Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian COVID-19 Di Desa Naru, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat Rini Aryanti; Agus Setyobudi; Deviarbi Sakke Tira
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 7, No 4 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v7i4.15754

Abstract

The case of the spread of the Covid-19 virus in Woha District, Bima Regency, West Nusa Tenggara experienced an increase in the number of Covid-19 cases, the most of which were 19 cases in Naru Village. The cause of the high number of cases in Naru Village is due to its location close to the city. Other factors that have contributed to the Covid- 19 incident are knowledge, attitudes, Covid-19 prevention measures, the availability of facilities and family support that have a relationship with the Covid-19 incident. This study aims to analyze the factors related to the incidence of Covid-19 in Naru Village, Woha District, Bima Regency, West Nusa Tenggara Province in 2021. This type of research is an analytical survey with a cross sectional study approach design. The population is all the heads of families in Naru Village, finding 255 family heads. The sampling technique used simple proportional sampling with a sample of 70 families. The data obtained were then analyzed using chi square with a significance level = 0.05. The results showed that there was a relationship between the three variables with the incidence of covid-19, namely preventive measures (p = 0.044), availability of facilities (p = 0.040) and family support (p = 0.020). In addition, there are two variables that do not have a relationship, namely knowledge (p = 0.832) and attitude with a value of (p = 0.771). It is hoped that the people of Naru Village will get information from various trusted sources, especially healthworkers, television and social media related to the Covid-19 incident
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Tentang HIV/AIDS Pada Siswa SMAN 2 Haharu Kabupaten Sumba Timur Tahun 2022 Enggllika Remijawa; Deviarbi S. Tirra; Honey I. Ndoen
Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v11i2.467

Abstract

HIV/AIDS is a disease that can attack the immune system caused by a virus and is still a concern for many people today. Hiv/AIDS knowledge in students is students’ understanding of the symptoms, causes, ways of transmission and ways of prevention. High school students are students who are growing up and are looking for their identity, such as hanging out with peers and even having relationships with the opposite sex. The purpose of this study was to analyze factors related to knowledge about HIV/AIDS in students of SMAN 2 Haharu, East Sumba Regency. This research is quantitative research with a cross-sectional approach. The population in this study was all students of SMAN 2 Haharu class X and class XI, with a total of 222 students. The sample in this study was 107 people, with a sampling technique using proportional random sampling. The analysis used in this study was univariate analysis and bivariate analysis by testing the relationship of chi square. In general, the author concludes that there are factors related to knowledge about HIV/AIDS, namely age, social, peers, dating experiences, and sources of information. The results showed that there was a relationship between knowledge and age, social, peers, dating experience and sources of information with each p-value = 0.000, but in the age variable, p-value = 0.002. The relevant government and health workers need to work together to increase knowledge about HIV / AIDS in students by implementing counseling and socialization to students of SMAN 2 Haharu.
Implementation of the Pulmonary TB Control Program in Noebeba Health Centre, Noebeba District, South Central Timor Regency Maria Yosefa Ivony Jepapu; Deviarbi Sakke Tira; Dominirsep Ovidius Dodo
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 3 No 1 (2023): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v3i1.504

Abstract

Angka penemuan kasus TB Paru di Puskesmas Noebeba masih rendah dan belum mencapai target minimal nasional yang ditetapkan yaitu 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pengendalian TB Paru di Puskesmas Noebeba Kecamatan Noebeba Kabupaten TTS Tahun 2021. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan pada penelitian berjumlah 4 orang yaitu Kepala Puskesmas/Dokter, Pengelola Program TB, dan 2 Perawat yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Kriteria dalam penelitian ini yaitu orang-orang yang terlibat langsung dalam program pengendalian TB Paru di Puskesmas Noebeba dan bersedia menjadi informan penelitian. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 hingga Januari 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas mengalami kekurangan dana dan mikroskop belum tersedia, kesulitan ekonomi untuk biaya transportasi pemeriksaan, kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk mau berobat atau memeriksakan dirinya ke Puskesmas. Diharapkan lebih meningkatkan upaya penemuan kasus secara aktif, pengadaan mikroskop, dan penyuluhan.
The Effect of Counseling Video on Breast Cancer Early Detection Behavior in SMAN I Golewa Barat, Ngada Regency Maria Marselina Meo; Deviarbi Sakke Tira; Indriati A. Tedju Hinga
Lontar : Journal of Community Health Vol 4 No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/ljch.v4i4.5163

Abstract

Breast cancer is a malignant tumor formed from breast cells that grow and spread between tissues or organs near the breast or other body parts. One of the control and prevention programs for breast cancer is Breast Self-Examination (BSE). BSE is a breast examination that women can carry out continuously for a month. It is an examination in early detection of the possibility of an abnormal bulge (lump) in the breast. The purpose of this Studi was to analyze The Effect of BSE Counseling Using Video on The Knowledge, Attitudes, and Behavioral Practices of Early Detection of Breast Cancer in XII Class students of SMAN I Golewa Barat Ngada Regency 2020. This study used the pre-experimental method with one group pre-test and post-test design. The sample in this study was all students from the XII class of SMAN I Golewa Barat (136 students). Data were analyzed using Wilcoxon's test. Based on the results of the study, there was an influence between BSE counseling with knowledge (p=0.000), attitudes (p=0.000), and behavior for early detection of breast cancer (p=0.000). Schools should cooperate with the local health center or health office to carry out health education on an ongoing basis, especially BSE and breast counseling to students to prevent cancer early and reduce breast cancer mortality and morbidity.
PENDAMPINGAN DAN PEMERIKSAAN JENTIK NYAMUK AYDES AIGEPTY DI WILAYAH ENDEMIK DEMAM BERDARAH KECAMATAN KELAPA LIMA, DESA OESAPA-KOTA KUPANG Deviarbi Sakke Tira; Diana Apipideli; Soleman Landi
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 Edisi April 2020
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v1i1.66

Abstract

Pemeriksaan jentik merupakan pemeriksaan yang pada setiap tempat-tempat penampungan air yang ada yang lebih dominan dihinggapi nyamuk sebagi sarangnya. Pemeriksaan jentik dilakukan dengan mengutamakan pemberantasan pada nyamuk demam berdarah yaitu nyamuk Aedes Aeggepty. Nyamuk ini mampu hidup pada ketinggian sampai 1000 m dari permukaa laut, suka hidup didaratan rendah yang berpenghuni padat. Dari telur hingga dewasa mencapai kurang lebih 12 hari. Pemberantasan pada nyamuk Aedes Aeggepty akan lebih maksimal dan efektif jika dilakukan dengan jara pemeriksaan jentik-jentik sevara berkala oleh petugas puskesmas. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendampingi masyarakat dan memberikan petunjuk atau arahan tentang pentingnya rutinitas melakukan pemeriksaan jentik nyamuk demam berdarah. Keberadaan jentik Aedes aegypti di suatu daerah merupakan indikator terdapatnya populasi nyamuk Aedes aegypti di daerah tersebut. Peran serta mayarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk digerakkan lebih giat melalui penyuluhan-penyuluhan. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah Kombinasi antara Pendidikan Dan Pelatihan. Dimana, dengan metode pendidikan tim akan melakukan penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman dalam bidang kesehatan dan lingkup terkait didalamnya sehingga menyadarkan masyarakat akan pentingnya memelihara kesehatan dan hidup sehat. Dan dalam metode pelatihan, tim akan melakukan pelatihan mengumpulkan dan memeriksakan keberadaan dan kepadatan jentik nyamuk demam berdarah. Selanjutnya, peserta pelatihan akan dibentuk kedalam kelompok mandiri kesehatan berbasih masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang pada tanggal 18-20 Nopember 2019. Sampel yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalah keluarga yang mempunyai riwayat anggota keluarganya menderita kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) sebanyak 27 keluarga. Hasil yang diperolah adalah terjadinya perubahan pengetahuan dan sikap masyarakat soal pentingnya melakukan pemeriksaan dan penuntasan jentik nyamuk secara berkala. Dan menggunakan sistem 3M (menguras, membakar dan menanam) serta menggunakan abate dalam hal pencegahan kejadian DBD dilingkungan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.
EDUKASI PENTINGNYA PEMENUHAN GIZI PADA 1000 HPK DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Masrida Sinaga; Deviarbi Sakke Tira; Tadeus A.L. Regaletha
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2022
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v3i2.203

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang menjadi perhatian pemerintah sekarang ini adalah stunting. Upaya untuk mencegah dan menurunkan angka stunting adalah dengan mengoptimalkan status gizi terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Salah satu tantangan dalam mengatasi masalah stunting adalah pemahaman dan persepsi yang salah tentang stunting. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah meningkatkan pemahaman masyarakat, yaitu dapat dilakukan melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat. Tujuan umum kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, dan sikap ibu hamil dan ibu hamil tentang pentingnya pemenuhan gizi dan pola asuh yang baik pada 1000 HPK, dalam upaya mencegah stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, sumbang saran dan diskusi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, sumbang saran dan diskusi. Kegiatan yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman dan pengetahuan ibu hamil dan ibu Balita tentang pentingnya pemenuhan gizi pada 1000 HPK dalam upaya pencegahan stunting, mencakup pengetahuan pengasuhan anak dan pemberian makanan seimbang pada 1000 HPK, serta pentingnya pemberian ASI dan ASI eksklusif. Data menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre test peserta adalah 19,90 poin, namun setelah penyuluhan (post test) meningkat menjadi 25,75 poin. Hasil uji-T juga menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan dan pemahaman yang signifikan setelah diberikan penyuluhan. Perlu ada perhatian dari pemerintah daerah setempat dan dinas kesehatan terhadap pengoptimalan fasilitas Posyandu, seperti penambahan fasilitas alat peraga edukasi, serta penghargaan dan pembinaan kader yang mau bekerja secara sukarela.
PENINGKATAN PEMAHAMAN POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DAN PENYAKIT KECACINGAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR (SD) GMIT BOKONUSAN DI KECAMATAN SEMAU KABUPATEN KUPANG Deviarbi Sakke Tira; Masrida Sinaga; Ribka Limbu; Amelia B Sir
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2022
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v3i2.206

Abstract

Hygiene (kebersihan) perorangan pada anak merupakan hal yang sesungguhnya perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak karena perilaku hygiene perorangan yang buruk dapat menyebabkan dampak negatif pada kualitas kehidupan selanjutnya, yang tidak hanya dalam bentuk dampak fisik tapi juga dampak psikososial kehidupan anak. Sekolah merupakan perpanjangan tangan keluarga dalam meletakkan dasar perilaku, termasuk perilaku kesehatan pada anak. Sekolah Dasar (SD) terkhususnya, menjadi pintu masuk perbaikan pengetahuan, sikap, dan perilaku hygiene perorangan di masyarakat. Anak SD adalah kelompok yang berada dalam taraf pertumbuhan dan perkembangan sehingga sangat peka untuk menerima perubahan dan mudah untuk dibimbing, diarahkan, dan ditanamkan kebiasaan yang baik, termasuk kebiasaan hygiene perorangan. Oleh karenanya, peningkatan pengetahuan anak SD mengenai hygiene perorangan dan akibatnya terhadap kesehatan jika tidak dilakukan dengan baik, sangat perlu dilakukan untuk mencegah dan meningkatkan kesehatan anak sekolah. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di SD GMIT Bokonusan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pemantauan, dan evaluasi tim. Kegiatan yang dilakukan berupa pemberian edukasi (diseminasi informasi kesehatan) mengenai perilaku hygiene perorangan dan akibat hygiene perorangan yang buruk terhadap kesehatan, misalnya penyakit Kecacingan.
Overview of Waste Management and Fly Density Level in 2021 Maria Flaviana Tefa; Deviarbi Sakke Tira; Soleman Landi
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v2i1.1207

Abstract

Disease vectors are organisms that carry pathogenic viruses or bacteria and parasites from infected hosts to other hosts. Vector communicable diseases are influenced by the physical, biologica, and socio-cultural environment. Mosquitoes, fleas, and flies are vectors of infectious disease carriers. These vectors carry infectious diseases such as malaria, filariasis, bubonic plague, typhus, and diarrhea. One of the vectors that cause diarrhea is the fly. The presence of flies can be an indication of poor hygiene. This study aims to determine the description of waste management and the density level of flies in traditional markets in Kupang City. The type of research is a descriptive survey. The samples were the yellow troops and market managers at the Inpres, Kasih, and Oeba Market. The analysis was carried out using the SPSS application. The results of the study indicate that taste management in the Kupang City Traditional Market is not fully effective on average.
Relationship between Risk Factors and Hypertension in Working Area of Oesapa Public Health Center Kupang City Linda Aryanti Mahoklory; Apris A. Adu; Deviarbi Sakke Tira
Lontar : Journal of Community Health Vol 5 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/ljch.v5i1.5237

Abstract

Hypertension is a silent disease or killer that occurs without causing symptoms and complaints. 2018 Basic health research reported that the prevalence of hypertension in Indonesian aged 18 years increased from 2013 to 2018. This study aimed to analyze the relationship between risk factors and hypertension in the working area of Oesapa public health center Kupang city in 2020. The method of this study is analytical observation with a case-control study design. The sampling technique used was simple random sampling which consists of 49 sample cases and 49 controls. Data analysis used a chi-square statistical test, and the strength of the relationship between risk factors was calculated by odds ratio (OR) value. The results showed that the risk factors associated with the incidence of hypertension in the working area of Oesapa public health center Kupang city in 2020 were age 18 (p= 0.04; OR= 4.5), smoking habits (p= 0.035; OR= 2.728), lack of activity physical (p= 0.001; OR= 4.471), stress (p= 0.025; OR= 2.750) and consumption of NaCl (p= 0.026; OR= 2.719). While the risk factors that were not associated with the incidence of hypertension in the working area of Oesapa public health center Kupang city in 2020 were gender (p= 0.685; OR= 1.280) and alcohol consumption habits (p= 0.355; OR =2.195). The community is suggested to prevent hypertension risk and improve their health status by conducting regular blood pressure checks at health services.
Description of the Personal Hygiene of Women Adolescent in the At-Tin Orphanage Kurnia Sari Hayon; Deviarbi Sakke Tira; Amelya Sir
Lontar : Journal of Community Health Vol 5 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/ljch.v5i1.6143

Abstract

The transition period from childhood to adulthood marked by accelerated physical, mental, emotional, and social development in a dynamic phase of growth and development in life is the understanding of adolescence. Adolescence is the age of puberty, so it is related to reproductive health. Health problems due to insufficient knowledge about personal hygiene in the reproductive organs are reproductive health problems, such as cervical cancer, vaginal discharge, genital skin irritation, allergies, and urinary tract infections. This study aims to describe personal hygiene in adolescents at the At-Tin Orphanage, Kupang City, in 2021. This type of research is quantitative, using a descriptive method. The population in this study amounted to respondents using total sampling. Analysis of the data used in this study is descriptive statistics. Data was collected using observation sheets and questionnaire sheets. The results showed that adolescents' knowledge about personal hygiene was good (62.2%), adolescent attitudes about personal hygiene were negative (86.7%), adolescent behavior about personal hygiene was good (73.3%), and facilities and infrastructure regarding personal hygiene were available (100%). The caretakers at the At-Tin orphanage need to carry out routine supervision to check or supervise the cleanliness of the rooms and personal hygiene of respondents so that young women can maintain the cleanliness of their rooms and themselves properly to avoid various diseases.
Co-Authors Adang, Dionisia Cacalia Adu, Apris A. Agnes Montolalu Agun, Archangela Rom Ose Agus Setyobudi Agus Setyobudi Agus Setyobudi Agus Setyobudi Alang, Gregorius Rinto Amas, Arias Umbu Amelia B Sir Amelya Betsalonia Sir Amul, Bergita G. J. Andi Suyatni Musyrah Anding, Derse Ndula Andri Y. Hilli Angela Albertin Siki Anita Lontaan Anna Henny Talahatu Antonia Hari Anu, Lusia Faustina arpandjam'an, arpandjam'an Asiyah, Raudhatul Astriani, Astriani Awal, Muhammad Bahar, Astrid Fitria Mulyani Bakri, Burhanuddin Banoet, Malestriani J. Barbier, Tammy Andrea Bata, Sesilia Alfonsa Bebhe, Maria Windriani Bena, Paula Theresia Benu, Novianti Serni M. Bernadina Tena Bili, Adelia F. D. Bonavantura Taco Bria, Febriana Abuk Bungsu, Marwa Ledita Carolin, Afriani Magreth Cathlyn Ivanna Salmon Clareta Monica Oktaviane Teja Dade, Veronika Daniela Boeky Daniela L. A Boeky Dea Putrisna Djawa Gigy Dea Putrisna Djawa Gigy Dealdo, Kresecia Aprillia Putri Diana Apipideli Dodo, Dominirsep Ovidius Doki, Gloria Evaristi Dondo, Lusia Engelina Nabuasa Engglika S Enggllika Remijawa Enos Kabu Ermenilda Poseng Febiola, Febiola Fitria Ningsi Banni Tudu Fransisca Camellia Bunga Wago Fransiskus G. Made Fransiskus G. Mado Gracia, Febrianti Gulo, Stefani Dua Haba, Febrian Trisan Hantip, Paskalis Charvalo Putra Haseli, Katharina Helga Jilvera Nathalia Ndun Hero, Damianus Harlando Hinga, Indriati A. Tedju Honey I. Ndoen Honey I. Ndoen Icha, Florentina Rosina Iksan Kaleb Adu Imelda F. E. Manurung Imelda Februati Ester Manurung Indriati A. Tedju Hinga Indriati Andolita Tedju Hinga Indriati Tedju Hinga Irna Kause Jellabing, Agitha Reymusyani Cr Jenau, Priska Lidia Kase, Cindy Kerans, Maria Merai K. Khalid Fredy Saputra, M Kiik, Alexandrina T.A. Koa, Theresna Kurnia Sari Hayon Kusumawardani, Emi Laba, Elfrida Febriyanti Lado, Ervan Dima Lauw, Stenly Yunior Ledoh, Kristiana Lengari, Trinita Y.N Lewi Jutomo Limbu, Ribka Linda Aryanti Mahoklory Logo, Juniadi A. Pe Lorna Lolo, Lestari M. Ihsan Dacholfany Manose, Menti Y. Manurung, Imelda Februati Ester Maria Flaviana Tefa Maria M. Dwi Wahyuni Maria Margarini Leki Maria Marselina Meo Maria Yosefa Ivony Jepapu Marisca Jenice Sanaky Marni Marni Marthen Robinson Pellokila Masae, Viviencia M.A. Masrida Sinaga Mataufina, Maria C. C. Mathilde, Mauricia Keyra Mbate, Welsirefika Merdiana Ones Mesang, Gabriela J. N. Mesang, Gabriela. J. N. Mue, Elvina Muhammad Dawam Jamil Muskananfola, Catherine Elisabeth Mustakim Sahdan Namah, Nikita Martha Dewi Nautu, Ceresentia Apriani Ndoen, Honey I. Ndoen, Honey Ivon Ndolu, Yurihany S. J. Ndun, Elistho Adrianus Neno, Tiara Margareth Nenotek, Kezia Indriani Nordianiwati Novita Scolastica Amsikan Novitasari Novitasari Nufeto, Virliando Nur, Marselinus Laga Pakae, Santaliana A. Pakan, Sikhry Christian Max Pandie, Iquinta I. Pandie, Marshanda Ananda Pati, Riana B.Belinda Umbu Pau, Defristin Pehan, Melania Alpiani Derang Pellondou, Deflin Petrus Gawe Nusa Uran Picauly, Intje Pingak, Meksy S. Pullu, Robertilde Kristy R. B. Pupella, Jeysel D. Purimahua, Shinta L. Purnawan, Sigit Purnawirawan, Sigit Radja Riwu, Yuliana Rahayu Chandranita Rini Rahayu, Elisabeth Tri Rahmi, Hanifatul Rambadeta, Rina Djawa Rebo, Martina Lulu Reke, Sarlintje Rinawati Sirait Rini Aryanti Riwu, Yuliana Radja Robertha Kartini Ronny Syamuel J. P. Ratukore Sabuna, Dwirana Safriza, Hamditya Aulia Sarci M. Toy Sari, Iffah Atiqah Sartono S. Rika Seo, Johandri Leonaldi Silfiana, Andi Siti Masdah Soleman Landi Sumiati Sumiati SUMIYATI SUMIYATI Suprapto Suprapto Susanto, Angelina Kathlen Syamruth, Yendris K. Tadeus A.L. Regaletha Takesan, Wilyam J. Taopan, Qntan Q.P Tedju Hinga, Indriati A. Tedjuhinga, Indriati A. Tino, Pretty Angel Tomico Nasrani Taopan Tri Wijayanti, Yoga Tuan, James Tukan, Helena Antonia Ema Viviencia M. A. Masae Wahyuni, Maria M. D. Weraman, Pius Weto, Yohana Karmilan Wijayanti, Lumastari Ajeng Wina Jensisca Muda Wonlele, Graciella P. I. Yermi A. Suek Yoga Tri Wijayanti Yuliana Timu Yuliany Rahmawati, Endah Yuliawati, Dwi Yunus, Muh Yusak, Cindy Putri Yusuf, Nazwa Nabila