Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : e-CliniC

Perbedaan Tingkat Kecemasan Berdasarkan Jenis Kelamin pada Tindakan Penumpatan Gigi Paputungan, Fazriah F.; Gunawan, Paulina N.; Pangemanan, Damajanty H. C.; Khoman, Johanna A.
e-CliniC Vol 7, No 2 (2019): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v7i2.23879

Abstract

Abstract: Oral and dental treatment is considered to be scary that can causes anxiety. Gender is one of the factors that influence the anxiety due to restorative treatment especially in dental caries. This study was aimed to determine the difference in anxiety level based on gender in restorative treatment at RSGM Unsrat. This was an analytical study using a cross sectional design. Samples were obtained by using purposive sampling method. Levels of anxiety in males and females were measured by using questionnaire that had been tested for validity. The results showed 32 patients aged 18-65 years who received dental restorative treatment in year 2019 at RSGM Unsrat. Males were as many as females. The levels of anxiety due to the restorative treatment were as follows: not anxious (31.2%), mild (40.7%), moderate (28.1%), severe (0.0%), and very severe (0.0%). The unpaired t-test showed a p-value 0.000. In conclusion, there were differences in male and female anxiety levels due to restorative treatment at RSGM Unsrat; females were more anxious than males.Keywords: anxiety level, gender, restorative treatmentAbstrak: Pengobatan penyakit gigi dan mulut masih kurang diminati masyarakat karena dianggap menakutkan sehingga dapat menimbulkan kecemasan. Jenis kelamin merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kecemasan pada penumpatan gigi yang digunakan terutama pada karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan berdasarkan jenis kelamin pada tindakan penumpatan gigi di RSGM Unsrat. Jenis penelitian ialah analitik dengan desain potong lintang dan menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan pada laki-laki dan perempuan diukur berdasarkan kuesioner pengukuran tingkat kecemasan yang telah teruji validitasnya. Pasien yang menerima tindakan penumpatan gigi di RSGM Unsrat berusia 18-65 tahun pada tahun 2019 berjumlah 32 orang dengan jumlah yang sama besar untuk kedua jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang mengalami kecemasan pada tindakan penumpatan gigi kategori tidak cemas (31,2%), ringan (40,7%), sedang (28,1%), berat (0,0%), dan sangat berat (0,0%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji statistik uji t tidak berpasangan menunjukkan nilai p=0,000. Simpulan penelitian ini ialah terdapat perbedaan tingkat kecemasan antara laki-laki dan perempuan pada tindakan penumpatan gigi di RSGM Unsrat. Kecemasan lebih banyak didapatkan pada perempuan.Kata kunci: tingkat kecemasan, jenis kelamin, penumpatan gigi
Tingkat Pengetahuan Bahaya Merokok bagi Kesehatan Gigi Mulut pada Siswa SMK Negeri 8 Manado Rompis, Karen; Wowor, Vonny N. S.; Pangemanan, Damajanty H. C.
e-CliniC Vol 7, No 2 (2019): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.7.2.2019.24023

Abstract

Abstract: Smoking habit can be found in various age groups, ranging from children to adults. To date, many children and adolescents have become active smokers. Smoking is one of the triggers of oral cavity disorders and it influences aesthetics inter alia discolored teeth, mucosal thickening, gingivitis, and even oral cancer. This study was aimed to determine the level of knowledge about the impact of smoking on oral and dental health among students of SMK Negeri 8 Manado (senior high school). This was a descriptive study with a cross-sectional design, involving 40 respondents obtained by using total sampling method. Data were obtained by using questionnaire covering the characteristics of respondents and their levels of knowledge about the impact of smoking on oral and dental health. The results showed that the level of student knowledge about the impact of smoking on oral and dental health was 543. In conclusion, the level of knowledge of students at SMK Negeri 8 Manado about the impact of smoking on oral health was classified as good.Keywords: knowledge of students, impact of smoking, oral and dental health Abstrak: Kebiasaan merokok dapat ditemukan pada berbagai golongan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa bahkan saat ini banyak anak-anak serta remaja sudah menjadi perokok aktif. Kebiasaan merokok merupakan salah satu pencetus timbulnya gangguan penyakit rongga mulut serta memengaruhi estetika, antara lain dapat mengakibatkan perubahan warna gigi, penebalan mukosa, gingivitis, bahkan kanker mulut. Penelitian ini bertujuan untuk megetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang bahaya merokok bagi kesehatan gigi mulut pada siswa SMK Negeri 8 Manado. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan desain potong lintang. Terdapat 40 responden penelitian, diambil menggunakan total sampling. Pengum-pulan data diperoleh melalui kuesioner yang meliputi karakteristik responden dan tingkat pengetahuan mengenai bahaya merokok bagi kesehatan gigi mulut. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan siswa tentang bahaya merokok bagi kesehatan gigi mulut memperoleh skor 543. Simpulan penelitian ini ialah tingkat pengetahuan siswa SMK Negeri 8 Manado tentang bahaya merokok bagi kesehatan gigi mulut tergolong baik.Kata kunci: pengetahuan siswa, bahaya merokok, kesehatan gigi mulut
Hubungan antara Motivasi Belajar dengan Self Directed Learning Readiness pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Ngongoloy, Johanes J. F.; Berhimpon, Siemona; Pangemanan, Damajanty
e-CliniC Vol. 12 No. 3 (2024): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v12i3.54911

Abstract

Abstract: Learning methods of Student Centered Learning indirectly demand students to study independently. Self-directed learning readiness (SDLR) or the readiness of students to the independence learning is something that medical students must have. Self-directed learning readiness is influenced by several factors, one of them is motivation to learn. This study aimed to determine the relationship between learning motivation and SDLR of first year students at the Faculty of Medicine, Universitas Sam Ratulangi. This was an observational and analytical study using a cross-sectional design. There were two types of questionnaires which were the motivated strategies for learning questionnaire (MSLQ) to assess learning motivation and the self-directed learning readiness scale (SDLRS) to assess readiness for independent learning. The Spearman test showed that there was a significant relationship between learning motivation and SDLR (p-value=0.000), with a strong and positive correlation (r=0.557) among the first-year students of Faculty of Medicine Universitas Sam Ratulangi. In conclusion, there is a significant relationship between learning motivation and self-directed learning readiness (SDLR) with a strong and positive correlation. Keywords: medical students; learning motivation; learning methods   Abstrak: Metode pembelajaran Student Centered Learning secara tidak langsung menuntut mahasiswa untuk belajar secara mandiri. Self-directed learning readiness (SDLR) atau kesiapan belajar mandiri merupakan hal yang harus dimiliki mahasiswa fakultas kedokteran. Tingkat SDLR dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya ialah motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan SDLR mahasiswa tahun pertama Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jenis penelitian ialah observasional analitik dengan desain potong lintang. Terdapat dua jenis kuisioner yang digunakan yaitu Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) untuk menilai motivasi belajar dan Self Directed Learning Readiness Scale (SDLRS) untuk menilai kesiapan belajar mandiri. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara motivasi belajar dan SDLR (p=0,000), kekuatan korelasi kuat (r=0,557), dan hubungannya berpola positif yang berarti semakin tinggi motivasi belajar maka akan semakin tinggi juga tingkat SDLR. Simpulan penelitian ini ialah terdapat hubungan bermakna antara motivasi belajar dan self-directed learning readiness (SDLR) dengan tingkat keeratan kuat dan memiliki arah positif. Kata kunci: mahasiswa kedokteran; motivasi belajar; metode pembelajaran
Co-Authors Aji M. Sanhia Amelia Ramadhani, Amelia Ampow, Falen V. Anastasia P. G. Goni Angelia Langkir Angelita A. Durado Angmalisang , Elvin C. Anna M. Maruanaya, Anna M. Apituley, Tracy L. D Arif P. Yanto Aruperes, Geraldo Y. Astrid M. Lesar, Astrid M. Aurelia Supit Aviva, Novia N. Bangun, Liasma K. Beatrix I. Pontoh Berhimpon, Siemona Lydia_Eunike Castendo, Cynthia C. Catra H. E. Lengkey, Catra H. E. Christal G. Oroh, Christal G. Christian Rompis, Christian Christoffel Elim Christy Mintjelungan Christy N. Mintjelungan Cicilia A. Fernatubun Danes, Vennetia Ryckerens Debby J. Suhanda Dewi P. Sari, Dewi P. Dinar A. Wicaksono Dondokambey, Serena D. V. Dwi Cahya Fitriyana Fara M. Lossu, Fara M. Felicia P. C. C. Pantow, Felicia P. C. C. Fernanda, Vena Franly Onibala Fransiska Lintong Frenly Muntu Untu Gabrielly F. J. Rorong, Gabrielly F. J. Galant Rompas Gary S. J. Nayoan, Gary S. J. Geri W. Setiawan, Geri W. Gita J. Tulangow, Gita J. Hedison Polii Hendro Bidjuni Herlina I. S. Wungouw Hutagalung, Bernart S.P. Iksan, Nurwahid P. Indriani Tubagus Ivander A. Supit, Ivander A. Ivonny M. Sapulete Jeffry Sony Junus Lengkong Jeremy Frans, Joel Johanna A. Khoman Joice M. Laoh Joice N. A. Engka Joice N.A. Engka Juliatri . Kainde, Abedneju R. Karamoy, Deborah Karjoyo, Julianti Dewi Katarina D. Manibuy, Katarina D. Keloay, Princess Kewo, Lidia A. Khoman, Johanna Koagouw, Marco S. Korah, Sanny C. Korompot, Febri Krista V. Siagian Krista Veronica Siagian Kustina Zuliari, Kustina Li Ping Pontoh Lontaan, Jehuda Lumunon, Novita P. Mangindaan, Rocky J. Mariane Wowor Marimbun, Betrix E. Marunduh, Sylvia Ritta Maureen M. Mawuntu, Maureen M. Mendur, Sheren Ch. M. Michael A. Leman Mirani A. Uga Monica M. Sengkey, Monica M. Moningka, Maya Esther Wullur Muchyar, Dwi S.R. Myrtle Irene Sarjono Nancy Engka Natalia Purnamasari Natalia, Adriani Ngongoloy, Johanes J. F. Ni Made Windrawati, Ni Made Ni Wayan Mariati Nonutu, Stevia E. P. S. Anindita Paputungan, Fazriah F. Parengkuan, Henaldy Paulina Gunawan Paulina N. Gunawan Pingkan E.O. Lengkong Pormes, Oktovianus Pritartha S. Anindita Puk, Jimmy Rumam Rahayu, Mayangsari P. Rando F. Mamitoho, Rando F. Randy V. S. Kindangen Rantung, Galatia Marline Victoria Rasni, Novia D. P. Rawung, Meilita M. Rebecca A. Ngantung, Rebecca A. Rinto Mangiwa Rompis, Karen Ronald Sondakh Rumampuk, Jimmy Franky Sanger, Seily E. Sapulete, Ivonny M Saputra, Yoddy G. Sarah Warouw Sekeon, Saskia E. Shianata, Chrisshania M. Siada, Gracela Marchtica Siantan Supit Siemona Berhimpon, Siemona Silalahi, Agnes M. Simak, Valen Siwi, Filliany A. P. Soba, Siane Stefana H. M. Kaligis Suci M. J. Amir Sukarno, Karina Janneta Sumual, Inriyani A. Sundah, Michael J. Supit, Aurelia S.R. Syahril Panigoro, Syahril Sylvia Marunduh Sylvia R. Marunduh Tawas, Stevany A.D. Tendean, Brigitta A. Tinneke A. Tololiu Tinneke Tololiu Tombokan, Kevin C. Triska Yolanda Worang Tulungnen, Regina S. Tulungnen S Vellisia Lindo Vita A. Lethulur Vonny N. S. Wowor Vonny N.S. Wowor, Vonny N.S. Warong, Kristo Waworuntu, Elshadai Teovilia Wibowo, Devina V. Wulan G. Parengkuan, Wulan G. Wulandari, Fitri K. Wuon, Kleysia D.