Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PERAN PESANTREN MODEREN DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER DAN PENDIDIKAN INKLUSIF Ahmad Farid; Alya Fatunnisa; Jeslin Simson Stiawan; Lifiyanti Lifiyanti; Jumanah, Jumanah; Shinta Juliana Putri; Siti Nurlina
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 2 No 4 (2024): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v2i4.304

Abstract

Modern Islamic boarding schools have an important role in Islamic education in Indonesia, especially in character formation and implementing inclusive education. This research aims to analyze the role that exists in modern Islamic boarding schools, as well as the challenges and strategies implemented. This research method uses qualitative methods by managing Islamic boarding schools in the interests of inclusive education. In the context of inclusive education, modern Islamic boarding schools develop inclusive learning methods. This research concludes that modern Islamic boarding schools have great potential in character building by providing inclusive education
Environmental Management Through the Implementation of the Waste-sorting Program in Desa Kurungkambing Maman Rumanta; Siti Hadianti; Hidayah Hidayah; Teguh Prakoso; Dewi Elfriwaty Br Simamora; Siti Nurlina
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 2 (2025): Mei: Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v4i2.4028

Abstract

Environmental management through implementation of a waste sorting program in Desa Kurungkambing aims to raise public awareness of environmental issues and improve environmental conditions by applying the Reduce, Reuse, and Recycle (3R) concept. The methods employed in this program include ecological awareness training for the community, enhancement of waste-sorting infrastructure, and the development of a more efficient waste-sorting system. In this activity, the Community Service (PkM) team from Universitas Terbuka conducts training sessions to enhance the community’s understanding of the 3R concept while also improving infrastructure related to waste sorting. The implementation stages of this program include preparation, execution, evaluation, documentation, and dissemination. The outcomes of this PkM activity include a cleaner environment in Desa Kurungkambing, increased awareness and active participation of the community in waste sorting, and the establishment of Desa Kurungkambing as a positive example for neighboring villages.
PENGARUH PENAMBAHAN SILICA FUME DAN FLY ASH TERHADAP PENYUSUTAN KERING (DRYING SHRINKAGE) MORTAR MENGGUNAKAN RECYCLED FINE AGGREGATE (RFA) Thalita Azzah Alifyah Akbar; Eva Arifi; Siti Nurlina
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya perkembangan infrastruktur di Indonesia meningkatkan akan kebutuhan material bangunan yang ramah lingkungan dan efektif. Kebutuhan akan solusi ramah lingkungan dalam industri konstruksi, khususnya menggunakan pemanfaatan agregat halus daur ulang atau RFA untuk mengurangi limbah konstruksi yang berdampak pada ekologis lingkungan. RFA memiliki kekuatan yang lebih rendah daripada NFA dikarenakan memiliki penyerapan air yang lebih tinggi, sedangkan NFA tingkat penyerapan air hanya sekitar ≤3%. Maka dari itu, perbaikan terhadap RFA diperlukan untuk meningkatkan kualitas mortar dengan tambahan variasi silica fume sebesar 0%, 7%, 10%, 15% dan 15% fly ash sebagai bahan pengganti sebagian semen. Pada penelitian ini parameter utama yang diamati ialah laju penyusutan kering (drying shrinkage) mortar selama 56 hari dengan benda uji balok berdimensi 4 x 4 x 16 cm. Mortar dengan variasi RFA–SF15 memiliki laju penyusutan meningkat (2,63%) dibandingkan dengan variasi RFA tanpa perlakuan apapun. Hal ini menjelaskan bahwa semakin tinggi persentase silica fume yang digunakan akan memperbesar laju penyusutan kering mortar. Hasil pengujian ini juga menunjukkan bahwa kombinasi SF7-FA15 dan SF10-FA15 mampu menurunkan nilai penyusutan kering (20,18%) dan (9,65%) dibandingkan dengan RFA tanpa bahan tambah tersebut. Penurunan penyusutan ini berkaitan dengan peningkatan reaksi pozzolanik yang bereaksi dengan Kalsium Hidroksida (Ca(OH)2) membentuk senyawa kalsium silikat hidrat (C-S-H) dan pembentukan struktur mikro yang lebih rapat, sehingga mengurangi rongga dan retak akibat penguapan air.Penelitian ini memfokuskan pentingnya proporsi optimal kedua bahan tambahan tersebut agar diperoleh keseimbangan antara kekuatan, keawetan, dan laju penyusutan kering pada mortar. Kata Kunci: agregat halus daur ulang, silica fume, fly ash, mortar, penyusutan kering mortar.
Analisis Daktilitas Kurvatur Balok Beton Bertulang pada Gedung X akibat Variasi Mutu dan Konfigurasi Tulangan Rafarel Nawaf Dzaki Basofie; Retno Anggraini; Siti Nurlina
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh variasi mutu dan konfigurasi tulangan terhadap momen-kurvatur serta daktilitas kurvatur balok beton bertulang. Variasi mutu dan konfigurasi tulangan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari mutu 420 MPa dan 500 MPa serta konfigurasi 1 layer dan 2 layer. Analisis momen-kurvatur balok dilakukan untuk mengetahui perubahan sudut regangan balok terhadap momen pada tiga kondisi, yaitu sebelum retak, saat leleh, dan pada kondisi ultimit. Hubungan momen-kurvatur dapat digunakan untuk menentukan nilai daktilitas kurvatur balok beton bertulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi mutu dan konfigurasi tulangan berpengaruh terhadap nilai momen–kurvatur serta daktilitas kurvatur balok beton bertulang. Peningkatan mutu baja tulangan dari fy 420 MPa menjadi 500 MPa menyebabkan kenaikan kapasitas momen akibat meningkatnya kuat leleh baja, namun diikuti oleh penurunan nilai kurvatur karena baja bermutu tinggi cenderung memiliki kemampuan deformasi plastis yang lebih terbatas. Sebaliknya, perubahan konfigurasi tulangan tarik dari 1 layer menjadi 2 layer cenderung menurunkan nilai momen tetapi meningkatkan nilai kurvatur karena perbedaan distribusi gaya serta posisi garis netral. Berdasarkan hasil perhitungan daktilitas, peningkatan mutu maupun konfigurasi tulangan tarik mengakibatkan penurunan nilai daktilitas kurvatur, meskipun pengaruh konfigurasi tulangan terhadap daktilitas tidak dianggap memengaruhi perilaku lentur balok karena penurunannya kurang dari 5%.Kata Kunci: balok beton bertulang, momen-kurvatur, daktilitas kurvatur
Legal Aspects of Sharia Insurance Agreements: A Review of Sharia Principles in Insurance Products Dea salsabila; Salsabila Lubis; Arya Advany; Siti Nurlina; Fatimah Nainggolan
Jurnal Cendikia ISNU SU Vol. 2 No. 3 (2025): Vol.2 No.3 Desember 2025
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jcisnu.v2i3.949

Abstract

Sharia insurance is a form of protection agreement based on the principles of Islamic law, as an alternative to the conventional insurance system that contains elements of gharar, maysir, and riba. This research aims to examine the legal aspects of sharia insurance agreements in Indonesia, with an emphasis on the compatibility between the contract in the policy and sharia principles such as ta'awun, tabarru' contract, tijarah contract, as well as the value of justice and transparency. The method used is a literature study with a normative juridical approach, through an examination of laws and regulations, DSN-MUI fatwas, and the results of previous research. The results of the study show that although sharia insurance already has a strong legal basis in positive law and muamalah fiqh, the practice still faces challenges in terms of the clarity of the contract, the management of participant funds, and the dispute resolution mechanism. Therefore, harmonization between national law and Islamic law, as well as strengthening technical regulations and education to the public, is needed to realize a sharia insurance system that is fully sharia-compliant.