p-Index From 2021 - 2026
9.251
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kinesik Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial PRoMEDIA Jurnal Profetik Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian LINIMASA: JURNAL ILMU KOMUNIKASI JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI Syntax Idea Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Jurnal Komunikasi Nusantara Jurnal Komunikasi Nusantara JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Nivedana : Jurnal Komunikasi dan Bahasa MEDIASI Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi Jurnal Dakwah dan Komunikasi Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia Jurnal Komunikasi Islam International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Jurnal Signal Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Innovative: Journal Of Social Science Research Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Journal Education Innovation Ulil Albab
Claim Missing Document
Check
Articles

Etnografi virtual kritik satire video YouTube’s Got Talent di kanal Skinnyindonesian24 Razanah Mutiara Rysan; Syifa Syarifah Alamiyah; Dyva Claretta; Zainal Abidin Achmad
Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Vol 10 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/translitera.v10i2.1594

Abstract

The declining quality of YouTube content created by content creators in Indonesia has received satirical criticism by Skinnyindonesian24 by viewing three video series entitled YouTube's Got Talent. This study aims to analyze the types of satire criticism on the three videos and explore the pros and cons of the quality of satire criticism from Skinnyindonesian24 subscribers. This qualitative research uses a virtual ethnographic approach by virtually interviewing five informants, namely Fadlilah Nur Ramdani or @fdlh.rmdn, Ilham Pratama Rysan or @ilhampratamar, Salsabila Hanifah or @chacash, Wahyu Zulfi or @wahyuss, and Aisyah Ramadhani or @aisyahajagt. In addition, the researchers were involved in a participatory virtual chat through the comment’s column on the Skinnyindonesian24 Youtube account. The satire content on Youtube's Got Talent video shows that YouTube's program culture is like a TV show that contains 'gimmicks' and 'settings' that deceive the audience for the benefit of the content creators. YouTube has experienced the stereotype of content creators with beautiful faces and beautiful bodies. YouTube viewers are more interested in content that is not important but fun, content with dramatic effects, or sexual things. This study concludes that the satire criticism in Youtube's Got Talent video follows the current conditions of the YouTube world in Indonesia. Skinnyindonesian24 provides education to YouTube content creators in Indonesia to create more quality content and not just achieve the number of viewers and subscribers.
Customer Relationship Management PR PT. Indosat Mojokerto Dengan Pelanggan Di Masa Pandemi Muhammad Viqri; Methia Fani; Febrianti Putri Noor Wahyuni; Shintiya Gebi Fitriya; Ferdyanto Tantyo Nugroho; Dyva Claretta; Dian Hutami Rahmawati
JURNAL SIGNAL Vol 10, No 1 (2022): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.25 KB) | DOI: 10.33603/signal.v10i01.6225

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini semakin berkembang terutama internet. Dengan adanya internet dapat memudahkan masyarakat untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan satu sama lain. Dengan memanfaatkan internet dapat menguntungkan dalam segala pihak, dengan ini pihak public relation Indosat terutama di wilayah Mojokerto, menggunakan internet untuk menjalankan strategi dan peran penting untuk membangun citra positif di masyarakat. Dengan kata lain, menciptakan program yang bermanfaat bagi masyarakat di masa pandemi. Fokus penelitian ini adalah Customer Relationship Management public relation Indosat Mojokerto dalam menjalin hubungan baik dengan pelanggan di masa pandemi. Teori yang digunakan dalam penelitian yaitu teori Customer Relationship Management. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang suatu masyarakatatau kelompok tentang suatu gejala atau hubungan yang ada didalamnya. Teknikpengumpulan data yang diambil adalah wawancara mendalam. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa dalam hal menjalin hubungan pihak humas Indosat Mojokertomembentuk suatu program yaitu Webinar Indosat guru dan sekolah. Program yangdijalankan sudah berjalan dengan baik serta masyarakat merasa puas akan program yang telah dilakukan oleh pihak indosat Mojokerto.
Fenomena Thrift Shop Dikalangan Remaja: Nella Linggar Adji; Dyva Claretta
Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting Vol 2 No 4 (2022): Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting 
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.745 KB) | DOI: 10.47467/dawatuna.v2i4.2201

Abstract

This study examines how the phenomenon of shopping for imported used clothes is still suitable for use, which is commonly known as thrift. Many teenagers, especially in Surabaya, are interested in thrifting activities at their favorite thrift shop. This habit gives rise to a new culture commonly known as popular culture, a trend that is currently emerging, favored and created by the community. The purpose of this study was to find out how the understanding, experience, and motivation of the community, especially among Surabaya teenagers regarding the "Thriftshop" phenomenon. The research method used is a qualitative type with a phenomenological approach. This study uses Alfred Schutz's phenomenological theory. From the results of this study it can be concluded that the thrift shop phenomenon has many enthusiasts who come from among teenagers. There are various motivations behind why teenagers are more interested in shopping and using thrift shop clothes. That is to support the style of dress, the goods sold in the thrift shop have relatively cheap prices, besides that, by shopping at the thrift shop, teenagers can get good, unique (limited edition) goods or clothes. branded. Keywords: Thrift Shop, Popular Culture, Phenomenology, Youth
PERSEPSI MASYARAKAT SURABAYA TERHADAP ISI PEMBERITAAN PERSYARATAN PERJALANAN DALAM NEGERI PADA MASA PANDEMI DI MEDIA ONLINE Ayu Nur Syahbani; Kusnarto Kusnarto; Dyva Claretta; Herlina Suksmawati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i8.2022.2820-2828

Abstract

Penelitian ini menggambarkan persepsi masyarakat Surabaya mengenai isi pemberitaan persyaratan perjalanan dalam negeri pada masa pandemi di media online. Berdasarkan pantauan pemerintah pada akhir tahun 2021 bahswasannya gerakan vaksinasi telah memenuhi target dan kasus penyebaran Covid-19 sudah terkontrol. Sehingga terjadi pelonggaran mobilitas yang dimanfatakan masyarakat untuk melakukan kegiatan bepergian ke luar kota, mengingat sebelumnya pemerintah melanggar masyarakatnya untuk bepergian. Agar penyebaran kasus tetap terkontrol, pemerintah memperketat aturan atau syarat yang harus dipenuhi masyarakat sebelum bepergian yang tercantum melalui Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 21 Tahun 2021. Selang beberapa hari kemudian, pemerintah kembali memperbarui persyartan perjalanan melalui Surat Edaran Menteri Perhubungan No. 90, lalu adanya pembaruan kembali melalui Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 22 Tahun 2021. Perubahan kebijakan yang beberapa kali terjadi dalam waktu dekat tersebut menjadi fenomena sosial yang mengundang pro dan kontra sehingga menarik untuk diteliti. Penelitian ini menggambarkan persepsi masyrakat Surabaya dengan menggunakan metode kualitatif deskriktif. Data primer didapatkan dengan mewawancarai delapan informan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan enam dari delapan informan tergolong persepsi negatif karena menyatakan ketidakefektifan persyartan, sedangkan dua informan lainnya tergolong persepsi positif karena berpendapat persyartan tersebut efektif.
STRATEGI PEMKOT SURABAYA MENGHADAPI COMMUNICATION CHALLENGES DI TENGAH MASYARAKAT SELAMA PADEMI COVID-19 Putriana Puspitasari; Kusnarto Kusnarto; Dyva Claretta; Herlina Suksmawati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i8.2022.2852-2861

Abstract

Covid-19 secara tidak langsung memicu munculnya communication challenges yakni information overload, information uncertainty, dan misinformation. Pengabaian terhadap tantangan tersebut hanya akan memperparah kondisi krisis seperti yang dialami Iran ketika ratusan warganya meninggal akibat penyalahgunaan alkohol ataupun rusaknya menara jaringan 5G di Inggris. Oleh karena itu tantangan ini perlu diatasi pemerintah selaku pemangku kebijakan agar penanganan Covid-19 dapat berjalan optimal. Pada penelitian ini peneliti hendak mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya sebagai kota yang memiliki risiko penularan dan tingkat kebutuhan informasi yang tinggi dalam menghadapi communication challenges di tengah masyarakat selama pandemi Covid-19. Melalui metode penelitian studi kasus dan pengumpulan data berupa wawancara, observasi serta riset kepustakaan peneliti mendapatkan hasil bahwa strategi Pemkot Surabaya melalui 4 fase yakni persiapan, awal krisis, pemeliharaan, dan resolusi. Dimana pada fase persiapan dan resolusi, aktivitas komunikasi pemerintah berfokus pada membangun reputasi dan pengetahuan dasar masyarakat sebagai persiapan menghadapi communication challenges yang akan datang. Sedangkan pada fase awal krisis dan pemeliharaan pemkot fokus mengelola communication challenges yang ada, sehingga hambatan akibat communication challenges dapat diminimalisir dampaknya.
Strategi Public Relations Teh Villa Dalam Meningkatkan Citra Perusahaan Dyva Claretta; Ester Permata Putri; Lina Yuniati; Ika Rahmawati
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 2 No. 1 (2022): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v2i1.280

Abstract

Indonesia is a country with a tropical climate and there are several areas in Indonesia with cool temperatures. With these advantages, many types of plants grow, such as tea, which can be processed into food. One of the most mushrooming food products in Indonesia is tea. The plurality of tea companies in Indonesia, every tea product brand in Indonesia has its own image that is remembered by consumers. The image is built through various public relations programs within the company. Each program that is run has a goal by targeting a predetermined segmentation. To launch the program, a PR must determine a PR strategy that suits the public. As done by the Tea Villa PT. Mas Makmur's work using a special event exhibition in collaboration with several artists in Indonesia. Then the proceeds from the exhibition were used for CSR programs and donated to orphanages.
Pengaruh Persepsi Konsumen Pasca Kasus Surat Komplain Eiger Terhadap Keputusan Pembelian Khansa Maritza; Anisa Febriani; Azaria Ainun Halila; Dyva Claretta; Ahimsa Adi
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS) Vol. 2 No. 1 (2022): JKOMDIS : Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jkomdis.v2i1.289

Abstract

PT Eigerindo Multi Produk Industri is a company known in manufacturing and retailing various adventure attributes including sports. The background of this research was when Eiger Adventure made a complaint and issued a subpoena through the official Instagram account @eigeradventure against @duniadian who made a review of eyewear products by a customer on his personal YouTube channel. The purpose of the research was to find out the buying interest of the public and Eiger customers after a review complaint that went viral on the social media platform, namely Twitter. Interviews were conducted with 8 active student informants who use the brand from Eiger. The results of the interview data between Eiger's customer buying interest after the complaint case and the subpoena issued by Eiger are in accordance with several points, namely 1.) Consumer Behavior 2.) Consumer Decision Making 3.) Consumer Trust 4.) Purchase intention.
Sosial Media Marketing : Peluang & Tantangan bagi UMKM Lokal Di Masa Pandemi Covid-19 Heidy Arviani; Dyva Claretta; Kusnarto Kusnarto; Nisrina Delinda; Savira Izzaanti
JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study (E-Journal) Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL SIMBOLIKA APRIL
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/simbollika.v7i1.4356

Abstract

Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh dalam perekonomian Indonesia pada tahun 2020 termasuk Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM). Untuk mensiasatinya, para pelaku UMKM melakukan pemasaran online menggunakan sosial media yang mampu menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya operasional yang minim. Tujuan dalam penelitian ini adalah Bagaimana respon dan pengalaman pelaku UMKM lokal dalam penerapan Sosial Media Marketing. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara. Hasil penelitian bahwa sebagian besar para pelaku UMKM merupakan generasi X dengan tahun kelahiran 1965-1980 berlatar belakang pendidikan yang rendah cenderung kesulitan menyesuaikan diri dengan teknologi khususnya pada masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala sesuatu serba online. Mereka tidak memiliki skill desain dan tidak mengerti bagaimana teknik foto produk yang menarik dan memiliki nilai jual. Kesimpulan penelitian ini para pelaku UMKM merupakan generasi X kesulitan untuk belajar menyesuaikan diri dengan teknologi khususnya pada masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala sesuatu serba online.
PERAN CAMPAIGN LEWAT MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (INTO THE LIGHT DALAM MEMBANGUN PUBLIC AWARENESS) Dyva Claretta; Fadhilah Samudra Arsy; Achmad Reynaldi Komarullah; Beta Hanan
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): December
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v2i1.513

Abstract

Penyakit mental dapat membuat seseorang sedih dan menimbulkan masalah dalam aktivitas sehari-harinya, seperti di tempat kerja, sekolah, atau dalam hubungan pribadinya. 5 orang melakukan bunuh diri setiap hari, atau 1.800 setiap tahun, menurut Sistem Registrasi Sampel Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, yang dilakukan pada tahun 2016. Korban bunuh diri seringkali adalah remaja dan dewasa antara usia 10 dan 39 tahun. Into The Light memulai gerakan kampanye media sosial untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kampanye media sosial Into The Light untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan mental dalam fungsi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi deskriptif. Pengumpulan data penelitian ini adalah melalui observasi data dari penelitian-penelitian sebelumnya dan wawancara kepada masyarakat yang mengikuti akun Instagram Into The Light. Kemudian, hasil penelitian menunjukkan tagar atau kampanye yang dilakukan oleh akun Instagram Into The Light berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengetahuan tentang kesehatan mental.
PERAN AKUN INSTAGRAM @dr.tirta SEBAGAI INFLUENCER DALAM EDUKASI PENCEGAHAN COVID-19 DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM: ANALISIS ISI KONTEN INSTAGRAM @dr.tirta Agustian Galih Lisanto; Saifuddin Zuhri; Dyva Claretta; Catur Suratnoaji
Linimasa : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 6 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the current COVID-19 pandemic, social media and its influencers have a big role in disseminating information. As an influencer, @dr.tirta uses it to educate on COVID-19 prevention through the content he creates. Informal education through social media that occurs on the basis of a sense of care and responsibility to followers on Instagram. This study uses a qualitative content analysis method according to Holsti. This study aims to look at the content about COVID-19 education uploaded to the @dr.tirta Instagram account about COVID-19 prevention education. The results in this study indicate that the COVID-19 prevention education content created by the @dr.tirta account has two categories, namely the COVID-19 information category and vaccine information. Uploading content with @dr.tirta's direct and firm style of delivery is one of the factors for the @dr.tirta account to become one of the most noticed influencers during the pandemic era. The content created is easier because @dr.tirta also uses common language that is easily accessible to ordinary people.
Co-Authors Achmad Reynaldi Komarullah Adillah Ratimaya Azzahro Adam Afifah Rachmania Agustian Galih Lisanto Ahimsa Adi Ahmad Zamzamy Alamiyah, Syifa Syarifah Alfian Affandi Anatia Simamora Anisa Febriani Anngelina Cindy Mega Pramita Audri, Renada Ayu Nur Syahbani Azaria Ainun Halila Berliana, Sandra Beta Hanan Carissa Emilyana Carlos Antonio Lopulalan Carlos Antonio Lopulalan Cindi Purnama Sari Dian Hutami Rahmawati Dian Hutami Rahmawati Dian Rahmawati Didiek Tranggono DR. CATUR MSI SURATNOAJI Ellen Mahendra Agatha Ester Permata Putri Fadhilah Samudra Arsy Febrianti Putri Noor Wahyuni Feizal Bagoes Kusuma Ferdyanto Tantyo Nugroho Fiddaroin, Muhammad Farih Firdaus Juliansyah Fransiska Nikola Haryo Guritno, Rahadyan Heidy Arviani Herlina Suksmawati Ika Rahmawati Irwan Dwi Arianto Juliana Nur Rachmah Khansa Maritza Khelsea, Yustika Okta Kusnarto Kusnarto Kusnarto Kusnarto Kusnarto Kusnarto Lina Yuniati M. Syahrul Munir Marisa Novita Angelin Dalima Marta Wijayanengtias Matthew Joan Bestari Methia Fani Monica Karenina Morelynte Dovena Remeng Morelynte Dovena Remeng Muhammad Budi Hariyono Muhammad Viqri Mukhammad Shobri Kamil Nada Fitra Nabila Nainggolan, Imelda Dwi Putri Najib, Fikrin Najwa, Argieta Nanda Rachma Dewi Nathania, Daniella Nella Linggar Adji Nisrina Delinda Nita Sari, Nita Novelia Radista Akbar Gaeni Nur Auwaliyah Amin Okta Annisa Kusumawardhani Pakerti, Wikan Arum Pedro Renardo Naibaho Permata, Permata Aulia Rosul Pramesti, Anisa Dwi Prameswari Oktaviaginta Wibowo Putriana Puspitasari Radista Akbar Gaeni, Novelia Rafi, Muhammad Wahyu Rafiq, Almira Felia Rahadyan Haryo Guritno Rahman, Arif Rayyan Rahul Paisal Siadari Ramadhan Putranto Razanah Mutiara Rysan Renada Audri Suhariono Renhart Christian Damaz Reydea Nur Istya Rhae Ayu Fardani Rosalinda Manullang Salsabila, Azifa Salshabilla Permata Sandy M., Bagus Kurnia Santoso, Patricia Dorin Savira Izzaanti Shabrina Rahmadita Budisusila Shafira Amelia Salsabila Shafira, Salsabila Shintiya Gebi Fitriya Silalahi, Theressia Sunday Silvia Ika Aristin Situmeang, Sherina Shadewi Sukmana, Dinastisya Suksmawati, Herlina - Sumardjijati Suratnoadji, Catur Syafira Aurell Irma Putri Syafiuddin, Muhammad Talitha Pandya Thania Putri Moeksim Tuffahati, Skha Titan Wahyu Krisnanto, Tito Winih Mega Handika Wulansari, Reza Fiolentina Zafira Yahezkiel Ivandro Yuli Candrasari Yulis Nila Sari Zainal Abidin Achmad Zuhri, Saifuddin