Claim Missing Document
Check
Articles

KONDISI FISIK ATLET FUTSAL PUTRI DI KABUPATEN BARITO KUALA Sri Muliani; Mita Erliana; Ramadhan Arifin
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 3 No 2 (2022): Volume 3 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v3i2.1540

Abstract

Tujuan dari penelitian ini agar dapat mengetahui kondisi fisik atlet futsal putri di wilayah Kabupaten Barito Kuala, meliputi: kelincahan, kecepatan, daya tahan dan daya ledak otot tungkai. Metode menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif, teknik pengambilan data observasi, tes dan pengukuran. Populasi penelitian adalah Atlet Futsal Putri di Kabupaten Barito Kuala dengan jumlah 45 atlet, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif metode persentase. Hasil penelitian; (1) Kelincahan diperoleh 15 orang atlet atau 100% pada kategori kurang sekali. (2) Kecepatan diperoleh 1 atlet atau 6,67% pada kategori baik, 5 atlet atau 33,33% pada kategori sedang, 6 orang atlet atau 40% pada kategori kurang, dan 3 atlet atau 20% pada ketegori kurang sekali. (3) Daya tahan diperoleh 15 orang atlet atau 100% pada kategori kurang sekali. (4) Daya ledak diperoleh 3 orang atlet atau 20% pada kategori kurang, dan 12 orang atlet atau 80% dalam kategori kurang sekali. Kesimpulan dari penelitian kondisi fisik atlet futsal putri di Kabupaten Barito Kuala sebagian besar berada pada kategori kurang sekali.
TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN FUTSAL PADA SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI SMP NEGERI 1 BANJARBARU Muhammad Alfiansyah; Ramadhan Arifin; Norma Anggara
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 4 No 1 (2023): Volume 4 Nomor 1, Maret 2023
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v4i1.1925

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterampilan dasar bermain futsal pada siswa ektrakurikuler futsal di SMPN 1 Banjarbaru. Metode yang digunakan penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengambilan data observasi, tes dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa ekstrakuruikuler di SMPN 1 Banjarbaru yang berjumlah 20 siswa, Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan syarat yang telah ditentukan oleh peneliti yaitu, siswa ekstrakurikuler aktif, sehat dan bersedia untuk diteliti.dengan jumlah sampel 20 orang siswa ektrakurikuler Analisis data yang digunakan adalah analisis statis deskriptif dengan metode persentase.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan maka dapat diambil kesimpulkan bahwa tingkat keterampilan bermain futsal peserta ekstrakurikuler futsal di SMP 1 Banjarbaru adalah cukup dengan pertimbangan frekuensi terbanyak pada kategori cukup dengan 7 siswa atau 35%. Tingkat keterampilan dasar bermain futsal peserta ekstrakurikuler futsal di SMP 1 Bnajarbaru sebanyak 2 siswa (10%) dinyatakan baik sekali, 5 siswa (25%) dinyatakan baik, 7 siswa (35%) di nyatakan cukup, 4 siswa (20%) di nyatakan kurang, 2 siswa (10%) di nyatakan kurang sekali. Kesimpulan dari penelitian tingkat keterampilan dasar bermain futsal di SMP 1 Banjarbaru sebagian besar di kategorikan cukup.
Analisis Kondisi Fisik Dominan Futsal Pada Peserta Ekstrakurikuler Futsal SMA Negeri 1 Danau Panggang Noor Asikin; Ramadhan Arifin; Akhmad Amirudin
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i2.1635

Abstract

Permasalahan pada penelitian adalah rendahnya kondisi fisik peserta didik ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 1 Danau Panggang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan fisik dominan pada program futsal di SMA Negeri 1 Danau Panggang yang merupakan kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan bersifat kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Danau Panggang yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara lengkap. Tes kondisi fisik pada beberapa komponen, antara lain ketahanan dengan multifitness test, kekuatan ledak otot tungkai dengan stand broad jump, kelincahan dengan agility run Illinois, dan kecepatan dengan sprint 30 meter, merupakan beberapa instrumen yang digunakan dalam penelitian ini. Keadaan fisik daya tahan kardiorespirasi (multifitness test) tergolong kurang (20%); kurang sekali (80%) dengan skor rata-rata 29,90; daya ledak otot tungkai (stand broad jump) tergolong baik (15%), sedang (20%), kurang (20%), kurang sekali (45%) dengan skor rata-rata 2,03; kelincahan (Illinois agility run test) tergolong sedang (15%); kurang (5%); kurang sekali (80%) dengan skor rata-rata 20,08; dan kecepatan (sprint 30 meter) tergolong cukup (10%); kurang (20%); kurang sekali (70%) dengan skor rata-rata 5,08. Pada seluruh tes kondisi fisik rata-rata kurang sekali. Hasil penelitian ini bermanfaat bagi para peserta didik untuk terus mengasah kemampuan fisik mereka sehingga harapannya dapat meningkatkan prestasi dalam bermain futsal.
PROGRAM LATIHAN PENINGKATAN KONDISI FISIK PEMAIN SEPAKBOLA JUNIOR KABUPATEN TANAH LAUT Ramadhan Arifin; Maruful Kahri; Muhammad Hafiza Rahman; Muhammad Faisal
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 11 No. 2 (2022): December: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v11i2.4578

Abstract

 Permasalahan dalam penelitian ini yaitu kondisi fisik pemain sepakbola tidak bisa bertahan dalam waktu pertandingan penuh khusus pada Vo2max. Tujuan dalam dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kondisi fisik (Vo2max) tim sepakbola junior Kabupaten Tanah Laut. Metode yang akan digunakan dalam program ini adalah metode ekperiment dengan tes awal terlebih dahulu selanjutnya diberikan latihan terprogram lalu dilaksanakan tes akhir. Populasi pada kegiatan ini seluruh pemain sepakbola yang berjumlah 20 orang. Hasil penelitian ini menunjukan ada perbedaan tes awal dan tes akhir yaitu peningkatan hasil Vo2max pemaian sepakbola junior Kabupaten Tanah Laut  
PENGARUH METODE LATIHAN SMALL SIDE GAMES DAN LATIHAN RONDO TERHADAP AKURASI PASSING PADA EKSTRAKULIKULER FUTSAL MTSN 2 TAPIN M. Ridha Ansyari; Ramadhan Arifin; M. Mulhim
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i2.3467

Abstract

The purpose of this study was to find out how small side games and rondo exercises affect the passing accuracy of MTSN 2 Tapin futsal extracurricular players. The research scheme used in this study is "Two Group Pre-test and Post-test Design" which uses experimental methods. The sample in this study used purposive sampling with 14 people divided into two exercise groups, namely small side games and rondo. The research instrument uses the development of a test measuring football playing skills adopted from irianto 1995. Values of 0.001 < 0.05 were obtained for the SSG group, while 0.000 < 0.05 were obtained for the rondo group values. From the difference in the average posttest score of the two groups, which was 0.28, small side games exercises were higher than rondo exercises with a ratio of 7.41 > 7.14. The findings of this study suggest both exercises used in this study had an impact on passing accuracy. However, the impact of the SSG group was greater than Rondo's training on MTSN 2 Tapin futsal extracurricular players.
TINGKAT KETERAMPILAN SHOOTING FUTSAL PADA PESERTA DIDIK EKSTRAKURIKULER SMP NEGERI 1 MARTAPURA Raihan Nurramadhan; Ramadhan Arifin; M. Mulhim
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i2.3526

Abstract

TThe field is short and mistakes are almost impossible in futsal because of the game's high speed and intensity. Using a sample population of SMP Negeri 1 Martapura extracurricular students, this research is a quantitative descriptive study employing a purposive sampling approach. According to the futsal shooting results of SMP Negeri 1 Martapura extracurricular students, the category of "very good" is 0% (0 people), "good" is 10% (2 people), "fair" is 20% (4 people) , "poor" is 70% (14 people), and "Very Poor" is 0% (0 people). Simple futsal shooting methods will not be optimal as the student's body is still standing straight, their eyes are not fixed on the ball, their foot does not make perfect contact with the ball behind their foot, and they have not had enough shooting experience. 70% of futsal shooters fall into the fewer than 14 categories, which include 14 players. The findings suggest that the futsal players at SMP Negeri 1 Martapura who participate in extracurricular activities have poor shooting skills.
ANALISIS TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI SMPN 13 BANJARBARU Muhamad Ikhsan Ashari; Ramadhan Arifin; Akhmad Amirudin
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i2.3594

Abstract

Futsal requires a significant level of physical fitness to perform at its best. The objective of this study is to assess the degree of physical fitness among futsal extracurricular students at SMPN 13 Banjarbaru. This study employs a descriptive methodology utilizing a quantitative approach. The study's population consisted of 14 futsal extracurricular students from SMPN 13 Banjarbaru. The research sample consisted of eight futsal extracurricular students from SMPN 13 Banjarbaru, chosen using the purposive selection technique. We gathered the data using the Indonesian Physical Fitness Test for individuals aged 13-16 years. This test consists of the following components: a 50-meter sprint, a 60-second body lift hang, a 60-second sitting bar, an upright jump, and a 1000-meter run. The findings indicated that the physical fitness level of futsal extracurricular students at SMPN 13 Banjarbaru was comparatively inadequate. There are no students in the excellent category, which accounts for 0% of the total. Similarly, there are no students in the good category, which accounts for 0% of the total. There are 3 students in the moderate category, accounting for 37.5% of the total. Additionally, there are 5 students in the less category, representing 62.5% of the total. Lastly, there are no students in the extremely poor category. The level of physical fitness among the futsal extracurricular students at SMPN 13 Banjarbaru is relatively inadequate. Additional rigorous physical fitness training is required to enhance student performance in futsal.
MOTIVASI DAN TINGKAT KETEPATAN FOREHAND DRIVE PADA PESERTA DIDIK EKSTRAKURIKULER TENIS MEJA MTSN 6 BANJAR Sahra Wardi; Abdul Hamid; Ramadhan Arifin
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i2.3612

Abstract

This research aims to determine the motivation and level of accuracy of the forehand drive in the MTsN 6 Banjar table tennis extracurricular. The method used was quantitative descriptive with a porposive sampling technique with a sample of 16 students out of 20 students. The instruments used are in the form of a questionnaire and a test of the level of forehand drive accuracy. From the results of the questionnaire, it can be seen that students have motivation in the good category 45% of the 236 answers, the very good category 40% of the 212 answers, the medium category 14% of the 14% answers, the poor category 1% of the 6 answers. Meanwhile, the level of forehand drive accuracy from the 16 samples was 6.3% or 1 participant was in the good category, 12.5% or 2 participants were in the sufficient category, 18.8% or 3 participants were in the poor category, 62.5% or 10 participants were in the good category. very poor category. The difficulty experienced by students is that when making a shot, students are not calm when the ball hits the bet, so that the ball still goes out of court, hits the net, and the ball bounces too high on the table. When practicing precise forehand drive shots, it is hoped that students will hit the ball in places that are difficult for the opponent to reach, where when performing accurate forehand drive shots it will indirectly make things difficult for the opponent.
ANALISIS TINGKAT VOLUME OKSIGEN (VO²MAX) PESERTA DIDIK MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER SMP NEGERI 1 MARTAPURA Muhamad Salehen; Ramadhan Arifin; Lazuardy Akbar Fauzan
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v10i2.3716

Abstract

Observations made on students at SMP Negeri 1 Martapura who took part in extracurricular activities were that many students got tired easily both when doing PJOK lessons, general learning, and during futsal practice and futsal matches. This can be influenced by the level of oxygen volume (VO2Max) possessed by each student. This research aims to find out how much oxygen volume level (VO2Max) is possessed by students who take part in extracurricular activities at SMP Negeri 1 Martapura. With only one variable, this research is a quantitative descriptive research. The sample consisted of twenty students from SMP Negeri 1 Martapura who had completed the Multistage Fitness Test (MFT). The MFT calculation form is used in the data collection process to ensure the level and feedback of each student, after which the VO2Max level is calculated. Based on the research results, students at SMP Negeri 1 Martapura have VO2Max levels which are divided into four categories, namely good (5%), moderate (50%) and very bad (25%) with an average VO2Max value of 38.035.
Tingkat Kelincahan dan Teknik Dribbling Siswa pada Ekstrakurikuler Futsal Muhammad Afif, Gusti; Amirudin, Akhmad; Arifin, Ramadhan
JURNAL PENJAKORA Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnalpenjakora.v11i1.74719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelincahan dan kemampuan teknik menggiring bola siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 2 Martapura. Penulis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampel dilihat dari siswa yang berumur 15-19 tahun dan diambil jumlah sampel sebanyak 20 siswa dari 52 peserta ekstrakurikuler futsal. Instrument penelitian yang digunakan yaitu tes zig-zag run dan tes menggiring bola futsal. Tingkat kelincahan dari 20 sampel terdapat 15% atau 3 peserta yang berkategori baik sekali, 40% atau 8 peserta yang berkategori baik, dan 45% atau 9 peserta yang berkategori sedang. Sedangkan teknik menggiring bola futsal dari 20 sampel terdapat 10% atau 2 peserta yang berkategori baik, 15% atau 3 peserta yang berkategori sedang, 35% atau 7 peserta yang berkategori kurang, 40% atau 8 peserta yang berkategori kurang sekali. Dapat disimpulkan bahwa kelincahan siswa masih dalam ketegori sedang dan kemampuan teknik menggiring masih berada pada kategori kurang. Saran untuk pelatih supaya dapat meningkatkan kelincahan dan kemampuan teknik menggiring bola siswa agar lebih baik. Dan bagi peserta ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 2 Martapura tidak lupa juga untuk mengikuti arahan dari pelatih dengan baik.