Claim Missing Document
Check
Articles

Supervisi Berbasis Nilai-Nilai Al-Qur’an Dalam Menghadapi Tantangan Era Society 5.0 Budi Winarno; Akhmad Fauzi Hamzah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2340

Abstract

This study aims to analyze the model of supervision based on Qur’anic values as a strategic approach to addressing the challenges faced by Islamic education in the Society 5.0 era. The global transformation marked by rapid digitalization requires Islamic educational institutions not only to adapt technologically but also to uphold the integrity of spiritual and moral values. This research employs a qualitative-descriptive approach through literature review combined with field studies at Samingun Barakatul Ummah Foundation (Shaum), Wonogiri. The findings indicate that educational supervision grounded in Qur’anic values effectively bridges the need for technological mastery with the strengthening of moral character. Supervision at Shaum Foundation serves not only administrative oversight but also instills Qur’anic principles such as justice (al-‘adl), trustworthiness (amanah), honesty (ash-shidq), compassion (ar-rahmah), patience (ash-shabr), and knowledge (al-‘ilm). The implementation of Qur’anic-based supervision is reflected in the development of an integrative curriculum, digital literacy training infused with Islamic values, the reinforcement of collective leadership, and institutional governance that integrates technology with sharia-based values. This study concludes that Qur’anic-based supervision effectively enhances teachers’ professionalism, students’ character formation, and adaptive educational management capable of embracing technological advancement without compromising Islamic identity. These findings are expected to provide strategic recommendations for the development of relevant and competitive Islamic educational supervision in the Society 5.0 era.
Rekonstruksi Supervisi Pendidikan Berbasis Kecerdasan Emosional Kepala Sekolah (Studi Kasus di SMK Nurul Haromain Pujon Malang) M. Fikri Zaki; Akhmad Fauzi Hamzah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2342

Abstract

This study aims to reconstruct a model of educational supervision based on the emotional intelligence of school principals within the context of vocational secondary schools (SMK). The research is grounded in the observation that current supervision practices remain predominantly administrative and lack emotional engagement, despite the fact that effective supervision largely depends on the quality of the relationship between principals and teachers. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. Research subjects include the school principal, vice principals, and teachers at SMK Nurul Haromain Pujon, Malang Regency. The findings indicate that the principal has demonstrated various dimensions of emotional intelligence—such as empathy, self-regulation, and interpersonal communication—within supervision practices, although not yet through a structured framework. Emotional intelligence significantly contributes to improving teacher motivation, discipline, and the overall health of workplace relationships. Based on these findings, a conceptual model of emotionally intelligent supervision is proposed, consisting of three stages: emotional diagnosis, reflective dialogue, and collective action. This model is more personal, adaptive, and empowering, and is considered more suitable for the vocational school context, especially those with strong religious values. The results are expected to serve as an alternative model for more humanistic and contextual educational supervision practices in Indonesia.
Peran Kepala Sekolah sebagai Supervisor dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SDIT Ya Bunayya Achmad syaichuddin Abdillah; Akhmad Fauzi Hamzah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SDIT Ya Bunayya. Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa kepala sekolah secara aktif menerapkan model supervisi partisipatif dan transformatif. Supervisi dilaksanakan secara terstruktur melalui evaluasi pembelajaran, pembinaan guru secara rutin, serta penguatan karakter Islami yang terintegrasi dalam aktivitas keseharian sekolah. Penerapan praktik ini berkontribusi pada peningkatan kualitas perencanaan pembelajaran, penerapan metode pembelajaran aktif berbasis siswa, serta semakin kuatnya integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum pembelajaran. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah tantangan, seperti masih adanya guru yang mengalami kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang inovatif, penerapan model pembelajaran aktif yang belum konsisten, serta internalisasi nilai-nilai karakter Islami yang belum merata di semua mata pelajaran. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian terdahulu yang menunjukkan persoalan serupa dalam praktik supervisi kepala sekolah.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik supervisi kepala sekolah di SDIT Ya Bunayya mengarah pada model supervisi partisipatif-transformatif yang terinspirasi dari teori manajemen pendidikan modern dan nilai-nilai kepemimpinan Islami, khususnya yang diajarkan oleh Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki yang menekankan prinsip keadilan (al-‘adl), kasih sayang (ar-raḥmah), dan kebijaksanaan (al-ḥikmah). Penelitian menemukan bahwa meskipun telah diimplementasikan berbagai program pembinaan terstruktur seperti penguatan ruhaniyah, pelatihan pedagogik aktif, pengembangan inovasi kurikulum, dan pembinaan karakter Islami, masih terdapat kelemahan pada aspek monitoring yang berkelanjutan, partisipasi guru, komunikasi efektif, serta pengelolaan administrasi yang profesional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas supervisi dapat ditingkatkan melalui penguatan pembinaan profesional, sistem monitoring yang berkelanjutan, forum komunikasi terbuka, pengembangan ruhaniyah yang terstruktur, serta sistem penghargaan yang adil bagi guru. Pendekatan supervisi holistik ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran baik dari sisi akademik maupun pembinaan karakter Islami di SDIT Ya Bunayya.
“Peran Kepala Sekolah Dalam Supervisi Untuk Membangun Budaya Literasi di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatun Nasiin Sumber Gedang Batubintang Pamekasan” Rafiudin Rafiudin; Akhmad Fauzi Hamzah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam supervisi guna membangun budaya literasi di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatun Nasyiin Batubintang Pamekasan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan aktif dalam melakukan supervisi yang meliputi pembinaan guru dan pengembangan program literasi seperti membaca kitab sorogan, menghafal, dan menulis. Program literasi didukung oleh sarana perpustakaan sederhana, , dan rak baca keliling. Meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan waktu, fasilitas, dan motivasi, kepala sekolah menerapkan strategi pengaturan jadwal, pelatihan guru, serta peningkatan keterlibatan wali santri dan masyarakat untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran kepala sekolah sebagai supervisor sangat penting dalam membangun dan mempertahankan budaya literasi yang berkelanjutan di madrasah.
Peran Kepala Madrasah Sebagai Supervisor Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Jalal Ahmad Rizqi Fata Alghifariy; Akhmad Fauzi Hamzah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kepala madrasah sebagai supervisor dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Yayasan Pondok Pesantren Nurul Jalal Jakarta Utara. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap kepala madrasah dan guru-guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah telah menjalankan fungsi supervisi akademik dalam tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Meski terdapat upaya positif, supervisi yang dilakukan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu, kurangnya instrumen standar, serta belum optimalnya pelibatan guru dalam refleksi pembelajaran. Penelitian ini menekankan bahwa supervisi yang ideal dalam konteks pesantren harus mengintegrasikan aspek manajerial, pedagogis, dan spiritual, sesuai dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, penguatan kapasitas supervisi kepala madrasah menjadi kunci strategis dalam membangun mutu pembelajaran yang berkelanjutan.
Peran Kepala Sekolah Sebagai Supervisor Akademik Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran (SMP Darul Abrar Al Hasaniyah Balangan -Kalimantan Selatan) Muhammad Iqbal Ridani; Akhmad Fauzi Hamzah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2419

Abstract

We conducted this research with the aim of deeply exploring the principal's role as academic supervisor in improving the quality of learning at SMP Darul Abrar Al Hasaniyah Balangan. Throughout the research process, we sought to understand firsthand how academic supervision practices are implemented, the obstacles encountered, and its impact on student learning processes and outcomes. Using a qualitative case study approach, we went directly to the field, conducted in-depth interviews, actively observed classrooms, and reviewed supporting documents. We selected informants purposively, involving the principal, teachers, educational staff, and students as primary sources of information. Our findings indicate that the principal serves not only as an administrative supervisor but also as a mentor, motivator, and role model for teachers. The academic supervision implemented is participatory and humanistic, with various supporting programs such as classroom observations, teacher discussion forums, in-house training, and ongoing teacher competency development training. We found a positive correlation between active and communicative supervision practices and increased teacher creativity in teaching, a more lively classroom atmosphere, and optimal student learning outcomes. This research further confirms that the principal's role as academic supervisor is a crucial pillar in transforming the quality of learning, particularly through an approach that prioritizes continuous development, character building, and a collaborative learning culture.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan Islam melalui Implementasi Kurikulum International Baccalaureate di SMP Plus Islamic Village Tangerang Muhammad Faqih Ansori; Akhmad Fauzi Hamzah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan daya saing lembaga pendidikan Islam melalui implementasi kurikulum International Baccalaureate (IB) di SMP Plus Islamic Village Tangerang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena semakin ketatnya kompetisi antar lembaga pendidikan, khususnya dalam menghadapi tuntutan globalisasi serta integrasi nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memainkan peran strategis dalam membangun visi global berbasis nilai Islam, pengembangan kompetensi guru yang mengintegrasikan keunggulan pedagogik dan spiritualitas, penguatan budaya sekolah berbasis nilai internasional, serta pengelolaan kemitraan strategis yang memperkuat reputasi institusi. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif, transformatif, dan kontekstual berkontribusi signifikan terhadap peningkatan daya saing lembaga pendidikan Islam, dengan mengharmoniskan nilai global dan nilai keislaman secara berkelanjutan.
Manajemen Pengembangan Kurikulum Terpadu Dalam Meningkatkan Mutu Tahfidz Santri Smpqt-Smaqt Yanbu'ul Qur'an 7 Bogor Muhammad Roziq Hamdani; Akhmad Fauzi Hamzah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pengembangan kurikulum terpadu dalam meningkatkan mutu tahfidz santri di SMPQT-SMAQT Yanbu’ul Qur’an 7 Bogor. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya tren penguatan identitas keislaman melalui integrasi kurikulum umum dengan program tahfidzul Qur’an. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana dengan validitas data diperkuat melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum terpadu di sekolah ini dirancang untuk mengharmonisasikan pencapaian akademik dan penguatan hafalan Al-Qur’an, dengan dukungan program halaqah intensif, evaluasi tasmi’ berkala, penguatan karakter Islami, serta pelibatan aktif guru, orang tua, dan lingkungan pendidikan yang kondusif. Program tahfidz didukung dengan pengelolaan sumber daya manusia bersanad, sarana prasarana yang representatif, serta sistem monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengembangan kurikulum terpadu di sekolah tahfidz ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah, kualitas guru, sistem evaluasi holistik, serta kolaborasi dengan orang tua, sehingga mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul secara akademik maupun spiritual.
Strategi Kepala Dan Pengajar Madrasah Dalam Meningkatkan Daya Saing Lembaga Di Madrasah Dinniyah Ihya’ Ulumiddin Gresik Achmad Fahmi Fahmi; Akhmad Fauzi Hamzah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2428

Abstract

Tema penelitian ini menjadi penting untuk dibahas mengingat tantangan globalisasi dan era digital menuntut lembaga pendidikan Islam, termasuk madrasah diniyah, untuk meningkatkan daya saing agar tetap relevan dan diminati masyarakat. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah belum optimalnya peran strategis kepala dan pengajar dalam menyusun serta menerapkan strategi pengembangan lembaga, khususnya dalam hal supervisi, manajemen, dan inovasi pembelajaran. Hal ini berkaitan erat dengan judul penelitian yang menekankan pada strategi kepala dan pengajar madrasah dalam meningkatkan daya saing kelembagaan. Berdasarkan hasil penelitian kualitatif di Madrasah Diniyyah Ihya’ Ulumiddin Gresik, ditemukan bahwa daya saing lembaga ditingkatkan melalui strategi supervisi berbasis nilai-nilai keislaman, inovasi kurikulum, digitalisasi administrasi dan pembelajaran, serta pembentukan budaya organisasi yang mengintegrasikan kepemimpinan tradisional dan kolaboratif. Selain itu, kolaborasi antara kepala madrasah dan guru dalam proses pengambilan keputusan menjadi faktor kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kompetitif dan bernilai spiritual.
Kepemimpinan Transformasional Mudir Ma’had Dalam Meningkatkan Loyalitas Tenaga Pengajar Di Pondok Pesantren Al Khairat Bekasi Timur Achmad Saifulloh; Akhmad Fauzi Hamzah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2468

Abstract

This study explores the role of transformational leadership by the Mudir in strengthening teacher loyalty and professionalism at Pondok Pesantren Al Khairat Bekasi Timur. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, with validation ensured via triangulation. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model. Findings indicate that the Mudir’s leadership, aligned with Bass and Avolio’s four dimensions—idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individualized consideration—effectively fosters teacher loyalty. Loyalty manifests not only in administrative compliance but also in emotional commitment, long-term dedication, and active participation in decision-making, rooted in Islamic values of khidmah, spiritual bonding, and syura. This study confirms that transformational leadership based on Islamic principles is key to enhancing teacher professionalism and institutional loyalty in pesantren education.