Claim Missing Document
Check
Articles

Penilaian Keberhasilan Program Pemeliharaan Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Resort Dumoga Utara, Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Bawanda, Febriano Rinaldi; Pollo, Hard N.; Nurmawan, Wawan
Silvarum Vol. 4 No. 3 (2025): Silvarum
Publisher : Fakultas Pertanian, Universits Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/sil.v4i3.63826

Abstract

Degradasi pada Daerah Aliran Sungai (DAS) disebabkan oleh penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan prinsip konservasi tanah dan air sehingga mempengaruhi fungsi hidrologi suatu kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tanaman yang berhasil tumbuh, menganalisos tingkat keberhasilan dan presentase tumbuh tanaman pada kegiatan RHL di kawasan Resort Dumoga Utara. Tingkat keberhasilan tanaman dalam kegiatan RHL di kawasan Resort Dumoga Utara Taman Nasional Bogani Nani Wartabone dengan luas 100 ha mencapai 76,256 %. Terdapat 2 jenis tanaman yang ditanam yaitu, tanaman pokok berupa nantu (Palaquium obtusifolium) dan cempaka (Magnolia champaca) serta tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) berupa pala, durian, matoa, kemiri, dan alpukat. Terdapat 11 rentang tinggi yang dikelompokan, mulai dari 0-20 cm hingga 201-220 cm. Terlihat bahwa kelas tinggi 21-40 cm merupakan kelas yang paling dominan, mencakup 40,52% dari total tanaman yang diamati. Hasil ini menunjukan bahwa tingkat keberhasilan tanaman pada kegiatan RHL dianggap berhasil.
Pelatihan Teknik Vertikultur Sebagai Solusi Pertanianpada Lahan Terbatas di Kelurahan Mahakeret Timur Kota Manado Wawan Nurmawan; Ogie, Tommy B.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/30qf9n38

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di kawasan perkotaan menyebabkan alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman, yang berdampak pada keterbatasan lahan untuk budidaya tanaman. Kondisi ini menjadi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan praktik pemanfaatan lahan pekarangan yang sempit melalui teknik vertikultur, dengan fokus pada pemanfaatan limbah botol plastik air minum kemasan 1500 ml sebagai wadah tanam. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi, dan demonstrasi langsung yang menyasar kelompok masyarakat di Kelurahan Mahakeret Timur. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan sistem vertikultur, persiapan media tanam, teknik penyemaian, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan, yang dibuktikan dengan kemampuan mereka dalam membuat instalasi vertikultur secara mandiri dan menanam berbagai jenis sayuran. Penerapan teknik vertikultur ini terbukti menjadi solusi efektif untuk mendukung ketahanan pangan di tingkat rumah tangga, mengurangi pengeluaran belanja sayuran, sekaligus meningkatkan nilai estetika lingkungan dan mengelola sampah plastik secara produktif.
Pelatihan Pembuatan Tempe dengan Eco Enzyme Untuk Meningkatkan Kualitas Fermentasi dan Ramah Lingkungan di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado Ogie, Tommy B; Wawan Nurmawan; Sumakud, Maria Y.M.A.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/jfhz8593

Abstract

Tempe merupakan sumber protein nabati yang sangat penting dalam pola konsumsi masyarakat Indonesia dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya pangan nasional. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan proses produksi yang berkelanjutan, inovasi yang ramah lingkungan menjadi krusial. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan tempe dengan penambahan eco enzyme kepada masyarakat di Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, untuk meningkatkan kualitas fermentasi dan mengurangi dampak lingkungan. Metode kegiatan yang digunakan adalah penyuluhan dan praktik langsung yang dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2025. Hasil utama dari kegiatan ini adalah terjadinya transfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai seluruh tahapan proses pembuatan tempe dari kacang kedelai, mulai dari persiapan bahan hingga inkubasi. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil memperkenalkan potensi pemanfaatan kacang hijau dan kacang merah sebagai bahan baku alternatif untuk diversifikasi produk. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memproduksi tempe yang tidak hanya berkualitas tinggi tetapi juga lebih ramah lingkungan, serta membuka wawasan mengenai kemandirian bahan baku.
Urban Forests as Nature-Based Solutions for Climate Resilience and Human Well-Being in Urban Landscapes. Saroinsong, Fabiola B.; Patinggi, Febi F.; Pangemanan, Euis F. S.; Nurmawan, Wawan; Kalangi, Josephus I.
Jurnal Agroekoteknologi Terapan (JAT) Vol. 7 No. 1 (2026): ISSUE JANUARY-JUNE 2026
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/jat.v7i1.49650

Abstract

Rapid urban expansion has increased environmental pressures in cities, including rising urban temperatures, declining air quality, higher stormwater runoff and flood risk, and growing public health concerns. Nature-based solutions have gained attention as cost-effective and multifunctional approaches to address these challenges, with urban forests representing one of the most strategic forms of green infrastructure. This study reviews recent scientific evidence on the role of urban forests as nature-based solutions for strengthening climate resilience and improving human well-being in urban landscapes. A structured literature review was conducted using Scopus, Web of Science, and Google Scholar, focusing on peer-reviewed journal articles published between 2021 and 2025 and indexed with a DOI. Findings were synthesized thematically across key ecosystem service pathways, including urban heat regulation, stormwater and runoff control, carbon storage and sequestration, air quality improvement, and wellbeing-related benefits. The reviewed literature indicates that urban forests contribute to climate adaptation by reducing heat exposure through shading and evapotranspiration and by supporting stormwater regulation through rainfall interception and improved infiltration. Urban forests also contribute to climate mitigation through carbon storage and ongoing sequestration, while providing co benefits for human health through recreation opportunities, psychological restoration, and improved quality of life. However, effectiveness depends on long term canopy continuity, appropriate species selection, maintenance capacity, and governance arrangements, with common challenges including limited land availability, funding constraints, and unequal access to green spaces. Overall, urban forests function as multifunctional nature-based infrastructure that can enhance urban resilience and human wellbeing when integrated into long-term planning and participatory management. Keywords: climate resilience, ecosystem services, human wellbeing, nature-based solutions, urban forest
Analisis Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada Mangrove Rhizophora Apiculata dan Sedimen di Kelurahan Meras Kecamatan Bunaken Kota Manado Nurmawan, Wawan; Ogie, Tommy B.; Saroinsong, Fabiola B.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/hfv26197

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki kemampuan ekologis dalam menyerap dan mengakumulasi logam berat dari lingkungan pesisir, sehingga berperan penting sebagai bioindikator pencemaran. Kawasan mangrove di Kelurahan Meras, Kecamatan Bunaken, Kota Manado merupakan wilayah pesisir yang berpotensi terpapar aktivitas antropogenik seperti permukiman, pariwisata, dan aktivitas perairan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan logam berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada mangrove jenis Rhizophora apiculata dan sedimen di sekitarnya. Pengambilan sampel dilakukan pada bagian akar, kulit batang, daun, dan sedimen dari tiga individu mangrove yang dipilih secara purposif. Analisis kandungan logam berat menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan Pb pada seluruh sampel berada di bawah batas deteksi alat (<0,15 mg/kg), sedangkan kandungan Cd berada di bawah <0,02 mg/kg. Nilai tersebut berada di bawah ambang batas baku mutu lingkungan yang ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 dan standar internasional (ANZECC, 2000). Rendahnya konsentrasi Pb dan Cd menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di Kelurahan Meras masih relatif baik dan belum mengalami pencemaran logam berat secara signifikan. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa Rhizophora apiculata berpotensi sebagai bioindikator kualitas lingkungan pesisir serta berkontribusi dalam mitigasi pencemaran logam berat di ekosistem mangrove pesisir Manado. Kata kunci: bioindikator
Pelatihan Optimalisasi Area Kelapa dengan Pengembangan Kebun TOGA MandiriĀ  di Desa Ongkaw Satu, Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan Pangemanan, Euis F. S.; Kalangi, Josephus I.; Saroinsong, Fabiola B.; Wawan Nurmawan
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/tge4fd50

Abstract

Pemanfaatan lahan di bawah tegakan kelapa seringkali belum optimal. Area di bawah pohon kelapa biasanya dibiarkan kosong atau hanya ditanami tanaman yang kurang produktif, sehingga potensi lahan tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal.Salah satu solusi untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan di bawah kelapa adalah dengan mengembangkan kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Ongkaw Satu dalam mengelola lahan di bawah tegakan kelapa secara optimal. Tahapan kegiatan mencakup : persiapan, sosialisasi, diskusi, demonstrasi dan praktek. Kegiatan dilakukan di Desa Ongkaw Satu pada bulan Juli-Agustus 2025. Berdasarkan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa program ini berhasil mengidentifikasi potensi pemanfaatan lahan yang belum optimal di Desa Ongkaw, yaitu area bawah tegakan kelapa. Mengembangkan kebun TOGA di bawah areal kelapa memiliki potensi besar, tetapi juga menghadapi sejumlah tantangan unik. Karena itu, meski berjalan sukses, kegiatan pelatihan ini tidak luput dari tantangan dan memerlukan strategi penanganan untuk perbaikan ke depan.
Co-Authors Abanius Yanengga Alelo, Maria Rosa Mystica Dinche Alfonsius A. Thomas Alfonsius A. Thomas, Alfonsius A. Alfonsius Thomas Alfonsius Thomas Anggreyni Runtunuwu Bawanda, Febriano Rinaldi Darsan Umawaitina Edwan Tuidano Edwan Tuidano, Edwan Fabiola B. Saroinsong Fabiola B. Saroinsong Fabiola Saroisong Fahrudjia Umasugi Faldi Suhendro Gonibala Faris Andong Faris Andong, Faris Febrianti, Eka Mawar Fernandez, Gratsia Victoria Filadelfia Moumou Filadelfia Moumou, Filadelfia Fransisca Solang Fransisca Solang, Fransisca Hard N. Pollo, Hard N. Hengk D. Walangitan Hengki D. Walangitan Hengki D. Walangitan Jacobus, Mauritz Krisma Deo Johandi R. Lingkubi Johny S.Tasirin Josephus I. Kalangi Juwairia Umacina Kendy H. Kolinug Khardy Soamole Kiandreas Tarigan Lanes, Aldo Langi, Martina Agustina Lyndon R. J, Pangemanan Lyndon R. J. Pangemanan M. A. Langi Maria Y.M.A. Sumakud Mariangga, Gebriella Marsaoly, Muhammad Ibnu Yusan B. Marthen T. Lasut Marthen T. Lasut Marthinus Fatemyo Martina A. Langi Martina A. Langi Marwan M. Wowor Meilin S. Sidabutar Meldi Djela Migael, Migael Muhammad Rezah M Ishak Novelianer M. Charvelindah Nurbaya Waisaley Ogie, Tommy B Ogie, Tommy B. Opriani Devi Tangilomban Otis Warwer Pangemanan, Euis F. S. Patinggi, Febi F. Puasa, Orlando Z. Recky H.E. Sendouw Reinold P. Kainde Remina Wandik Remina Wandik Reynold P. Kainde Reynold P. Kainde Reynold P. Kainde Rian S. Darwis Rifahmi Ibrahim Rumambi, Juwita F. Runtu, Jonathan Sabtu, M. Sadman Safrin Radeng Samuel A. Mom Samuel A. Mom, Samuel A. Sanning, Cicilia Semuel P. Ratag Tabalujan, Elwin Noel Terry M. Frans Tiara W. N. Lasantu Tiara W. N. Lasantu Tommy Ogie, Tommy Vederica Agumanis Wahyu D. P. A. Sardi Wirawan, Alfonsius Ade Yosmin Wakur