Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Efektivitas Ekstrak Daun Singkong Karet (Manihot gglaziovii) Terhadap Proses Penyembuhan Luka Sayatan Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Asmuruf, Yunice; Tumbel, Silvana L.; Mongi, Jeane; Lengkey, Yessie K.; Maarisit, Wilmar; Montolalu, Friska M.; Ginting, Margaretha S.
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i1.424

Abstract

Negara Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati yang dapat diolah menjadi berbagai macam obat yang dapat dimanfaatkan dalam semua aspek kehidupan manusia.  Salah satu tanaman yang digunakan adalah daun singkong karet yang mengandung flavonoid, saponin, dan tanin yang diketahui mempunyai aktivitas sebagai antibakteri dan juga memiliki efek dalam mengobati luka pada tikus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas ekstrak daun singkong karet (Manihot glaziovii) terhadap proses penyembuhan luka sayatan. Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan sebanyak 15 ekor dengan membuat luka sayat di punggung tikus. Penelitian ini menggunakan bentuk ekspreimen laboratorium dengan 5 perlakuan yang terdiri dari negative control, positive control dan 3 konsentrasi bertingkat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun singkong karet konsentrasi 15 persen memberikan efek penyembuhan yang lebih efektif dibandingkan dengan ekstrak konsentrasi 5 persen dan ekstrak konsentrasi 10 persen.
Analisis Pengelolaan Obat Narkotika dan Psikotropika di Apotek UNO I Malalayang Pangkei, Octry M.; Mongi, Jeane; Tampa'I, Randy; Maarisit, Wilmar; Pareta, Douglas N.; Karauwan, Ferdy A.
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i1.435

Abstract

Pengelolaan obat merupakan hal yang sangat penting dilakukan di apotek. Pengelolaan obat di apotek meliputi: perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pemusnahan, pengendalian, serta pencatatan dan pelaporan. Oleh karena kebutuhan akan penggunaan obat psikotropika dan narkotika di  apotek UNO I Malalayang dirasakan perlu oleh pihak apotek dalam melayani kebutuhan pasien, maka pengelolaan obat psikotropika dan narkotika perlu dikelola secara baik dan sesuai dengan regulasi yang ada. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis Pengelolaan Obat Narkotika dan Psikotropika di Apotek UNO I Malalayang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat deskriptif. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung, dan setelah selesai pengumpulan dalam periode tertentu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pengelolaan obat di Apotek UNO I Malalayang belum berjalan sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian di apotek dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016 yang telah ditetapkan. Dalam proses penyimpanan obat Narkotika dan Psikotropika masih disimpan dalam lemari khusus yang hanya memiliki 1 buah kunci yang seharusnya dilengkapi dengan 2 buah kunci yang berbeda.
Evaluasi Manajemen Penyimpanan Sediaan Vaksin Covid-19 Di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Kalalo, Michael R. C.; Sambou, Christel N.; Maarisit, Wilmar; Karauwan, Ferdy A.
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v6i2.436

Abstract

Vaccine management is one of the management procedures for drug management in healthcare and is critical throughout the healthcare system. This study aims to evaluate the suitability of storing the Covid-19 vaccine in the Pharmacy Installation of the Regional Health Office of Sulawesi Province. This research method is observation with descriptive method. Data collection is done retrospectively with an observation approach or data collection is done all at once. The data taken by this study was carried out using a check list. The research was conducted at the Pharmacy Installation of the Regional Health Office of North Sulawesi Province. The results of the study showed officers and training 1 indicator was appropriate and 2 indicators were not appropriate with a percentage of 33.33%, storage buildings 5 indicators were appropriate and 3 indicators were not compatible with a percentage of 55.55%, storage facilities 8 indicators were appropriate and 11 indicators not according to the percentage of 72.72%, operational storage of 7 indicators according to and 13 indicators not in accordance with the percentage of 53.84%, storage maintenance of 1 indicator according to and 13 indicators not in accordance with the percentage of 7.69%, Qualification, Calibration and Validation of 0 indicators is appropriate and 3 indicators are not in accordance with a percentage of 100%. The conclusion is that overall the percentage is not up to standard with a percentage of 72.72%.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Dari Tanaman P. Piloselloides Pada Citrus Microcarpa Dengan Menggunakan Metode DPPH 2,2- Diphenyl-1- Picryhydrazil dengen, Alvina maria; Maarisit, Wilmar; Tombuku, Joke L.; Karauwan, Ferdy A.; Tampa'I, Randy; Sumagando, Adolfina; Ginting, Margaretha S.
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i1.442

Abstract

Pyrrosia piloselloides, juga dikenal sebagai tanaman skala naga, telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk daunnya, yang mungkin memiliki efek antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi antioksidan dari ekstrak etanol  daun Pyrrosia piloselloides yang sering dikenal dengan sisik naga. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol dari P. Tanaman piloselloides diukur menggunakan uji 2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) pada dosis 2,5ppm, 5ppm, 7,5ppm, 10ppm, dan 12,5ppm. Analisis fitokimia digunakan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif yang ada di P. jaringan daun piloselloides. Metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, triterpenoid, saponin, dan fenolik diukur dalam P. daun piloselloides. Nilai IC50 untuk aktivitas antioksidan ekstrak etanol mentah P. Piloselloides Dragon Scale Leaves adalah 3,30 ppm.
Studi Aktivitas Antioksidan Dari Ekstrak Etanol Daun Benalu (Dendrophthoe pentandra (L.) Miq) Pada Tanaman Pala Besin, Cecilia S. M.; Kanter, Jabes W.; Maarisit, Wilmar; Tumbel, Silvana L.; Pareta, Douglas N.; Montolalu, Friska M.
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i1.447

Abstract

Antioksidan merupakan zat yang menghambat atau mencegah kerusakan sel akibat oksidasi dari radikal bebas. Salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai alternatif pengobatan tradisional dan berpotensi sebagai antioksidan adalah benalu pala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah benalu pala memiliki aktivitas antioksidan dengan melakukan uji skrining fitokimia dan Spektrofotometer UV-Vis. Metode penelitian ini menggunakan benalu pada tanaman pala dan diekstraksi dengan etanol 95% dengan metode maserasi kemudian dipekatkan dengan rotary evaporator pada suhu 40°C untuk mencegah dekomposisi senyawa yang terdapat didalamnya. Setelah itu, dilakukan uji skrining fitokimia yang bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit yang ada pada sampel. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode DPPH pada panjang gelombang 517 nm dan pembanding vitamin C menggunakan Spektrofotometer UV-Vis, sedangkan uji skrining fitokimia secara kuantitatif dengan uji tabung reaksi untuk mengetahui senyawa-senyawa metabot yang ada seperti alkaloid, flavonoid, saponin, taniin, triterpenoid, dan steroid. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada uji skrining fitokimia, menunjukkan bahwa sampel memiliki senyawa metabolit seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Sedangkan untuk hasil uji antioksidan nilai IC50 yang diperoleh dari hasil persamaan regresi linier ialah 4,644 untuk ekstrak kasar dan nilai IC50 vitamin C sebagai pembanding 0,169. Berdasarkan hasil uji analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa daya antioksidan yang didapatkan tergolong sangat kuat dan berpotensi menangkal radikal bebas DPPH.
Antibacterial Activity Test of Sonneratia alba Mangrove Root Infusa Against Propionibacterium acnes and Salmonella typhi Bacteria Christin, Andriany M.; Mongi, Jeane; Kanter, Jabes W.; Maarisit, Wilmar; pakingki, Priska; Tombuku, Joke L.
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i2.453

Abstract

Infectious diseases can be caused by microbiological agents, namely bacteria. The ability of bacteria to invade and cause infection is referred to as a pathogenicity. The results of phytochemical screening produced secondary metabolite compounds alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, phenolics that act as antibacterial. This study aims to determine the antibacterial activity of Sonneratia alba mangrove root infusa against Propionibacterium acnes and Salmonella typhi bacteria. This type of research is a laboratory experimental research, using the well method by doing three repetitions on 5 concentration series, 1 positive control and 1 negative control for two types of bacteria namely Propionibacterium acnes and Salmonella typhi. The results obtained from the Kruskal Wallis test on Propionibacterium acnes bacteria are Sig 0.028 < 0.05, and the results of the ANOVA test on Salmonella typhi bacteria from Sig = 0.000 < 0.05. And it is known in Propionibacterium acnes bacteria that 25% concentration inhibits 5.83 mm, 50% concentration inhibits 6.3 mm, 100% concentration inhibits 9.43 mm. And in Salmonella typhi bacteria that concentration is known that 25% concentration inhibits 9.73 mm, 50% concentration inhibits 9.43 mm, 100% concentration inhibits 11.57 mm. Based on the results of the study, it can be concluded that Sonneratia alba root infusa has antibacterial activity on Propionibacterium acnes and Salmonella typhii bacteria.
Antibacterial Activity Test Of Epazote Leaf Infusion (Dysphania ambrosioides L.) Against Escherichia coli Bacteria Carolina, Saroinsong F.; Montolalu, Friska M.; Tumbel, Silvana L.; Kanter, Jabes W.; Maarisit, Wilmar; pakingki, Priska
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v7i2.458

Abstract

The most common health problem in Indonesia is bacterial infection. Dysphania ambrosioides L., also known as epazote leaves, is an herbal plant that has antimicrobial potential. This research was conducted to see at what concentration there is antibacterial activity of epazote leaf infusion Dysphania ambrosioides L. against Escherichia coli bacteria. This laboratory experimental study used a complete randomized design (RAL) research. Antibacterial activity testing of epazote leaves was carried out using the disc paper diffusion method with concentrations of 50%, 75%, and 100%. Epazote leaves are boiled in an infusion pan for 15 minutes, until the temperature reaches 90 degrees Celsius. Ampicillin positive control 10 ?g/disc. Based on the test results of secondary metabolites of positive epazote leaf infusion there are alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, triterpenoids, and phenolics. The results of the study showed that infusion of epazote leaves inhibited Escherichia coli bacteria by diameter inhibition. Average at a concentration of 50% = 14.04 mm, 75% = 16.92 mm, 100% = 17.94 mm, which means that there is antibacterial activity of epazote leaf infusion against Escherichia coli bacteria.
Aktivitas antibakteri ekstrak daun benalu Dendrophthoe pentandra pada tanaman Citrus microcarpa Bunge terhadap Mycobacterium smegmatis, Escherichia coli dan Salmonella typhi Kanter, Jabes Wolter; Mongi, Jeane; Kalangi, Only Imando; Maarisit, Wilmar; Pareta, Douglas Natan; Sambou, Christel Natanael; Tulandi, Selvana S.
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 3 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i3.1027

Abstract

Diseases caused by bacteria infections are renowned for hurting human health and may become fatal when not treated with appropriate medical therapy. Meanwhile, several bacteria, including Mycobacterium smegmatis, Escherichia coli, and Salmonella typhi, are resistant to numerous antibiotics. Therefore, this study aimed to find new compounds from plants with antibacterial potential. The results showed that based on phytochemical screening, Dendrophthoe pentandra mistletoe leaf on Citrus microcarpa Bunge plants had compounds with antibacterial activity, namely alkaloids, flavonoids, tannins, and phenolics. According to Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) analysis, eight compounds have antibacterial properties, namely 2-Myristynoyl pantetheine; 2H-Indeno[1,2-b]furan-2-one, 3,3a,4,5,6,7,8,8b-octahydro-8,8-dimethyl; Acetamide, N-methyl-N-[4-(3-hydroxypyrrolidinyl)-2-butynyl]-; Ethyl iso-allocholate; a-D-Glucopyranoside, methyl 2-(acetylamino)-2-deoxy-3-O-(trimethylsilyl)-, cyclic methylboronate; tert-Hexadecanethiol; Sarreroside; and d-Mannose. D. pentandra mistletoe leaf extract had a better effect or activity on inhibiting the growth of M. smegmatis than E. coli and S. typhi. It was concluded that D. pentandra mistletoe leaf on Citrus microcarpa Bunge plants had antibacterial activity.
Co-Authors Aditia Biasa Alice Valencia Alice Valencia Amal Ginting Amal Ginting Ana Neman ARIANDANA WANTHO Asmiati Mulkin Asmuruf, Yunice Besin, Cecilia S. M. Carolina, Saroinsong F. Christin, Andriany M. Citra Mentari Payow Debora Christy Palit Debora J.A Tumbel Deby Mongi dengen, Alvina maria Deo Tampongangoy Desi E. Gusungi Desmita Muada Dicki Huga Tangiono Douglas N. Pareta Effie Karlin Nathania Einstein Karundeng Einstein Z. Karundeng Einstein Z. Z. S. Karundeng Esterlina J. Watung Febrilia Mangirang Ferdinand Palit Frengky Mawea Friska Mery Montolalu Gideon A. R. Tiwow Ginting, Margaretha S. Glaudia Tawi Glorya Sevani Pongoh Greti M. Kurama Hanna M. Rumagit, Hanna M. Hariyadi Hariyadi Haryadi Haryadi Indriani Maitulung Iteke Tuda Jabes Wolter Kanter Jeane Mongi Jeivia Matialo Jesica N. Bawondes Julianti Julianti Kalalo, Michael R. C. Kalangi, Only Imando Karauwan, Ferdy Katsuhiro Ueda Kristian Stefano Pinatik Lengkey, Yessie Marsela Pauner Marshella Mokoagouw Marstella Minelko Marstella Minelko, Marstella Meisy Permata Citra Nayoan Misran Lawani Nerni Potolangi Nesti F. Sianipar Nesti F. Sianipar NESTI FRONIKA SIANIPAR Olvie Datu Olvie S. Datu Paat, Vlagia Indira Pakingki, Priska Pangkei, Octry M. Pareta, Douglas Natan Patrick Rambe Priska Juanita Pakingki Rahmat S. Santoso Rallia Binuni Randi Tampa’i Reinhard Pinontoan Rivaldy Lobot Royke R. Palandi Rudy Pareda Rustikawati Sambou, Christel N. Sarah Sambow Sheren J. Bermula Silvana L. Tumbel Sonny Untu Sumagando, Adolfina Tampa'i, Randy Tan Tjie Jan, Tan Tjie Tenci Lie Sarbunan Tombuku, Joke Luis Tulandi, Selvana Stien Veronica Davis Yapi Saroinsong Yappi Saroinsong Yosna Yundu Yuliana Polopadang Yunita Syawal Yusuf Tapehe