding of Multiplication Concepts in Mathematics Subjects in Class IIA Students of Ende 3 SDK Ende Regency Chatarina Novianti; Yuliani Sepe Wangge
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.4529

Abstract

The selection of Gomo Toma game media in learning Mathematics is as follows. First, the Gomo Toma game media is a game that is very close to children's lives and is played by children. Second, it is hoped that the Gomo Toma game media can improve the understanding of mathematics concepts for class IIA students in learning mathematics, this is because elementary school students still like to play, so the game approach will be more effective. Third, in the Gomo Tomo game there are competitive, cooperative, and entertainment values. Fourth, there are many positive sides contained in the snake and ladder game, including training in psychomotor development, cognitive, communicative balance so that it is beneficial for the mental development of elementary school age children. 7-12 years This is supported by the opinion of several experts who state how important games are for children. According to Ljublinskaja Games are a reflection of reality, as an initial form of acquiring knowledge. This is also reinforced by Freeman which states that in general, experts agree that playing is an activity that helps children achieve complete development, both physically, intellectually, socially, morally and emotionally. Rofi'uddin states that the use of forms of games in learning will provide a pleasant climate for students, so that the learning process of students is carried out without coercion, but instead with a sense of harmony. In addition, by playing, students can learn in a relaxed manner. In a relaxed way, students' brain cells can develop, which in the end students can absorb information and get a deep impression of the subject matter. Subject matter can be stored continuously in long-term memory.
Permainan Ular Tangga Berbasis Cerita Rakyat Ende-Lio untuk Meningkatkan Kosakata Bahasa Inggris Wangge, Yuliani Sepe; Sariyyah, Nining
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v4i2.12517

Abstract

Tujuan penlitian ini adalah untuk meningkatkan kosa kata bahasa Inggris pada mahasiswa PGSD Uniflor melalui permainan ular tangga berbasis cerita rakyat Ende Lio. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang melalui tahapan persiapan, tindakan, observasi dan refleksi. Setelah diterapkan permainan ular tangga berbasis cerita rakyat Ende-Lio dalam dua siklus, di temukan adanya peningkatan kosa kata bahasa Inggris pada mahasiswa PGSD Universitas Flores
Implementasi Pembelajaran Content and Language Integrated Learning (CLIL) Berbasis STEM dalam Meningkatkan Speaking Skill Mahasiswa PGSD Agustina Pali; Yuliani Sepe Wangge
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i2.82500

Abstract

This study aimed to improve the speaking skills of Primary School Teacher Education (PGSD) students through the implementation of STEM-based Content and Language Integrated Learning (CLIL). This research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles involving PGSD students as the research subjects. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected using student activity observation sheets and speaking skill tests. The data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods. The results indicated a significant improvement in students’ speaking skills from the pre-cycle to Cycle I and Cycle II, covering aspects of fluency, pronunciation, vocabulary mastery, and self-confidence. In addition, students’ learning participation also showed improvement. Therefore, STEM-based CLIL was proven effective in enhancing the speaking skills of PGSD Flores University students and can be considered an alternative strategy for English language learning in higher education.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK DENGAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS Yuliani Sepe Wangge
Jurnal Binagogik Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v10i1.655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris pada mahasiswa semester II program studi PGSD Universitas Flores tahun akademik 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester II kelas B yang berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Data dianalisis dengan cara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris mengalami peningkatan, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya aktivitas belajar dan hasil belajar. Aktivitas belajar pada siklus I berada pada kriteria cukup dengan persentase 56,52% meningkat menjadi 74,04% pada siklus II dan 80,48% pada siklus III dengan kriteria baik. Hasil belajar pada siklus I sebesar 67,09 dengan ketuntasan klasikal 38,70%. Pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 74,51 dan pada siklus III meningkat menjadi 77,90 dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Talking Stick dengan media gambar dapat meningkatkan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris.