Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH EDUKASI AUDIOVISUAL TENTANG GEMPA BUMI TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA SISWA: LITERATURE REVIEW: THE EFFECT OF EARTHQUAKE AUDIOVISUAL EDUCATION ON STUDENTS' DISASTER PREPAREDNESS: LITERATURE REVIEW Dwi Rahayu; Dinda Novi Karisma; Suryono; Yunarsih; Anis Murniati; Hardityo Fajarsiwi
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Imiah Pamenang (JIP)
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v7i1.328

Abstract

Abstrak   Indonesia merupakan negara yang berada di posisi ring of fire, yang  menyebabkan berpotensi mengalami banyak bencana alam. Indonesia terletak di pertemuan empat lempeng tektonik yaitu Benua Asia, Benua Australia, Samudera Hindia, dan Samudera Pasifik. Terdapat rangkaian gunung berapi yang membentuk sabuk, memanjang dari pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi. Kondisi tersebut menyebabkan resiko besar terjadinya bencana alam di Indonesia. Salah satu yang sering terjadi yaitu gempa bumi. Beberapa penyebab terjadinya gempa bumi adalah adanya sumber panas bumi, meletusnya gunung berapi, dan pergerakan lempeng. Oleh karena itu kegiatan pra bencana seperti kesiapsiagaan bencana gempa bumi sangat di perlukan untuk meminimalisir dampak bencana. Pengetahuan kesipasiagaan tentang bencana gempa bumi dapat di berikan melalui edukasi sejak dini saat di bangku sekolah. Edukasi yang  yang paling efektif dalam kegiatan ini adalah melalui media audiovisual  Tujuan penulisan ini untuk melakukan review artikel terkait pengaruh edukasi audiovisual tentang gempa bumi terhadap kesiapsiagaan bencana pada Siswa. Dengan menggunakan pendekatan sistematis, 981 artikel dari tahun 2014-2024 awalnya diidentifikasi dari Google Scholar dan Researchgate, dan studi yang relevan dipilih mengikuti kerangka kerja PICOS. Hasil artikel yang telah melalui kriteria inklusi dan ekslusi ditemukan hanya ada 11 artikel yang telah memenuhi syarat inklusi dan eksklusi. Dengan hasil utama terdapat peningkatan pengetahuan terhadap siswa tentang kesiapasiagaan bencana gempa bumi, setelah di berikan edukasi melalui media audiovisual tentang gempa bumi. Kesimpulan hasil review artikel didapatkan adanya pengaruh edukasi audiovisual tentang gempa bumi terhadap kesiapsiagaan bencana pada siswa. Kata kunci: Edukasi, Media Audiovisual, Gempa Bumi   Abstract  Indonesia is a country located in the ring of fire, which has the potential to experience many natural disasters. Indonesia is located at the meeting point of four tectonic plates, namely the Asian Continent, the Australian Continent, the Indian Ocean, and the Pacific Ocean. There is a series of volcanoes that form a belt, extending from the islands of Sumatra, Java, Nusa Tenggara, to Sulawesi. This condition causes a high risk of natural disasters in Indonesia. One that often occurs is an earthquake. Some causes of earthquakes are geothermal sources, volcanic eruptions, and plate movements. Therefore, pre-disaster activities such as earthquake disaster preparedness are very much needed to minimize the impact of disasters. Knowledge of earthquake disaster preparedness can be provided through early education while in school. The most effective education in this activity is through audiovisual media. The purpose of this writing is to review articles related to the influence of audiovisual education about earthquakes on disaster preparedness in students. Using a systematic approach, 981 articles from 2014-2024 were initially identified from Google Scholar and Researchgate, and relevant studies were selected following the PICOS framework. The results of the articles that have passed the inclusion and exclusion criteria found that there were only 11 articles that had met the inclusion and exclusion requirements. With the main result there was an increase in students' knowledge about earthquake disaster preparedness, after being given education through audiovisual media about earthquakes. The conclusion of the article review results shows that there is an influence of audiovisual education about earthquakes on disaster preparedness in students. Keywords: Education, Audiovisual Media, Earthquake
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFIKASI DIRI MENYUSUI Yunarsih; Nurita Nilasari Bunga KAP
coba Vol 14 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i2.987

Abstract

Pendahuluan: Proses menyusui bisa menjadi proses yang penuh tekanan. Meningkatkan produksi ASI saja tidak cukup untuk mencapai keberhasilan ASI eksklusif, namun harus diimbangi dengan efikasi diri yang baik dalam menyusui. Dengan Efikasi Diri Menyusui yang baik, ibu akan dapat mempertahankan perilaku menyusuinya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Breasfeeding Self Efficacy (BSE)/Efikasi diri menyusui. Metode: Jenis penelitian deskriptik analitik menggunakan metode Cross Sectional, penelitian ini mengungkapkan variable indipendent (karakyeristik responden : Usia, tingkat pendidikan, status bekerja, jumlah anak, besar penghasilan)  dan variabel dependent (breastfeeding self efficacy/BSE/Efikasi diri Menyusui). Populasi penelitian ini adalah ibu post partum di RS DKT Kota Kediri.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen BSES-SF terdiri dari 14 butir pertanyaan yang dijawab sendiri oleh responden. Sedang Uji Statistik yang diguankan adalah Uji ANOVA dan t-test. Hasil: Hasil uji statstik menunjukkan hubungan yang signifikan pada semua karakteristik responden berdasar usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, jumlah anak dan penghasilan. Diskusi: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi efikasi diri menyusui, seperti dukungan sosial, budaya, serta kondisi psikologis ibu. Selain itu, disarankan untuk menggunakan desain penelitian yang lebih kompleks, seperti analisis multivariat, untuk mengetahui faktor dominan yang paling berpengaruh.   Kata Kunci: Breasfeeding Self Efficacy , karakteristik Ibu,  Ibu Postpartum Pendahuluan: Proses menyusui bisa menjadi proses yang penuh tekanan. Meningkatkan produksi ASI saja tidak cukup untuk mencapai keberhasilan ASI eksklusif, namun harus diimbangi dengan efikasi diri yang baik dalam menyusui. Dengan Efikasi Diri Menyusui yang baik, ibu akan dapat mempertahankan perilaku menyusuinya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Breasfeeding Self Efficacy (BSE)/Efikasi diri menyusui. Metode: Jenis penelitian deskriptik analitik menggunakan metode Cross Sectional, penelitian ini mengungkapkan variable indipendent (karakyeristik responden : Usia, tingkat pendidikan, status bekerja, jumlah anak, besar penghasilan)  dan variabel dependent (breastfeeding self efficacy/BSE/Efikasi diri Menyusui). Populasi penelitian ini adalah ibu post partum di RS DKT Kota Kediri.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen BSES-SF terdiri dari 14 butir pertanyaan yang dijawab sendiri oleh responden. Sedang Uji Statistik yang diguankan adalah Uji ANOVA dan t-test. Hasil: Hasil uji statstik menunjukkan hubungan yang signifikan pada semua karakteristik responden berdasar usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, jumlah anak dan penghasilan. Diskusi: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang mempengaruhi efikasi diri menyusui, seperti dukungan sosial, budaya, serta kondisi psikologis ibu. Selain itu, disarankan untuk menggunakan desain penelitian yang lebih kompleks, seperti analisis multivariat, untuk mengetahui faktor dominan yang paling berpengaruh.  Kata Kunci: Breasfeeding Self Efficacy , karakteristik Ibu,  Ibu Postpartum
Pemanfaatan Posyandu Jiwa Di Wilayah Puskesmas Balowerti Kota Kediri Rofik Darmayanti; Puspitasari, Betristasia; Ika Krisnawati, Dyah; Santoso, Puguh; Yunarsih, Yunarsih; Sucipto, Sucipto; Kristanto, Heny
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v3i1.551

Abstract

Gangguan jiwa menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat. Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukan prevalensi gangguan jiwa di Indonesia sebesar 6,2%.Fasilitas kesehatan terdekat bagi pasien gangguan jiwa salah satunya adalah Posyandu Jiwa. Kegiatan di posyandu jiwa tidak hanya difokuskan pada proses penyembuhan, peningkatan keterampilan, dan kemampuan orang yang mengalami gangguan jiwa saja tetapi juga pada dukungan keluarga dalam memandirikan orang yang mengalami gangguan jiwa. Keteraturan berobat merupakan hal yang penting terkait kesembuhan pasien gangguan jiwa. Puskesmas Balowerti  di bawah naungan Dinas kesehatan Kelurahan Balowerti Kota Kediri merupakan salah satu Puskesmas yang menyediakan pelayanan posyandu jiwa. Akper Dharma husada yang dalam hal ini sudah bekerja sama dengan Puskesmas Balowerti  untuk memberikan penanganan terhadap orang yang mengalami gangguan jiwa, selain juga mahasiswa juga kami libatkan untuk kegiatan penanganan dan pemberian terapi jiwa yang diadakan 1 bulan sekali di Wilayah Puskesmas Balowerti di bawah naungan Dinas kesehatan kota kediri. Kegiatan mahasiswa diantranya ikut melakukan pengkajian pasien, pemeriksaan dan pemberian terapi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemanfaatan Posyandu jiwa dalam usaha meringankan penderitaan orang dengan gangguan jiwa