Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KETERSEDIAN DEBIT AIR DI DAERAH IRIGASI BENDUNG LAHI KANINU KABUPATEN SUMBA BARAT: ANALYSIS OF THE AVAILABILITY OF WATER DISCHARGE IN THE IRRIGATION AREA OF LAHI KANINU WEIR, WEST SUMBA DISTRICT Orinto Datu Birru; Paul G. Tamelan; Jakobis J. Messakh
BATAKARANG Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sumba Barat memiliki potensi lahan yang luas dan subur serta tim yang kuat. Sektor pertanian di Kabupaten Sumba Barat akan lebih maju dengan dukungan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang digulirkan Kementerian Pertanian. Wanukaka merupakan Kecamatan yang berada di Kabupaten Sumba Barat, Profinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Kecamatan ini berjarak sekitar 13 Km ke arah tenggara dari Kota Waikabubak, ibu kota Kabupaten Sumba Barat. Ibu kota kecamatan ini berada di Desa Prai Bakul. Pemanfaatan Bendung Lahikaninu untuk sektor pertanian cenderung terjadinya ketidakseimbangan ketersedian kebutuhan air dikarenakan musim kemarau panjang yang mengakibatkan penurunan debit air. Kondisi jaringan irigasi yang kurang pemeliharaan juga menyebabkan terjadinya gagal panen. Faktor topografis mengakibatkan beberapa tempat sulit dijangkau dan bahkan tidak dapat dilalui saluran irigasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi debit air yang ada pada sumber air bendung lahi kaninu, dan untuk mengetahui sejauh mana debit air yang ada mampu untuk mengairi area persawahan wanukaka. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitaf. Hasil penelitian ini di peroleh debit air yang ada di bendung lahi kaninu sebesar 960 liter/detik. Kebutuhan air irigasi Maximum 1,38 L/dt/ha dan debit minimum 0,29 L/dt/ha. Luas total daerah irigasi di wanukak adalah 1.174 Ha hanya mampu mengairi 695 Ha lahan dengan potensi air tersedia.
PENGARUH KETERAMPILAN MENGAJAR DOSEN DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN FKIP UNDANA: THE INFLUENCE OF LECTURERS' TEACHING SKILLS AND STUDENTS LEARNING MOTIVATION ON STUDENTS LEARNING OUTCOMES IN STUDY PROGRAM OF BUILDING ENGINEERING EDUCATION, UNIVERSITAS NUSA CENDANA Aprivaldo Umbu Sasa; Paul G. Tamelan; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh antara keterampilan mengajar dosen terhadap hasil belajar mahasiswa , 2) Untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar mahasiswa terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan . Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas, Nusa Cendana dengan jumlah sampel 156 orang responden dari mahasiswa Tahun 2016-2021. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan dari variabel: 1) Keterampilan Mengajar Dosen (X1), 2) Motivasi Belajar Mahasiswa (X2), dan 3) Hasil Belajar Mahasiswa (Y). Hasil penelitian menunjukkan pengujian regresi berganda dengan analisis uji F dan uji T sebagai berikut 1). Uji Regresi menunjukkan bahwa hasil hipotesis pertama diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,007 < 0,05 dan t-hitung 2,738 > t-tabel 1,975, sehingga H1 di terima, yang berarti terdapat pengaruh X1 terhadap Y. 2). Dari hasil analisis regresi diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0,142 > 0,05 dan t-hitung 1,476 < t-tabel 1,975, sehingga H2 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh X2 terhadap Y. 3). Diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y adalah 0,007 < 0,05 dan nilai f-hitung 5,111 > f-tabel 3,05, sehingga H3 diterima yang berarti terdapat pengaruh X1 (Keterampilan Mengajar) dan X2 (Motivasi Belajar) terhadap Y (Hasil Belajar).
STUDI KENYAMANAN PEJALAN KAKI TERHADAP PEMANFAATAN TROTOAR (STUDI KASUS PADA JALAN EL TARI SEBA, KABUPATEN SABU RAIJUA): PEDESTRIAN COMFORT STUDY ON THE UTILIZATION OF SIDEWAYS (CASE STUDY ON EL TARI SEBA STREET, SABU RAIJUA DISTRICT) Lipril Boni Geti; Paul G. Tamelan; Ketut M. Kuswara
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi para pejalan kaki tentang kenyamanan terhadap pemanfaatan jalur trotoar di Kabupaten Sabu Raijua, khususnya di jalan El Tari Seba, (2) kondisi fisik trotoar yang ada di jalan El Tari Seba. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif dengan pendekatan metode studi kasus. Populasi dari penelitian adalah orang-orang yang melintas trotoar. Teknik pengumpulan data mengunakan metode Observasi, Angket (Kuesioner) dan metode Dokumentasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kenyamanan pejalan kaki terhadap pemanfaatan trotoar sebagai activity area sebesar 53% termasuk dalam kategori tidak nyaman dan kondisi fisik trotoar ditinjau dari pengukuran pada lebar trotoar dan pendataan LHR di Jln. El Tari seba, tergolong dalam trotoar yang tidak memenuhi syarat. Dalam peraturan perencanaan jalan, standar minimum lebar trotoar adalah 1,5 meter, Sedangkan lebar trotoar yang ada pada jalan El Tari seba 1,2 meter. Hal yang mempengaruhi sehingga trotoar di buat 1,2 m ialah berdasarkan informasi dari pihak PU kabupaten Sabu Raijua disamping kiri dan kanan lahan sudah di penuhi dengan pertokoan dan perumahan penduduk dan tidak ada pelebaran trotoar lagi sedangkan pertumbuhan lalu lintas cukup tinggi, tujuannya untuk memperlebar jalan sehingga LHR lebih lancar. Berdasarkan pendataan LHR diperoleh 1518/12 jam, sehingga sesuai aturan dan ketentuan trotoar di jalan EL Tari Seba harus sediakan trotoar dimana volume kendaraan lebih dari 1000/12 jam.
KAJIAN PARAMETER IKLIM DI WILAYAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN SUMBER DAYA AIR BERKELANJUTAN: CLIMATE PARAMETER STUDY IN SOUTH CENTRAL TIMOR DISTRICT TO SUPPORT SUSTAINABLE WATER RESOURCES DEVELOPMENT Rosalinda Natun; Jakobis J. Messakh; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis parameter iklim pada wilayah Kabupaten TTS, dan untuk mengetahui trend perubahan iklim di wilayah tersebut. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa wilayah penelitian mengalami pergeseran musim selama 5 tahun terakhir. Tahun 2018 yang memiliki durasi bulan basah 1 bulan dengan bulan kering 5 bulan berturut-turut. Kemudian durasi musim kemarau bertambah panjang menjadi 10 bulan di tahun 2019. Tahun 2020 durasi bulan kering berkurang menjadi 2 bulan dan durasi bulan basah selama 7 bulan. Pada tahun 2021 durasi bulan basah dan bulan kering relatif sama yakni 5 bulan basah dan 6 bulan kering. Jika dilihat dari sisi iklim, rata-rata suhu udara di Kabupaten Timor Tengah Selatan tahun 2020 berkisar antara 26,4 ̊ C sampai dengan 30,10 ̊ C dengan kelembaban udara rata-rata tahunan 87,08%. Curah hujan tertinggi di kabupaten TTS pada tahun 2020 di bulan desember sebesar 451,0 mm dan yang terendah di bulan agustus – September 0 mm dengan total hari hujan sebanyak 80 hari. Sedangkan Kondisi parameter iklim pada wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan data rata-rata curah hujan 169mm, lama penyinaran 6jam/hari, kecepatan angin 5,1Km/Jam, kelembaban udara 77,7%, data suhu 240C dan trend iklim di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan mengalami perubahan pada 5 tahun terakhir dilihat dari diagram trend curah hujan mengalami kenaikan, trend suhu udara mengalami penurunan, trend kecepatan angin mengalami kenaikan, trend suhu udara mengalami penurunan, trend kecepatan angin mengalami kenaikan, trend kelembaban mengalami kenaikan, trend lama penyinaran mengalami kenaikan.
KAJIAN KONDISI SANITASI PASAR INPRES SOE KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN: STUDY OF SANITATION CONDITIONS IN THE SOE INPRES MARKET, TIMOR TENGAH SELATAN DISTRICT Yanri A. Ati; Asrial; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kondisi sanitasi (saluran drainase, MCK dan sampah) di pasar inpres Soe (2) cara penanganan sanitasi yang tepat berdasarkan kondisi sanitasi yang ada di pasar inpres Soe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang. Teknik pengumpulan data mengunakan metode observasi, angket (kuesioner) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kondisi drainase dengan rata-rata skor empirik 30 menunjukkan bahwa drainase berada pada interval skor teoretik antara 27-38 dengan skor 50 atau 100%. Hasil tersebut bermakna bahwa rata-rata responden berada pada kelompok dengan kategori Tidak Baik (TB). Kondisi MCK dengan rata-rata skor empirik 46 menunjukkan bahwa kondisi MCK berada pada interval skor teoretik antara 39-50 dengan skor 48 atau 96%. Hasil tersebut bermakna bahwa rata-rata responden berada pada kelompok dengan kategori Baik (B). Kondisi sampah dengan rata-rata skor empirik 46 menunjukkan bahwa kondisi Sampah berada pada interval skor teoretik antara 39-50 dengan skor 48 atau 96%. Hasil tersebut bermakna bahwa rata-rata responden berada pada kelompok dengan kategori Baik (B). Metode pengolahan sanitasi (Drainase) yakni memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar menyadari pentingnya membuang sampah pada tempatnya, Saluran drainase dan sungai bukanlah tempat untuk membuang sampah. Pemberian sanksi yang tegas terhadap mereka yang membuang sampah sembarangan, termasuk di sungai dan drainase, membangun bak kontrol dan saringan supaya sampah di drainase bisa dibuang dengan cepat.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KERUSAKAN DAN KERETAKAN JALAN, PADA RUAS JALAN (IKAN FOTI) DI TINJAU DARI SEGI BEBAN KENDARAAN DI KEC. NEKAMESE DAN KEC. AMARASI BARAT KAB. KUPANG: ANALYSIS OF FACTORS CAUSING ROAD DAMAGE AND RIFTING, ON THE ROAD (IKAN FOTI) REVIEWED FROM THE PERSPECTIVE OF VEHICLE LOAD IN NEKAMESE DISTRICT AND AMARASI BARAT DISTRICT, KUPANG REGENCY Erwin Batmaro; Paul G. Tamelan; Ketut M. Kuswara
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan hubungan perekonomian, baik antara satu kota dengan kota lainnya, antara kota dengan desa, antara satu desa dengan desa lainnya. Kondisi jalan juga sangat mempengaruhi kelancaran lalulintas dan juga berpengaruh pada keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan jalan dan nilai kondisi perkerasan jalan di ruas jalan raya H.R Koroh (ikan foti) sehingga dapat ditentukan cara perbaikannya. Oleh karena itu dalam pebaikan ini perlu di adakan penelitian yang lebih mendalam terhadap kerusakan jalan (ikan foti) Berdasarkan pemaparan tersebut, Jenis penelitian ini mengunakan metode survey visual PCI (Pavement Condition Index). Berdasarkan hasil analisis perhitungan diatas didapat tingkat kondisi perkerasan untuk unit sampel 1, 3, 7 dan 9 dengan nilai PCI 70, 70, 65, dan 68 adalah (Good), unit sampel 15, 21 dengan Nilai PCI 36, 32 adalah (poor), sampel satuan, 13, 19 dengan Nilai PCI 15, 20 adalah (Sangat Buruk), unit sampel, 5 dengan Nilai PCI 78 adalah (Sangat Baik), dan untuk unit sampel 11 dengan Nilai PCI 0 adalah (Gagal). Untuk Rata-rata nilai Pavement Condition Index (PCI) untuk seluruh unit sampel adalah 45,09 dengan Rating (FAIR) Rata- Rata. Dari analisis dengan menggunakan metode PCI dan juga dilihat dari hasil persepsi para pengguna jalan tentang kondisi kerusakan jalan yang terjadi untuk berdasarkan kuesioner dari aspek keamanan, kenyamanan, dan aspek biaya menunjukkan bahwa jalan tersebut mengalami kerusakan yang cukup serius sehingga perlu dilakukan program peningkatan terhadap jalan tersebut sanggat perlu agar mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat kerusakan jalan yang telah terjadi. metode dan cara perbaikan jalan raya dengan mengunakan sebagai berikut adalah metode perbaikan menurut para ahli sebagai berikut yaitu: retak kulit buaya, amblas, retak memanjang, dan lubang.
KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI RT 18, KELURAHAN OESAPA KECAMATAN KELAPA LIMA KOTA KUPANG: COMMUNITY AWARENESS OF HOUSEHOLD WASTE MANAGEMENT IN RT 18, OESAPA URBAN VILLAGE, KELAPA LIMA SUB-DISTRICT, KUPANG CITY Walde Tefa; Paul G. Tamelan; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepedulian masyarakat merupakan sikap atau tindakan sekelompok manusia yang menetapi suatu wilayah yang saling berinteraksi dan bekerja sama serta berbudaya terhadap peraturan-peraturan yang ada. Adapun salah satu diatur dalam ajarannya yaitu anjuran menjaga kebersihan lingkungan. Ini mengingat bahwa lingkungan merupakan aspek luar yang sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Permasalahannya yaitu kurangnya kesadaran masyarakat RT 18 terhadap kondisi lingkungan dapat dilihat dari cara hidup masyarakat yang sebagian besar belum mencerminkan budaya hidup bersih dan sehat. Sehingga sampah dan kotoran terlihat bertebaran di mana-mana. Adapun permasalahan yang ingin dilihat yaitu bagaimana Kepedulian Masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di RT 18 Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Penelitian ini dilaksanakan diKelurahan Oesapa RT 18 dengan teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, kuisioner dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Kepedulian Masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan oesapa RT 18 Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang kurang maksimal. Karena masyarakat tidak membuang sampah pada tempatnya. Sehingga sampah dan kotoran bertebaran di mana-mana. Adapun faktor yang mempengaruhinya yaitu kurangnya kesadaran masyarakat di RT 18 masih sangat rendah pengetahuannya tentang kebersihan lingkungan.
KAJIAN MODEL RANCANGAN VILLA DENGAN ARSITEKTUR TRADISIONAL DI TEMPAT WISATA PANTAI WINI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA: STUDY OF VILLA DESIGN MODEL WITH TRADITIONAL ARCHITECTURE IN WINI BEACH TOURIST SITE, NORTH CENTRAL TIMOR REGENCY Rogasianus M. Kasse; Paul G. Tamelan; Milson M. Selan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat wisata pantai Wini merupakan salah satu obyek wisata yang ada di kabupaten Timor Tengah Utara. Secara geografis tempat wisata pantai Wini terletak pada koordinat 9°10’ - 9°15’ lintang selatan dan 124°25’ - 124°30’ bujur timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kurang atau tidak tersedianya villa/penginapan di pantai Wini, mengetahui solusi yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada, serta mengetahui desain atau rancangan villa/penginapan yang dimaksudkan. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif, yakni data yang terkumpul ditabulasi dan selanjutnya dianalisis dengan perhitungan rata – rata. Hasil penelitian tentang faktor penyebab kurang atau tidak tersedianya villa/penginapan dilokasi pantai Wini adalah kurang atau tidak adanya modal/dana untuk membangun fasilitas penunjang yang dimaksudkan, kurang atau tidak ada ijin usaha atau ijin membangun dari pemerintah atau dinas terkait, kurangnya perhatian, kesadaran maupun partisipasi dari pemerintah dan masyarakat terhadap potensi pariwisata yang ada sehingga masih terdapat kekurangan dalam hal fasilitas penunjang. Solusi yang baik untuk mengatasi masalah yang ada adalah dengan membangun villa/penginapan disekitar pantai Wini sehingga dapat digunakan oleh wisatawan dan solusi dari penulis yaitu mendesain villa dengan arsitektur tradisional ditempat wisata pantai Wini.
KAJIAN POTENSI SUMBER AIR UNTUK OPTIMALISASI LAHAN PERTANIAN DI KELURAHAN OEPURA KOTA KUPANG: STUDY OF WATER SOURCES POTENTIAL FOR AGRICULTURAL LAND OPTIMIZATION IN OEPURA, KUPANG CITY Yakobus A. S. Abi; Jakobis J. Messakh; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Oepura merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kota Kupang. Pada wilayah tersebut terdapat kawasan yang dipakai untuk persawahan. Sumber air utama yang digunakan untuk mengairi areal sawah berasal dari mata air dan juga sumur bor sebagai sumber air tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar debit air yang tersedia, dan kondisi saluran irigasi baik pada saluran primer, sekunder dan tersier yang tidak optimal dalam pendistribusian air, serta untuk mengetahui tingkat kecukupan air pada petani dalam pengelolaan jaringan irigasi. Pengumpulan data observasi dengan pengukuran data dilapangan. Hasil penelitian ini memperoleh data potensi debit air pada saluran yang cukup besar yaitu 371 liter/detik pada puncak musim penghujan. Mengenai kondisi saluran terdapat beberapa kerusakan pada badan saluran akibat pengambilan air secara liar dengan masyarakat membobol dinding saluran, dan hambatan laju air yang berkurang karena pemeliharaan terhadap saluran yang kurang dperhatikan. Untuk perhitungan kebutuhan air untuk area irigasi di Oepura yakni di peroleh data kebutuhan maksimum untuk tanaman padi sebesar 2,02 liter/dt/Ha, sehingga dari potensi air yang ada mampu mengairi sawah seluas 182 Ha.
EVALUASI KELAYAKAN TERMINAL ANGKUTAN UMUM DI KOTA WAIKABUBAK KABUPATEN SUMBA BARAT: EVALUATION OF FEASIBILITY OF PUBLIC TRANSPORT TERMINAL IN WAIKABUBAK CITY, WEST SUMBA DISTRICT Petrus Malli Ngara; Paul G. Tamelan; Milson M. Selan
BATAKARANG Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal adalah salah satu komponen dari sistem transportasi yang mempunyai fungsi utama sebagai tempat pemberhentian sementara kendaraan umum untuk menaikkan dan menurunkan penumpang barang hingga sampai ketujuan akhir suatu perjalanan. Selain itu terminal juga sebagai tempat pengendalian, pengawasan, pengaturan dan pengoperasian sistem arus angkutan penumpang dan barang. Adapun beberapa permasalahan yang ada pada terminal Kota Waikabubak ialah lingkungan terminal yang kumuh, dan tidak di manfaatkan oleh pengendara. Penelitian ini bertujuan untuk (1). mengetahui sarana dan prasarana bagi angkutan umum yang kurang dimanfaatkan dengan baik (2). upaya pencegahan sampah yang berserakan di halaman terminal. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriftif yang di dalamnya mencakup penelitian survei, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi sistem Terminal di Kota Waikabubak Kabupaten Sumba Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk standar kelayakan terminal Kota Waikabubak belum memadai. Kondisi sampah yang berserakan disebabkan oleh para pedagang di area terminal yang menyebabkan pedanggang maupun pembeli membuang sampah sembarangan dan menambah penumpukan pada sampah yang ada.