Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Proceeding Biology Education Conference

INVENTARISASI ARECACEAE DI KAWASAN WISATA AIR TERJUN IRENGGOLO KEDIRI Antoni, Herman Wayudi; Ratnasari, Deny; Nurmilawati, Mumun; Santoso, Agus Muji
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 11, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional XI Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract-Arecaceae is a monocot that grows in parts of the world from the tropics and sub-tropics, lowlands to highlands, on the mountains and the shore, in the lush and barren land. From the 215 genus of Arecaceae, the 46 genus is growing in Indonesia and 29 of them is endemic plant. Lately, Aracaceae research related to rare, whereas the benefits of it is good among other for drugs, cosmetics, building materials, and others. The study aims to determine the species of Arecaceae in the waterfall region of Irenggolo Kediri. Descriptive study was conducted with the observation and literature review technique. Samples were taken with a random roaming method which is divided into four zones according to the height of land. The Arecaceae found in Irenggolo waterfall Kediri as many as of six species, namely  A. pinnata, P. roconata, Daemonorops sp., Calamus unifarius, Calamus sp., S. Zalampaicc. Keywords :inventory, Arecaceae, waterfall, Irenggolo
ASIH as A Insectiside Plant for Exterminated Pest Spodoptera exigua (Grayak Caterpillar, Javanese) on A Onion Plant (Allium cepa L.) Laili Nurohmaningrum; St Enny Nur Fitria; Agus Kambali; Moch. Yordan Adi Pratama; Mumun Nurmilawati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASIH is a blend of essential oils of citronella and clove. Clove leaf essential oil containing eugenol and citronella essential oil containing Geranial and citronelal can be used as an insecticide plant. One of the pests that became the enemy of the onion farmers is Spodoptera exigua. These pests cause crop failures in the planting of onion. One way to overcome the pest Spodoptera exigua by applying insecticide plant. This study aims to determine the effectiveness of essential oil of clove leaf (Syzygium aromaticum) and essential oil of citronella (Andropogon nardus) on mortality pest Spodoptera exigua This type of study is experimental with completely randomized design (CRD), which consists of 16 treatments with 3 times repetitions. Sampel research is Spodoptera exigua tail number 480 is divided into 16 treatments, 0%. 10%. 20%. 30% concentration of citronella. While the concentration of clove 0%. 5%. 10%. 15%. Each treatment contains 10 tail Spodoptera exigua and performed 3 repetitions. Observations were made after 24 hours and counted the number of dead caterpillars. Data which obtained from analysis F-test gain the best treatment essential oil of citronella 30%:clove 15% mortality rate (death) in the pest Spodoptera exigua highest at 90%. Where as the control treatment (cloves 0%: citronella 0%) showed caterpillar mortality rate is very low.Keywords: Spodoptera exigua, clove leaf and citronella essential oil, insecticide plant.
MENANAMKAN KETERAMPILAN ILMIAH MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI PADA MATA KULIAH MKPBM I MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS RISET Mumun Nurmilawati; Agus Muji Santoso
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya menanamkan keterampilan ilmiah kepada mahasiswa calon pendidik perlu dilakukan, tidak hanya pada mata kuliah keilmuan Biologi saja namun, juga pada mata kuliah tentang kependidikan.  Melalui upaya tersebut, diharapkan mahasiswa memiliki sikap – sikap yang positif dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya ssebagai seorang pendidik. MKPBM I merupakan mata kuliah wajib yang bertujuan untuk membekali mahasiswa agar memiliki pemahaman yang utuh tentang dinamika sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis riset pada perkuliahan MKPBM I perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini dilaksanakan mulai Maret – Juni 2013 pada perkuliahan MKPBM I. Terdapat 18 kelompok terdiri 4-5 mahasiswa dengan pemilihan topik dan tempat penelitian yang diminati mahasiswa yaitu SD, SMP, SMA baik negeri maupun mandiri. Penilaian dilakukan terhadap presentasi dan naskah laporan hasil penelitian. Data dianalisis secara kualitatif dan deskriptif. Aspek yang dinilai adalah keterampilan menyusun dan mengorganisasi bagian – bagian laporan yang terdiri dari halaman muka; mendeskripsikan urgensi penelitian; kajian pustaka; metode penelitian; hasil dan pembahsan; simpulan dan rekomendasi, daftar pustaka dan lampiran. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan dalam mendeskripsikan hasil dan pembahasan serta menyusun simpulan maupun rekomendasi masih memerlukan pembinaan lebih lanjut jika dibandingkan aspek penilaian lainnya.  Kata – kata kunci: keterampilan ilmiah, MKPBM I, pembelajaran berbasis riset.
GREEN EDUCATION IN BRIDGE CARD GAME: ALTERNATIF METODE PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK KELAS 4 SEKOLAH DASAR PADA POKOK BAHASAN SALING KETERGANTUNGAN ANTAR MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGANNYA Agus Muji Santoso; Elly Setyowati; Dwi Ari Budiretnani; Mumun Nurmilawati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Terbatasnya beberapa daya dukung satuan pendidikan, pembelajaran lingkungan hidup pada jenjang dasar di Kota Kediri masih dilaksanakan secara konvesional. Selain itu, kajian penggunaan kartu bridge dalam dunia pendidikan belum banyak dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menransformasikan fungsi kartu bridge menjadi media edukasi penanaman nilai lingkungan hidup untuk peserta didik sekolah dasar kelas 4 pada materi saling ketergantungan antar makhluk hidup dengan lingkungannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif - kualitatif. Sintesis produk diawali dari studi kasus yang dilanjutkan uji coba satu kali di SDN Mojoroto I, Kediri. Produk diujicobakan dan disempurnakan sebanyak tiga kali, pada tiga sekolah dasar berbeda di Kota Kediri (SDN Mojoroto II, SDN Blabak III, SDN Rejomulyo). Efektifitas metode diketahui dengan menggunakan indikator tes ranah kognitif dan afektif melalui pre dan post test, kemudian dianalisis dengan uji t berpasangan. Data ranah psikomotor diperoleh dengan observasi non partisipan dan terstruktur, selanjutnya dianalisis dengan membandingkan skor perolehan dengan skor kriterium kemudian dibandingkan dengan KKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai tes ranah kognitif (df=11, n=12) pada tahap pengujian I tidak signifikan (thit 1,185< ttabel 1,796), sedangkan tahap II dan III ada perbedaan yang signikan (secara berurutan: thit 2,4391 > ttabel 1,796 dan thit 2,3592 > ttabel 1,796) dengan rata-rata N-Gain tahap I, II, III sebesar 0,02; 0,08; dan 0,15; (2) hasil tes ranah afektif (df=11,n=12) pada tahap I, II, dan III menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (pada ttabel 1,796) secara berurutan: 0,4939; 1,4776; 0,8013, sedangkan N-Gain nya berurutan 0; 0,08; 0,06; (3) ketuntasan ranah psikomotor  tahap I, II, III sebesar 85%, 85%, 83%. Adapun rata-rata validasi metode yang dilakukan sebanyak tiga kali sebesar 97,53. Kompleksitas aspek-aspek pembentukan nilai pada ranah afektif peserta didik menjadi salah satu faktor bahwa produk ini belum memberikan hasil yang lebih optimal pada ranah afektif.   Kata kunci:  bridge card game, pembelajaran lingkungan hidup, siswa sekolah dasar.
PENGARUH PEMBELAJARAN INOVATIF MODEL TTW (THINK TALK WRITE) PADA BAHASAN PROTISTA TERHADAP HASIL BELAJAR KELAS X SEMESTER GANJIL DI SMA NEGERI 6 KEDIRI TAHUN PELAJARAN 2011-2012 Toni Mistyardi; Mumun Nurmilawati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik kelas XSMAN 6 Kediri melalui model pembelajaran inovatif model TTW (Think Talk Write). Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang terdiri atas dua kelas yaitu kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMAN 6 Kediri pada bulan Nopember – Desember. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas X SMA yang berjumlah 40 peserta didik. Untuk prosedur kerja penelitian ini antara lain: Melakukan randomisasi dua kelas yang akan dijadikan sampel atau sasaran penelitian, Menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan menggunakan tehnik sampling yaitu: mengambil 2 (dua) kelas dari 9 (sembilan) kelas. Tehnik sampling dengan cara diundi dan diperoleh dua kelas sebagai sampling yaitu X4 dan X5 jumlah 40 peserta didik, Menyusun RPP, Menerapkan Pembelajaran Konvensional dengan tanya jawab pada kelas X4 sebagai kelas kontrol, Menerapkan Pembelajaran Inovatif Model TTW (Think Talk Write) pada kelas X5 sebagai kelas eksperimen. Metode pengumpulan data menggunakan hasil dari ulangan harian. Ketuntasan pada masing-masing peserta didik disesuaikan dengan standar ketuntasan minimum (SKM) di sekolah yaitu 76. Hasil penelitian menunjukkan, dari analisis menggunakan jasa komputerisasi melalui program SPSS versi 17, diketahui harga t-hitung sebesar 2,883, dari hasil perbandingan terhadap harga kritik t hitung dengan program SPSS 17 pada taraf signifikansi 95% (atau tingkat kesalahan 0,05) diketahui jauh besar nilainya pada perlakuan dengan Model TTW (Think Talk Write) yaitu 1,178 dibandingkan dengan pembelajaran konvensional yaitu sebesar 0,091, pada peserta didik kelas eksperimen dengan ketuntasan klasikal sebesar 94,25% dan peserta didik kelas kontrol dengan ketuntasan klasikal sebesar 89,98%. Dan penelitian menunjukkan, pada kelas eksperimen perilaku berkarakter sangat baik di bandingkan dengan kelas kontrol sangat berbeda dilihat dari diagram Fomat pengamatan Perilaku Berkarakter meliputi Perhatian, Jujur, Teliti, Tanggung jawab, kerjasama, Menghargai Pendapat. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inovatif Model TTW (Think Talk Write) pokok bahasan protista dapat meningkatkan hasil belajar biologi peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Kediri tahun pelajaran 2011-2012.   Kata Kunci: Pembelajaran Inovatif, TTW(Think Talk Write), Hasil  Belajar.
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS KOAGULAN TAWAS DAN BIJI KELOR TERHADAP KADAR BOD PADA AIR LIMBAH JASA CUCI PAKAIAN Ratna Trestianingrum; Sarini Rahayu; Mumun Nurmilawati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan efektifitas dua jenis koagulan tawas dan biji kelor terhadap limbah usaha jasa cuci pakaian dalam menjernihkan air serta untuk mengetahui korelasi efektivitas koagulan dengan kandungan BOD air. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan perlakuan yaitu tawas dan biji kelor sejumlah 0,05 g; 0,1 g; 0,15 g. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas tertinggi dan terendah pada tawas masing-masing adalah  88% dan 58,6% pada konsentrasi 0,15 g dan 0,05 g,  sedangkan pada kelor efektivitas tertinggi dan terendah adalah 82,9% dan 77,9 % pada konsentrasi 0,15 g dan 0,05 g. Semakin efektif kerja koagulan yang digunakan maka semakin rendah BOD yang terdapat pada air limbah jasa cuci pakaian, hal ini ditunjukkan dengan nilai korelasi endapan kelor = 0,871.  Kata kunci : Biji Kelor, Tawas, BOD, Kejernihan, Limbah Jasa Cuci Pakaian
The Types of Essentials Oil Components Isolated From the Leaves of Citrus aurantifolia and Citrus nobilis Mutiara Juni Wulandari; Lailatul Riska; Agustin Laela Prunama; Mohammad Anwar Jamaludin; Indra Fauzi; Mumun Nurmilawati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Essential oil or known as the eteris oil (etheric oil) was result from secondary metabolism of a plant. In general essential oil contains of citronellal, Citronelal, Citronelol, Limonen, β-Pinene dan sabinene. The components essential oil derived from citrus plants commonly used by perfume industry, on other hand it is used as essentials oil orange flavour addition in some drinks and food, and also as an antioxidant and anti cancer. One of the essential oil is produced by Citrus aurantifolia and Citrus nobilis. The purpose of this research was to know the types of components essential oil from C. aurantifolia and C. nobilis leaves. The research used a method of descriptive, essential oil taken from steam distillation method. This research gives information about the components of a essential oil derived from both citrus plants so it can be utilized of high economic industrial. The C. aurantifolia leaves was taken from Ngadiluwih Sub District of Kediri District and C. nobilis leaves was taken from Sawahan Sub District of Nganjuk District. GC-MS test showed there was 81 components of essential oil exist in the leaves C.aurantifolia and 42 type derived from leaves C . nobilis.Keywords: C. aurantifolia , C . nobilis, component of the essentials oil
The Simulation Game AMANJARI (I Independent Keep My Self) Social Mitigation of Sexual Violence on Children in Five Elementary School Areas of Kediri Puji Lestari; Siti Fatimatuz Zahro; Wahyu Sugiharti; Novan Sandika; Mumun Nurmilawati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon of sexual violence on children especially elemantary school children in the Region Kediri very worrying. This research aims to improve understanding of students about how to keep away from sexual violence. The research uses a method of pre experiment. Design the research uses pretest-postest design. Game simulation AMANJARI is applied to 2 grade elementary school was carried out in five primary schools in the Region of Kediri includes Kedak1 elemantary school, Karangtalun 1 elemantary school, Tarokan 1 elemantary school, Mojoroto 3 elemantary school and Kandangan 1 elemantary school with a total of 181 students. Research instruments used in the game decks AMANJARI designed resembling a monopoly, Pocketbooks AMANJARI as a guide the game, the evaluation for the pretest and postest. The result of the application of the simulation game AMANJARI namely the increase in the students understanding about how to guard against sexual acts of violence is as follows Kedak 1 elemantary school (17, 86%), Karangtalun 1 elemantary school (12,53%), Tarokan 1 elemantary school (17,24%),  Mojoroto 3 elemantary school (2,38%) and Kandangan 1 elemantary school (1,58%). The game AMANJARI shown to enhance the knowledge of students about how to keep yourself and can prevent the occurrence of sexual violence so as to reduce the impact of sexual violence on children in the Region of Kediri.Keywords:        children, sexual violence, simulation games AMANJARI
Co-Authors Abdul Aziz Hunaifi Abidah, Bintan Agus Kambali Agus Muji Santoso Agustin Laela Prunama Ahmad Ali Ulan Saniq Alma’un, Kurnia Amalia, Kharisma Ismu Ambaria, Ambaria Anisya Nur Karisma Aprilia Novitasari Apriliana, Sinta Azizah, Fadhilatul Nur Baehaqi Basori, Moh. Bayu Guruh Binangkit Betty Lukiati Budhi Budhi Utami Christiono, Eko Budi Cintaningtya, Eka daniarti, happy Daniel Swanjaya Dewi Rossylia Wati Dhian Dwi Nur Wenda, Dhian Dwi Nur Dwi Ari Budiretnani Dwi Ari Budiretnani Eka Elly Setyowati Erwin Putera Permana F. Fatnatin Fahruddin, Rafid Fanisia, Lika fauzi, indra Herman Wayudi Antoni Hidayatul, Rizky HUMAIROH, SILKENANDA QURROTA ‘AINI AL Ida Rahmawati Imron, Ilmawati Fahmi Inayah Nur Afifah indah, tutut Indra Fauzi jalaludin, mohammad anwar Khusnaini, Faridhotuz Zulfa Kukuh Andri Aka Lailatul Riska Lailatul Riska Laili Nurohmaningrum Moch. Yordan Adi Pratama Modok, Sonya Getrida Mohamad Amin Mohammad Anwar Jamaludin Mukmin, Bagus Amirul Mumun mutiara juni wulandari Mutiara Juni Wulandari, Mutiara Juni Natalia, Devi Novan Sandika Novi Nitya Santi Novi Nitya Santi, Novi Nitya nunung, valentina Nurhidayah, Cindy NURUL HIDAYAH Nurwenda, Dhian Dwi Poppy R Primandiri Poppy Rahmatika Primandiri Poppy Rahmatika Primandiri Primasari, Berliana Esti Puji Lestari purnama, agustin laela Putri, Kharisma Eka Putri, Rosita Eka Qonita Nur Rohmania Rahayu, Indriati Rahmawati, Novi Chandra Ayu Ratna Trestianingrum Ratnasari, Deny Rianti, Dita Fatma Rika Wahyuni Rizky Saniah, Khoirotul Binti sanjayati, arum Sari, Ayu Titis Rukmana Sarini Rahayu Sayuti, Renata Eka Siti Siti Fatimah Siti Fatimatuz Zahro Siti Mutmainah Sri Ratna Dewi Sri Ratna Dewi, Sri Ratna St Enny Nur Fitria Sulistiono Sulistiono Sutiman Bambang Sumitro Sutrisno Sahari, Sutrisno Toni Mistyardi Tutut TUTUT INDAH SULISTIYOWATI Tykha Amanda Riskia Putri Violia, Zahara Wahid Ibnu Zaman Wahyu Sugiharti Wahyudi Wahyudi Wulansari, Wiwin Yayoi Kodama Yenita Endah Puspitowati, Yenita Endah Zunaidah, Farida Nurlaila