Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI SISTEM SALURAN DRAINASE PADA RUAS JALAN TIMOR RAYA DESA OEBELO KABUPATEN KUPANG: EVALUATION OF THE DRAINAGE CHANNEL SYSTEM ON THE TIMOR RAYA ROAD IN OEBELO VILLAGE, KUPANG REGENCY Aprildo Alexander Bulu; Paul G. Tamelan; Milson M. Selan
BATAKARANG Vol. 6 No. 1a (2025)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saluran drainase berfungsi untuk mengalirkan air yang dapat mengganggu pengguna jalan, sehingga badan jalan tetap kering. Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana kondisi sistem drainase di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah. (2) Bagaimana upaya penanggulangan banjir atau genangan di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah. (3) Apakah kebiasaan membuang sampah oleh masyarakat berpengaruh pada timbulnya banjir di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana kondisi sistem drainase di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah. (2) Untuk mengetahui upaya penanggulangan banjir di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah. (3) Untuk mengetahui kebiasaan membuang sampah oleh masyarakat berpengaruh pada timbulnya banjir di Desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, berdasarkan hasil penelitian maka penulis menyimpulkan: (1) Kondisi saluran drainase dengan panjang 825 meter tidak berfungsi dengan baik karena dimensi saluran drainasenya kecil dengan b = 0,55 cm dan h = 0,60 cm sehingga menyebabkan genangan air. (2) Upaya penanggulangan banjir perlu adanya perencanaan drainase baru berbentuk trapesium dengan ukuran b = 0,80 cm), H = 1,20 cm dengan kapasitas/daya tampung sebesar 2,56 m3/detik. (3) Pemerintah desa harus mengadakan tempat pembuangan sampah, agar sampah tidak berserakan disaluran drainase.
EVALUASI SANITASI LINGKUNGAN DI PASAR OMBA KOMI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA: EVALUATION OF ENVIRONMENTAL SANITATION IN OMBA KOMI MARKET, SOUTHWEST SUMBA REGENCY Emanuel Umbu Tara Kalli; Paul G. Tamelan; Andriana Deku
BATAKARANG Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui kondisi sanitasi dan kesesuaian sanitasi lingkungan pasar di pasar Omba Komi dengan standar pasar yang sehat. Lokasi penelitian di pasar omba komi Kabupaten Sumba Barat Daya. Teknik sampling menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria sesuai prosedur standar PU (Permen PU 12-2014) tentang pasar sehat yang meliputi: air bersih, kamar mandi dan toilet, pengelolaan sampah, drainase dan tempat cuci tangan. Pengumpulan data dengan teknik dokumentasi, observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterbatasan akses air bersih, kualitas air yang tidak konsisten, fasilitas sanitasi yang buruk, pengelolaan sampah yang tidak efektif, drainase yang bermasalah, dan minimnya tempat cuci tangan semuanya berkontribusi pada lingkungan pasar yang tidak memenuhi standar sanitasi yang diharapkan. Sedangkan evaluasi kesesuaian sanitasi lingkungan pasar di pasar Omba Komi dengan standar pasar yang sehat sesuai prosedur standar PU (Permen PU 12-2014) tentang Pasar Sehat tidak memenuhi standar sanitasi yang diharapkan.
MINAT MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA PADA DUNIA KERJA ANTARA PROFESI GURU DAN PROFESI TEKNIK BANGUNAN: INTEREST OF BUILDING ENGINEERING EDUCATION STUDENTS AT NUSA CENDANA UNIVERSITY IN BETWEEN THE TEACHING PROFESSION AND THE BUILDING ENGINEERING PROFESSION Mario Febrianus Seran; Paul G. Tamelan; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu kecenderungan minat mahasiswa PTB FKIP UNC untuk bekerja sebagai guru dan Teknik Bangunan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya minat mahasiswa PTB FKIP UNC terhadap profesi guru dan Teknik Bangunan setelah lulus kuliah nanti. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan PTB FKIP UNC. Ukuran sampel penelitian sebanyak 80 orang. Data yang dikumpulkan menggunakan angket. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) minat mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Nusa Cendana untuk bekerja sebagai guru disimpulkan dalam kategori rendah (70.0%). (2) minat mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Nusa Cendana untuk bekerja sebagai tenaga konstruksi disimpulkan dalam kategori tinggi (65.0%). (3) faktor yang mempengaruhi rendahnya minat mahasiswa untuk bekerja sebagai guru adalah faktor peluang kerja yang terbatas dan faktor penghasilan yang rendah. (4) faktor yang mempengaruhi tingginya minat mahasiswa untuk bekerja sebagai teknik bangunan adalah faktor peluang kerja yang besar, faktor profesi teknik bangunan adalah profesi yang bergengsi serta faktor untuk mengembangkan potensi diri. Penelitian ini memberikan informasi tentang minat mahasiswa untuk bekerja sebagai guru dan Teknik Bangunan, dari hasil penelitian banyak faktor yang masih bisa di kembangkan untuk penelitian selanjutnya yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk memilih pekerjaan setelah lulus kuliah.
PENANGANAN LIMPASAN GENANGAN AIR BANJIR PADA JALAN PERINTIS KEMERDEKAAN KOTA KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR Delki Efraim Tefa; Paul G. Tamelan; Asrial Asrial
Jurnal Teknologi Vol 20 No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Genangan yang terjadi di atas permukaan badan jalan raya akan mengakibatkan kerusakan konstruksi perkerasan jalan. Adapun penyebab dari genangan tersebut dapat bermacam – macam, diantaranya curah hujan yang tinggi, peningkatan lapisan yang tidak tembus air, kapasitas saluran drainase yang tidak memadai, desainlet yang tidak sesuai. Penelitian bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi kondisi geografis Area Jln. Perintis Kemerdekaan, Kota Kupang, Nusa Tengara Timur (NTT) (2). Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi genangan air pada Area Jln. Perintis Kemerdekaan, Kota Kupang, Nusa Tengara Timur (NTT) (3). Mengetahui pengaruh jumlah inlet street terhadap volume genangan pada ruas jalan (4). Untuk mengatasi genangan air pada jalan perintis kemerdekaan supaya dapat berfungsi secara normal. Metode pene litian kuantitatif dengan pendekatan pemodelan hidrologi. Teknik purposive sampling, jumlah sampel 15 orang. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data curah hujan selama sepuluh tahun terakhir, Menganalisa curah hujan maksimum pada periode ulang (tr) tahun, dan Menghitung Intensitas (I) curah hujan rata-rata. Berdasarkan hasil penelitian kondisi geografis jalan perintis kemerdekaann kota kupang adalah dataran rendah dan tanah yang tidak kedap air sehinga ketika musim hujan maka terjadi genangan pada ruas jalan perintis, topografi pada jalan perintis kemerdekaan dengan kemiringan daerah mengevaluasi jalan. Factor-faktor yang pengaruhi terjadinya genangan adalah curah hujan yang tinggi, edapan sedimentasi dan timbulan sampah, Gorong-gorong yang pecah, runtuhan materialnya merupakan hal yang sering dijumpai di dalam persoalan sekumpulan pada drainase, dan lahan dengan kemiringan yang buruk sehingga menghambat limpasan air. Volume genangan air yang menggenang pada ruas jalan perintis kemerdekaan adalah rata-rata 21 cm dan lamah genangan 20 jam, dengan jumlah inlet tidak memadai dan dimensi inlet sangat kecil sehingga terjadinya genagan pada ruas jalan. Untuk mengatasi genangan air pada jalan perintis kemerdekaan Perlu memperbesar dimensi drenase sehingga ruas jalan yang terjadi genangan perlu dibuatkan juga bangunan yang berfungsi sebagai jebakan air yang dipasang melintang badan jalan. Sehingga air dapat mengalir keluar dan masuk ke saluran samping dan seterusnya dibuang ke kali atau ke laut.
PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR DOSEN DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FKIP UNDANA: THE INFLUENCE OF LECTURERS' TEACHING SKILLS AND STUDENTS LEARNING MOTIVATION ON STUDENTS LEARNING OUTCOMES IN STUDY PROGRAM OF BUILDING ENGINEERING EDUCATION, UNIVERSITAS NUSA CENDANA Aprivaldo Umbu Sasa; Paul G. Tamelan; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh antara keterampilan mengajar dosen terhadap hasil belajar mahasiswa , 2) Untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar mahasiswa terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan . Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas, Nusa Cendana dengan jumlah sampel 156 orang responden dari mahasiswa Tahun 2016-2021. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan dari variabel: 1) Keterampilan Mengajar Dosen (X1), 2) Motivasi Belajar Mahasiswa (X2), dan 3) Hasil Belajar Mahasiswa (Y). Hasil penelitian menunjukkan pengujian regresi berganda dengan analisis uji F dan uji T sebagai berikut 1). Uji Regresi menunjukkan bahwa hasil hipotesis pertama diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,007 < 0,05 dan t-hitung 2,738 > t-tabel 1,975, sehingga H1 di terima, yang berarti terdapat pengaruh X1 terhadap Y. 2). Dari hasil analisis regresi diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0,142 > 0,05 dan t-hitung 1,476 < t-tabel 1,975, sehingga H2 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh X2 terhadap Y. 3). Diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y adalah 0,007 < 0,05 dan nilai f-hitung 5,111 > f-tabel 3,05, sehingga H3 diterima yang berarti terdapat pengaruh X1 (Keterampilan Mengajar) dan X2 (Motivasi Belajar) terhadap Y (Hasil Belajar).
STUDI KENYAMANAN PEJALAN KAKI TERHADAP PEMANFAATAN TROTOAR (STUDI KASUS PADA JALAN EL TARI SEBA, KABUPATEN SABU RAIJUA): PEDESTRIAN COMFORT STUDY ON THE UTILIZATION OF SIDEWAYS (CASE STUDY ON EL TARI SEBA STREET, SABU RAIJUA DISTRICT) Lipril Boni Geti; Paul G. Tamelan; Ketut M. Kuswara
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi para pejalan kaki tentang kenyamanan terhadap pemanfaatan jalur trotoar di Kabupaten Sabu Raijua, khususnya di jalan El Tari Seba, (2) kondisi fisik trotoar yang ada di jalan El Tari Seba. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif dengan pendekatan metode studi kasus. Populasi dari penelitian adalah orang-orang yang melintas trotoar. Teknik pengumpulan data mengunakan metode Observasi, Angket (Kuesioner) dan metode Dokumentasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kenyamanan pejalan kaki terhadap pemanfaatan trotoar sebagai activity area sebesar 53% termasuk dalam kategori tidak nyaman dan kondisi fisik trotoar ditinjau dari pengukuran pada lebar trotoar dan pendataan LHR di Jln. El Tari seba, tergolong dalam trotoar yang tidak memenuhi syarat. Dalam peraturan perencanaan jalan, standar minimum lebar trotoar adalah 1,5 meter, Sedangkan lebar trotoar yang ada pada jalan El Tari seba 1,2 meter. Hal yang mempengaruhi sehingga trotoar di buat 1,2 m ialah berdasarkan informasi dari pihak PU kabupaten Sabu Raijua disamping kiri dan kanan lahan sudah di penuhi dengan pertokoan dan perumahan penduduk dan tidak ada pelebaran trotoar lagi sedangkan pertumbuhan lalu lintas cukup tinggi, tujuannya untuk memperlebar jalan sehingga LHR lebih lancar. Berdasarkan pendataan LHR diperoleh 1518/12 jam, sehingga sesuai aturan dan ketentuan trotoar di jalan EL Tari Seba harus sediakan trotoar dimana volume kendaraan lebih dari 1000/12 jam.
KAJIAN PARAMETER IKLIM DI WILAYAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR BERKELANJUTAN: CLIMATE PARAMETER STUDY IN SOUTH CENTRAL TIMOR DISTRICT TO SUPPORT SUSTAINABLE WATER RESOURCES DEVELOPMENT Rosalinda Natun; Jakobis J. Messakh; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter iklim pada wilayah Kabupaten TTS, dan untuk mengetahui trend perubahan iklim di wilayah tersebut. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa wilayah penelitian mengalami pergeseran musim selama 5 tahun terakhir. Tahun 2018 yang memiliki durasi bulan basah 1 bulan dengan bulan kering 5 bulan berturut-turut. Kemudian durasi musim kemarau bertambah panjang menjadi 10 bulan di tahun 2019. Tahun 2020 durasi bulan kering berkurang menjadi 2 bulan dan durasi bulan basah selama 7 bulan. Pada tahun 2021 durasi bulan basah dan bulan kering relatif sama yakni 5 bulan basah dan 6 bulan kering. Jika dilihat dari sisi iklim, rata-rata suhu udara di Kabupaten Timor Tengah Selatan tahun 2020 berkisar antara 26,4 ̊ C sampai dengan 30,10 ̊ C dengan kelembaban udara rata-rata tahunan 87,08%. Curah hujan tertinggi di kabupaten TTS pada tahun 2020 di bulan desember sebesar 451,0 mm dan yang terendah di bulan agustus – September 0 mm dengan total hari hujan sebanyak 80 hari. Sedangkan Kondisi parameter iklim pada wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan data rata-rata curah hujan 169mm, lama penyinaran 6jam/hari, kecepatan angin 5,1Km/Jam, kelembaban udara 77,7%, data suhu 240C dan trend iklim di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan mengalami perubahan pada 5 tahun terakhir dilihat dari diagram trend curah hujan mengalami kenaikan, trend suhu udara mengalami penurunan, trend kecepatan angin mengalami kenaikan, trend suhu udara mengalami penurunan, trend kecepatan angin mengalami kenaikan, trend kelembaban mengalami kenaikan, trend lama penyinaran mengalami kenaikan.
KAJIAN KONDISI SANITASI PASAR INPRES SOE KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN: STUDY OF SANITATION CONDITIONS IN THE SOE INPRES MARKET, TIMOR TENGAH SELATAN DISTRICT Yanri A. Ati; Asrial; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kondisi sanitasi (saluran drainase, MCK dan sampah) di pasar inpres Soe (2) cara penanganan sanitasi yang tepat berdasarkan kondisi sanitasi yang ada di pasar inpres Soe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang. Teknik pengumpulan data mengunakan metode observasi, angket (kuesioner) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kondisi drainase dengan rata-rata skor empirik 30 menunjukkan bahwa drainase berada pada interval skor teoretik antara 27-38 dengan skor 50 atau 100%. Hasil tersebut bermakna bahwa rata-rata responden berada pada kelompok dengan kategori Tidak Baik (TB). Kondisi MCK dengan rata-rata skor empirik 46 menunjukkan bahwa kondisi MCK berada pada interval skor teoretik antara 39-50 dengan skor 48 atau 96%. Hasil tersebut bermakna bahwa rata-rata responden berada pada kelompok dengan kategori Baik (B). Kondisi sampah dengan rata-rata skor empirik 46 menunjukkan bahwa kondisi Sampah berada pada interval skor teoretik antara 39-50 dengan skor 48 atau 96%. Hasil tersebut bermakna bahwa rata-rata responden berada pada kelompok dengan kategori Baik (B). Metode pengolahan sanitasi (Drainase) yakni memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar menyadari pentingnya membuang sampah pada tempatnya, Saluran drainase dan sungai bukanlah tempat untuk membuang sampah. Pemberian sanksi yang tegas terhadap mereka yang membuang sampah sembarangan, termasuk di sungai dan drainase, membangun bak kontrol dan saringan supaya sampah di drainase bisa dibuang dengan cepat.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN DAN KERETAKAN JALAN, PADA RUAS JALAN (IKAN FOTI) DI TINJAU DARI SEGI BEBAN KENDARAAN DI KEC. NEKAMESE DAN KEC. AMARASI BARAT KAB. KUPANG: ANALYSIS OF FACTORS CAUSING ROAD DAMAGE AND RIFTING, ON THE ROAD (IKAN FOTI) REVIEWED FROM THE PERSPECTIVE OF VEHICLE LOAD IN NEKAMESE DISTRICT AND AMARASI BARAT DISTRICT, KUPANG REGENCY Erwin Batmaro; Paul G. Tamelan; Ketut M. Kuswara
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan hubungan perekonomian, baik antara satu kota dengan kota lainnya, antara kota dengan desa, antara satu desa dengan desa lainnya. Kondisi jalan juga sangat mempengaruhi kelancaran lalulintas dan juga berpengaruh pada keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan jalan dan nilai kondisi perkerasan jalan di ruas jalan raya H.R Koroh (ikan foti) sehingga dapat ditentukan cara perbaikannya. Oleh karena itu dalam pebaikan ini perlu di adakan penelitian yang lebih mendalam terhadap kerusakan jalan (ikan foti) Berdasarkan pemaparan tersebut, Jenis penelitian ini mengunakan metode survey visual PCI (Pavement Condition Index). Berdasarkan hasil analisis perhitungan diatas didapat tingkat kondisi perkerasan untuk unit sampel 1, 3, 7 dan 9 dengan nilai PCI 70, 70, 65, dan 68 adalah (Good), unit sampel 15, 21 dengan Nilai PCI 36, 32 adalah (poor), sampel satuan, 13, 19 dengan Nilai PCI 15, 20 adalah (Sangat Buruk), unit sampel, 5 dengan Nilai PCI 78 adalah (Sangat Baik), dan untuk unit sampel 11 dengan Nilai PCI 0 adalah (Gagal). Untuk Rata-rata nilai Pavement Condition Index (PCI) untuk seluruh unit sampel adalah 45,09 dengan Rating (FAIR) Rata- Rata. Dari analisis dengan menggunakan metode PCI dan juga dilihat dari hasil persepsi para pengguna jalan tentang kondisi kerusakan jalan yang terjadi untuk berdasarkan kuesioner dari aspek keamanan, kenyamanan, dan aspek biaya menunjukkan bahwa jalan tersebut mengalami kerusakan yang cukup serius sehingga perlu dilakukan program peningkatan terhadap jalan tersebut sanggat perlu agar mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat kerusakan jalan yang telah terjadi. metode dan cara perbaikan jalan raya dengan mengunakan sebagai berikut adalah metode perbaikan menurut para ahli sebagai berikut yaitu: retak kulit buaya, amblas, retak memanjang, dan lubang.
KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI RT 18, KELURAHAN OESAPA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG: COMMUNITY AWARENESS OF HOUSEHOLD WASTE MANAGEMENT IN RT 18, OESAPA URBAN VILLAGE, KELAPA LIMA SUB-DISTRICT, KUPANG CITY Walde Tefa; Paul G. Tamelan; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepedulian masyarakat merupakan sikap atau tindakan sekelompok manusia yang menetapi suatu wilayah yang saling berinteraksi dan bekerja sama serta berbudaya terhadap peraturan-peraturan yang ada. Adapun salah satu diatur dalam ajarannya yaitu anjuran menjaga kebersihan lingkungan. Ini mengingat bahwa lingkungan merupakan aspek luar yang sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Permasalahannya yaitu kurangnya kesadaran masyarakat RT 18 terhadap kondisi lingkungan dapat dilihat dari cara hidup masyarakat yang sebagian besar belum mencerminkan budaya hidup bersih dan sehat. Sehingga sampah dan kotoran terlihat bertebaran di mana-mana. Adapun permasalahan yang ingin dilihat yaitu bagaimana Kepedulian Masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di RT 18 Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Penelitian ini dilaksanakan diKelurahan Oesapa RT 18 dengan teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, kuisioner dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Kepedulian Masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan oesapa RT 18 Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang kurang maksimal. Karena masyarakat tidak membuang sampah pada tempatnya. Sehingga sampah dan kotoran bertebaran di mana-mana. Adapun faktor yang mempengaruhinya yaitu kurangnya kesadaran masyarakat di RT 18 masih sangat rendah pengetahuannya tentang kebersihan lingkungan.