Claim Missing Document
Check
Articles

Ecofeminism Interpretations of Women’s Transformation in Indonesian Folktales Lestari, Citra Rizky; Nuryatin, Agus; Doyin, Mukh; Nugroho, Yusro Edy
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8786

Abstract

This study examines how Indonesian folktales present female characters transforming in response to social or cultural expectations. From an ecofeminist perspective, these narratives reflect deeper critiques of the intertwined marginalization of women and nature. Specifically, the study examines recurring motifs of female transformation into natural elements in three folktales: Nini dan Puteri Ikan, Asal Usul Kota Banyuwangi, and Legenda Ikan Patin. These stories portray women who, due to betrayal, grief, or societal pressure, undergo symbolic metamorphosis, particularly through transformations into fish or through symbolic fusion with water. The research employs a descriptive qualitative approach, applying thematic analysis with NVivo-style coding to identify patterns across texts. The analysis highlights three key themes: bodily transformation as a form of resistance or consequence, the weight of patriarchal expectations that restrict female agency, and spiritual or mystical symbolism that elevates the transformation beyond mere punishment. The findings suggest that these transformations function as both acts of protest and modes of renewal, expressing loss, liberation, and transcendence. Through this lens, the tales reveal cultural perspectives on women, morality, and human-nature relationships. Ultimately, the study contributes to gender and folklore scholarship by showing how narratives of female transformation encode socio-cultural anxieties and aspirations, offering alternative understandings of identity, power, and ecological interconnectedness.
Structure Register of Javanese Preachers in Social Media Miji Lestari, Prembayun; Mujimin, Mujimin; Nugroho, Yusro Edy; Irawati, Retno Purnama
International Journal of Multidisciplinary Sciences Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ijms.v3i4.3899

Abstract

Language variations that correlate with social variations in society are interesting and important studies to do. One of the social variations that shows the dynamics of language is the use of Javanese by religious preachers. This study aims to describe and classify the structure and characteristics of registers used by Javanese preachers in social media. The theory used is the language register theory from Halliday and discourse structure. The source of the data comes from the utterances of Javanese-language preachers on Youtube, especially on the Anza channel. KH. Anwar Zahid. The research was conducted using a descriptive qualitative approach. The process of collecting data through observation and listening methods with note-taking techniques. The research data is in the form of words containing registers that show the structure and characteristics of Javanese preachers on YouTube social media. The results of the study show that there is a structure and register characteristics used by Javanese preachers on social media, especially on the anza channel KH. Anwar Zahid. The structure of the register of Javanese-language preachers on the social media Youtube channel KH. Anwar Zahid can be seen in the opening structure, content or core structure, and closing structure. Each of these structures has a register shape that is not the same. The structure of the registers of Javanese preachers studied show that dominant vocabulary or discourse related to Islamic religion emerges and Javanese culture. In addition, it was found that there were specific greeting words, unique abbreviations, humor or jokes that showed the closeness between the congregation and the preacher, namely KH. Anwar Zahid.
Anomali Konsep Pola Pengasuhan Anak dalam Naskah Luput ing Pamulang Nugroho, Yusro Edy; Supriyadi, Didik; Widodo; Fuadhiyah, Ucik
Jurnal IKADBUDI Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Ikadbudi : Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Budaya Daerah
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v14i2.91749

Abstract

Naskah Luput ing Pamulang merupakan salah satu karya sastra Jawa yang memuat nilai-nilai pedagogis tentang pengasuhan anak menurut kultur Jawa. Artikel ini menyajikan gambaran pola pengasuhan anak dalam budaya Jawa yang tidak selazimnya dipahami dan dimengerti oleh masyarakat saat itu. Pola pengajaran yang disajikan lebih menekankan pada hal-hal yang terlepas dari kelaziman pola pengasuhan anak pada masa itu. Beberapa hal penting yang ditemukan sebagai anomali adalah adanya pola pengasuhan yang selama ini diyakini sebagai: (1) pengabaian emosional, (2) eksploitasi anak, (3) kurangnya disiplin dalam pola pengasuhan, dan (4) peran gender yang kaku. Pola pengasuhan yang ditawarkan dalam naskah Luput ing Pamulang merupakan sebuah alternatif inovatif yang lebih cermat dalam interaksi hubungan orang tua dan anak.
Writing, Collaborating, and Expressing: Drama as a Means of Strengthening Social and Aesthetic Competence Nuryanto, Tato; Nuryatin, Agus; Nugroho, Yusro Edy; Mulyaningsih, Indrya
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i2.40786

Abstract

The background of this research is based on the limitations of conventional teaching methods that do not involve students optimally, so the potential of drama as a holistic learning tool has not been optimally developed. This study aims to integrate a collaborative drama scriptwriting approach into the Drama Appreciation course. This quantitative research uses a case study approach involving 95 Indonesian Language Study Program students. Data were collected through observation, interviews, and document analysis, in drama scripts, reflection journals, and discussion recordings. The study results showed a significant increase in social competencies, including teamwork, empathy, and communication. In the aesthetic aspect, there was an increase in creativity and language sensitivity. The results of the lecturer's evaluation showed that the script had depth of theme and originality. However, there were obstacles such as difficulty managing time and limited practice space. This research provides a theoretical contribution by enriching the study of drama pedagogy through a collaborative writing approach, as well as a practical contribution in the form of an innovative learning model that can be adopted in the curriculum.
Pengaruh Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Mendhung Sumilak Karya JMV Sunarjo: Kajian Psikologi Sastra Sigmund Freud: The Main Character’s Inner Conflict in JMV Sunarjo’s Novel Mendhung Sumilak: A Study of Sigmund Freud's Literary Psychology Maghda Maelany; Dhoni Zustiyantoro; Yusro Edy Nugroho
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.22355

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kepribadian tokoh Erni dalam novel Mendhung Sumilak karya JMV Sunarjo melalui pendekatan psikologi sastra. Rumusan masalah pada penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana kondisi psikologi dan pengaruhnya pada kehidupan tokoh utama tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskripif yang fokus pada data tertulis berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat dengan teori psikoanalisis Sigmund Freud mengenai id, ego, dan superego. Teknik pengumpulan  data dilakukan dengan studi pustaka  untuk memahami makna dan merekonstruksi fenomena, sehingga mendapatkan bahan yang berhubungan langsung dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek id dan ego berperan lebih besar dalam memengaruhi pembentukan sikap dan proses pengambilan keputusan yang dilakukan Erni. Meskipun demikian, superego  juga menjadi pengendali perilaku yang cukup membantu dalam pengendalian diri Erni. Adapun dampak dari konflik batin yang ditimbulkan yakni pada kondisi emosional  dan kondisi mental, dimana tekanan terus menerus yang diterima memicu kekhawatiran, perasaan tidak aman, dan kecemasan berlebih. Sehingga kondisi emosional dan mental tersebut memengaruhi keadaan Erni untuk mengatasi tekanan yang dialaminya
Kajian Sosiologi Sastra Ian Watt dalam Novel Pinatri ing Teleng Ati Karya Tiwiek SA: Social Class and Social Criticism in the Novel Pinatri ing Teleng Ati Cintya Aura Zahra Puspita; Dhoni Zustiyantoro; Yusro Edy Nugroho
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.22356

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kelas sosial dan kritik sosial yang direpresentasikan dalam novel Pinatri ing Teleng Ati karya Tiwiek SA. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra dan teori refleksi sosial Ian Watt. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan narasi yang menunjukkan representasi kelas sosial dan kritik sosial dalam novel. Sumber data berasal dari novel Pinatri ing Teleng Ati karya Tiwiek SA cetakan kedua tahun 2019. Data dikumpulkan melalui teknik baca, catat, dan pembacaan heuristik, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif berdasarkan konsep refleksi sosial Ian Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas sosial dalam novel direpresentasikan melalui perbedaan ekonomi, pendidikan, pekerjaan, dan status sosial yang memengaruhi relasi antartokoh. Adapun kritik sosial yang ditemukan meliputi kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan, diskriminasi sosial, penyalahgunaan kekuasaan, kekerasan seksual, serta stigma terhadap perempuan yang hamil di luar nikah. Temuan tersebut menunjukkan bahwa novel Pinatri ing Teleng Ati tidak hanya merefleksikan realitas stratifikasi sosial dalam masyarakat Jawa, tetapi juga menghadirkan kritik terhadap berbagai bentuk ketidakadilan sosial yang masih terjadi. Penelitian ini menegaskan bahwa karya sastra dapat berfungsi sebagai media refleksi sosial sekaligus sarana kritik terhadap problem kemanusiaan dalam masyarakat.
CERITA PENDEK PELAJARAN MENGARANG KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA: KAJIAN STRUKTURALISME TODOROV Agustina, Lusiana; Nugroho, Yusro Edy; Nuryatin, Agus
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 10, No 2 (2022): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v10i2.60497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek sintaksis, aspek semantik, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek sintaksis, aspek semantik, dan aspek verbal berdasarkan teori strukturalisme Tzvetan Todorov dalam cerita pendek Pelajaran Mengarang karya Seno Gumira Ajidarma. Namun, penelitian ini pada aspek sintaksis berfokus pada alur dan pengaluran (sekuen), aspek semantik berfokus pada tokoh dalam cerita, dan aspek verbal berfokus pada sudut pandang (point of view) yang berkaitan dengan kategori modus. Pendekatan teoretis yang digunakan yakni pendekatan strukturalisme Todorov. Metode penelitian yang digunakan yakni metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa wacana cerita pendek Pelajaran Mengarang karya Seno Gumira Ajidarma. Sumber data penelitian berupa cerita pendek Pelajaran Mengarang karya Seno Gumira Ajidarma yang dimuat dalam harian Kompas, pada 5 Januari 1992 dan terpilih sebagai cerpen Pilihan Kompas 1993. Instrumen penelitian berupa human instrument. Teknik pengumpulan data berupa teknik heuristik dan teknik catat. Teknik analisis data berupa teknik hermeneutik. Hasil penelitian memaparkan bahwa, cerpen Pelajaran Mengarang. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan peneliti selanjutnya untuk mengkaji karya sastra dengan pendekatan Strukturalisme Tzvetan Todorov. pada aspek sintaksis urutan peristiwa secara kronologi ditemukan 10 sekuen sebagai unit naratif, pada aspek semantik tokoh utama adalah Sandra dan tokoh tambahan terdiri atas banyak tokoh yang berguna untuk memperkuat karakter tokoh utama dalam cerita, dan pada aspek verba pengarang menggunakan pencerita luar dari segi kehadiran pemandangan dan menggunakan wicara yang dialihkan atau analitik (discours transpose) serta wicara yang dilaporkan (discours rapporte) dalam cerita.
The Transition of Women's Ideology in Modern Javanese Literature Nugroho, Yusro Edy
Javanologi: International Journal of Javanese Studies Vol 6, No 2 (2023): Javanologi Volume 6 No. 2: June
Publisher : Pusat Unggulan Ipteks Javanologi Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/javanologi.v6i2.75120

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the struggle for women's idealism in modern Javanese literature. The approach used is ideological hegemony and content analysis methods to classify and analyze data from one classical Javanese literary work and two modern Javanese literary works, namely "Serat Wulang Putri" by Nyai Adisara, Novel "Larasati Modern" by Sri, "Katresnan" by Soeratman Sastradihardja, and "Nona Sekretaris" by Suparto Brata. The results of the study show that the development of women's idealistic thinking begins with an inner strength that is patient and accepts the rights of the husband, to become equal friends with men. In the classical period, a restriction only focused on the domestic realm. Even though the reality of the domestic realm still existed in later times, those who had education, independence, and personal wisdom became part of the renewal process. As for the older generation, there is friction over traditional customs in society. What used to be a fixed standard of action has been adapted by itself along with educational developments and foreign cultural influences.Keywords: Ideology, hegemony, women, Javanese Culture, Modern Javanese Literature.