Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penjelasan Hadis Hukum Hiwalah serta Komparasi pendapat fuqaha’ Tentang Hiwalah dalam Kitab Tarhu Tatsrib Muhammad Sya’ban Siregar; Nawir Yuslem; Akhyar Zein; Muhammad Syukri Albani Nasution
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.4611

Abstract

Akad hiwalah merupakan instrumen muamalah yang memiliki peran strategis dalam penyelesaian kewajiban finansial umat Islam, khususnya dalam konteks pengalihan tanggungan utang yang berkembang dalam praktik keuangan syariah kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjelasan hadis-hadis hukum tentang hiwalah dalam Kitab Ṭarḥu al-Tatsrīb fī Syarḥ at-Taqrīb serta mengkaji perbedaan pendapat para fuqaha’ lintas mazhab terkait konsekuensi dan penerapan hukumnya. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menelaah sumber primer berupa hadis dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim beserta syarahnya dalam karya al-‘Iraqi, serta sumber sekunder dari literatur fikih mu‘tabar berbagai mazhab. Hasil kajian menunjukkan bahwa penjelasan al-‘Iraqi menempatkan hiwalah sebagai mekanisme hukum yang berorientasi pada kemudahan transaksi dan keadilan bagi para pihak, sekaligus membuka ruang ikhtilaf ulama dalam menentukan status kewajiban menerima hiwalah, batas tanggung jawab muhil, serta hak muhtal ketika terjadi kebangkrutan atau wanprestasi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya harmonisasi antara konstruksi hadis ahkam dan kebutuhan praktik keuangan syariah modern agar akad hiwalah dapat diterapkan secara normatif, adil, dan kontekstual dalam sistem muamalah kontemporer
Islamic Law and Fraud Eradication Strategy in Islamic Financial Institutions Pradesyah, Riyan; Nawir Yuslem; Chuzaimah Batubara
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 2 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the law and strategy to eradicate fraud in Islamic financial institutions, which are important institutions in the sharia-based economy. Fraud, which includes various fraudulent acts such as manipulation of financial statements and abuse of authority, can damage the reputation and sustainability of financial institutions. Therefore, a thorough understanding of the laws governing Islamic financial institutions, including the Sharia Banking Law and regulations from the Financial Services Authority (OJK), is essential in efforts to prevent and counter fraud. The fraud eradication strategy proposed in this study involves several approaches. First, the implementation of a comprehensive internal control system, including periodic internal and external audits, to ensure transparency and accountability. Second, increasing awareness and ethical training for employees, so that they are better able to recognize and prevent fraud. Third, the use of information technology, such as early detection systems and data analysis, which can identify suspicious patterns in financial transactions. This research emphasizes the importance of collaboration between Islamic financial institutions, regulators, and the public to build a safe and transparent ecosystem. Thus, efforts to eradicate fraud not only protect institutional assets, but also strengthen public trust in the Islamic financial system. The results of this research are expected to provide insight for policy makers and practitioners in developing more effective strategies in eradicating fraud.