Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER (CAI) UNTUK MENGATASI MASALAH ASYNCHRONOUS DEVELOPMENT PADA ANAK USIA DINI DI TK Yuli Asari; Nor Aida; Ni Komang Ayu Ardinasari; Miftah Nur Hidayah; Celia Cinantya; Fadilatul Fitria
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 6, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jikad.v6i2.19446

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah Asynchronous development pada anak usia dini di TK, yaitu ketidakseimbangan antara kemampuan kognitif/verbal yang tinggi dengan keterbatasan sosial-emosional atau motorik anak, yang sering terjadi pada anak berbakat (gifted children). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah Asynchronous development pada anak usia dini di TK melalui penggunaan pembelajaran berbantuan komputer (Computer assisted introduction/CAI). Metode yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek yang di analisis adalah anak usia 5-6 tahun di TK yang menunjukkan perilaku ansinkronus, berdasarkan observasi langsung dan cerita guru dikelas. Hasil penelitian mengidentifikasi dua sisi: anak A mengalami selective mutism dan isolasi sosial meskipun memiliki kemampuan bahasa Inggris di atas rata-rata, anak B memiliki kematangan verbal setara dengan orang dewasa namun tetap bisa berinteraksi dengan teman sebaya. Strategi CAI yang diusulkan meliputi penggunaan karakter virtual sebagai stimulus sosial anak, memberi pembelajaran dengan kesulitan sesuai dengan kecerdasan anak, serta pemanfaatan layar penuh untuk mengatasi hambatan motorik. Pembahasan ini menekankan fungsi CAI sebagai alat bantu adaptif, bukan pengganti guru, dengan pendampingan guru yang aktif. Kesimpulannya, CAI dapat menjadi solusi potensial untuk menjebatani antara kesenjangan perkembangan anak yang memiliki kecerdasan tinggi di TK.
Meningkatkan Aktivitas, Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Muatan Ipa Menggunakan Kombinasi Model PBL, STAD, DAN TGT Pada Kelas V Di Sekolah Dasar Muhammad Ahdi; Celia Cinantya
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 3 No. 2 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v3i2.2987

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi permasalahan mengenai rendahnya aktivitas, berpikir kritis, dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, upaya yang dilakukan adalah dengan penerapan model PBL, STAD dan TGT dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas siswa, menganalisis keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan di kelas V SDN Sungai Gampa Asahi Rantau Badauh dengan jumlah 20 siswa, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan pada semester 2 tahun ajaran 2023/2024. Temuan penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan, terbukti dengan skor 30 yang memiliki nilai kriteria sangat baik. Aktivitas siswa dengan kriteria sangat aktif mencapai 100%. Kemampuan berpikir kritis meningkat hingga 96%. Serta, dengan kriteria tercapai, hasil belajar siswa meningkat hingga 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran PBL, STAD dan TGT dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar. Hasil penelitian ini dapat dijadikan salah satu alternatif memilih dan menggunakan model pembelajaran khususnya muatan IPA.
Technical Guidance On Management Strategies For Holistic-Integrative Early Childhood Education : Bimbingan Teknis Strategi Manajemen Program Layanan Paud Holistik Integratif Maimunah Maimunah; Aslamiah Aslamiah; Ratna Purwanti; Celia Cinantya; Chresty Anggreani
CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Vol. 5 No. 2 (2025): Consen: Indonesian Journal of Community Services and Engagement
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/consen.v5i2.2313

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) adalah pendekatan penyelenggaraan layanan pendidikan untuk anak usia dini (0–6 tahun) yang dilakukan secara menyeluruh mencakup pendidikan, kesehatan, gizi, perlindungan, dan pengasuhan. Tujuan utama dari bimbingan teknis ini adalah agar pengelola dan pendidik PAUD mampu menyusun dan menerapkan program PAUD HI yang terarah, terukur, dan berkelanjutan. Kegiatan dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarat ini dilaksanakan di TK At-Tibyan pada tanggal 19 Juli 2025. Kegiatan PKM ini diikuti sebanyak 11 orang guru. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan menggunakan ceramah, diskusi, dan praktik langsung menyusun program PAUD HI. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan kemampuan peserta melalui rata skor pretest sebesar 62 dan skor posttest sebesar 100. Dengan demikian, bimbingan teknis strategi Manajemen Program Layanan PAUD Holistik Integratif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru di TK At-Tibyan dalam menerapkan pendidikan anak usia dini yang holistik integratif.
Kepuasan Pelanggan : Indikator Mutu Pendidikan Noor Khalidah; Rifa’atul Mahmudah; Citra Ayu Dewi Yulistiadi; Aslamiah; Celia Cinantya
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2429

Abstract

Studi ini menyoroti pentingnya kepuasan pelanggan sebagai indikator utama kualitas pendidikan dalam konteks Total Quality Management (TQM). Dengan memahami kebutuhan dan harapan pelanggan, lembaga pendidikan dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan. Dengan berfokus pada kepuasan pelanggan, lembaga pendidikan dapat memastikan bahwa kualitas pendidikan yang diberikan selalu terjaga dan ditingkatkan dari waktu ke waktu. Metode dalam artikel ini menggunakan penelitian kepustakaan, yaitu metode pengumpulan data dengan memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan dalam pendidikan penting untuk diperhatikan, sebenarnya mutu pendidikan harus mencakup aspek yang lebih luas. Dengan meminta masukan dari pemangku kepentingan dan menerapkan perubahan berdasarkan saran mereka, lembaga pendidikan dapat memastikan bahwa mereka telah memenuhi kebutuhan dan harapan pemangku kepentingan. Begitu pula RATER dalam kepuasan pelanggan menyoroti bahwa pelayanan prima memegang peranan besar dibandingkan kualitas produk dan harga. Dalam konteks pendidikan, analisis ini dapat dikaitkan dengan bagaimana layanan pendidikan mempengaruhi kepuasan dan loyalitas pelanggan (siswa, orang tua, dan masyarakat).
MENGEMBANGKAN AKTIVITAS, PERCAYA DIRI, ASPEK AGAMA DAN MORAL DALAM HAL MENGENAL PRILAKU BAIK DAN SOPAN MENGUNAKAN MODEL LEMPER Musmiroh Musmiroh; Celia Cinantya
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jikad.v6i1.18115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas serta menganalisis percaya diri dan aspek nilai agama dan moral dalam memahami perilaku baik dan sopan anak kelompok A PAUD Permata Bunda melalui model pembelajaran LEMPER (Problem based learning dan Bermain Peran). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan selama dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model LEMPER secara signifikan meningkatkan keaktifan anak, rasa percaya diri, serta kemampuan mengenali dan membiasakan perilaku baik dan sopan. Temuan ini memperkuat urgensi inovasi pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan di lingkungan PAUD.
Mengembangkan Aktivitas, Kemandirian Dan Aspek Motorik Halus Menggunakan Kombinasi Model Pjbl, Talking Stick, Kegiatan Kolase Dengan Media Kertas Bergambr Pada Kelompok B Memei Trisesa; Celia Cinantya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i1.1829

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan aktivitas, kemandirian, dan keterampilan motorik halus pada anak usia dini, yang disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang kurang efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut, diimplementasikan kombinasi model Project Based Learning (PjBL) dan Talking Stick dengan media kertas bergambar. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas guru, menganalisis partisipasi dan kemandirian peserta didik, serta mengukur perkembangan motorik halus anak kelompok B di TK Kristen Betlehem Banjarmasin. Metodologi yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam tiga pertemuan yang masing-masing terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 15 anak dari kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi dan analisi menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam aktivitas guru, partisipasi dan kemandirian anak, serta perkembangan motorik halus. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi model PjBL dan Talking Stick dengan media kertas bergambar efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi instruksional untuk pengembangan motorik halus pada anak usia dini.