Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL TAHAP INDUSTRY VS INFERIORITY ANAK USIA SEKOLAH (6 – 12 TAHUN) DI SDN TLOGOMAS 1 KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Yohanes Dudu; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.444 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i2.436

Abstract

Perkembangan seorang anak itu sendiri sangat di pengaruhi oleh pola asuh yang di berikan oleh orang tua. Pola asuh merupakan suatu model atau cara mendidik anak yang merupakan suatu kewajiban dari setiap orang tua dalam usaha membentuk pribadi anak yang sesuai dengan masyarakat pada umumnya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengatahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan psikososial tahap industry vs inferiority anak usia sekolah (6 - 12 tahun) di SDN. Tlogomas 1 Kecamatan Lowokwaru Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian non experimental dengan deskriptif analitik.Jumlah populasi sebanyak 182 orang dengan Pendekatan cross sectional menggunakan teknik Stratified Proportional Random Sampling. Jumlah sampel 35 orang tua yang mempunyai anak usia sekolah dan 35 anak usia sekolah. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2015 s/d 07 Agustus 2015. Uji statistik menggunakan uji statistika Chi Kuadrat (x^2) pada taraf kesalahan 5 %. Hasil penelitian didapatkan pola asuh demokratis 18 pengasuh orang tua (51,50%) dan untuk perkembangan psikososial tahap Industry sebanyak 19 anak (54,28%). Berdasarkan dari 35 reponden yang diteliti dan hasil pengukuran menggunakan uji statistika Chi Kuadrat (x^2) pada taraf kesalahan 5 % (0,05), di peroleh nilai p 0,118 > 0,05 maka H0 gagal di tolak dan H1 yang artinya tidak ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan psikososial tahap industry vs inferiority anak usia sekolah di SDN. Tlogomas 1 Kecamatan Lowokwaru Malang. Bagi peneliti selanjutnya dapat menggunakan metode lain yang lebih akurat seperti metode kualitatif dan menggunakan analisis multivariat. Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Perkembangan Psikososial Anak
KEMAMPUAN PEMBERIAN STIMULASI MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA PRASEKOLAH Ema Marlina; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.397 KB) | DOI: 10.33366/cr.v3i2.480

Abstract

Kemandirian merupakan suatu sikap individu yang diperoleh secara komulatif selama perkembangan. Sehingga anak memerlukan pendampingan dari orang terdekat yaitu orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan kemampuan pemberian stimulasi dengan kemandirian pada anak usia prasekolah. Desain penelitian ini deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang mempunyai anak usia prasekolah dan semua anak usia prasekolah yang berjumlah masing-masing 46 orang, pengambilan sampel penelitian di RW 03 Kelurahan Tlogomas Malang secara total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan teknik analisis datanya uji korelasi pearson chi-square, dengan α 0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa 63 % orang tua mengalami kemampuan pemberian stimulasi baik, sedangkan untuk kemandirian anak sebanyak 58.7% mengalami kemandirian yang baik. Hasil analisa uji Chi-Square, p value 0,000 dan nilai r hitung 53,468. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemberian stimulasi mempunyai hubungan yang cukup kuat dengan kemandirian anak. Disarankan pada orang tua untuk mempertahankan kemampuan pemberian stimulasi pada anak, atau lebih meningkatkan lagi dengan cara mengikuti pelatihan dan banyak membaca tentang stimulasi perkembangan anak.
PENGARUH APLIKASI EDUKASI E-BOOK DALAM PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS TYPE II (DMT II) PADA REMAJA DI ERA PANDEMI COVID 19 Fiashriel Lundy; Pudji Suryani; Farida Halis
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 menjadi tantangan dalam pendidikan kesehatan khususnya dalam pencegahan Diabetes Melitus Tipe2. E-Book merupakan salah satu metode alternatif yang dapat digunakan oleh tenaga kesehatan untuk menginformasikan atau mengedukasi klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi e-book terhadap pencegahan Diabetes Melitus tipe II di era pandemi covid 19. Subjek dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperiment pada remaja di mojolangu kota malang. Sampel peneltian ini sebanyak 60 responden, dibagi menjadi 2 kelompok dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Variabel Independent pada penelitian ini adalah Aplikasi Edukasi E-Book pada Remaja dan Variabel Dependentnya adalah Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus Tipe II melalui Monitoring Kadar Gula darah dan IMT.Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Selanjutnya Data dianalisis dengan Uji Wilcoxon. Hasil: Dari Hasil uji Wilcoxon diperoleh p-value sebesar <0,001 sehingga artinya terdapat perubahan signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan terhadap pengetahuan dengan pemberian edukasi dengan menggunakan aplikasi e-book. Sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan tetapi tidak diikuti perubahan IMT dan kadar gula darah. Dari Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh Edukasi menggunakan booklet terhadap pengetahuan, indeks massa tubuh dan kadar gula darah, antara sebelum dan sesudah perlakuan didapatkan hasil p-value sebesar 0,317 pada IMT dan 0.362 terhadap kadar gula darah dengan kriteria apabila p-value < 0,05 maka dinyatakan terdapat perubahan signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan, sedangkan apabila p-value > 0,05 maka dinyatakan tidak terdapat perubahan signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Kesimpulan: Model Edukasi menggunakan Aplikasi E-Book dapat digunakan sebagai alternatif model Edukasi pada remaja dalam meningkatkan upaya pencegahan Diabetes Mellitus Tipe II Kata kunci: e-book, education, diabetes mellitus, covid 19
PENGARUH APLIKASI EDUKASI E-BOOK DALAM PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS TYPE II (DMT II) PADA REMAJA DI ERA PANDEMI COVID 19 Fiashriel Lundy; Pudji Suryani; Farida Halis
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v8i2.3746

Abstract

Latar Belakang: Pandemi COVID-19 menjadi tantangan dalam pendidikan kesehatan khususnya dalam pencegahan Diabetes Melitus Tipe2. E-Book merupakan salah satu metode alternatif yang dapat digunakan oleh tenaga kesehatan untuk menginformasikan atau mengedukasi klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi e-book terhadap pencegahan Diabetes Melitus tipe II di era pandemi covid 19. Subjek dan Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperiment pada remaja di mojolangu kota malang. Sampel peneltian ini sebanyak 60 responden, dibagi menjadi 2 kelompok dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Variabel Independent pada penelitian ini adalah Aplikasi Edukasi E-Book pada Remaja dan Variabel Dependentnya adalah Upaya Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus Tipe II melalui Monitoring Kadar Gula darah dan IMT.Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Selanjutnya Data dianalisis dengan Uji Wilcoxon. Hasil: Dari Hasil uji Wilcoxon diperoleh p-value sebesar <0,001 sehingga artinya terdapat perubahan signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan terhadap pengetahuan dengan pemberian edukasi dengan menggunakan aplikasi e-book. Sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan hasil adanya peningkatan pengetahuan tetapi tidak diikuti perubahan IMT dan kadar gula darah. Dari Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh Edukasi menggunakan booklet terhadap pengetahuan, indeks massa tubuh dan kadar gula darah, antara sebelum dan sesudah perlakuan didapatkan hasil p-value sebesar 0,317 pada IMT dan 0.362 terhadap kadar gula darah dengan kriteria apabila p-value < 0,05 maka dinyatakan terdapat perubahan signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan, sedangkan apabila p-value > 0,05 maka dinyatakan tidak terdapat perubahan signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Kesimpulan: Model Edukasi menggunakan Aplikasi E-Book dapat digunakan sebagai alternatif model Edukasi pada remaja dalam meningkatkan upaya pencegahan Diabetes Mellitus Tipe II
PROMOSI KESEHATAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS ) DI SD AL- IRSYAD KOTA BATU Rahmadina, Sylvia Alda; Lala, Handy; Halis, Farida
Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal) Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Kesehatan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jpk.v12i2.3978

Abstract

School children are one of the groups most vulnerable to health problems due to environmental factors and unfavorable lifestyles. This condition must be anticipated immediately by increasing a healthy lifestyle through PHBS. One of the efforts in health promotion to increase knowledge is to conduct health education regarding clean and healthy living behavior, especially in schools. The aim of this study was to determine the effect of health promotion on elementary school children in increasing knowledge of clean and healthy living behavior (PHBS) at Al-Irsyad Elementary School, Batu City. In this study the research method used was quantitative research using a Pre-Experimental Design or Pre-Experimental Design with the One Group Pretest Posttest Design approach. The sampling technique in this study was purposive sampling with inclusion and exclusion criteria. In this study, there were 34 children of grade 4 as samples. Based on the results of the study, it was shown that prior to being given health promotion they had sufficient knowledge with a percentage of 44.12% and less knowledge with a percentage of 55.88%, and after being given health promotion the respondents had good knowledge with a percentage of 100%. There is an effect of health promotion on increasing students' knowledge, based on the results of statistical tests showing 0.000 < 0.05, the hypothesis is accepted. The conclusion is that there is an effect of health promotion on knowledge of elementary school children regarding PHBS in grade IV students at Al-Irsyad Elementary School, Batu City.
Pengaruh promosi kesehatan terkait jajanan sehat terhadap pengetahuan siswa Putra, Galang Pradana; Lundy, Fiashriel; Halis, Farida
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i02.1183

Abstract

Latar Belakang: Anak sekolah umumnya membeli jajanan dari penjual di sekitar sekolah, baik di kantin maupun di sekitar rumah. Untuk meningkatkan pengetahuan dalam memilih jajanan sehat, perlu dilakukan intervensi Promosi Kesehatan.Metode: Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental, khususnya pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas 8C di SMPN 1 Gending, yang diambil menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengumpulkan data pengetahuan.Hasil: Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan nilai p sebesar 0,002 (p < 0,005), yang mengindikasikan adanya pengaruh positif Promosi Kesehatan terhadap pengetahuan siswa.Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa Promosi Kesehatan tentang jajanan sehat berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan siswa di SMPN 1 Gending, Kabupaten Probolinggo.
Physical Conditions, Psychosocial, and Social Support Affects the Quality of Life in Breast Cancer Survivors Widodo, Dyah; Djuwadi, Ganif; Budianto, Bachtiar; Halis, Farida
Indonesian Journal of Cancer Vol 19, No 1 (2025): March
Publisher : http://dharmais.co.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33371/ijoc.v19i1.1189

Abstract

Background: Cancer has become one of the leading causes of death in the world. The research aims to investigate the relationship between physical condition, psychosocial and social support, and quality of life in breast cancer survivors. Method: The sample of this study was breast cancer patients who attended medical therapy at four hospitals in Malang City, including Regional General Hospital Dr. Saiful Anwar, Lavalette Hospital, Panti Waluya Hospital, and Dr. Soepraoen Military Hospital. Samples were taken using a purposive sampling technique from March to November 2022.Result: Breast cancer survivors have a good overall quality of life, as proven by an average score of 80.94. 158 respondents were included in the research for correlation analysis. The findings also revealed a correlation between physical problems (p = 0.003), psychosocial disorders (p 0.001), and social support (p = 0.01) and breast cancer survivors’ quality of life.Conclusion: The breast cancer survivors have a good quality of life. Physical problems, psychosocial disorders, and social support are related to the quality of life of breast cancer survivors. Other factors may affect the quality of life of breast cancer patients in addition to the three main factors mentioned
Pengaruh Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Pencegahan Monkeypox (MPOX) di Sekitar Taman Rekreasi Wendit Pakis Kabupaten Malang Defia Dea Amanda; Sugianto Hadi; Sri Winarni; Farida Halis
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i3.5304

Abstract

Monkeypox (MPOX) is a zoonotic infection transmitted through direct contact between humans and animals. Although no confirmed cases have been reported in Malang Regency, Wendit Recreational Park (TRW) has a high potential for transmission due to human interaction with wild monkeys. This study aimed to determine the effect of community empowerment on preventive behavior (knowledge, attitudes, and practices) toward MPOX in the TRW area. This study used a quasi-experimental design with a pre-test and post-test control group. A total of 60 respondents were selected using stratified random sampling and divided into intervention and control groups. Community empowerment was conducted through handwashing with soap (CTPS) demonstrations and educational flyers. Data were collected using questionnaires and CTPS observation sheets. Following the community empowerment intervention, significant improvements were observed in knowledge (p=0.000), attitudes (p=0.000), and preventive practices (p=0.000) regarding MPOX in both the intervention and control groups. These results contributed to the commitment of the TRW community to engage in MPOX prevention efforts, including the consistent application of the six-step handwashing with soap (CTPS) method. Community empowerment significantly influences MPOX prevention behavior around Wendit Recreational Park, Pakis, Malang Regency.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT Tavip Dwi Wahyuni; Farida Halis; Riksa Zahra Firdausi Izdhihar
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 1 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data skrining kesehatan gigi yang dilakukan di sekolah dasar wilayah kerja puskesmas Kendalkerep didapatkan permasalahan yaitu tingginya karies gigi pada anak sekolah dasar dikarenakan kurangnya penyuluhan kesehatan dan wawasan tentang pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut kelas III SDN Bunulrejo 03 wilayah kerja Puskesmas Kendalkerep. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain rancangan pre - eksperimental dengan pendekatan one group pretest - postest. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III di SDN Bunulrejo 03 berjumlah 34 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengambil data pengetahuan. Uji yang digunakan yaitu uji Wilcoxon. Hasil uji statistik dengan Wilcoxon pada responden pre-test dan post-test didapatkan p 0,000 atau p < 0,005, yaitu ada pengaruh Pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan video animasi terhadap pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut kelas III SDN Bunulrejo 03 wilayah kerja Puskesmas Kendalkerep
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT PEMBERDAYAAN KELOMPOK BERESIKO DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN PENGELOLAAN MANAJEMEN DIABETES MELLITUS TYPE II DALAM UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI DI WILAYAH MOJOLANGU KOTA MALANG Lundy, Fiashriel; Halis, Farida; Aisyah, Siti
Jurnal IDAMAN (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan) Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IDAMAN (Induk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jidaman.v9i2.5062

Abstract

Abstract: Diabetes Mellitus (DM) Type 2 is a metabolic disease that is growing rapidly in the world, including Indonesia. This disease can cause various serious complications if not managed properly, such as heart disease, kidney damage, and visual impairment, which not only reduce the quality of life of sufferers but also increase the economic burden on families and communities. Currently, public awareness of the importance of prevention and proper management of diabetes is still low. Many sufferers are not aware of the importance of healthy lifestyle changes, such as maintaining a balanced diet, regular physical activity, and routine health checks. In fact, diabetes complications can actually be prevented with early detection and effective management. Community empowerment, especially at-risk groups, is an important approach to improving knowledge and skills in diabetes management, while encouraging active participation from various parties, including families, communities, and health workers. Through counseling, independent training, and community-based programs, the community is encouraged to independently prevent complications and create an environment that supports a healthy lifestyle, one of which is the Community Partnership Program for Empowering Risk Groups in Increasing Independence in Managing Type II Diabetes Mellitus Management in Efforts to Prevent Complications at the Mojolangu Health Center, Mojolangu Village, Malang City.. Keywords: empowering, DM Type II, complications