Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS DOSIS MULTI PROBIOTIC PADA FERMENTASI LIMBAH PRODUKSI AGAR-AGAR DAN POLLARD TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR Alamsyah, Febrian Irhwyn; Muwakhid, Badat; Wajdi, M Farid
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 8, No 2 (2025): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan guna mengkaji dampak pemberian multi probiotik dengan dosis berbeda pada proses fermentasi limbah produksi agar-agar yang dicampur pollard, khususnya pada kandungan protein dan serat kasar. Kegiatan penelitian berlangsung sejak 24 Februari hingga 8 April 2025, bertempat di rumah Bapak Wiyono di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, serta di Laboratorium Bahan Makanan dan Nutrisi Ternak Universitas Brawijaya. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah eksperimental menggunakan RAL dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan, yang ditetapkan dalam penelitian. Perlakuan yang diberikan meliputi kontrol tanpa probiotik (P0), kemudian probiotik dengan dosis 6 ml/kg (P1), 12 ml/kg (P2), dan 18 ml/kg (P3), masing-masing ditambah 2% molasses. Analisis data menunjukkan bahwa, penambahan mikro probiotik pada campuran limbah produksi agar-agar dan pollard, menghasilkan pengaruh nyata (P<0,05). Kadar protein kasar mengalami peningkatan dari 8,45% pada kontrol menjadi 10,64% pada dosis tertinggi, sementara kadar serat kasar menurun dari 5,60% menjadi 4,66%. Dengan demikian, dosis probiotik yang lebih tinggi terbukti lebih efektif dalam memperbaiki kualitas nutrisi fermentasi limbah agar-agar dan pollard.Kata kunci : limbah produksi agar-agar, Saccharomyces cerevisiae, Lactobacillus acidphilus, Aspergillus oryzar, Bacillus subtilis. protein kasar, serat kasar.
Pengenalan Teknologi Ensilase Hijauan di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu Muwakhid, Badat; Laili, Saimul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i4.9516

Abstract

Permasalahan rutin yang kerap dialami peternak di Desa Tlekung, Kec. Junrejo, Kota Batu adalah sulitnya memenuhi kebutuhan pakan hijauan disaat musim kemarau. Di satu sisi, Desa Tlekung berdampingan dengan lereng Gunung Panderman, yang didalamnya terdapat hutan dengan potensi hijauan sebesar 141.636 ton per tahunnya. Lahan hutan sanggup memasok kebutuhan pakan hijauan disaat musim penghujan, namun hijauan menjadi kering dan langka pada musim kemarau. Akibatnya, peternak mengupayakan pemenuhan kebutuhan pakan pada musim kemarau melalui penggunaan jerami padi. Walaupun demikian, cadangan jerami hasi penanaman di lahan sawah di Desa Tlekung tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pakan. Usaha dalam mengatasi kekurangan pakan di musim kemarau dilakukan dengan membeli jerami padi dari luar kecamatan. Upaya ini bukanlah solusi yang tepat guna dalam mengatasi kekurangan hijauan, karena nilai nutrisi yang terkandung dalam jerami padi tidak dapat mencukupi kebutuhan hidup sapi dan domba. Tujuan yang ingin dicapai dalam program pengabdian ini adalah untuk mengenalkan, meningkatkan kesadaran dan memotivasi peternak agar mampu serta berkeinginan untuk menerapkan teknologi ensilase, guna menghasilkan silase sebagai cadangan pakan hijauan disaat musim kemarau. Berdasarkan hasil tahapan evaluasi yang telah dilakukan, tingkat keberhasilan dapat melebihi target kriteria keberhasilan yang telah dilakukan. Secara umum, peserta menyatakan penyelenggaraan pelatihan adalah hal yang penting dan dibutuhkan, dimana peserta menyatakan memahami materi yang diberikan, mampu mempraktekkan pembuatan silase, serta sebagian peserta akan mengimplementasi pembuatan silase. Dengan demikian, kegiatan pendampingan ini dapat dikatakan berhasil, karena mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam mengikuti kegiatan pengabdian.
Literatur Review: Limbah Agroindustri Sebagai Sumber Pakan Alternatif untuk Peningkatan Produksi Daging Domba Muwakhid, Badat; Kalsum, Umi; Ali, Usman; Maskur, Camal Adi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.761

Abstract

Tinjauan literatur ini bertujuan untuk meninjau penggunaan limbah agroindustri sebagai pakan alternatif dalam upaya peningkatan produksi daging domba. Tinjauan literatur mengidentifikasi berbagai jenis limbah agroindustri, seperti ampas tahu, jerami padi, kulit kacang tanah, dan serat kelapa, yang menunjukkan potensi signifikan dalam mendukung pertumbuhan domba serta mengurangi biaya pakan. Pengolahan limbah melalui metode seperti fermentasi dan pengeringan terbukti meningkatkan nilai nutrisi dan kecernaan pakan. Meskipun demikian, terdapat tantangan terkait variabilitas komposisi nutrisi dan risiko kontaminasi yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Secara keseluruhan, pemanfaatan limbah agroindustri menawarkan solusi ekonomis dan ramah lingkungan yang dapat mendukung keberlanjutan industri peternakan domba. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan metode pengolahan dan memastikan konsistensi kualitas pakan.
Literature Review: Faktor - faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Pakan (Feed Intake) Sapi Perah Muwakhid, Badat; Rifa’i, Rifa’i; Kalsum, Umi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.779

Abstract

Konsumsi pakan pada sapi perah merupakan faktor kunci dalam mencapai produktivitas susu yang optimal dan kesehatan ternak. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi feed intake pada sapi perah, dengan fokus pada aspek fisiologis, genetik, lingkungan, nutrisi, manajemen, dan sosial. Temuan hasil literature review menunjukkan bahwa konsumsi pakan dipengaruhi oleh tahap laktasi, kondisi tubuh, dan kesehatan sapi, serta jenis sapi perah dan potensi genetik. Lingkungan seperti suhu dan ventilasi, kualitas pakan, palatabilitas, serta metode pemberian pakan berperan penting dalam mempengaruhi nafsu makan. Manajemen yang baik dan faktor sosial seperti hierarki dalam kelompok ternak juga berkontribusi terhadap konsumsi pakan. Tinjauan ini memberikan wawasan penting bagi peternak dalam mengelola faktor-faktor ini untuk meningkatkan konsumsi pakan, kesehatan, dan produktivitas susu sapi perah.
PENGARUH PEMBERIAN RAMUAN HERBAL PLUS PADA AIR MINUM TERHADAPPKONSUMSI, PERTAMBAHAN BOBOTTBADAN, KONVERSI PAKAN BROILER PERIODEAFINISHER Mahendra, Achmad Ghofi; Wadjdi, Muhammad Farid; Muwakhid, Badat
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitiannyaini adalah untuk mempelajari adanya pengaruh pemberian ramuan herbal plus pada air minum terhadapOkonsumsi, pertambahan bobotObadan, konversi pakan broiler periodenyafinisher. MateriI yang digunakan dalam penelitian ini adalah broileranperiode finisherberumur 22, adapun yang dimaksud pada Ramuan herbal plus adalah ekstrak herbal seperti kunyit 45 gram, temulawak 45 gram, kencur 40 gram, jahe 40 gram, bawang putih 10 gram, 2 lembar daun sirih (60%) dengan penambahan multienzim (40%). Penelitiannyaini menggunakan metode percobaandanmenggunakan Rancangan Acak LengkapU(RAL) yang terdiri dari 4 perlakuanNdan 4 ulangan. Untuk pemberian perlakuan adalah P0 = 0 ml / literanair minum, P1 = 4 ml / literanair minum, P2 = 6 ml / literRair minum, P3 = 8 ml / literRair minum. Untukavariabel yang diamati adalah konsumsianpakan, pertambahanNbobot badan, dan konversiPpakan. Data yang diperoleh dari hasil penelitianNditabulasi menggunakanNsoftware MicrosoftNExcel. Analisis stastik menggunakan Rancangan Acak LengkapP(RAL). Adapun nilai rataan padaAkonsumsiIpakan yaitu P0 : 2036,19, P1 : 2041,53, P2 : 2047,35, P3 : 2053,47 sedangkan rataan pada pertambahanNbobot badan yaitu P0 : 1165,25, P1 : 1183,50, P2 : 1196,75, P3 : 1214,75 dan rataan untuk konversi pakan yaitu P0: 1,75, P1 : 1,73, P2 : 1,71, P3 : 1,69. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa penambahan ramuan herbal plus 8 ml / liter  (P3) dalam air minum memberikan tidak pengaruh nyata terhadap konsumsi pakan (P>0,05), dan memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan bobot badan (P<0,05), serta memberikan pengaruh nyata juga terhadap konversi pakan (P<0,05).Kata kunci : Ramuan Herbal, Multi Enzim, Performa, Broiler Fase Finisher
PENGARUH IMBANGAN JERAMI PADI DAN TEBON JAGUNG YANG DI FERMENTASI aspergillus niger PADA PAKAN COMPLETE TERHADAP KONSUMSI PAKAN,PBBH & KONVERSI PAKAN KAMBING PE Nata, Wishnu Sajiwa; Muwakhid, Badat; Sumartono, Sumartono
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrakpenting untuk mempertimbangkan nutrisi yang dibutuhkan kambing Pakan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan nutrisi kambing. untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Makanan lengkap biasanya mengandung 12,8% hingga 1% protein. tumbuh memerlukan makanan dengan kandungan protein 12-14% dan energi metabolis 2,8 mkal/kg. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan jumlah kandungan nutrisi pakan komplit, terutama PK, karena sangat penting untuk pertumbuhan kambing. yang banyak di manfaatkan untuk pakan ternak jenis Jerami padi dengan BK 92%, PK 5,3%, LK 3,3%, dan SK 32,1% yang ada di tulungagung. PBBH antar perlakuan dari tertinggi pada perlakuan P1 dan terendah P5. PBBH tertinggi P1 0.22 kg, dan terendah P5 0.11 kg. P1 memiliki rataan paling tinnggi dan P5 memiliki rataan paling rendah, hal ini di duga karena semakin meningkatnya tingkat campuran jerami padi pada pakan kambing PE. Penggunaan imbangan jerami padi 16% dan tebon jagung 37% dalam pakan complete berpengaruh terhadap PBBH dan konversi pakan. Perlakuan yang optimal pada komposisi pakan adalah 16% dibanding 37% dalam pakan complete menunjukan rataan konsumsi pakan 1.890 g/ekor/hari, PBBH 220 g/ekor/hari, konversi pakan 8.15.Kata kunci: Kambing PE, Komsumsi Pakan , PBBH, Konversi Pakan.
Peningkatan Kapasitas Peternak Kambing Peranakan Etawa Skala Kecil melalui Penerapan Sistem Recording dan Pemilihan Bibit Unggul Firda, Budi Irwanto Julia; Kalsum , Umi; Muwakhid, Badat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7018

Abstract

Small-scale Peranakan Etawa (PE) goat farming still faces low productivity due to limited farmers’ capacity in livestock management, particularly in the application of recording systems and the selection of superior breeding stock. This community service program aimed to enhance farmers’ capacity by implementing a simple livestock recording system and data-based selection of superior PE goat breeding stock. The activity was conducted with the “Maju Bersama” Farmer Group in Toyomarto Village, Singosari District, Malang Regency, involving 20 goat farmers. The methods included extension activities, interactive discussions, and hands-on field mentoring, which improved farmers’ knowledge and skills in applying livestock recording systems and in utilizing recorded data to select livestock, focusing on recording identity, reproduction, production, and health data. The results showed an improvement in farmers’ knowledge and skills in applying livestock recording systems and utilizing recorded data as a basis for selecting superior breeding stock. The implementation of a simple recording system was considered easy to adopt and supported decision-making in livestock management. This program contributes to strengthening farmers’ capacity, improving genetic quality, and enhancing the productivity of PE goats in small-scale farming systems in a sustainable manner.
Co-Authors - Aulani’Am AA Sudharmawan, AA Abdul Jamjani Nurdin Ach.Bagus A.Mardhotillah Achmad Burhanuddin Ade Erlin Tasari Aditya Bayu Ramadhan Ahmad Hofit Ahmad Junaidi Al Jawawi Ahmad Nasori Alamsyah, Febrian Irhwyn Anif Mukaromah Wati Anik Maunatin Anugro Bagus Subekti ARTHUR ABDA&#039;U Bambang Setio Aji Camal Adi Maskur Dista Chandra Irawan Djoko Subagyo, Khalidin Dyah Eka Wahyuni Dyah Wahyuning Edy Ustomo Eka Maria Ulfa Eko Haryadi Farid Wajdi fiqi Iqbal Firda, Budi Irwanto Julia Geraldine, Novalina Gumilang Putra Wiyanto Hasbi Andre Pradana Inggit Kentjonowaty Irawati Dinasari Irawati Dinasari Retnaningtyas Islamidhin, Muhamad Asroful J. SUBAGYO Joko Subagyo Kalsum , Umi Kharis Zainul Fatah Luluh Anggriani Luluh Anggriani Luqman Sumarsono M Farid Wadjdi M. Farid Wadjdi M. Farid Wajdi Maghfirotus Sa’adah Mahendra, Achmad Ghofi Maskur, Camal Adi Moch Ahsanun Ni&#039;am Mohamad Nurul Mohamad Riky Adi Santoso Muhammad Azzam Alauddin Muhammad Farid Wadjdi Muhammad Farid Wadjidi Muhammad Musta&#039;in Billah Muhammad Shandika Putra Nata, Wishnu Sajiwa Nurullah H A Rena Oktavia Rahayu Puspitarini Osfar Sjofjan Rifa’i Rifa’i Rifa’i Rifa’i Rifa’i, Rifa’i Ryan Azzahra Saimul Laili Salsabila Rahmania Sujarwo Sayiid Muhammad Ali Sheva Trilawangga Solly Aryza Sri Susilowati Sumartono Sumartono Sumartono Sumartono Sumartono Sumartono Sunaryo Sunaryo Syamsiar, Syamsiar Taufan Aruman Totok Dwi Ambodo U. ALI Umi Kalsum Umi Kalsum Umi Kalsum Umi Kalsum Umi Kalsum Umi Kalsum Usman Ali Usman Ali USMAN ALI Usman Ali Wadjdi, M. Farid