Claim Missing Document
Check
Articles

Karakteristik Kegiatan Berpikir dan Kecerdasan dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Islam Fani Rahmasari; Aminullah Aminullah
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).242-254

Abstract

Penelitian kepustakaan ini secara komprehensif bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis secara mendalam literatur relevan mengenai konsep fundamental berpikir (tafakur) dan kecerdasan yang terintegrasi dalam perspektif psikologi pendidikan Islam. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis isi yang ketat, kajian ini menelusuri sumber ilmiah terpercaya melalui penelusuran terstruktur pada database elektronik seperti Google Scholar, ERIC, dan ProQuest, menggunakan kata kunci spesifik serta kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat untuk memastikan relevansi dan kualitas data. Proses analisis data dilakukan bertahap dan sistematis, meliputi reduksi, penyajian, interpretasi mendalam, perbandingan komprehensif, sintesis temuan yang terintegrasi, hingga penarikan kesimpulan yang valid dan teruji secara akademis. Hasil analisis secara jelas menunjukkan bahwa berpikir (tafakur), sebagai aktivitas mental yang fundamental dan esensial dalam ajaran Islam, memainkan peran yang sangat krusial sebagai landasan utama bagi pengembangan kecerdasan secara holistik. Tafakur tidak hanya dipahami sebagai proses kognitif semata dalam mengolah informasi dan memecahkan masalah (IQ), tetapi juga melibatkan dimensi perenungan mendalam yang esensial bagi pengembangan kecerdasan emosional (EQ) melalui peningkatan kesadaran diri dan empati yang mendalam, serta memperkuat kecerdasan spiritual (SQ) melalui penguatan hubungan yang mendalam dengan Allah dan pemahaman yang lebih baik akan tujuan hidup yang sebenarnya. Kesimpulan utama kajian ini menegaskan bahwa tafakur dan kecerdasan memiliki keterkaitan yang inheren, sinergis, dan saling memperkuat dalam kerangka psikologi pendidikan Islam yang komprehensif. Pengembangan kecerdasan yang holistik dan seimbang, sebagaimana diamanatkan Al-Qur'an dan Hadis, tak terpisahkan dari pembiasaan berpikir mendalam dan reflektif yang berorientasi pada hikmah. Pendidikan Islam idealnya mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis yang tajam, merenungkan makna yang mendalam dari setiap fenomena, dan mengaplikasikan pemahaman secara bijaksana dalam berbagai aspek kehidupan yang kompleks, sehingga potensi kecerdasan mereka berkembang secara optimal dan memberikan manfaat luas bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar.
PENGENALAN KOMPUTER TINGKAT DASAR BAGI PELAJAR DI DESA POLO LHOIH, KECAMATAN TITEU Zulkifli Zulkifli; Zahrul Aldi; Aminullah Aminullah
Al Ghafur: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/alghafur.v4i2.3804

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut setiap pelajar memiliki kemampuan dasar dalam pengoperasian komputer, termasuk pelajar di daerah pedesaan. Desa Polo Lhoih yang berada di Kecamatan Titeu merupakan salah satu wilayah yang masih memerlukan penguatan literasi digital bagi pelajarnya. Pengenalan komputer tingkat dasar menjadi fondasi penting untuk meningkatkan pengetahuan teknologi, mendukung proses pembelajaran, serta mengurangi kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan serta manfaat pengenalan komputer tingkat dasar bagi pelajar di Desa Polo Lhoih, Kecamatan Titeu. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan observasi sederhana. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengenalan komputer dasar yang meliputi perangkat keras, perangkat lunak, serta penggunaan aplikasi dasar dapat meningkatkan minat belajar dan keterampilan teknologi pelajar. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengenalan komputer tingkat dasar sangat penting untuk diterapkan secara berkelanjutan bagi pelajar di Desa Polo Lhoih.