Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Mediating Role Of Operational Efficiency And Transparency In The Relationship Between Digitalization Adoption And Job Satisfaction In The Purchasing Department In Bali Vardhana, Gede; Nurmalasari, Made Ratih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7578

Abstract

This study aims to analyze the effect of digitalization adoption on job satisfaction in the purchasing department within Bali’s hospitality sector, with operational efficiency and transparency as mediating variables. The research employs a quantitative approach using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with a sample of 136 procurement professionals. The findings indicate that digitalization adoption has a positive and significant effect on operational efficiency and transparency, which in turn significantly influence job satisfaction. Operational efficiency improves employees’ ability to complete tasks faster and reduces administrative burdens, thereby minimizing burnout and enhancing work-life balance. Meanwhile, transparency and traceability play a more dominant role by providing clear audit trails and role clarity, reducing uncertainty and preventing a culture of blame among employees. Furthermore, digitalization adoption also directly affects job satisfaction, although the indirect effects through mediating variables are stronger. The mediation analysis confirms that both operational efficiency and transparency significantly mediate the relationship between digitalization adoption and job satisfaction, with transparency emerging as the most influential factor. These findings support the Resource-Based View (RBV), emphasizing that technological resources must be transformed into organizational capabilities to enhance human resource outcomes. Overall, this study highlights that digital transformation in procurement is not merely a technological upgrade but a strategic approach to improving employee well-being and retention in the hospitality industry
PERAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PERBANKAN Nurmalasari, Made Ratih; Kumalasari, Putu Diah; Wiguna, I Made Ananda
Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Vol 12, No 1 (2026): VOLUME XII NO. 1 APRIL 2026
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/me.v12i1.7846

Abstract

Untuk lembaga perbankan yang bertugas menjaga kepercayaan publik dan melindungi stabilitas sistem keuangan, memahami faktor-faktor yang memengaruhi struktur modal menjadi semakin penting. Konsentrasi kepemilikan dan ukuran perusahaan merupakan dua faktor yang memberikan pengaruh signifikan terhadap pengelolaan struktur modal perusahaan. Investor institusional umumnya cenderung memilih perusahaan dengan tingkat utang yang lebih rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal bank. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap struktur modal, sementara ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif yang signifikan. Temuan ini dapat membantu manajer, investor, dan pembuat kebijakan di sektor perbankan dalam mengevaluasi serta meningkatkan pengelolaan struktur modal.
SOSIALISASI IMPLEMENTASI QRIS GUNA MENINGKATKAN TRANSAKSI UMKM DI KELURAHAN PEDUNGAN DENPASAR Made Ratih Nurmalasari; Eldamaris Sutrisno; Putu Putri Prawitasari; Ni Putu Ari Krismajayanti; Ida Ayu Putu Megawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48060

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam rangkaian program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Nasional dengan tujuan untuk menganalisis dampak dari sosialisasi dan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terhadap peningkatan transaksi pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan UMKM untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran digital guna meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar. Dalam pelaksanaannya, dilakukan sosialisasi langsung kepada pelaku UMKM mengenai manfaat dan cara penggunaan QRIS, serta pendampingan dalam proses implementasinya. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap sistem pembayaran digital dan peningkatan frekuensi transaksi setelah penggunaan QRIS diterapkan. Hal ini menunjukkan bahwa QRIS menjadi salah satu solusi efektif dalam mendukung digitalisasi UMKM di tingkat lokal. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan agar pemerintah daerah dan stakeholder lainnya terus mendorong dan memfasilitasi sosialisasi serta implementasi QRIS secara berkelanjutan. Langkah ini penting guna memperluas literasi keuangan digital dan meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi digital, khususnya di wilayah Kelurahan Pedungan.
Faktor Penentu Kesiapan Kerja Mahasiswa: Peran Kompetensi, Motivasi, dan Career Adaptability di Denpasar Agung Bagus Hartawan Wijaya; I Gusti Oka Ariwangsa; I Gusti Ayu Wirati Adriati; Made Ratih Nurmalasari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5456

Abstract

Perkembangan dunia kerja di era digital menuntut mahasiswa memiliki kesiapan kerja yang tidak hanya didasarkan pada kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi, motivasi, dan kemampuan adaptasi karier. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan kompetensi dan motivasi kerja terhadap kesiapan kerja dengan career adaptability sebagai variabel mediasi pada mahasiswa akhir di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 102 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja dan career adaptability. Motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja, namun berpengaruh signifikan terhadap career adaptability. Selanjutnya, career adaptability berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja dan mampu memediasi pengaruh pengembangan kompetensi terhadap kesiapan kerja, tetapi tidak mampu memediasi pengaruh motivasi kerja. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kesiapan kerja mahasiswa lebih efektif dilakukan melalui penguatan kompetensi dan kemampuan adaptasi karier.
PERAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PERBANKAN Made Ratih Nurmalasari; Putu Diah Kumalasari; I Made Ananda Wiguna
Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Vol 12, No 1 (2026): VOLUME XII NO. 1 APRIL 2026
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/me.v12i1.8049

Abstract

Untuk lembaga perbankan yang bertugas menjaga kepercayaan publik dan melindungi stabilitas sistem keuangan, memahami faktor-faktor yang memengaruhi struktur modal menjadi semakin penting. Konsentrasi kepemilikan dan ukuran perusahaan merupakan dua faktor yang memberikan pengaruh signifikan terhadap pengelolaan struktur modal perusahaan. Investor institusional umumnya cenderung memilih perusahaan dengan tingkat utang yang lebih rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional dan ukuran perusahaan terhadap struktur modal bank. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap struktur modal, sementara ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif yang signifikan. Temuan ini dapat membantu manajer, investor, dan pembuat kebijakan di sektor perbankan dalam mengevaluasi serta meningkatkan pengelolaan struktur modal.Kata Kunci: Kepemilikan Institusional, Ukuran Perusahaan, Struktur Modal