Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PELAKSANAAN SENAM HAMIL PADA IBU PRIMIGRAVIDA Rahayu, Dwi; Yunarsih, Yunarsih
Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v10i1.855

Abstract

Senam hamil dilaporkan dapat mengurangi terjadinya berat badan bayi lahir rendah, penurunan kelainan denyut jantung janin, gangguan tali pusat dan mekonium,penurunan tenaga saat persalinan, berkurangnya nyeri persalinan,mengurangi terjadinya persalinan prematur, mengurangi resiko sectio caesar, serta memperbaiki Apgar skor dan psikomotor janin (Januarahmawati, 2008) akan tetapi tidak semua ibu hamil  mengerti bahwa senam hamil berguna bagi kesehatannya selama proses kehamilan dan persalinan (Charla & Bingan, 2018).Desain penelitian yang digunakan metode correlational dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Kelurahan Bujel Wilayah Kerja Puskesmas Sukorame Kota Kediri berjumlah 36, dengan teknik simple random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 33 ibu hamil. Pengukuran variabel dianalisa dengan menggunakan analisa data Kendall Tau.Hasil dari penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil (52 %) cukup baik, pelaksanaan senam hamil (68 %) cukup baik. Berdasar uji statistik Kendall Tau diperoleh tingkat signifikasi p = 0,039 dan koefiesien korelasi r = 0,407.Ada hubungan antara pengetahuan dengan pelaksanaan senam hamil. Untuk itu diharapkan agar petugas kesehatan memberikan penyuluhan serta latihan senam hamil sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil serta mampu melakukan latihan senam hamil secara rutin untuk mempertahankan kesehatan dan kebugaran selama proses kehamilan dan kelancaran dalam proses persalinan..Kata Kunci: Pengetahuan, Primigravida, Senam HamilDOI: 10.5281/zenodo.3561909
PEER SUPPORT DALAM PENINGKATAN MOTIVASI PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI CA MAMMAE Rahayu, Dwi; Yunarsih, Yunarsih
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1111

Abstract

Kanker payudara di Indonesia menempati urutan kedua setelah kanker leher rahim. Diperkirakan 10 dari 100.000 penduduk terkena kanker payudara dan 70% dari penderita memeriksakan dirinya pada keadaan stadium lanjut. Beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah penderita tidak tahu atau kurang mengerti tentang kanker payudara.Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara Peer Support dengan Peningkatan Motivasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Desain penelitian yang digunakan adalah Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yaitu Consecutive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 79 Responden. Analisa data yang digunakan adalah dengan uji statistik Spearman Rank Corelation.  Hasil uji statistik dengan Spearman Rank Correlation didapatkan ada Hubungan antara Peran Sebaya ( Peer Support ) dengan Motivasi untuk Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan nilai signifikansi p = 0.041 (p < 0.05) yang berarti Hubungan Antara Peran Sebaya dengan Motivasi untuk Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa Peran Sebaya ( Peer Support ) sangat penting dalam meningkatkan Motivasi untuk Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) yang sangat berguna untuk Deteksi dini Ca Mammae. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan Petugas Kesehatan untuk meningkatkan Peran Sebaya dalam Keberhasilan tindakan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sebagai upaya untuk deteksi dini Ca Mammae. Kata kunci: Peer Support, Grup, Motivasi, Pemeriksaan Payudara Sendiri DOI: 10.5281/zenodo.4771292
Community Based Breastfeeding Counseling for Succesfull Exclusive Breastfeeding Dwi Rahayu; Yunarsih Yunarsih
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2019): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v8i1.179

Abstract

Maternal problems during the postpartum are physiological and psychological changes. The postpartum period is a critical moment to adapt stress after childbirth. Adaptations include adjusting to the partner and building positive interactions with the baby. One of the problems that occurred during the postpartum period is fail in giving exclusive breastfeeding. The purpose of this study is to prove the influence of Community Based Breastfeeding Counseling for successfull exclusive breastfeeding.The research design used pre experimental design with one group pre-post test design approach. The respondents are Pospartum Primipara. Data collection with questionnaire sheets for the success of Exclusive Breastfeeding. Data analysis using Chi-Square with significance level α = 0.05 obtained result x2 = 0,000 and coefficient contingency = 0.707 means there is a difference between Practice of exclusive breastfeeding before and after done Community Based Breastfeeding Counseling means there is influence of Community Based Breastfeeding Counseling for Successful Exclusive breastfeeding
ANALISIS TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) Putri, Nurita Nilasari Bunga Kharisma Arifiana; Sucipto, Sucipto; Yunarsih, Yunarsih
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6340

Abstract

Abstrak Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak dapat disebarkan dari seseorang terhadap orang lain. Terdapat 4 tipe utama penyakit tidak menular, yaitu penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit pernafasan kronik, dan diabetes mellitus. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif, sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sebagian Masyarakat berusia 18 tahun ke atas yang menjadi sasaran di Wilayah Kerja Posyandu ILP IV Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri sejumlah 142 Orang, dan Analisa yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Analisa SPSS dnegan Uji Chi Square. Dari 142 sample yang digunakan dalam penelitian ini, sebagian besar responden yaitu sebanyak 85 orang (59,8%) belum pernah melakukan Skrining PTM di Posyandu ILP IV Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Ada hubungan yang signifikan antara Jenis Kelamin, Usia, Pekerjaan, Kemudahan Akses ke Posyandu, Pengetahuan adanya Skrining PTM di Posyandu, dan Dukungan Keluarga dengan Partisipasi Masyarakat untuk Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) di Posyandu ILP IV Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri dengan nilai p value < 0,05. Pendidikan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan Partisipasi Masyarakat untuk Skrining PTM di Posyandu ILP IV Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.   Kata kunci : Partisipasi masyarakat, Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM), Posyandu ILP  
PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM Rahayu, Dwi; Yunarsih, Yunarsih
Journals of Ners Community Vol 9 No 1 (2018): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v9i1.628

Abstract

Rendahnya cakupan ASI eksklusif dikarenakan kurangnya pengetahuan ibu, faktor sosial budaya, kurangnya informasi tentang ASI eksklusif dan konseling laktasi dari tenaga kesehatan serta kuatnya promosi susu formula (Ambarwati, Muis, & Susantini, 2013). Kegagalan Ibu dalam memberikan ASI Eksklusif, akan berdampak pada angka kesakitan bayi yang semakin meningkat. Hal ini berkaitan dengan pemberian makan pada bayi yang terlalu dini. (Juanita, 2013). Oleh karena itu diperlukan tindakan untuk meningkatkan produksi ASI untuk keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif. Salah satu tindakan yang bisa dilakukan adalah pijat Oksitosin. Pijatan ini berfungsi untuk meningkatkan hormonoksitosin yang dapat meningkatkan kenyamanan ibu menyusui, sehingga ASI pun otomatis keluar (Rahayu, Yunitasari, & Santoso, 2015). Tujuan penelitian ini membuktikan pijat oksitosin dalam meningkatkan kenyamanan dan produksi ASI.Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre-post test design with control group. Sampling yang digunakan adalah consecutive sampling, sebanyak 18 Responden, dibagi 2 kelompok. Kenyamanan diukur dengan GCQ (General Comfort Questionarre), Produksi ASI diukur dengan Weighing Test. Data diukur sebelum dan sesudah dilakukannya tindakan, kemudian dianalisis dengan ANOVA dengan α ≤ 0,05.Hasil analisis untuk kenyamanan didapatkan nilai p=0,035 yang berarti ada perbedaan kenyamanan yang signifikan antara pijat Oksitosin dan Kelompok kontrol. Hasil pengukuran produksi ASI didapatkan nilai p=0,013 yang berarti ada perbedaan produksi ASI yang signifikan antara pijat oksitosin dan Kelompok kontrol.Pijat oksitosin dapat meningkatkan enyamanan dan produksi ASI pada ibu postpartum. Untuk itu perlu digunakan sebagai intervensi alternatif dalam melakukan perawatan pada ibu postpartum terutama terkait masalah laktasi, dan perawat perlu mengajarkan teknik pijat oksitosin ini kepada pasien dan keluarga, supaya keluarga lebih berperan serta dalam mendukung program ASI Eksklusif. Kata Kunci: Pijat Oksitosin, Kenyamanan, ASI.The low practice of exclusive breastfeeding is due to a lack of mother's knowledge, socio-cultural factors, lack of information on exclusive breastfeeding and lactation counseling from health personnel and strong promotion of infant formula in modern / private health care facilities (Ambarwati, Muis, & Susantini, 2013). The absence of an increase in the number of successful breastfeeding mothers will have an impact on the responsibilities of health workers and local community units on increasing rates of infant morbidity. This is related to infant feeding too early, where it plays an important role in the incidence of disease in infants. It will also have an impact on raising the national budget on health financing (Juanita, 2013). Therefore action is required to increase milk production for the success of Exclusive Breastfeeding. One of the actions that can be done is an oxytocin massage. This massage serves to increase the hormone oxytocin that can improve mother’s comfort, so breastmilk is also automatically out (Rahayu, Yunitasari, & Santoso, 2015). This study purpose was to prove the oxytocin massage in improving Comfort and Production of Breastmilk in Postpartum Mother.The Research design was quasi experimental with the design of pre-post test design with control group. The sampling technique is consecutive sampling, as many as 18 Responden, divided by 2 groups. Comfort is measured by GCQ (General Comfort Questionarre), Breastmilk Production is measured by Weighing Test. The data were measured before and after the action, then analyzed with ANOVA with α≤ 0.05. Result of analysis for convenience obtained p value= 0.035 which means there is difference Comfort significantly between oksitosin massage and control group. The results of breast milk production measurement obtained p value=0.013 which means there is a significant difference in milk production between oxytocin and control group massage. Oxytocin massage can improve comfort and production of breast milk in postpartum mother. It is therefore necessary to be used as an alternative intervention in the care of the Postpartum mother, especially on the issue of lactation, and the nurse needs to teach this oxytocin massage technique to the patient and family, so that the family is more involved in supporting the Exclusive Breastfeeding Program. Keywords: Oxytocin massage, Convenience, Breast milk production.DOI: 10.5281/zenodo.1405371  
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PELAKSANAAN SENAM HAMIL PADA IBU PRIMIGRAVIDA Rahayu, Dwi; Yunarsih, Yunarsih
Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v10i1.855

Abstract

Senam hamil dilaporkan dapat mengurangi terjadinya berat badan bayi lahir rendah, penurunan kelainan denyut jantung janin, gangguan tali pusat dan mekonium,penurunan tenaga saat persalinan, berkurangnya nyeri persalinan,mengurangi terjadinya persalinan prematur, mengurangi resiko sectio caesar, serta memperbaiki Apgar skor dan psikomotor janin (Januarahmawati, 2008) akan tetapi tidak semua ibu hamil  mengerti bahwa senam hamil berguna bagi kesehatannya selama proses kehamilan dan persalinan (Charla & Bingan, 2018).Desain penelitian yang digunakan metode correlational dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil di Kelurahan Bujel Wilayah Kerja Puskesmas Sukorame Kota Kediri berjumlah 36, dengan teknik simple random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 33 ibu hamil. Pengukuran variabel dianalisa dengan menggunakan analisa data Kendall Tau.Hasil dari penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil (52 %) cukup baik, pelaksanaan senam hamil (68 %) cukup baik. Berdasar uji statistik Kendall Tau diperoleh tingkat signifikasi p = 0,039 dan koefiesien korelasi r = 0,407.Ada hubungan antara pengetahuan dengan pelaksanaan senam hamil. Untuk itu diharapkan agar petugas kesehatan memberikan penyuluhan serta latihan senam hamil sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil serta mampu melakukan latihan senam hamil secara rutin untuk mempertahankan kesehatan dan kebugaran selama proses kehamilan dan kelancaran dalam proses persalinan..Kata Kunci: Pengetahuan, Primigravida, Senam HamilDOI: 10.5281/zenodo.3561909
PEER SUPPORT DALAM PENINGKATAN MOTIVASI PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI CA MAMMAE Rahayu, Dwi; Yunarsih, Yunarsih
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1111

Abstract

Kanker payudara di Indonesia menempati urutan kedua setelah kanker leher rahim. Diperkirakan 10 dari 100.000 penduduk terkena kanker payudara dan 70% dari penderita memeriksakan dirinya pada keadaan stadium lanjut. Beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut adalah penderita tidak tahu atau kurang mengerti tentang kanker payudara.Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara Peer Support dengan Peningkatan Motivasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Desain penelitian yang digunakan adalah Korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling yaitu Consecutive sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 79 Responden. Analisa data yang digunakan adalah dengan uji statistik Spearman Rank Corelation.  Hasil uji statistik dengan Spearman Rank Correlation didapatkan ada Hubungan antara Peran Sebaya ( Peer Support ) dengan Motivasi untuk Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan nilai signifikansi p = 0.041 (p < 0.05) yang berarti Hubungan Antara Peran Sebaya dengan Motivasi untuk Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa Peran Sebaya ( Peer Support ) sangat penting dalam meningkatkan Motivasi untuk Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) yang sangat berguna untuk Deteksi dini Ca Mammae. Untuk itu perlu dukungan dari masyarakat dan Petugas Kesehatan untuk meningkatkan Peran Sebaya dalam Keberhasilan tindakan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sebagai upaya untuk deteksi dini Ca Mammae. Kata kunci: Peer Support, Grup, Motivasi, Pemeriksaan Payudara Sendiri DOI: 10.5281/zenodo.4771292
EDUKASI PENATALAKSANAAN GANGGUAN JIWA DENGAN PERILAKU KEKERASAN DI POSYANDU JIWA KELURAHAN BALOWERTI Yunarsih; Heny K; Sucipto; Puguh; Nuritanilasari
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Number 3 2025
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/9jddpa65

Abstract

Mental disorders with violent behavior are serious issues requiring comprehensive and continuous management at the community level. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of mental health cadres and companions at the Balowerti Mental Health Post (Posyandu Jiwa) in managing patients with violent behavior. The method was implemented through health education using lectures, interactive discussions, and simulations of handling violent behavior in mental disorder patients. The results showed increased participants’ understanding of signs of violent behavior, preventive measures, and appropriate referral procedures. Participants also demonstrated improved empathy and therapeutic communication skills. This activity proved effective in strengthening the capacity of cadres and companions to support individuals with mental disorders in the community.
SKRINING TEKANAN DARAH DAN KADAR GULA DARAH SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA KADER KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA KEDIRI Heny K.; Yunarsih; Nuritanilasari; Puguh; Sucipto
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Number 3 2025
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/25g4vz73

Abstract

Non-communicable diseases such as hypertension and diabetes mellitus remain major public health problems. This activity aims to detect the risk of non-communicable diseases early by checking blood pressure and blood sugar levels in health cadres in the work area of the Kediri City Community Health Center. The method used was direct blood pressure and blood sugar examination using a descriptive approach. The activity was conducted in September 2025 and was attended by 40 health cadres. The results of the activity showed that all cadres had blood pressure and blood sugar in the normal category. This activity increased cadres’ awareness of the importance of regular health checks as a preventive effort against non-communicable diseases.
ANALISIS PERAN SERTA KADER KESEHATAN DALAM ELIMINASI TUBERKULOSIS DI KOTA KEDIRI TAHUN 2025 Putri, Nurita Nilasari Bunga Kharisma Arifiana; Yunarsih, Yunarsih; Kristanto, Heny
coba Vol 14 No 1 (2025): November 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i1.910

Abstract

Pendahuluan: Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis (M.tb). Program Penanggulangan TBC menambah upaya pada strategi penemuan pasien TBC, tidak hanya secara pasif dengan promosi aktif di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), tetapi juga melalui penemuan aktif secara intensif dan masif berbasis keluarga dan masyarakat dengan tetap memperhatikan dan mempertahankan pelayanan yang bermutu sesuai standar. Metodologi Penelitian ini merupakan penelitian case study dengan menggunakan instrumen penelitian kuesioner kepada kader kesehatan, penelitian dilakukan secara cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagian Kader Kesehatan sejumlah 46 orang Kader Kesehatan di setiap kelurahan di Kota Kediri pada tahun 2025 yang sesuai dengan kriteria inklusi dari penelitian ini. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Probability Sampling Jenis Simple Random Sampling, sedangkan untuk analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisa univariat, bivariat dengan menggunakan Uji t – berpasangan (paired t-test). Hasil: Dengan menggunakan statistik t ≈ 12.91 dan derajat kebebasan 45, nilai p-value yang dihasilkan oleh perangkat lunak statistik akan sangat kecil, p-value < 0.05, sehingga H0 ditolak, yaitu terdapat perbedaan yang sangat signifikan secara statistik antara skor pre-test dan post-test. Peningkatan rata-rata skor sebesar 3.304 poin pada post-test dibandingkan dengan pre-test menunjukkan bahwa ada efek yang berarti. Diskusi: Diharapkan adanya penelitian dan tindakan berkelanjutan dari penelitian yang telah dilakukan ini, sebagai bentuk peneliti ikut serta dalam eliminasi tuberkulosis di Kota Kediri Kata Kunci: Kader Kesehatan, Eliminasi Tuberkulosis