Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PENATALAKSANAAN GANGGUAN JIWA DENGAN PERILAKU KEKERASAN DI POSYANDU JIWA KELURAHAN BALOWERTI Yunarsih; Heny K; Sucipto; Puguh; Nuritanilasari
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Number 3 2025
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/9jddpa65

Abstract

Mental disorders with violent behavior are serious issues requiring comprehensive and continuous management at the community level. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of mental health cadres and companions at the Balowerti Mental Health Post (Posyandu Jiwa) in managing patients with violent behavior. The method was implemented through health education using lectures, interactive discussions, and simulations of handling violent behavior in mental disorder patients. The results showed increased participants’ understanding of signs of violent behavior, preventive measures, and appropriate referral procedures. Participants also demonstrated improved empathy and therapeutic communication skills. This activity proved effective in strengthening the capacity of cadres and companions to support individuals with mental disorders in the community.
SKRINING TEKANAN DARAH DAN KADAR GULA DARAH SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA KADER KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA KEDIRI Heny K.; Yunarsih; Nuritanilasari; Puguh; Sucipto
Indonesian Health Literacy Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Volume 2 Number 3 2025
Publisher : Suluh Adiluhung Publisher (SAPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70574/25g4vz73

Abstract

Non-communicable diseases such as hypertension and diabetes mellitus remain major public health problems. This activity aims to detect the risk of non-communicable diseases early by checking blood pressure and blood sugar levels in health cadres in the work area of the Kediri City Community Health Center. The method used was direct blood pressure and blood sugar examination using a descriptive approach. The activity was conducted in September 2025 and was attended by 40 health cadres. The results of the activity showed that all cadres had blood pressure and blood sugar in the normal category. This activity increased cadres’ awareness of the importance of regular health checks as a preventive effort against non-communicable diseases.
PENINGKATAN KETRAMPILAN PENGENALAN TANDA TRAUMA ABDOMEN DENGAN TEKNIK BEHAVIORAL SKILL TRAINING : IMPROVING ABDOMENAL TRAUMA SIGNS RECOGNITION SKILLS USING BEHAVIORAL SKILL TRAINING TECHNIQUES Rahayu, Dwi; Yunarsih; Didik Susetiyanto Atmojo; Elfi Quyumi Rahmawati; Suryono; Fajar Rinawati
Jurnal Ilmiah Pamenang Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Imiah Pamenang (JIP)
Publisher : Stikes Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jip.v6i1.240

Abstract

Abstrak   Trauma abdomen merupakan trauma yang terletak didaerah antara pelvis bagian bawah dan diafragma pada bagian atas. Trauma abdomen terdiri atas trauma tumpul abdomen dan trauma tembus abdomen. Pada kasus-kasus trauma tumpul diagnosis lebih susah ditegakkan karena biasanya terjadi multisistem trauma, sedangkan trauma pada organ intra-abdomen kemungkinan terjadi karena adanya luka penetrasi. Trauma merupakan penyebab kematian utama usia-usia produktif yaitu usia dibawah 40 tahun, juga merupakan penyebab kematian ke-3 di dunia, setelah penyakit kanker dan kardiovaskuler. Kasus trauma abdomen masih sering mengalami penundaan diagnostik, dan fasilitas penunjang yang belum memadai sehingga mengakibatkan rawat inap berkepanjangan dan meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas.  Trauma abdomen merupakan penyebab yang cukup signifikan bagi angka kesakitan dan kematian. Diagnosis trauma abdomen sering kali terlewatkan akibat gejala fisik yang terkadang dikaburkan oleh adanya intoksikasi maupun trauma kepala. Trauma abdomen yang tidak diketahui masih menjadi momok penyebab kematian yang seharusnya dapat dicegah. Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan ketrampilan pengenalan tanda kejadian trauma abdomen dengan teknik behavioral skill training. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experimental design dengan rancangan one group pretest-postest. Responden dalam penelitan ini sebesar 40 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner melalui google form. Analisa data dilakukan dengan uji statistik  paired t test. Hasil penelitian menunjukkan p value : 0,000 dimana ( p value < 0,05 ) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara ketrampilan pengenalan tanda trauma abdomen sebelum dan sesudah dilakukan teknik behavioral skill training. Metode BST efektif digunakan untuk melatih ketrampilan responden dalam ketrampilan pengenalan tanda trauma abdomen yang terjadi pada pasien. Abstract  Abdominal trauma is trauma located in the area between the lower pelvis and the upper diaphragm. Abdominal trauma consists of blunt abdominal trauma and penetrating abdominal trauma. In cases of blunt trauma, the diagnosis is more difficult to make because multisystem trauma usually occurs, while trauma to intra-abdominal organs may occur due to penetrating injuries. Trauma is the main cause of death in productive age, namely under 40 years of age, and is also the 3rd cause of death in the world, after cancer and cardiovascular disease. Abdominal trauma cases still often experience diagnostic delays and inadequate supporting facilities, resulting in prolonged hospitalization and increased morbidity and mortality rates. Abdominal trauma is a significant cause of morbidity and mortality. The diagnosis of abdominal trauma is often missed due to physical symptoms which are sometimes obscured by intoxication or head trauma. Unknown abdominal trauma is still a scourge that causes death that should be preventable. The aim of this research is to improve skills in recognizing signs of abdominal trauma using behavioral skills training techniques. The research design used in this research is a pre-experimental design with a one group pretest-posttest design. Respondents in this research were 40 respondents. The sampling technique used was purposive sampling, data collection using a questionnaire via Google Form. Data analysis was carried out using the paired t test statistical test. The results of the research show p value: 0.000 where (p value <0.05) so it can be concluded that there is a significant difference between skills in recognizing signs of abdominal trauma before and after behavioral skills training techniques. The BST method is effectively used to improve respondents' skills in recognizing signs of abdominal trauma that occur in patients.
ANALISIS PERAN SERTA KADER KESEHATAN DALAM ELIMINASI TUBERKULOSIS DI KOTA KEDIRI TAHUN 2025 Putri, Nurita Nilasari Bunga Kharisma Arifiana; Yunarsih, Yunarsih; Kristanto, Heny
coba Vol 14 No 1 (2025): November 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i1.910

Abstract

Pendahuluan: Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis (M.tb). Program Penanggulangan TBC menambah upaya pada strategi penemuan pasien TBC, tidak hanya secara pasif dengan promosi aktif di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), tetapi juga melalui penemuan aktif secara intensif dan masif berbasis keluarga dan masyarakat dengan tetap memperhatikan dan mempertahankan pelayanan yang bermutu sesuai standar. Metodologi Penelitian ini merupakan penelitian case study dengan menggunakan instrumen penelitian kuesioner kepada kader kesehatan, penelitian dilakukan secara cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagian Kader Kesehatan sejumlah 46 orang Kader Kesehatan di setiap kelurahan di Kota Kediri pada tahun 2025 yang sesuai dengan kriteria inklusi dari penelitian ini. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Probability Sampling Jenis Simple Random Sampling, sedangkan untuk analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisa univariat, bivariat dengan menggunakan Uji t – berpasangan (paired t-test). Hasil: Dengan menggunakan statistik t ≈ 12.91 dan derajat kebebasan 45, nilai p-value yang dihasilkan oleh perangkat lunak statistik akan sangat kecil, p-value < 0.05, sehingga H0 ditolak, yaitu terdapat perbedaan yang sangat signifikan secara statistik antara skor pre-test dan post-test. Peningkatan rata-rata skor sebesar 3.304 poin pada post-test dibandingkan dengan pre-test menunjukkan bahwa ada efek yang berarti. Diskusi: Diharapkan adanya penelitian dan tindakan berkelanjutan dari penelitian yang telah dilakukan ini, sebagai bentuk peneliti ikut serta dalam eliminasi tuberkulosis di Kota Kediri Kata Kunci: Kader Kesehatan, Eliminasi Tuberkulosis