Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Pencatatan Akuntansi Berdasarkan SAK EMKM Dalam Pemberian Bantuan Modal Usaha Dengan Pendekatan Theory Investment Pada UMKM Di Kabupaten Sorong Septi Angrayni; Munzir Munzir; Pahmi Pahmi; Annisa' Khaerani
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 5 No. 1 (2025): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v5i1.3121

Abstract

Dalam Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui penerapan laporan keuangan yang disusun oleh pelaku UMKM. (2) Untuk mengetahui bagaimana pelaku UMKM di Kabupaten Sorong memahami dan menerapkan pencatatan akuntansi berbasis SAK EMK .(3) Untuk mengetahui berbagai kendala yang di alami UMKM dalam menyususn laporan keuangan sesuai dengan ketentuan SAK EMKM. Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap sejumblah pelaku UMKM di Kabupaten Sorong . Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penerapan pencatatan laporan keuangan berbasis SAK EMKM di kalangan UMKM Kabupaten Sorong masih sangat rendah. Belum adanya sistem pencatatan yang terstandarisasi menyebabkan pelaku usaha kesulitan dalam mengelola keuangan usaha secara optimal. dalam kerangka Theory of Investment, pelaku UMKM di Sorong masih berada pada tahap awal investasi yang sangat terbatas pada sumber internal (internal financing). Kendala UMKM dalam Menyusun Laporan Keuangan sesuai SAK EMKM Terdapat tiga kendala utama yang dihadapi UMKM dalam menyusun laporan keuangan sesuai standar, yaitu: (a) kurangnya pemahaman dan literasi akuntansi, (b) keterbatasan waktu karena fokus pada kegiatan operasional harian, dan (c) belum tersedianya pendampingan serta sarana pencatatan yang memadai. Faktor-faktor ini membuat pelaku UMKM kesulitan dalam menerapkan SAK EMKM secara efektif
The Effect of The Internal Control System on Employee Performance at PT. PELNI (Persero) Sorong City Branch Dirma Nasrianti; Munzir Munzir; Musriani Musriani
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 6 No. 1 (2026): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v6i1.4323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem pengendalian internal terhadap kinerja karyawan pada PT PELNI (Persero) Cabang Kota Sorong dengan berfokus pada lima komponen utama, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Topik ini relevan karena sistem pengendalian internal yang efektif berpotensi meningkatkan kinerja organisasi melalui peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai implementasi sistem pengendalian internal dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Secara khusus, penelitian bertujuan menjawab apakah lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT PELNI (Persero) Cabang Kota Sorong. Penelitian ini menawarkan perspektif baru dengan memfokuskan kajian pada PT PELNI (Persero) Cabang Kota Sorong sebagai perusahaan transportasi publik di Indonesia yang masih relatif jarang diteliti, khususnya terkait implementasi sistem pengendalian internal dan dampaknya terhadap kinerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data dari 39 orang karyawan melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji kualitas data (uji validitas dan reliabilitas), uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima komponen sistem pengendalian internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara khusus, lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan terbukti memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan di PT PELNI (Persero) Cabang Kota Sorong. Sistem pengendalian internal yang kuat memberikan dampak positif terhadap kinerja karyawan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi PT PELNI (Persero) untuk terus memperkuat mekanisme sistem pengendalian internal guna meningkatkan efektivitas operasional dan pencapaian kinerja organisasi.
Local Wisdom Based Marketing: Communication of Service, Product Quality and Price on Purchasing Decisions Rosdinaman Budi; Mervin Irian Sadipun Komber; Andi Irwan; Munzir Munzir; Suhailee Suhailee; Serahpine Komoiki
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v6i1.2203

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi, kualitas produk dan harga secara simultan terhadap keputusan pembelian di Pasar Mama-mama Papua. Serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi, kualitas produk dan harga secara parsial terhadap keputusan pembelian di Pasar Mama-mama Papua. Penelitian ini dilakukan pada Pasar Tradisional di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong (Pasar Remu, Pasar Pagi dan Pasar Sore serta pasar mariat Kabupaten Sorong) dengan pertimbangan bahwa data dan informasi yang dibutuhkan penulis mudah diperoleh serta sangat relevan dengan pokok permasalahan yang akan diteliti. Sedangkan waktu yang digunakan selama kurang lebih 4 bulan mulai dari bulan oktober 2024 sampai dengan Bulan Januari 2025. Metode dalam penelitian adalah metode kuantitatid deskriptif dengan menggunakan pengumpulan data berbentuk angket atau kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen yakni Komunikasi pelayanan (x1) Kualitas produk (x2) dan Harga (x3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian yang berada di Pasar tradisional Kota Sorong dan Kabupaten Sorong. Hal ini berarti pedagang mama-mama Papua senantiasa mengedepankan komunikasi pelayananan, kulitas produk dan harga dalam memasarkan jualan atau produk mereka di Pasar Tradisional. Hasil pengujian variabel independen yakni Komunikasi pelayanan (x1) dan Harga (x3) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian yang berada di Pasar tradisional Kota Sorong dan Kabupaten Sorong sedangkan variabel Kualitas produk (x2) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini berarti Kualitas produk yang dilakukan pedagang mama-mama Papua pada pasar tradisional tidak menjadi tolak ukur utama pada peningkatan keputusan pembelian.
The Influence of Digital Entrepreneurship and Digital Literacy on MSME Performance through Digital Technology Adoption in Indonesia Imam Muhtadin; Zainal Arifin; Fenty Astrina; Cikita Berlian Hakim; Munzir Munzir; Eko Sudarmanto
The Es Economics and Entrepreneurship Vol. 4 No. 03 (2026): The Es Economics And Entrepreneurship (ESEE)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esee.v4i03.978

Abstract

This study aims to examine the effect of digital entrepreneurship and digital literacy on the performance of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) through the adoption of digital technology in Indonesia. A quantitative research approach was employed using primary data collected from 155 MSME actors through a structured questionnaire measured on a Likert scale. The data were analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS 3) to evaluate both the measurement and structural models. The results indicate that digital entrepreneurship and digital literacy have positive and significant effects on MSME performance. Furthermore, both variables significantly influence the adoption of digital technology, which in turn has a strong positive impact on business performance. The findings also confirm that digital technology adoption plays a mediating role in strengthening the relationship between digital entrepreneurship and MSME performance, as well as between digital literacy and MSME performance. Among the variables, digital literacy shows a stronger influence on technology adoption, highlighting the importance of digital skills in driving digital transformation. This study contributes to the literature by providing an integrated model that explains how digital capabilities influence MSME performance through technology adoption in a developing country context. Practically, the findings suggest that enhancing digital literacy and promoting digital entrepreneurial orientation are essential strategies for improving MSME competitiveness and sustainability in the digital economy.