Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

The Effectiveness of Differentiated Learning Based on Smart Apps Creator (SAC) on Creative Thinking Skills in Class VI IPAS Subjects in Wonogiri Sub-District Public Elementary School Dewi Kristyowening; Idam Ragil Widianto Atmojo; Matsuri Matsuri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98934

Abstract

Berpikir kreatif merupakan keterampilan yang memudahkan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran berdiferensiasi berbasis Smart Apps Creator (SAC) terhadap keterampilan berpikir kreatif pada mata pelajaran IPAS kelas VI. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel penelitian adalah 69 peserta didik kelas VI di SD Negeri kecamatan Wonogiri. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi (R) = 0.508 artinya ada hubungan linear positif antar variabel; koefisien determinasi R Square = 0,849 artinya pembelajaran berdiferensiasi berbasis Smart Apps Creator (SAC) memberikan pengaruh 84,9% terhadap efektivitas keterampilan berpikir kreatif. Nilai signifikan sebesar 0.000 < 0,05 dan nilai t hitung 2,504 > t tabel 1.668, artinya menerima hipotesis alternatif. Kesimpulan penelitian adalah pembelajaran berdiferensiasi berbasis Smart Apps Creator (SAC) efektif terhadap keterampilan berpikir kreatif pada mata pelajaran IPAS kelas VI SD di kecamatan Wonogiri. 
Pemanfaatan Aplikasi Canva dalam Meningkatkan Kreativitas Literasi Digital pada Pembuatan Poster dan Brosur Siswa Kelas VI SDN Gebang 224 Kota Surakarta Indra Mawarwati; Nur Miladia Alfi Maula F. M.; Rizka Nur Kholifah; Matsuri Matsuri; Ari Dewi Mumpuni
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97074

Abstract

Pemanfaatan Aplikasi Canva dalam Meningkatkan Kreativitas Literasi Digital pada Pembuatan Poster dan Brosur Siswa Kelas VI SDN Gebang 224 Kota Surakarta
The Potential of Mind Mapping Learning Model on Students' Creative Thinking Skills Sonny Ari Wibowo; Riyadi Riyadi; Matsuri Matsuri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.99048

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif merupakan kemampuan yang perlu dikembangkan pada diri peserta didik di era pendidikan modern. Model pembelajaran mind mapping hadir sebagai salah satu pendekatan yang menjanjikan untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi model pembelajaran mind mapping terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA, menggunakan artikel yang diperoleh dari penerbit Elsevier (Science Direct) dengan indeks acak dari Q1 sampai dengan Q4. Hasil analisis artikel menunjukkan bahwa model pembelajaran mind mapping memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Efektivitas model ini dapat dilihat dari beberapa aspek: (1) Mendorong aktivitas peserta didik yang aktif dan kreatif, (2) Memudahkan visualisasi hubungan dan kaitan antar konsep, (3) Meningkatkan pemahaman dan retensi informasi melalui penggunaan warna, gambar, dan kode. Artikel tersebut mendukung menunjukkan bahwa mind mapping setara atau bahkan lebih unggul dibandingkan beberapa model pembelajaran lain seperti Think Talk Write (TTW) dan problem-based learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif. Namun, terdapat beberapa tantangan potensial dalam penerapannya, seperti kesulitan awal bagi siswa dalam mempelajari teknik pemetaan pikiran. Implikasi dari temuan ini mengarah pada rekomendasi untuk mengintegrasikan model pembelajaran pemetaan pikiran ke dalam kurikulum pendidikan untuk mengoptimalkan pengembangan keterampilan berpikir kreatif siswa.
Meningkatkan Kemampuan Menghafal dan Menulis Aksara Jawa dan Pasangannya Melalui Metode Penulisan Berulang di SD Negeri Kawatan Kelas VI Gilang Sasmita; Fatdila Alika Amini; Fega Arif Rahmayanto; Matsuri Matsuri; Eko Fitriyanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik kelas 6 SDN Kawatan dalam menghafal aksara Jawa menggunakan metode penulisan berulang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada Siklus 1, hasil menunjukkan bahwa tidak ada peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dengan rata-rata nilai sekitar 45. Setelah penerapan metode penulisan berulang pada Siklus 2, terjadi peningkatan signifikan, di mana semua peserta didik mencapai KKM, dengan sebagian besar memperoleh nilai 80 atau 90. Hasil ini menunjukkan bahwa metode penulisan berulang efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menghafal aksara Jawa, mendukung relevansi pentingnya metode pembelajaran dalam membangun kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Analysis of Teacher Readiness in Developing E-Learning Media Based on Classpoint Application of Poetry Writing Skills Mariana Mariana; St. Y. Slamet; Matsuri Matsuri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98833

Abstract

Pentingnya keterampilan menulis puisi beririsan dengan  pengembangan media pembelajaran interaktif salah satunya aplikasi classpoint. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut kesiapan guru-guru di wonogiri terhadap pembelajaran berbasis aplikasi classpoint, ditinjau dari pengetahuan mereka terhadap media aplikasi classpoint dan pengalaman menyusun media berbasis aplikasi classpoint. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratori. Penelitian ini dilaksanakan secara online dengan menggunakan questionnaire melalui google form. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 54 orang guru sekolah dasar. Setelah data diperoleh, data selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan guru yang memahami aplikasi classpoint dengan persentase 40%, lebih dari 70% belum pernah melakukan implementasi pembelajaran melalui aplikasi class point, dan pengalaman menyusun modul power point dengan persentase 14% sehingga secara keseluruhan mayoritas guru belum memiliki pengetahuan memadai terkait media pembelajaran berbasis aplikasi classpoint, sehingga guru masih kesulitan dalam menyusun modul berbasis aplikasi classpoint
Pemanfaatan Media Interaktif Berbasis Web 4.0 (Baamboozle) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas V SDN Gebang 224 Kota Surakarta Cinantya Lungid Ngasmarani; Hendras Suci Pramukti; Matsuri Matsuri; Ari Dewi Mumpuni
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97077

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SDN Gebang 224 Kota Surakarta melalui pemanfaatan media interaktif berbasis 4.0, yaitu Baamboozle. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran di kelas.Metode penelitian yang digunakan adalah PTK dengan dua siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa setelah penerapan media Baamboozle. Hal ini terlihat dari peningkatan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar, meningkatnya minat siswa terhadap materi pelajaran, serta adanya perubahan sikap siswa menjadi lebih aktif dan antusias. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemanfaatan media interaktif Baamboozle efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SDN Gebang 224 Kota Surakarta. Oleh karena itu, disarankan agar guru dapat lebih sering memanfaatkan media pembelajaran yang interaktif dan menarik untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Efektivitas Penggunaan Media Medali Pecahan dan Proyek Kelompok dalam Meningkatkan Hasil Belajar Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan melalui Model TaRL pada Peserta didik Kelas VI di SDN 02 Malangjiwan Galuh Ajeng Saputri; Siti Aisyah Puji Astuti; Agustinawati Tri Hidayati; Matsuri Matsuri; Siska Putri Setyaningrum
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media medali pecahan (media perkalian gambar makanan) dan proyek kelompok dalam meningkatkan hasil belajar perkalian bilangan asli dengan pecahan peserta didik kelas VI di SDN 02 Malangjiwan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Siklus I dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2024, sedangkan siklus II dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2024. Dalam penelitian ini diperoleh hasil pada siklus I yakni nilai rata-rata kelas 73, dari 25 peserta didik, ada 11 peserta didik yang mendapat nilai diatas 75, sehingga sudah ada 11 peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan minimal, namun demikian masih ada 14 peserta didik yang mendapat nilai dibawah nilai ketuntasan belajar karena masih mendapat nilai dibawah 75. Nilai terendah peserta didik adalah 65 dan nilai tertingginya adalah 93. Pada siklus II perolehan nilai rata-rata kelas mencapai 82 dengan tingkat ketuntasan klasikan 93%. Dari 25 peserta didik 22 diantaranya telah mencapai nilai ketuntasan minimal, dengan nilai tertinggi 98, sedangkan nilai terendahnya adalah 60, dengan rata-rata kelas 82. Kesimpulannya adalah penggunaan media medali pecahan dan proyek kelompok dengan pendekatan TaRL terbukti efektif untuk meningkatkan hasil belajar perkalian bilangan asli dengan pecahan pada peserta didik kelas VI di SDN 02 Malangjiwan.
Enhancing Students' Cognitive Learning Outcomes Through Interactive Learning Multimedia "Lumi Education" Wahyu Noor Aryfien; Idam Ragil Widianto Atmojo; Matsuri Matsuri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.99005

Abstract

Materi sistem pernafasan manusia pada mata Pelajaran IPAS bersifat abstrak dan kompleks karena melibatkan berbagai organ. Hasil belajar kognitif peserta didik sekolah dasar berupa nilai rata-rata yaitu 66,3 sebagai indikator pencapaian tujuan pembelajaran masih berada di bawah nilai kriteria ketuntasan minimal yaitu 70. Hal tersebut ditunjang dengan metode pembelajaran guru yang masih konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan hasil belajar kognitif peserta didik pada pemanfaatan pemanfaatan media pembelajaran interaktif Lumi Education dan konvensional. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan 32 peserta didik kelompok eksperimen dan 34 peserta didik kelompok kontrol. Instrumen soal hasil hasil belajar kognitif peserta didik melalui uji validitas dan reliabilitas hingga diperoleh 15 butir soal. Data dianalisis menggunakan Uji SPSS Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik kelompok eksperimen sebesar 19% dan kelompok kontrol sebesar 6%. Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar pretest dan postest kelompok eksperimen dengan p value=0,000 dan kelompok kontrol dengan p value=0,005. Terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan p value= 0,007. Media pembelajaran interaktif Lumi Education dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi sistem pernapasan manusia. Untuk dapat menerapkan Lumi Education diperlukan dukungan kebijakan sekolah untuk fasilitas dan orang tua.
Efektivitas Penggunaan Media Loose part Berbentuk Manik-manik dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Membandingkan Jumlah Benda Hingga 10 pada Siswa Kelas I SDN 02 Malangjiwan Galuh Ade Saputri; Nikmatus Sholikhah; Sari Mugiarsih; Matsuri Matsuri; Siska Putri Setyaningrum
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97161

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas penggunaan media Loose part berbentuk manik-manik dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep membandingkan jumlah benda hingga 10. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Populasi penelitian kelas 1 berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes pre-test serta post-test, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu tahapan pra-siklus dan siklus PTK (siklus 1 dan siklus 2). Dalam penelitian ini diperoleh hasil pada pra-siklus yaitu dari 28 siswa hanya 6 siswa yang mendapatkan rentang nilai 80-100, sisanya 22 siswa mendapatkan nilai dengan rentang 79-0. Pada siklus PTK (siklus 1) dari 28 siswa hanya 10 siswa yang mampu mendapatkan nilai diatas kriteria ketuntasan minimum (KKM) dengan 3 siswa mendapat nilai 100 dan 7 siswa mendapat nilai 80. sedangkan, 18 siswa lainnya mendapatkan nilai dibawah KKM. Sedangkan pada siklus PTK (siklus 2) setelah guru melaksanakan pembelajaran yang lebih interaktif dengan penggunaan media yang lebih konkret, mayoritas siswa mendapatkan nilai 100 sehingga tidak ada anak yang mendapatkan nilai dibawah kriteria ketuntasan minimum (KKM). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwasanya penggunaan media Loose part dalam pembelajaran matematika   efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep membandingkan jumlah benda 1-10.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Ide Pokok Melalui Model Pembelajaran Windows Shopping Kelas 5 SDN 01 Klodran Matsuri Matsuri; Devi Arsita; Dyah Ajeng Kartika Sari; Kholidin Kholidin; Sulastri Sulastri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas 5 SD Negeri 01 Klodran dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi Ide Pokok melalui penggunaan model pembelajaran Window Shopping. Berdasarkan hasil observasi awal, mayoritas peserta didik mengalami kesulitan dalam menemukan ide pokok dalam kalimat. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Window Shopping, hasil belajar peserta didik pada materi ide pokok meningkat dengan signifikan. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan presentase ketuntasan hasil belajar yang meningkat pada tiap siklus. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Window Shopping mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi ide pokok di kelas 5 SSDN 01 Klodran.