Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Keterkaitan Dinamika Migrasi dengan Perubahan Paradigma Pertanian di Indonesia Kusumo, Rani Andriani Budi; Kurnia, Ganjar; Setiawan, Iwan; Tirtosudarmo, Riwanto
Society Vol 11 No 2 (2023): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v11i2.441

Abstract

The nexus between migration and agricultural transformation encapsulates the dynamics of rural community livelihoods. Existing studies have not explicitly delineated the landscape of out-migration from rural regions in Indonesia. This study aims to elucidate migration behaviors intertwined with the lives of farming households and the utilization of remittances for agricultural investment activities. Through a comprehensive examination of literature and meta-analyses encompassing various migration cases in Indonesia, the findings reveal that both local and international migration by rural residents illustrate the adaptive strategies employed by households to cope with constrained income within the agricultural sector and limited employment prospects outside it in their villages. The enduring bond of rural communities with the agricultural sector aligns with the discernible pattern of remittance utilization, where a portion is earmarked for agricultural investments, such as land acquisition, including rice fields. The outcomes of this meta-analysis offer a holistic perspective on the relationship between migration and agriculture in Indonesia, serving as a foundation for optimizing the potential of migrants through well-tailored reintegration strategies aimed at mitigating poverty in rural areas.
Peningkatan Consumer Value Produk Olahan Pisang Untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Rumah Tangga di Kecamatan Jatigede Kabupaten Sumedang Kusumo, Rani Andriani Budi; Hapsari, Hepi; Kurnia, Ganjar; Charina, Anne; Rahmawati, Erna
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12770

Abstract

Berkembangnya pariwisata di kawasan waduk Jatigede membawa peluang bagi berkembangnya sektor usaha lain. Usaha produk olahan pisang berpeluang besar untuk dapat dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke waduk Jatigede. Namun saat ini, industri rumah tangga belum mampu menciptakan produk dapat berdaya saing dan bernilai jual. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dan daya saing produk olahan pisang, melalui kegiatan peningkatan consumer value. Mitra dalam kegiatan ini adalah pelaku industri kecil dan rumah tangga di Desa Mekar Asih Kecamatan Jatigede Kabupaten Sumedang.  Metode pelaksanaan yang dilakukan diantara adalah pelatihan dan penyuluhan desain produk yang menarik,  keamanan pangan, serta pendaftaran sertifikasi PIRT sebagai jaminan keamanan produk; selain itu mitra juga diberi fasilitas alat dan tempat produksi yang menunjang keamanan pangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra sudah mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai jual dan berdaya saing, melalui perbaikan standar keamanan pangan dan juga perbaikan kemasan produk. Beberapa mitra juga sudah mendapatkan sertifikat PIRT. Meskipun demikian, mitra masih memerlukan pendampingan serta bantuan untuk memperluas pangsa pasar produk olahan pisang.
Local Expertise the Baduy Indigenous Community as a Literacy Reference in The Millennium Era Elis Suryani Nani Sumarlina; Rangga Saptya Mohamad Permana; Undang Ahmad Darsa; Ganjar Kurnia; Abdul Rasyad
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 10 No 1 (2023): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v10i1.25131

Abstract

Every ethnic group has inherited local cultural wisdom from their predecessors. Similarly, the Sundanese people's riches include a wide range of great ideas, religious systems, and perspectives on life. This local wisdom can be utilized as a reference for the next generation, as it is still relevant to modern millennial life. One is related to the habits, traditions, and religious systems practiced by the Baduy traditional community. This indigenous wisdom is reflected in rituals and traditions that the community still follows and fiercely adheres to. This is inextricably linked to their belief system. Baduy society's beliefs are based on Sundanese Wiwitan teachings. The existence of these teachings is intimately related to the customs. This page also seeks to reveal the calculation and calendar system, which will serve as a reference and guideline for 'kolénjér' and 'literature' calculations. This study employs both descriptive analytical research methodologies and multidisciplinary cultural study methods, such as ethnography, social anthropology, communication, and oral traditions. The findings can disclose practices, traditions, religious systems, calculations, and calendars that have previously been hidden and unknown to individuals outside Baduy and are generally significantly different from other belief systems. The findings of this study can be used as a literacy resource for other scientific domains in a multidisciplinary context. 
Masa Depan Kakao Indonesia: Pendekatan Integratif untuk Pengembangan Kakao Berkelanjutan Nugraha, Adi; Heryanto, Mahra A.; Kurnia, Ganjar
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 10, No 2 (2025): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i2.69847

Abstract

AbstrakKakao merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis Indonesia yang berperan penting dalam perekonomian nasional dan penghidupan petani kecil. Namun, pengembangan kakao nasional menghadapi berbagai tantangan, termasuk penurunan produktivitas, perubahan iklim, fluktuasi harga global, serta tuntutan praktik produksi berkelanjutan dari pasar global. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika sistem agribisnis kakao Indonesia secara integratif melalui proyeksi kuantitatif jangka panjang dan analisis sistem agribisnis. Pendekatan kualitatif digunakan dengan analisis data sekunder menggunakan model ARIMAX untuk memproyeksikan produksi, produktivitas, dan luas lahan kakao hingga tahun 2045. Hasil proyeksi kemudian diperdalam melalui analisis kualitatif berbasis system dynamics dengan penyusunan Causal Loop Diagram berdasarkan wawancara mendalam dan observasi lapangan di sentra kakao Luwu Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi kakao Indonesia berpotensi meningkat dalam jangka panjang, terutama melalui peningkatan produktivitas, meskipun tetap dipengaruhi flukutasi pasar dan faktor lingkungan. Analisis sistem menunjukkan bahwa keberlanjutan kakao nasional sangat dipengaruhi oleh interaksi antara produktivitas, kelembagaan petani, industri hilir, kebijakan pemerintah, dan dinamika pasar global. Penguatan sistem perbenihan, percepatan peremajaan, peningkatan kapasitas petani, serta pengembangan industri hilir menjadi faktor kunci dalam mendorong sistem produksi kakao berkelanjutan di Indonesia.Kata kunci: Kakao berkelanjutan, sistem agribisnis kakao, pembangunan perkebunan, system dynamics.AbstractCocoa is one of Indonesia’s strategic plantation commodities, playing a significant role in the national economy and the livelihoods of smallholder farmers. However, the development of the national cocoa sector faces various challenges, including declining productivity, climate change, global price fluctuations, and increasing demands for sustainable production practices from the international market. This study aims to analyze the dynamics of Indonesia’s cocoa agribusiness system in an integrative manner through long-term quantitative projections and agribusiness system analysis. A qualitative approach was employed, utilizing secondary data analysis with the ARIMAX model to project cocoa production, productivity, and cultivated area through 2045. The projection results were further elaborated through qualitative system dynamics analysis by constructing a Causal Loop Diagram based on in-depth interviews and field observations conducted in the cocoa-producing center of North Luwu. The findings indicate that Indonesia’s cocoa production has the potential to increase in the long term, primarily through improvements in productivity, although it remains influenced by market fluctuations and environmental factors. The system analysis reveals that the sustainability of the national cocoa sector is strongly shaped by the interaction among productivity, farmer institutions, downstream industries, government policies, and global market dynamics. Strengthening the seed system, accelerating replanting programs, enhancing farmers’ capacity, and developing downstream industries are key factors in promoting a sustainable cocoa production system in Indonesia.Keywords: Sustainable cocoa, cocoa agribusiness system, plantation development, system dynamics.