Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Kinerja Mekanik dan Ketahanan Korosi Mortar Menggunakan Pasir Pantai dan Nano Waste Tea Powder Suryani, Herni; sainuddin, sainuddin; Okviyani, Nur; Yusman, Yusman; Saudi, Akbar Indrawan; Apriansyah, Apriansyah; Nurdin, Amalia
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 13, No 2 (2025): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v13i2.2681

Abstract

Produksi beton menjadi salah satu kontributor utama terhadap emisi karbon dan eksploitasi sumber daya alam, khususnya akibat tingginya penggunaan semen dan agregat alami. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi potensi nano waste tea powder (NWTP), yang berasal dari limbah teh rumah makan, sebagai bahan pengganti sebagian semen dalam mortar. NWTP diproses melalui pencucian, pengeringan, pengovenan dan dua kali penggilingan menggunakan disc mill untuk mencapai ukuran partikel halus. Campuran mortar disusun dengan penggantian semen sebesar 5% dan 7,5%, menggunakan pasir sungai dan pasir pantai sebagai agregat halus, serta air tawar sebagai media pencampuran. Sebanyak 120 benda uji disiapkan untuk dilakukan pengujian meliputi kuat tekan, porositas, daya serap air, sorptivitas, dan half-cell potential (HCP) hingga umur perawatan 91 hari. Hasil menunjukkan bahwa mortar dengan 5% NWTP mampu mempertahankan kekuatan tekan yang baik dan menurunkan porositas secara bertahap seiring bertambahnya umur. Nilai HCP pada campuran ini juga menunjukkan kondisi baja tulangan yang stabil tanpa indikasi korosi aktif. Sebaliknya, penggunaan 7,5% NWTP menyebabkan peningkatan porositas dan laju penyerapan air yang lebih tinggi, serta nilai HCP yang lebih negatif dari ambang batas korosi, mengindikasikan potensi korosi aktif pada tulangan. Kombinasi NWTP dengan pasir sungai memberikan performa lebih baik dibanding pasir pantai. Secara keseluruhan, NWTP pada kadar 5% dinilai optimal sebagai alternatif bahan tambah ramah lingkungan untuk meningkatkan keberlanjutan dalam produksi mortar berbasis limbah lokal.
NILAI AMBANG KLORIDA UNTUK INISIASI KOROSI PADA BETON BERTULANG MENGGUNAKAN ABU TERBANG Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Yusman; Apriansyah; Nurdin, Amalia
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 5 No 2 (2023): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v5i2.3024

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, korosi pada beton bertulang menjadi perhatian utama struktur beton karena ketahanan merupakan salah satu faktor penting. Secara khusus, korosi beton bertulang yang disebabkan oleh klorida menjadi masalah serius di banyak negara karena meningkatnya konstruksi di lingkungan laut. Dalam penelitian ini difokuskan pada umur dini terjadinya korosi pada tulangan yang disebabkan oleh adanya klorida pada beton yang mengandung fly ash sebesar 20% dari berat semen. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi ambang batas klorida yang cukup untuk mendorong depassivasi dan korosi aktif batang tulangan dalam mortar. Untuk itu dilakukan penelitian eksperimental dengan jumlah benda uji sebanyak 9 variasi. Rasio klorida terhadap berat semen yang diterapkan adalah 0% -2% akan dievaluasi. Dalam penelitian ini faktor-faktor yang mempengaruhi ambang batas klorida untuk inisiasi korosi pada beton dan pengaruh lainnya diabaikan. Untuk menentukan ambang batas konsentrasi klorida, dilakukan uji potensial korosi dengan metode Half-cell potensial (HCP). Nilai ambang batas konsentrasi klorida yang menyebabkan depassivasi dan munculnya korosi aktif pada baja tulangan adalah 1,5% dari berat semen. Selanjutnya hasil yang diperoleh adalah hubungan antara HCP dan konsentrasi klorida dalam beton. Hal ini menunjukkan bahwa rusaknya lapisan pasif pada permukaan baja terjadi di sekitar kandungan klorida yang saat ini diyakini merupakan ambang batas kandungan klorida untuk inisiasi korosi baja tulangan pada beton yang mengandung abu terbang 20%.
Dampak Variasi Skim Coat dan Foam Agent 1/60 Terhadap Produksi Bata Ringan Okviyani, Nur; J, Rahmat; Ridhayani, Irma; Sainuddin, Sainuddin; Fauzi Mahmuda, Ali; Nurdin, Amalia
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 7 No 1 (2025): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v7i1.4285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi SkimCoat dan foam agent 1/60 terhadap pembuatan bata ringan, pada penelitian kali ini dimana semen putih yang di gunakan di ganti dengan Scimcoat. Benda uji berupa kubus dengan ukuran 5 x 5 cm dengan 5 variasi dengan campuran foam agent 1/60 dimana foam agent 0%,25%,50%,75% dan 100% sama dengan jumlah semen, setiap variasi memiliki 18 sampel dengan volume kubus 0,13 cm3 dimana sekali pencampuran menggunakan 5 liter air dengan variasi campuran pasir sungai Mapilli, Menggunakan campuran air tawar dengan FA40 dimana pengganti semen adalah Scimcoat. Selanjutnya melakukan uji tekan umur 7,28,91 hari dengan masing-masing 3 sampel, dan electrical resisticity umur 28 dan 91 hari masing-masing 2 sampel. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan nilai uji kuat tekan mencapai nilai optimum 22,21 Mpa dan masuk kategori rendah resiko terpapar korosi.
Analisis Data Oseanografi Pantai Parappe Kabupaten Majene dalam perencanaan Breakwater Yusman; Apriansyah, Apriansyah; Manaf, Abdi; Nurdin, Amalia
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 7 No 1 (2025): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v7i1.5064

Abstract

Penentuan lokasi dan dimensi bangunan pelindung pantai khususnya bangunan pemecah gelombang harus memperhatikan data oseanografi agar bangunan dapat berfungsi secara efektif untuk melindungi pantai dari kerusakan akibat gelombang dan arus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari Badan Metereologi, Klimatogi dan Geofisika (BMKG), data Batimetri Nasional (BATNAS) dan data primer yang diperoleh langsung dari pengamatan di lapangan berupa data sedimentasi dan pasang surut. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh laju sedimentasi untuk titik 1 sebesar 402,405 cm3/tahun. Titik 2 sebesar 503,006 cm3/tahun. Titik 3 sebesar 955,713 cm3/tahun. Untuk data pasang surut diperoleh Higher High Water Level (HHWL) = 1,78 m, Mean High Water Level (MHWL) = 1,2053 m, Mean Sea Level (MSL) = 0,9203 m, Mean Low Water Level (MLWL) = 0.6353 m, Lower Low Water Level LLWL = 0,20 m. Angin dominan selama 10 tahun bergerak ke arah utara dengan kecepatan angin maksimum 11 knot dengan panjang fetch efektif 398,21 km. Dari peramalan gelombang tersebut didapatkan Tinggi gelombang pecah (Hb) = 76,44 meter, kedalaman gelombang pecah (db) = 3,822 meter, tinggi gelombang maksimum 2 meter dan periode 7 detik.
Durabilitas Baja Tulangan pada Beton Menggunakan Material Batu Gamping, Pasir Laut dan Air Laut dalam Campuran Beton Patah, Dahlia; Dasar, Amry; Nurdin, Amalia
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.992 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.43380

Abstract

Air laut dan pasir laut memiliki potensi untuk digunakan dalam beton. Penggunaan batu kapur dalam beton semakin meningkat karena manfaatnya sebagai agregat memiliki kekuatan yang baik dan kemungkinan reaksi alkali-silika yang rendah. Oleh karena itu, sangat penting untuk memanfaatkan air laut, pasir laut dan batu kapur dalam beton terutama masalah korosi yang mengikutinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pencampuran air laut, batu gamping dan pasir laut yang digunakan secara bersamaan terhadap korosi baja tulangan beton. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah balok beton dengan diameter tulangan 10 mm dengan mutu beton 25 MPa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah baja tulangan pada semua benda uji yang dicampur dengan air laut, dan benda uji yang hanya menggunakan 100% batu gamping yang dicampur air tawar dengan menggunakan pasir laut diestimasi mengalami korosi dengan metode pengukuran half-cell potensial dan dibuktikan dengan pengukuran aktual korosi. Selanjutnya, penggunaan pasir laut yang dicuci dengan menggunakan batu gamping 50% dan dicampur air laut dapat meningkatkan kekuatan hingga 50% dari beton normal dan resiko korosi sama dengan beton normal.
Pembinaan Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa Simbang Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Muhammad Ghalib; Amalia Nurdin; Akbar Indrawan Saudi
Beru'-beru': Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Maret-Juni 2022
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) oleh Pemerintah Desa Simbang Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene belum dilaksanakan dengan baik. Hal tersebut ditunjukan dari beberapa permasalahan yang ada seperti lemahnya pengelolaan modal, pengurus yang kurang objektif, tidak adanya usaha yang sesuai dengan potensi sumberdaya alam yang ada dan kurangnya inovasi yang efektif dalam menangani masalah BUMDes. Kegiatan ini bertujuan untuk membina para pelaku yang aktif di BUMDes sehingga dapat mengembangkan usaha milik desa secara maksimal di Desa Simbang Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene. Metode pelaksanaan berupa kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dalam bidang BUMDes dan pelatihan pembuatan laporan keuangan. Hasil dari kegiatan ini pemahaman para peserta BUMDes meningkat dalam strategi pengembangan BUMDes dan memahami kekurangan serta kelebihan yang dimiliki selama ini, peserta juga telah mengetahui penyusunan laporan keuangan yang tepat, dengan membuat dan mencatat penyusunan laporan sesuai dengan pelatihan yang diberikan.
Performance Optimization of Biomass Fly Ash as a Partial Cement Replacement in Concrete Based on Compressive Strength, Sorptivity, and Half-Cell Potential Nur Okviyani; Yusman Yusman; Irma Ridhayani; Muhammad Isra; Akbar Indrawan Saudi; Ainun Jariah Hilal Anshary; Amalia Nurdin
EPI International Journal of Engineering Vol 9 No 1 (2026): Volume 9 Number 1, February 2026
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Engineering Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of biomass fly ash (BFA) as a supplementary cementitious material offers a practical approach to reducing cement consumption while enhancing concrete durability. This study evaluates the effect of BFA as a partial cement replacement on the mechanical and durability performance of concrete produced with river sand and freshwater. BFA was incorporated at replacement levels of 0%, 5%, 15%, and 25% by cement mass, with a constant water-to-binder ratio of 0.40. Compressive strength was tested at 7, 28, and 91 days, sorptivity was measured at 28 and 91 days, and the corrosion probability of embedded reinforcing steel was assessed using the Half-Cell Potential method from 7 to 91 days. The results show that BFA reduced early-age strength, especially at 15% and 25% replacement, due to the slower development of pozzolanic reactions. However, the later-age performance improved markedly. At 91 days, the mixture containing 25% BFA achieved the highest compressive strength of 36.46 MPa, representing a 27.48% increase over the control mixture. This mixture also produced the lowest sorptivity value of 0.91 mm, indicating reduced capillary water absorption. Half-Cell Potential results showed that all mixtures reached the low corrosion probability range at 91 days, with the 25% BFA mixture recording -59.13 mV. Overall, 25% BFA provided the best balance between compressive strength, water absorption resistance, and corrosion-related durability. Keywords: biomass fly ash; compressive strength; concrete durability; half-cell potential; sorptivity
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM PENYARINGAN AIR TERHADAP PENURUNAN KESADAHAN AIR TANAH DI KABUPATEN MAJENE Amalia Nurdin
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v14i1.2880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem penyaringan air berbahan alami dalam menurunkan tingkat kesadahan (hardness) air tanah di dua wilayah berbeda, yaitu Pangale dan Tande, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Sistem filtrasi yang digunakan terdiri atas empat lapisan media, yaitu kerikil, arang aktif, biji kelor (Moringa oleifera), dan ijuk, yang disusun dengan ketebalan yang sama, dan dibandingkan dengan variasi ketebalan yang berbeda yaitu 3 cm, 5 cm, 7 cm, 9 cm, 11 cm, dan 13 cm. Pengujian dilakukan pada tiga titik sumber air di setiap wilayah untuk mengamati perubahan nilai kesadahan sebelum dan sesudah penyaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan media berpengaruh terhadap efektivitas penurunan kesadahan, meskipun peningkatan ketebalan tidak selalu menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi. Pada Wilayah Pangale, efektivitas tertinggi dicapai pada ketebalan 7 cm dengan nilai 20,6%, sedangkan pada Wilayah Tande, efektivitas tertinggi diperoleh pada ketebalan 13 cm sebesar 39,8%. Peningkatan ketebalan media meningkatkan waktu kontak air dengan bahan penyaring dan memperbesar peluang adsorpsi ion logam penyebab kesadahan, terutama ion Ca²⁺ dan Mg²⁺. Namun demikian, efektivitas dapat menurun apabila media mengalami kejenuhan.Perbedaan hasil antara kedua wilayah menunjukkan adanya pengaruh karakteristik kimia dan geologi air tanah terhadap kinerja sistem filtrasi. Air tanah di wilayah Pangale memiliki tingkat kesadahan dan kandungan mineral yang lebih kompleks dibandingkan wilayah Tande. Secara keseluruhan, sistem penyaringan empat lapis berbahan alami ini terbukti efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk menurunkan kesadahan air hingga 40%, serta berpotensi diterapkan sebagai teknologi pengolahan air sederhana berbasis bahan lokal di wilayah pesisir Kabupaten Majene.
Penggunaan Software HEC-RAS Pada Pemodelan Angkutan Sedimen Dasar di Saluran Primer D.I. Maloso Abdi Manaf; Imam Rohani; Amalia Nurdin; Savni Alkayatni
Jurnal Karajata Engineering Vol. 5 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v5i2.3717

Abstract

Despite being equipped with mud pockets, the Sekka-sekka Dam still requires routine maintenance due to sediment accumulation in the Primary Canal. Sediment modelling has become an effective approach to identify areas with high sedimentation to make maintenance more focused and efficient. This research aims to determine the sedimentation patterns that occur, model the transport of bed sediment, and analyse the magnitude of bed sediment transport in the D.I Maloso primary canal using Hec-Ras software. The analysis was conducted using a Quasy-Unsteady Flow approach, with input comprising cross-sectional data of the canal, a flow discharge of 33.81 m3/s, and the characteristics of the bed sediment. The simulation results indicate the presence of sediment transport along the canal, with a dominance of fine sand and medium sand fractions. The total sediment transport over one month in the upstream reached 14,551 kg/month with a sediment thickness of 0.00227 m, in the midstream 35,351 kg/month (0.00551 m), and downstream 23,791 kg/month (0.00371 m). The shear stress values were 0.0080 Pa, 0.0078 Pa, and 0.0076 Pa respectively, with a fall velocity of 0.26 m/s upstream, and 0.2 m/s in the midstream and downstream. The average sediment concentration over three months was 0.3 mg/l, with the highest concentration recorded downstream at 4.8 mg/l. This modelling demonstrates the distribution of transported sediment in the canal, with the highest accumulation downstream due to the decrease in flow velocity and shear stress.
Penguatan Kapasitas UMKM Gula Merah Aren melalui Pelatihan Digital Marketing Berbasis Praktik di Desa Saragian Afdal Muhammad Gafur; Jeppli Jeppli; Tiara Renata; Misma Santiani; Miranti Miranti; Yones Baso; Subhan Subhan; Mawar Nita; Ayu Anastasya; Fika Endriani; Muhammad Risky; Afita Sari; Sudirman Sudirman; Suriansyah Suriansyah; Rizka Aulia Safarni; Astina Astina; Erwin Erwin; Irfan Yusuf; Amalia Nurdin
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/9z4nam44

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pedesaan masih menghadapi berbagai kendala dalam memasarkan produk, terutama keterbatasan pemanfaatan teknologi digital. Kondisi tersebut juga dialami oleh pelaku UMKM gula merah aren di Desa Saragian, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, yang masih mengandalkan pemasaran secara konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan digital marketing sebagai media promosi dan pemasaran produk. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan mitra, ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 25 pelaku UMKM gula merah aren. Materi pelatihan mencakup konsep dasar digital marketing, pemanfaatan media sosial, WhatsApp Business, marketplace, branding produk, fotografi produk, dan penyusunan konten promosi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta pada seluruh indikator. Nilai rata-rata pemahaman konsep pemasaran digital meningkat dari 52,8 menjadi 90,4 (71,21%), pemanfaatan media digital meningkat dari 48,0 menjadi 86,4 (80,00%), sedangkan strategi promosi dan branding produk meningkat dari 44,8 menjadi 84,8 (89,29%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing efektif dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai media pemasaran sehingga berpotensi meningkatkan daya saing dan jangkauan pasar produk gula merah aren.