Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Strengthening Hospital Care Quality through Patient Safety Education: Evidence from a Regional Hospital in Eastern Indonesia Feby Manuhutu; Dene Fries Sumah; Vanny Leutualy; Valensya Yeslin Tomasoa; Syulce Luselya Tubalawony; Nenny Parinussa; Hery Jotlely; Olivia Talahatu
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 5 No. 1 (2026): March-August
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v5i1.1736

Abstract

Patient safety is an essential component in improving the quality of healthcare services. The World Health Organization, through the Global Patient Safety Action Plan 2021–2030, emphasizes the importance of healthcare systems that prioritize patient safety. However, the implementation of patient safety practices in hospitals continues to face several challenges, including limited knowledge among healthcare workers and a low culture of incident reporting. This community service activity was conducted by nursing lecturers at a regional hospital and involved 60 nurses. The methods employed included interactive lectures, group discussions, and practical simulations based on the six International Patient Safety Goals. Evaluation was carried out using pre-tests and post-tests. The results demonstrated a significant improvement in knowledge, with the average score increasing from 56% to 87%. Patient safety education was proven to be effective in enhancing nurses’ understanding and awareness, thereby strengthening the culture of patient safety and improving the overall quality of healthcare services in hospitals.
Implementasi Program Penyuluhan dan Demonstrasi Kesehatan Bagi Anak Usia Sekolah Joan Herly Herwawan; Valensya Yeslin Tomasoa; Mesy Reunussa; Petronela Peny; Jein O Laurika; Ake Rupidara; Stefani A Labok; Vica C Kalay; Delvin A Leatomu; Yesi Telussa; Jodi Salaudin; Monalisa Lekky
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 1 No. 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v1i2.814

Abstract

Anak usia sekolah adalah anak yang berumur lebih dari 6 tahun sampai sebelum berusia 18 tahun atau anak dengan usia 7-15 tahun yang harus mengikuti wajib belajar 9 tahun atau yang terdaftar dan aktif bersekolah pada tingkat SD/sederajat hingga SLTP/sederajat. Anak usia sekolah merupakan sasaran yang ditargetkan dalam pelaksanaan program kesehatan, sebab jumlah anak sekolah sebesar 25% di antara jumlah penduduk. Beberapa masalah kesehatan yang dialami anak usia sekolah seperti ketidakseimbangan gizi, kesehatan gigi, kelainan refraksi, kecacingan terkait perilaku hidup bersih dan sehat. Negeri Mesa berpenduduk sebanyak 803 jiwa, dimana jumlah anak usia sekolah (5-14 tahun) adalah 170 jiwa. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara didapatkan data adanya ketidaktahuan dan ketidakpedulian mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta ketidaktahuan mengenai dampak dari penggunaan gadget yang tidak sehat atau berlebihan. Berdasarkan masalah yang ada maka implemetnasi yang dilakukan terhadap anak usia sekolah adalah penyuluhan kesehatan tentang PHBS dan penggunaan gadget secara sehat, serta melakukan demonstrasi cara mencuci tangan dan menggosok gigi.
Screening dan Pendidikan Kesehatan Bagi Lansia di Kota Ambon Valensya Yeslin Tomasoa; Joan Herly Herwawan; Alisye Siahaya
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i1.832

Abstract

Penyakit asam urat atau biasa dikenal sebagai gout merupakan gangguan peradangan kronis autoimun atau respon autoimun, dimana imun seseorang bisa terganggu dan turun yang menyebabkan hancurnya organ sendi dan lapisan pada sinovial, terutama pada tangan, kaki dan lutut. Puskesmas Air Salobar khususnya Kelurahan Kudamati RW. 01 merupakan wilayah lokasi fokus pelayanan kesehatan karena berada di tengah perkotaan Kota Ambon. Dalam pelayanannya tentunya puskesmas Air Salobar memiliki sasaran lansia dalam pelayanannya pada usia >60 tahun.  Screening kesehatan dan edukasi agar lansia sangatlah penting dilakukan untuk mengetahui masalah kesehatan yang dialami seperti gout. Metode yang dilakukan Rapid Test menggunakan alat easy touch test strip untuk mengetahui kadar asam urat lansia. Hasil Kegiatan ini adalah hasil pemeriksaan kadar asam didapatkan ada 30 lansia (65.2) yang mengalami peningkatan kadar asam urat dari 46 lansia. Diharapkan kerjasama lintas program dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan dan kerjasama lintas sektor dengan LSM di masyarakat karena menjadi perhatian secara serius dalam penyediaan sarana dan prasarana kegiatan penyuluhan maupun pemeriksaan kadar asam urat khususnya pada lansia.
Upaya Peningkatan Cakupan Skrining Melalui Deteksi Risiko Kanker Serviks Dengan Sinara di Maluku Devita Madiuw; Valensya Yeslin Tomasoa; Westy Tahapary; Sinthia Rosanti Maelissa; Dene Fries Sumah; Zasendy Rehena; Lisse Pattipeiluhu; Dian Thiofany Sopacua; Vanny Leutualy; Theosobia Grace Orno
Karya Kesehatan Siwalima Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v4i1.1519

Abstract

Kasus kanker serviks terus meningkat, namun kesadaran wanita melakukan skrining masih sangat rendah. Permasalahan yang ditemukan di Negeri Karlutu Warasiwa, bahwa sebagian besar wanita tidak mengetahui skrining melalui IVA maupun Papsmear dapat mendeteksi dini kanker serviks. Hal ini karena belum pernah diadakan edukasi kesehatan maupun skrining kanker serviks pada wilayah tersebut.  Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Negeri Karlutu Warasiwa, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku dengan sasaran wanita usia subur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kanker serviks pada wanita usia subur di Negeri Karlutu. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pre dan post-test, serta instrumen Sinara. Hasil evaluasi kuesioner pre dan post-test menunjukkan, sebesar 27 peserta (100%) mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan penyuluhan. Selain itu, hasil skrining menunjukkan semua peserta (100%) mengalami risiko sedang hingga tinggi mengalami kanker serviks. Direkomendasikan bagi pemerintah negeri agar dapat berkoordinasi dengan petugas kesehatan setempat, untuk dilakukan kegiatan skrining kanker serviks bagi wanita usia subur di wilayah tersebut.