Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Meta Analysis The Effect of Challenge Based Learning on Mathematics Thinking Ability Alfauzan Ridho Zulfikri; Ardhi Prabowo; Scolastika Mariani; Isnaini Rosyida
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 8 No. 1 (2026): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v8i1.973

Abstract

This research aims to analyse the effect of implementing the Challenge Based Learning (CBL) model on students' mathematics thinking ability through a meta-analysis approach. Although mathematics plays an important role in developing students' mathematics thinking ability, international studies such as PISA show that mathematical skills in Indonesia are low. One strategy to improve these skills is through innovative learning models, one of which is CBL. CBL combines problem-based learning, project-based learning, and real-life contexts to solve relevant challenges. Based on a literature review, the application of CBL has been proven effective in improving mathematics thinking abilily such as creative thinking, critical thinking, mathematical reasoning, and numeracy literacy. Meta-analysis combines data from relevant studies by calculating the effect size to evaluate the impact. The results of the analysis show that the CBL model has a very high influence on students' mathematics thinking ability, with an average effect size of 4.028, which is classified as very high. The t-test also confirmed that there was a significant difference between the pretest and posttest scores (tcount = 35.05 > ttable = 19.97), confirming that CBL had an effect on improving mathematical thinking skills. Based on these findings, the CBL model is recommended as a learning model to improve mathematical thinking skills in mathematics education.
Pengembangan Game Edukasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah: Systematic Literature Review Aprilia, Mesni; Prabowo, Ardhi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2070

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika karena berkaitan dengan proses memahami permasalahan, merancang strategi, serta mengevaluasi solusi secara sistematis. Namun, berbagai temuan menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih belum berkembang optimal, khususnya dalam menyelesaikan persoalan non-rutin. Kondisi ini mendorong perlunya inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan kognitif murid. Salah satu alternatif yang banyak dikembangkan adalah penggunaan game edukasi sebagai media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan pengembangan game edukasi dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Artikel yang dianalisis merupakan publikasi tahun 2021–2026 dan diperoleh melalui database Google Scholar dengan kriteria inklusi tertentu, sehingga terpilih tujuh artikel yang relevan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa game edukasi umumnya memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas dalam pembelajaran matematika. Implementasi media ini lebih dominan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama. Secara keseluruhan, game edukasi berpotensi mendukung penguatan kemampuan pemecahan masalah melalui pembelajaran yang interaktif dan kontekstual.
Tinjauan Literatur tentang Pengaruh Model Pembelajaran Probing-Prompting terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Mardhanianti, Fransiska Fista; Prabowo, Ardhi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37056

Abstract

Penelitian ini mengkaji tinjauan literatur tentang kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam model pembelajaran probing-prompting di Indonesia. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang terlihat dalam hasil PISA, menurut Tohir (2019) tahun 2018 Indonesia menyandang peringkat 73 dari 79 negara. Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa siswa di Indonesia memiliki kemampuan rendah dalam menjawab soal-soal berstandar internasional. Soal-soal tersebut menurut (Silva et al., 2013) tidak hanya mementingkan kemampuan dalam penerapan konsep saja, tetapi lebih untuk bagaimana konsep itu bisa mereka implementasikan dalam berbagai macam situasi. Siswa membutuhkan model pembelajaran seperti model pembelajaran probing-prompting agar siswa berani mengungkap pendapatnya supaya Kemampuan Pemahaman Konsep Matematisnya meningkat. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan teknik matriks sintesis untuk menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait pengaruh model pembelajaran probing-prompting terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa. Hasil dari beberapa literatur review menunjukkan bahwa model pembelajaran probing-prompting berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.