Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pandangan Guru Terhadap Penerapan Pembelajaran TGT Berbasis Digital Dalam Mata Pelajaran IPS Di Sekolah Dasar Dalilah, Wafa Khilda; Utami, Irma Inesia Sri
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i1.1575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan guru terhadap penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbasis digital dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap dua guru yang telah menerapkan model TGT digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TGT berbasis digital mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa melalui suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan kompetitif. Guru memanfaatkan berbagai platform seperti Kahoot, Quizizz, Wordwall, dan Canva untuk menyampaikan materi dan evaluasi pembelajaran. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan koneksi internet dan ketimpangan partisipasi, guru mampu mengatasinya dengan strategi yang adaptif dan pengelolaan kelompok yang efektif. Selain itu, pemberian penghargaan serta visualisasi materi yang menarik turut mendorong motivasi belajar dan pembentukan karakter positif siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran TGT berbasis digital berpotensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar jika diterapkan dengan strategi yang tepat dan kesiapan guru yang memadai.
DEVELOPMENT OF CONCEPT-BASED LEARNING METHODS THROUGH DIGITAL GAMES Utami, Irma Inesia Sri; Muhdiyati, Iyon; Akhmad, Syarif; Silpiani, Hopipah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20967

Abstract

This research is based on the problem of students' low understanding of concepts in social studies subjects. The challenges of the digital era underlie updates in the technical teaching of concepts that utilize technology. The need for product development innovation to bridge the problem of low understanding of concepts and the demands of the digital era encourages development research to produce products through concept-based learning methods through digital games. This research aims to create a product in the form of a concept-based learning method designed through digital games in social studies subjects suitable for use. The research method used is research and development with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation & Evaluation) model. Data collection techniques use observation, interviews, and questionnaires. This research involves expert judgment for learning method experts and learning design. The data analysis technique uses quantitative descriptive. The research results show that the concept-based learning method through digital games is declared feasibility. Based on validation, learning method experts obtained a percentage of 82.5%, while learning design experts obtained 80%. The results of the limited trial obtained a percentage of 92% stating that the product was worthy of being tested at the next level and the results obtained were 93% of respondents stating that the product was considered feasible. Based on this, it can be concluded that the concept-based learning method through digital games in this research is declared to meet the feasibility. The research results show the novelty of product development in a syntax designed to be oriented towards concept development in digital game design with schemes of team sharing. The researcher recommends that future researchers develop more diverse concept learning in digital games.
Kolase Tokoh Nasional Menggunakan Sampah Plastik Kemasan Sebagai Kegiatan Recycle Pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Mawardini, Annisa; Rasyida Syafawani, Ummi; Utami, Irma Inesia Sri
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1584

Abstract

Permasalahan sampah plastik yang terus bertambah, khususnya di lingkungan Sekolah Dasar, memerlukan pendekatan inovatif dan edukatif guna menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tiga aspek kemampuan siswa, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pada aspek kognitif, siswa diharapkan memahami jenis-jenis sampah, dampak negatif sampah terhadap lingkungan, konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta mengenalkan tokoh-tokoh nasional. Pada aspek afektif, kegiatan bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan, melatih kesabaran, ketelitian, dan tanggung jawab sosial. Sementara pada aspek psikomotorik, siswa dilatih keterampilan seperti menggunting, melipat, dan menempel dalam kegiatan pengolahan sampah menjadi karya kreatif. Kegiatan ini melibatkan 22 siswa kelas 5 serta seorang guru pendamping. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang terdiri dari tiga tahap utama: sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa siswa dapat memahami konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), meningkatkan kreativitas, mengasah keterampilan motorik halus, serta mengenal tokoh-tokoh nasional dengan lebih baik. Antusiasme dan keterlibatan aktif siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung yang berarti minat belajar siswa meningkat. Kegiatan ini efektif menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan dan relevan, serta mampu membangun nilai kepedulian terhadap lingkungan dan nasionalisme. Meski demikian, masih terdapat kendala teknis seperti kesulitan dalam proses pemotongan bahan kolase, yang dapat diselesaikan dengan pendampingan dan kolaborasi antar siswa. Penelitian ini menyarankan agar media kolase dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai metode edukatif dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
EFEKTIVITAS INTEGRASI MODEL CASE BASED LEARNING DENGAN METODE EKSPERIMEN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS SD Siti Salsabillah; Zahra Khusnul Lathifah; Irma Inesia Sri Utami
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 2 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i2.24008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas integrasi model Case Based Learning (CBL) dengan metode eksperimen dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Negeri Tarikolot 03. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment design menggunakan Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas V yang berjumlah 70 peserta didik, dengan sampel sebanyak 70 peserta didik yang dibagi menjadi kelas eksperimen (n=35) dan kelas kontrol (n=35) yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian sebanyak 10 butir soal yang telah divalidasi oleh ahli dan diuji reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 71,09, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 66,57. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi < 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Integrasi model CBL dengan metode eksperimen terbukti efektif meningkatkan kemampuan mengidentifikasi dan menjelaskan konsep IPAS melalui analisis kasus nyata dan pembuktian langsung melalui eksperimen. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan integrasi model CBL dengan metode eksperimen sebagai alternatif pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
PENGARUH PROBLEM-BASED LEARNING TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA DALAM MENGHADAPI CYBERBULLYING DI MEDIA SOSIAL Nur Shabrina Khairunnisa; Irma Inesia Sri Utami
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i3.20544

Abstract

Problem Based Learning (PBL) menawarkan banyak manfaat bagi siswa, termasuk pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan memecahkan masalah. Penelitian ini menggunakan metode korelasi kuantitatif. Penelitian ini menggunakan hipotesis dan metode penelitian untuk menentukan hubungan antara variabel independen dan dependen. Penelitian ini dilakukan terhadap 20 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Djuanda. Data dikumpulkan menggunakan Google Form, dan dianalisis menggunakan statistik desk research menggunakan aplikasi JASP. Berdasarkan hasil uji validitas ditunjukan dengan koefisien korelasi pada variabel X  67% dan Y  63,64%. Pada Uji Reliabilitas pada variabel X Coefficient alpha sebesar  yaitu 0,707 > 0,60, dan Variable Y Coefficient alpha pada variabel ini lebih tinggi dari pada nilai dasar Estimate yaitu 0,712 > 0,60 dinyatakan reliabel atau dapat dipercaya. Dapat disimpulkan bahwa model Problem-Based Learning (PBL) berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap mahasiswa dalam menghadapi cyberbullying di media sosial.
ANALISIS PENGEMBANGAN KARAKTER RELIGIUS SISWA SDN 3 SELAJAMBE Yusri Muhamad; Gugun Gunadi; Irma Inesia Sri Utami
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 3 No. 6 (2025): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v3i6.21412

Abstract

Pendidikan karakter religius menjadikan acuan penting untuk menjadikan suatu generasi yang beriman, berakhlak baik, serta bertanggung jawab. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis implementasi, hambatan, serta evaluasi program pengembangan karakter religius di SDN 3 Selajambe. Penelitian memakai pendekatan kualitatif deskriptif serta teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Informan penelitian melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, serta orang tua, sedangkan analisis data dikerjakan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, serta menarikan kesimpulan, menggunakan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Dari hasil penelitian mengemukakan bahwa program pengembangan karakter religius dilaksanakan melalui kegiatan rutinan yaitu sholat dhuha berjamaah, kultum, tadarus Al-Qur’an, setoran hafalan, serta berdoa bersama. Program ini berdampak positif terhadap disiplin ibadah, sopan santun, serta kepedulian sosial siswa. Namun, hambatan utama ditemukan pada rendahnya keterlibatan orang tua, pengaruh negatif teknologi digital, keterbatasan waktu, dan perbedaan kemampuan siswa. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui catatan hafalan, pengamatan sikap, dan refleksi guru. Kesimpulannya, pengembangan karakter religius akan lebih optimal jika dilakukan secara holistik dengan melibatkan sinergi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat, serta didukung sistem evaluasi yang konsisten dan berkesinambungan.
ANALISIS PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SDN KEBONJATI Siti Aisah; Gugun Gunadi; Irma Inesia Sri Utami
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 1 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i1.21424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pedagogik guru dalam praktik pembelajaran di sekolah dasar. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana guru memahami karakteristik peserta didik, menyusun perencanaan, serta menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berupaya mengoptimalkan kompetensi pedagogiknya, meskipun masih ditemui kendala berupa keterbatasan fasilitas, tingginya beban administratif, dan minimnya pelatihan. Dengan demikian, diperlukan dukungan dari pihak sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan agar pengembangan kompetensi guru lebih maksimal.
Minimnya Keterlibatan Siswa dalam Merancang Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar Shofwa Nursiniah; Irma Inesia Sri Utami
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis berbagai faktor yang mengakibatkan rendahnya partisipasi siswa selama proses belajar, terutama dalam perancangan dan pengelolaan pembelajaran di SD. Penelitian ini menyoroti pentingnya partisipasi siswa agar kegiatan belajar lebih efisien, relevan, dan dapat memotivasi siswa secara aktif. Namun kenyataanya, partisipasi siswa masih sangat terbatas karena pendekatan yang didominasi oleh guru. Guru sering kali menjadi pusat keputusan mengenai kurikulum, metode, dan penilaian, sehingga peluang bagi siswa untuk berpartisipasi sangat minim. Beberapa faktor rendahnya partisipasi siswa meliputi penggunaan metode pengajaran tradisional, kurikulum yang kaku, kurangnya relevansi materi yang diajarkan, serta keterbatasan waktu dan sumber daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam kepada guru IPS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi-partisipatif seperti kerja kelompok, diskusi, dan (PBL) dapat meningkatkan keterlibatan siswa dengan baik. Peran guru sangat penting sebagai fasilitator yang dapat membimbing, memberikan motivasi, serta membuka kesempatan bagi siswa untuk beraktivitas secara mandiri. Partisipasi siswa memiliki dampak positif pada motivasi, minat belajar, kemampuan berpikir kritis, dan prestasi akademik. Salah satu tantangannya adalah menyesuaikan model pembelajaran dengan kebutuhan siswa dan mengatasi keterbatasan kompetensi guru. Oleh karena itu, meningkatkan keterlibatan siswa adalah langkah penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan efisien dalam mencapai tujuan pendidikan.
PENERAPAN MODEL GEOGRAFI INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS 5 SD Yeti Inayah; Irma Inesia Sri Utami
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.19781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Geografi Inquiry dalam pembelajaran IPS kelas 5 Sekolah Dasar serta menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung selama proses pembelajaran, dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Geografi Inquiry yang terdiri atas lima tahapan Ask, Acquire, Explore, Analyze, dan Act mendorong keterlibatan aktif siswa, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata. Siswa menunjukkan kemajuan dalam mengidentifikasi masalah, menggambar denah, menganalisis informasi, dan menyampaikan solusi melalui slogan. Kesimpulannya, model ini efektif diterapkan di sekolah dasar dan selaras dengan Kurikulum Merdeka, serta mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, komunikasi, dan kepedulian sosial.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBANTUAN CANVA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Siti Nurazizah; Gugun Gunadi; Irma Inesia Sri Utami
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 4 (2026): AL-KAFF: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i4.19911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran interaktif berbantuan canva untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa di sekolah dasar. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mencoba mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran interaktif berbantuan canva sekolah dasar. Alat penelitian yang digunakan adalah dokmentasi, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berbantuan canva mampu menarik perhatian siswa, meningkatkan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan. Guru juga merasa terbantu dalam menyampaikan materi secara lebih menarik dan sistematis. Kesimpulannya, media pembelajaran interaktif berbantuan Canva dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran IPAS.