Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Quality and consumer preferences on Gayo Arabica coffee brew based on the blending formulation and brewing method [Mutu dan konsumen terhadap seduhan kopi Arabika Gayo berdasarkan formulasi pencampuran bubuk kopi dan metode penyeduhan] Hasni, Dian; Hidayanti, Nori Asri; Rahmany, Mahathir; Widayat, Heru Prono; Muzaifa, Murna; Rahmad, Dedy
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol 30, No 1 (2025): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtihp.v30i1.1-11

Abstract

Gayo Arabica coffee has three cultivars that farmers in the Gayo Highlands commercially manage: Timtim, Borbor, and Ateng Super. Coffee blending is necessary to optimize the quality of Gayo Arabica coffee brews. In addition to the blend formulation, the brewing method also affects the quality of the brew. This study aims to understand the quality of coffee brews and consumer acceptance of two blending formulations optimized from previous research, brewed using four different brewing methods. The research used a factorial randomized block design with two factors. The first factors were the Gayo coffee blend formulation, 25% Timtim + 50% Borbor + 25% Ateng Super and 50% Borbor + 50% Ateng Super. The second factor was the coffee brewing method consisting of 4 levels: manual brew, French press, V60, and espresso. Brew quality parameters included pH, total dissolved solids, antioxidant activity, and sensory attributes such as aroma, flavor, body, aftertaste, and overall. The results showed that the interaction between the coffee blend formulation and the brewing method did not significantly affect the flavor in the sensory test. The coffee blend formulation significantly affected aroma, aftertaste, body, and overall but did not significantly affect antioxidant activity (65.87-65.42%), total dissolved solids (1.35°Brix), and pH. The Simple Additive Weighing method ranking test indicated that the best treatment combination was found in the formulation of 25% Timtim + 50% Borbor + 25% Ateng Super brewed using the French press method.
Penerapan Model Agroforestri Kopi dalam Mendukung Perhutanan Sosial di Desa Bah, Aceh Tengah Muzaifa, Murna; Anhar, Ashabul; Baihaqi, Akhmad; Abubakar, Yusya; Hayati, Durrah; Siregar, Astri Winda; Ar Rasyid, Ulfa Hansri; Jasman, Gita Phonnasari; Farida, Anna; Hanafi, Ilham; Prasetyo, Farhan Akmal; Ramadhan, Ariz Umar; Wagianto, Wagianto; Fardinatri, Intan Diani; Pohan, Andi Fauzan Rakhmadsyah; Karmel, Moehammad Ediyan Raza; Asra, Syafina; Muslih, Ali M.
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2025): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i1.11079

Abstract

Pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan ekonomi. Kegiatan ini mengkaji implementasi agroforestri kopi sebagai pendekatan dalam mendukung program perhutanan sosial di Desa Bah, Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Pendekatan partisipatif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di lapangan. Hasil menunjukkan bahwa integrasi tanaman kopi dalam sistem agroforestri berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan petani serta menjaga keberlanjutan fungsi hutan. Model ini mendorong kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pendamping lapangan dalam pengelolaan kawasan hutan. Hambatan yang muncul mencakup keterbatasan pengetahuan teknis dan akses pasar, namun dapat diatasi melalui pelatihan dan dukungan kelembagaan. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan agroforestri kopi dapat menjadi alternatif solusi dalam penguatan ekonomi masyarakat sekaligus konservasi hutan secara berkelanjutan.
Edukasi dan Pendampingan Penerapan Sistem Jaminan Halal Pada UMKM Puty Donut’s Di Kota Banda Aceh Rozali, Zalniati Fonna; Nilda, Cut; Arpi, Normalina; Erika, Cut; Yusriana, Yusriana; Muzaifa, Murna
JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L) Vol 1 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L): Volume 1 Nomor 2,
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jp3l.v1i2.27

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam proses penyusunan dokumen Sistem Jaminan Halal kepada pemilik usaha dengan harapan pemilik usaha tidak kesulitan mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikasi halal pada UMKM mitra yaitu Puty Donut’s. UMKM Puty Donut’s beralamat di Jl. Rama Setia No.21, Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Sertifikasi halal adalah salah satu syarat bagi pengusaha untuk memasarkan dan mengedarkan produk yang dimiliki. Sertifikasi halal berfungsi menghilangkan keraguan konsumen terhadap kehalalan produk makanan. Pelaksanaan kegiatan ini berupa edukasi dan pendampingan yang dilakukan secara langsung serta memberikan informasi dan pengetahuan yang berkaitan dengan Sistem Jaminan Halal (SJH) kepada UMKM Puty Donut’s untuk dapat menanamkan pemahaman tentang SJH. Kegiatan ini dilakukan pada bulan November 2023. Tujuan dilaksanakan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam proses penyusunan dokumen Sistem Jaminan Halal kepada pemilik usaha dengan harapan pemilik usaha tidak kesulitan mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikasi halal.
Quality and consumer preferences on Gayo Arabica coffee brew based on the blending formulation and brewing method [Mutu dan konsumen terhadap seduhan kopi Arabika Gayo berdasarkan formulasi pencampuran bubuk kopi dan metode penyeduhan] Hasni, Dian; Hidayanti, Nori Asri; Rahmany, Mahathir; Widayat, Heru Prono; Muzaifa, Murna; Rahmad, Dedy
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol. 30 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtihp.v30i1.1-11

Abstract

Gayo Arabica coffee has three cultivars that farmers in the Gayo Highlands commercially manage: Timtim, Borbor, and Ateng Super. Coffee blending is necessary to optimize the quality of Gayo Arabica coffee brews. In addition to the blend formulation, the brewing method also affects the quality of the brew. This study aims to understand the quality of coffee brews and consumer acceptance of two blending formulations optimized from previous research, brewed using four different brewing methods. The research used a factorial randomized block design with two factors. The first factors were the Gayo coffee blend formulation, 25% Timtim + 50% Borbor + 25% Ateng Super and 50% Borbor + 50% Ateng Super. The second factor was the coffee brewing method consisting of 4 levels: manual brew, French press, V60, and espresso. Brew quality parameters included pH, total dissolved solids, antioxidant activity, and sensory attributes such as aroma, flavor, body, aftertaste, and overall. The results showed that the interaction between the coffee blend formulation and the brewing method did not significantly affect the flavor in the sensory test. The coffee blend formulation significantly affected aroma, aftertaste, body, and overall but did not significantly affect antioxidant activity (65.87-65.42%), total dissolved solids (1.35°Brix), and pH. The Simple Additive Weighing method ranking test indicated that the best treatment combination was found in the formulation of 25% Timtim + 50% Borbor + 25% Ateng Super brewed using the French press method.
SOSIALISASI SISTEM JAMINAN HALAL PADA UMKM PLIEK-U DAPOER QAISARA Noviasari, Santi; Muzaifa, Murna; Rasdiansyah, Rasdiansyah; Muhardina, Virna
JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA Vol 2, No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pemasi.v2i2.42228

Abstract

Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tersertifikasi halal sangatlah berpengaruh terhadap konsumen halal yang mayoritasnya muslim. Kewajiban produk yang bersertifikasi halal telah dicantumkan oleh pemerintah dalam Undang Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Sistem Jaminan Halal ini meliputi rangkaian kegiatan seperti wawancara, presentasi, dan diskusi yang terkait dengan proses sertifikasi halal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya sistem jaminan halal dan informasi mengenai tata cara pengurusan dokumen sertifikasi halal. Adapun kegiatan Pengabdian Sistem Jaminan Halal kepada UMKM Pliek-U Dapoer Qaisara berjalan dengan baik. Kegiatan ini memberikan pengetahuan mengenai pentingnya penerapan Sistem Jaminan Halal dalam pengembangan usaha produk Pliek-U Dapoer Qaisara. Tim pengabdi telah memberikan solusi kepada pihak UMKM untuk melakukan sertifikasi halal melalui Self Declare, karena produk Pliek-u juga diketahui tidak memiliki aktivitas yang sangat kritis dalam proses produksi nya yang mengakibatkan ketidakhalalan produk tersebut.
PEMBERDAYAAN USAHA KECIL MENENGAH MEUGAH PLIEK DENGAN INOVASI SABUN BERBAHAN MINYAK PLIEK Khathir, Rita; Anizar, Anizar; Muzaifa, Murna
JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA Vol 2, No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pemasi.v2i2.41918

Abstract

Salah satu hasil pengolahan pliek-u di Usaha Kecil Menengah (UKM) Meugah Pliek adalah minyak pliek. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis produk teknologi tepat guna (PKMBP-TTG) ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan keluarga dan perekonomian UKM Meugah Pliek dengan inovasi sabun padat transparan berbahan dasar minyak pliek. Kegiatan telah dilaksanakan dengan metode focus grup discussion (FGD), transfer ilmu pengetahuan melalui sekolah lapangan, penyediaan fasilitas produksi sabun dan pendampingan. Partisipasi aktif UKM Meugah Pliek diwujudkan dengan koordinasi dan penugasan produksi sabun. Partisipasi aktif mahasiswa terlibat diwujudkan dengan memberikan konstribusi pada desain label produk dan pemasaran. Sabun pliek Aceh (SPA) yang dihasilkan layak dipakai dengan kandungan air 23-25% dan pH 10. Rendemen sabun SPA yang diperoleh adalah 700%. Hasil kegiatan adalah transfer ilmu pengetahuan dan keahlian tentang cara membuat sabun kepada UKM Meugah Pliek. Sabun ini dapat dimanfaatkan untuk kesehatan keluarga maupun dijual ke masyarakat untuk meningkatkan perekonomian. Perlu penelitian lebih lanjut untuk menguji aktivitas anti mikroba dari sabun SPA dan perlu upaya lanjutan untuk proses hilirisasi massal sabun SPA dengan upaya memeroleh izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
PEMBUATAN PUPUK KOMPOS ORGANIK DARI LIMBAH KULIT KOPI DI DESA ALUR GADING KECAMATAN PINTU RIME GAYO KABUPATEN BENER MERIAH Diansari, Viona; Muzaifa, Murna
JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA Vol 2, No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pemasi.v1i1.35778

Abstract

Kabupaten Bener Meriah yang terletak di Provinsi Aceh, merupakan salah satu sentra produksi kopi arabika di Indonesia. Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Bener Meriah luas perkebunan kopi arabika mencapai 48,95 Ha, diantaranya 8,59 Ha terdapat di Kecamatan Pintu Rime Gayo. Produksi kopi yang melimpah dan meningkat setiap tahunnya berdampak pada limbah pertanian yang dihasilkan yaitu berupa kulit kopi dari hasil pengolahan biji kopi. Selama ini masyarakat belum mengoptimalkan pemanfaatanlimbah kulit kopi tersebut sehingga menumpuk menjadi sampah ataupun dibakar. Hal ini menunjukkan masyarakat belum sepenuhnya memahami bahwa kulit kopi dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna (bernilai ekonomis). Oleh karena itu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Alur Gading yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan kulit kopi menjadi pupuk kompos organik. Kegiatan ini melibatkan tim pengabdi sebagai penangung jawab dan pelaksana kegiatan, masyarakat Desa Arul Gading sebagai mitra dan penerima manfaat, serta mahasiswa KKN asal Universitas Syiah Kuala yang membantu pelaksananaan kegiatan pengabdian. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu penyusunan angket kuisioner dan petunjuk singkat pembuatan kompos organik, sosialisasi/ penyuluhan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi pupuk kompos, pelatihan pembuatan pupuk kompos dan evaluasi pengetahuan mitra melalui survey (pengisian kuisioner). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra telah mampu membuat pupuk kompos organik, tingkat pengetahuan masyarakat tentang pupuk kompos dari limbah kulit kopi sebelum dilakukan kegiatan adalah 86,4 % (kategori baik) meningkat menjadi sangat baik 98,5% (sangat baik) setelah dilakukan kegiatan. Perlu dilakukan pendampingan lanjutan dalam aplikasi pupuk kompos untuk tanaman hortikultura mitra.
SOY MILK BEVERAGE DIVERSIFICATION WITH THE ADDITION OF DATE EXTRACT AS SUGAR SUBSTITUTE Satria, Budi; Juanita, Juanita; Nilda, Cut; Hasni, Dian; Muzaifa, Murna
JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA Vol 1, No 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pemasi.v1i2.34746

Abstract

Most of the people in Neuhen village have a low income with the majority working irregularly or odd jobs, but there are also those who have home industry businesses such as soya bean milk drinks. The business has not developed well because the processing method is still very simple. This service activity aims to foster the soya milk drink business and diversify the product by adding date extract as a sugar substitute sweetener. The activities are reviewing how soy milk processing has been carried out by partners and seeing the tools used. The method of manufacturing soy date milk with date extract is then carried out. Experiments with date soy milk were conducted by adding date extract in various quantities, namely 25% and 50% of the total soy milk. The product is then randomly tested on individuals. People choose soy date milk that contains 25% dates, has the proper quantity of sweetness, and is not too foggy in color. It is intended that partners would manufacture soy date milk that meets food safety and appropriate criteria and can be consumed by everyone, including diabetics.
Edukasi Sistem Jaminan Halal dan Pengurusan Sertifikat Halal Bagi UMKM Tentang Rasa Annisa, Yulia; Muzaifa, Murna; Widayat, Heru Prono; Safriani, Novi
JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA Vol 1, No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MAHAKARYA MASYARAKAT INDONESIA
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pemasi.v1i1.30951

Abstract

Sertifikasi halal berfungsi untuk menghilangkan keraguan konsumen terhadap kehalalan produk makanan yang dihasilkan oleh pelaku usaha (produsen). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha mengenai sistem jaminan halal, serta mengedukasi pelaku usaha mengenai proses penyusunan dokumen Sistem Jaminan Halal dengan harapan dapat mendaftarkan usaha atau produknya untuk mendapatkan sertifikat halal. Mitra yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalah UMKM Tentang Rasa yang beralamat di Jl. Teuku Nyak Arief, Darussalam, Banda Aceh. Untuk mengetahui tingkat pemahaman dan keberhasilan kegiatan pengabdian, dilakukan pretest dan posttest terhadap pelaku usaha sehingga dapat langsung diketahui pemahaman peserta terhadap materi pengabdian. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan setelah pengabdian diketahui bahwa pelaku usaha Tentang Rasa memiliki peningkatan pemahaman tentang sistem jaminan halal dengan menunjukkan keinginan untuk segera mendaftarkan unit usahanya agar bisa mendapatkan sertifikat halal.