Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif, Kolaborasi Pada Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model Pembelajaran Intan Pada Murid Kelas V SDN Mawar 7 Yana Sartika; Celia Cinantya
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.875

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan rendahnya keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi murid kelas V SDN Mawar 7 Banjarmasin pada pembelajaran IPAS. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan kolaborasi melalui penerapan model INTAN yang merupakan kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Group Investigation (GI), dan Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada 25 murid kelas V SDN Mawar 7 Banjarmasin Tahun Ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat dari skor 27 pada pertemuan pertama menjadi 32 pada pertemuan ketiga. Aktivitas murid mengalami peningkatan dari 12% menjadi 80%. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 24% menjadi 88%, keterampilan berpikir kreatif dari 12% menjadi 92%, dan keterampilan kolaborasi dari 40% menjadi 96%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model INTAN mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan menyenangkan sehingga efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan kolaborasi murid pada pembelajaran IPAS.
Penerapan Model SANTAI dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Motivasi dan Hasil Belajar Murid Rahma Yanti; Celia Cinantya
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.879

Abstract

Tingkat berpikir kritis yang rendah, kurangnya dorongan, dan hasil belajar yang buruk dalam pengajaran matematika adalah faktor yang mendorong penelitian ini. Pembelajaran satu sisi dan model pembelajaran yang tidak beragam menyebabkan masalah ini. Siswa mengalami kesulitan untuk memahami bahan dan berkomunikasi secara efektif. Sebagai solusi, disarankan untuk menerapkan model SANTAI. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada semester kedua tahun ajaran 2025/2026 di SDN Pelambuan 2 Banjarmasin, di mana ada 15 siswa kelas lima yang tergabung dalam tiga kelompok kelas. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas guru dan siswa, serta keterampilan berpikir kritis, motivasi, dan hasil belajar siswa. Data kuantitatif diperoleh dari tes tertulis siswa. Data disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan persentase menggunakan analisis tabulasi silang deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada semua aspek: aktivitas guru meningkat dari 73% menjadi 100%, aktivitas siswa dari 73% menjadi 93%, keterampilan berpikir kritis dari 73% menjadi 80%, dan motivasi dari 73% menjadi 86%, sementara hasil belajar meningkat lebih dari 70 persen.
Penerapan Model PASTA Dalam Muatan Matematika Untuk Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis Dan Komunikasi Murid Sekolah Dasar Dinda Azahra Putri; Celia Cinantya
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.882

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, serta keterampilan komunikasi, yang diakibatkan oleh metode pengajaran yang satu arah dan kurang bermakna serta kurangnya variasi dalam model pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan komunikasi melalui penerapan model peembelajaran PASTA, yaitu kombinasi antara model pembelajaran Problem Based Learning, Think Pair Share, dan Student Teams Achievement Divisions. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini mencakup kualitatif dan kuantitatif dalam konteks penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek yang terlibat terdiri dari 10 murid kelas VB di SD Negeri Pengambangan 3. Penelitian ini dilaksanakan pada semester kedua tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui observasi dan tes, yang kemudian dianalisis dengan metode deskriptif baik itu kualitatif maupun kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa aktivitas guru dalam menerapkan model PASTA sangat baik dan sesuai dengan tahapan pembelajaran. Aktivitas murid meningkat dari 60% menjadi 100%, keterampilan berpikir kritis meningkat dari 50% menjadi 80%, dan keterampilan komunikasi meningkat dari 60% menjadi 90%.