Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Psychocentrum Review

Penggunaan Exploratory Factor Analysis (EFA) untuk Pengembangan Skala Kecemasan Statistik dalam Pendidikan Utami Nurhafsari Putri
Psychocentrum Review Vol 3, No 2 (2021): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.32686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi pada pengembangan awal skala kecemasan statistik dalam pendidikan melalui Exploratory Factor Analysis (EFA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 230 (laki-laki, n = 66; perempuan, n = 164) responden dari berbagai fakultas di Univeristas Negeri Medan dengan rentang usia 19-25 tahun. Data dikumpulkan dengan menggunakan skala kecemasan statistik dengan 51 item pada skala likert 5 poin. Teknik analisis data menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA). Hasil penelitian menunjukkan EFA mengidentifikasi empat faktor dari 51 item, dengan nama faktor yaitu: Faktor 1, worth of statistics (24 item; loading faktor mulai dari 0.443 hinga 0.748); Faktor 2, interpretation anxiety (16 item; loading faktor mulai dari 0.448 hingga 0.777); Faktor 3, test and class anxiety (7 item; loading faktor mulai dari 0.477 hingga 0.661); Faktor 4, fear of statistics teachers (4 item; loading faktor mulai dari 0.367 hingga 0.757). Penelitian ini menetapkan item dengan loading faktor di bawah 0.50 tidak digunakan, seperti pada Faktor 1 terdapat tiga item,  Faktor 2 terdapat tiga item,  Faktor 3 terdapat dua item,  Faktor 4 terdapat dua item.
Menyingkapi Keterkaitan Regulasi Emosi dan Resiliensi: Perspektif Terhadap Pasien Penderita Kanker dan Prospek Penelitian Longitudinal Hafni, Merri; Wahyuni, Nini Sri; Istiana, Istiana; Putri, Utami Nurhafsari; Januar, Rizki Akhri
Psychocentrum Review Vol 5, No 3 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.532283

Abstract

Penderitaan akibat kanker adalah masalah yang signifikan di seluruh dunia, dengan angka kasus baru yang terus meningkat setiap tahun. Penderita kanker sering menghadapi tantangan fisik, psikologis, dan emosional yang kompleks selama perjalanan penyakit mereka. Regulasi emosi dan resiliensi adalah dua konsep psikologis yang penting dalam memahami pengalaman pasien penderita kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh regulasi emosi terhadap resiliensi pada pasien kanker, dengan mempertimbangkan faktor gender dan tahap perkembangan. Penelitian ini melibatkan 30 pasien penderita kanker sebagai sampel penelitian dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala regulasi emosi dan resiliensi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji deskriptif dan uji regresi linier sederhana. Temuan peda penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan positif antara regulasi emosi dan resiliensi pada pasien penderita kanker. Pasien dengan kemampuan regulasi emosi yang baik cenderung memiliki tingkat resiliensi yang lebih tinggi, yang berarti mereka lebih mampu menghadapi tantangan dan tekanan yang terkait dengan penyakit kanker. Temuan lain yang menarik disini adalah lansia yang menderita kanker, mereka menunjukkan tingkat resiliensi yang tinggi, tetapi kemampuan mereka dalam mengontrol emosi cenderung terbatas.