Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Berbasis Powtoon Menggunakan Konsep Etnomatematika di Sekolah Dasar Ramona Dea Novera; Sukasno Sukasno; Andriana Sofiarini
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendesain video pembelajaran matematika berbasis powtoon menggunakan konsep etnomatematika di kelas IV SD Negeri 1 Sungai Pinang untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan serta memiliki efek potensial. Jenis penelitian Research and Development (pengembangan) dengan model pengembangan 4-D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjeknya ada 29 peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Sungai Pinang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas video pembelajaran yang dikembangkan meliputi lembar validasi, angket kepraktisan, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas video pembelajaran dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori valid dengan skor rata-rata 0,90; (2) kualitas video pembelajaran dilihat dari aspek kepraktisan dikategorikan praktis dengan skor rata-rata 99,06; dan (3) video pembelajaran memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik dimana 16 peserta didik (80%) termasuk dalam kategori tuntas sedangkan ada 4 peserta didik (20%) belum tuntas dengan KKM yang ditetapkan sekolah minimal peserta didik mendapat nilai 60.
Model Kooperatif Tipe Role Playing pada Pembelajaran IPS Sekolah Dasar Anggraini, Tia; Sukasno, Sukasno; Kusnanto, R. Angga Bagus
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2729

Abstract

Observasi ini bermaksud untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPS sesudah diterapkan Model Role Playing pada pembelajaran IPS Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Widodo. Penelitian ini merupakan jenis eksperimen semu, dengan menggunakan desain pre test and post-test group. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Widodo, sebanyak 20 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berbentuk essay. Data tersebut di analisis menggunakan uji-z pada taraf kepercayaan 𝛼= 0,05. Berdasarkan hasil analisis data post-test didapatkan  Zhitung = 6,31 dan Ztabel = 1,64 berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Widodo sesudah diimplementasikan dengan model kooperatif tipe Role Playing secara signifikan tuntas. Rata-rata hasil belajar IPS siswa sebesar 79,6 sehingga mencapai 90% jumlah siswa yang tuntas.
Pengembangan Video Pembelajaran Matematika Berbasis Powtoon Menggunakan Konsep Etnomatematika di Sekolah Dasar Novera, Ramona Dea; Sukasno, Sukasno; Sofiarini, Andriana
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendesain video pembelajaran matematika berbasis powtoon menggunakan konsep etnomatematika di kelas IV SD Negeri 1 Sungai Pinang untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan serta memiliki efek potensial. Jenis penelitian Research and Development (pengembangan) dengan model pengembangan 4-D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjeknya ada 29 peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Sungai Pinang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas video pembelajaran yang dikembangkan meliputi lembar validasi, angket kepraktisan, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kualitas video pembelajaran dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori valid dengan skor rata-rata 0,90; (2) kualitas video pembelajaran dilihat dari aspek kepraktisan dikategorikan praktis dengan skor rata-rata 99,06; dan (3) video pembelajaran memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik dimana 16 peserta didik (80%) termasuk dalam kategori tuntas sedangkan ada 4 peserta didik (20%) belum tuntas dengan KKM yang ditetapkan sekolah minimal peserta didik mendapat nilai 60.