Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) Terhadap Hasil Belajar Pak Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Paranginan Tahun Pembelajaran 2022/2023 Ezra S.G Siburian; Sudirman Lase; Andar Gunawan Pasaribu; Lince Sihombing; Damayanti Nababan
Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi Vol. 1 No. 3 (2023): September : Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jpat-widyakarya.v1i3.1280

Abstract

The aim of this research is to determine the positive and significant influence of the STAD (Student Team Achievement Division) Cooperative Learning Model on the PAK Learning Outcomes of Class VII Students of SMP Negeri 2 Paranginan for the 2022/2023 Academic Year. The method used in this research is a quantitative inferential statistical research method. The population is all class VII students of SMP Negeri 2 Paranginan for the 2022/2023 academic year, totaling 65 people. Data collected using a positive closed questionnaire totaled 21 items for variable 2023: 1) Test analysis requirements: a) positive relationship test obtained rxy = 0.480 > rtable(a=0.05,n=65) = 0.244. b) Testing a significant relationship obtained a value of tcount= 4.343 > ttable(a=0.05, dk=n-2=63)= 2.000. 2) Influence test: a) Regression equation test, obtained the regression equation Y ̂="62.38"+0.28X. b) Regression coefficient of determination test (r2) = 23%. 3) Test the hypothesis using the F test to obtain Fcount > Ftable=(a=0.05, dk numerator k=25, dk denominator=n-2=65-2=63) namely 18.82 > 1.39. Thus Ha is accepted and H0 is rejected.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Motivasi Belajar PAK Bagi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Siempat Nempuh Hulu Tahun Pembelajaran 2023/2024 Ulima Sitohang; Andar Gunawan Pasaribu; Malani Simanungkalit; Damayanti Nababan; Adiani Hulu
Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi Vol. 1 No. 3 (2023): September : Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jpat-widyakarya.v1i3.1324

Abstract

The aim of this research is to determine the influence of the Inquiry Learning Model on PAK Learning Motivation for Class VIII Students of SMP Negeri 1 Siempat Nempuh Hulu for the 2023/2024 Academic Year. The method used in this research is a quantitative method with descriptive statistical data analysis. The population is all 165 students of class VIII of SMP Negeri 1 Siempat Nempuh Hulu for the 2023/2024 academic year who are Christians and the research sample was determined to be 47 people, namely 30% of the total population. Data was collected using a positive closed questionnaire with 52 items. The results of data analysis show that there is an influence of the Inquiry Learning Model on PAK Learning Motivation for Class VIII Students of SMP Negeri 1 Siempat Nempuh Hulu for the 2023/2024 Academic Year: 1) Test the analysis requirements: a) positive relationship test obtained by the value rxy = 0.546 > rtable( a=0.05,n=47) = 0.283, thus it is known that there is a positive relationship between variable -2=45)= 2.021, thus there is a significant relationship between variable b) Regression coefficient of determination test (r2) = 29.8%. 3) Test the hypothesis using the F test to obtain Fcount > Ftable=(a=0.05, dk numerator k=17, dk denominator=n-2=47-2=45) namely 19.09 > 1.51. Thus Ha is accepted and H0 is rejected.
Dekonstruksi Prinsip Mengajar Rabi Yudaisme Berdasarkan Matius 23:3 sebagai Upaya Menemukan Hakikat Pendidikan Kristen di Indonesia Erman Saragih; Andar Gunawan Pasaribu; Johari Manik
Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Vol 3 No 2 (2023): HaratiJPK: Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen IAKN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54170/harati.v3i2.159

Abstract

The relationship between Christian continuity and Judaism is also a fascinating study in terms of the practice of Christian education. The implementation of Christian Education often goes too far in referring to material from the teachings of Rabbi Judaism in the process of its implementation without stating the affirmation of the nature of Christian Education itself on that reference. The purpose of this manuscript is as an anti-thesis of the Jewish rabbinic teaching pattern "... they teach it but don't practice it," which was strongly criticized by Jesus and as a reflection of the implementation of Christian Education in Indonesia. The method used is descriptive qualitative with a literature review. The conclusion is, first, it is necessary to affirm the nature of Christian Education among the educational principles of the rabbis in the context of its time because the teachings of Jesus are very much in contrast to the teachings of Judaism. Second, the challenges of implementing Christian education in Indonesia are diverse and multi-layered, so it is full of teaching dichotomies. Third, the pattern of teaching Jesus as a fundamental principle for implementing Christian Education is not to get trapped and make mistakes made by Jewish rabbis. Jesus emphasized the practice of justice, love, and faithfulness
Peran Pemuridan Warga Gereja Dalam Membentuk Penatalayanan Misi Gereja Serta Implementasinya Bagi Jemaat Misioner Marice Simamora; Sentikhe Tumanggor; Yesika Lumian Sinaga; Ellida Lusiva Hasugian; Serru Tumangger; Selvia Marpaung; Andar Gunawan Pasaribu
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN AGAMA Vol. 3 No. 2 (2022): November : SEMNASPA
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPKat) Santo Fransiskus Assisi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/semnaspa.v3i2.159

Abstract

Kehidupan Kristiani yang diciptakan Allah bukan hanya kehidupan menyendiri, tetapi kehidupan bersama komunitas di dalam gereja. Pengalaman dan persoalan akan muncul di sepanjang kehidupan akan tetapi dengan adanya peran gereja sebagai misionaris, tentu Allah memiliki tujuan bahwa anak-anak-Nya akan mencapai suatu kebebasan iman yang kuat serta bertumbuh dan mampu menghadapi berbagai pengajaran sesat. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan Ini studi kualitatif deskriptif kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur yang berkaitan dengan pokok masalah yang dibahas titik melalui kajian dan analisis yang mendalam ini diharapkan gereja memiliki peran penting dalam gerakan misionaris khususnya dalam pembentukan gereja-gereja misionaris. Peran penting gereja dalam gerakan misioner ini adalah menjadi terang bagi umat dan mampu memimpin, menempatkan karya misionaris Dan penginjilan sebagai tujuan utama kepemimpinan. Selain itu, dalam melakukan gerakanmisionaris gereja harus mempertimbangkan beberapa hal termasuk perintis kerja baru yang membuktikan bahwa Tuhan memampukan Setiap anggota-Nya untuk memenuhi panggilan-Nya.
WANITA YANG MEMBAWA BERKAT Bonatua L. Siantar; Eka Yolanda Siregar; Eunike Clarisa Nababan; Kristina Mendrofa; Yuli Arta Simbolon; Andar Gunawan Pasaribu
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN AGAMA Vol. 3 No. 2 (2022): November : SEMNASPA
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPKat) Santo Fransiskus Assisi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/semnaspa.v3i2.164

Abstract

Sebagai wanita-wanitanya Allah, tentu ingin menjadi wanita yang memiliki kerinduan melayani dan dapat menjadi berkat. Tidak selalu harus berada di bawah level laki-laki, baik dalam keseharian maupun dalam gereja. Dari Alkitab kita belajar kerinduan hati Tuhan agar semua orang percaya dapat menjadi berkat bagi sesama. Wanita Kristen di masa ini sangat mudah terpengaruh oleh kepuasaan dunia, baik lewat teknologi, status ekonomi, rasa gengsi dan hal dunia lainnya. Rasa syukur yang sangat kurang oleh para wanitanya Allah, membuat mereka sangat jauh dari Allah yang memandang mereka sangat berharga. Padahal yang diingankan Allah ialah wanita yang membawa berkat melalui pelayanan di gereja dan dilingkungan serta di keluarga masing-masing. Baik pelayanan menjadi pendoa syafaat, pembawa liturgis di gereja dan lain sebagainya dan juga diharapkan aktif dalam pelayanan di Gereja. Seperti yang akan di bahas dalam tulisan berikut ini yakni menjadi Wanita yang Membawa berkat baik dalam Keluarga dan juga dalam Gereja dan dapat dicontoh dari wanita-wanita Tuhan Yesus dalam Alkitab.
PEMBINAAN KARAKTER PELAYAN SEPERTI NABI YUNUS BAGI PEMUDA DI GEREJA Friskila Sitanggang; Sri Rajagukguk; Lisdayani Simamora; Maria Best Napitupulu; Yesiana Simarmata; Zainal Sihombing; Andar Gunawan Pasaribu
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN DAN AGAMA Vol. 3 No. 2 (2022): November : SEMNASPA
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPKat) Santo Fransiskus Assisi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/semnaspa.v3i2.166

Abstract

Pembinaan karakter pelayan rohani bagi pemuda adalah pembinaan yang dilakukan oleh gereja dalam tujuan membangun karakter dan kepribadian pemuda ke arah positif agar terbentuknya suatu pertumbuhan rohani dalam diri pemuda. Untuk mengantisipasi adanya suatu penolakan untuk rajin beribadah dan selalu setia kepada Tuhan, gereja berkewajiban melakukan pembinaan karakter rohani bagi pemuda agar pemuda dapat tetap berpegang teguh kepada firman-Nya. Tulisan ini bertujuan agar gereja dapat memahami perannya sebagai pembina yang baik bagi jemaatnya yaitu para pemuda gereja yang akan menjadi generasi penerus gereja. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini ialah metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan yang sumber-sumbernya relevan dengan topik yang dibahas.
Pengaruh Metode Diskusi Oleh Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Balige Kabupaten Toba Tahun Pembelajaran 2023/2024 Debby Hutabarat; Andar Gunawan Pasaribu; Wilson Simanjuntak
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 1 No 5 (2023): Oktober : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pendekar.v1i5.408

Abstract

The research aims to determine the positive and significant influence of the discussion method by PAK teachers on the active learning of class XII students at SMA Negeri 1 Balige for the 2023/2024 academic year. The research hypothesis is that there is a positive and significant influence between the discussion method by PAK teachers on the active learning of class XII students at SMA Negeri 1 Balige for the 2023/2024 academic year. This research is a regression research using Descriptive and Inferential Statistics techniques. The population of all class XII students at SMA Negeri 1 Balige who are Protestant Christians for the 2023/2024 academic year is 286 people. Random sampling (random sampling) was 15% of the total population, namely 43 people. The research instrument is a closed questionnaire. The results of the analysis requirements obtained a value of rxy=0.466>rtabel=0.301 and tcount=3.372>ttable=2.021 showing that there is a relationship between the discussion method by the Religious Education teacher and students' active learning and obtained the regression equation. Hypothesis testing obtained Fcount=11.396>Ftable=3.23, so H0 is rejected and Ha is accepted. The research concluded that there was a positive and significant influence between the discussion method by PAK teachers on the learning activeness of class XII students at SMA Negeri 1 Balige for the 2023/2024 academic year of 21.71%.
MODEL PEMBINAAN WARGA GEREJA MENURUT TITUS Angelia Merry Christanti Hutabarat; Kristin Manik; Sweet Tri Sonya C. Hutajulu; Andar gunawan Pasaribu
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i2.271

Abstract

Model pembinaan warga gereja menurut kitab Titusadalah penekanan pada nilai-nilai moral, ketertiban, dan kepemimpinan yang baik. Pembinaan melibatkan pengajaran yang bijaksana, keteladanan dalam hidup, serta dorongan untuk hidup saleh dan bertanggung jawab dalam masyarakat. Kitab Titus menguraikan pedoman untuk pemimpin gereja dan memberikan arahan mengenai bagaimana menjalani kehidupan yang berlandaskan iman Kristen.Tujuan pembinaan warga gereja menurut kitab Titus adalah  mencakup pengembangan karakter Kristen yang kuat, pertumbuhan rohaniah, dan kesiapan untuk melayani dalam komunitas gereja dan masyarakat. Kitab Titus menekankan pentingnya ketertiban, disiplin, dan keteladanan dalam kepemimpinan gereja. Pembinaan ini bertujuan untuk membentuk komunitas yang memiliki nilai-nilai moral yang tinggi, saling mendukung, dan siap memberikan pelayanan yang berdampak positif dalam lingkungan sekitarnya.KemudianMetode pembinaan warga gereja menurut kitab titus adalah Kitab Titus memberikan pedoman tentang metode pembinaan warga gereja, termasuk melalui pengajaran yang sesuai dengan ajaran Kristen, memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari, dan melibatkan pemimpin gereja dalam memberikan bimbingan rohaniah. Pembinaan juga mencakup pemberian tanggung jawab dalam pelayanan gereja, menjunjung tinggi nilai-nilai moral, dan mengembangkan kepemimpinan yang baik. Keseluruhan, metode pembinaan warga gereja menurut Kitab Titus melibatkan pendekatan holistik yang menggabungkan aspek pengajaran, keteladanan, dan pelayanan aktif dalam komunitas gereja.Langkah -langkah pembinaan warga gereja menurut kitab Titus adalah pengajaran ajaran kristen dan Keteladanan kepemimpinan.
Model Pembinaan Warga Gereja Galatia Kharista Hany Frikana Purba; Netti Lorensia Turnip; Agustina Ropelita Silaban; Andar Gunawan Pasaribu
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i2.380

Abstract

Terbentuknya Komunitas Galatia merupakan suatu proses pengajaran, pemuridan dan pendampingan yang menguatkan dan memperdalam iman serta pemahaman Gereja di wilayah Galata saat ini.Hal ini didasarkan pada surat yang ditulis oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Galatia yang kemudian menjadi bagian dari Perjanjian Baru dalam Alkitab.Kitab Galatia juga mengajarkan tentang pentingnya kasih terhadap sesama dan pelayanan dalam komunitas gereja. Pembentukan komunitas Gereja dapat meningkatkan pelayanan aktif dan kasih sesama sebagai bagian integral dari kehidupan Gereja.Penting untuk dicatat bahwa pembentukan komunitas gerejawi tidak hanya didasarkan pada satu kitab dalam Alkitab, tetapi juga mencakup pemahaman komprehensif .
MODEL PEMBINAAN WARGA GEREJA KITAB YAKOBUS Elsa Yulinarda Yahya Nainggolan; Ayu Allyssa Puteri Pasaribu; Rimhot Maruli Tua Sinaga; Andar Gunawan Pasaribu
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i2.398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan panduan dalam kehidupan beragama, yang terdapat dalam kitab Yakobus dengan mengetahui model pembinaan warga gereja pada kitab Yakobus. Hubungan antara model pembinaan warga gereja dengan kehidupan manusia adalah dengan mengeksplorasi berbagai aspek ajaran kitab Yakobus, termasuk pengendalian diri, pelayanan kepada orang lain, dan ketaatan pada firman Tuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pembahasan lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme hubungan ini dan mengembangkan kerohaniam sebagai bukti untuk meningkatkan kehidupan rohani manusia. Langkah-langkah model pembinaan warga gereja kitab Yakobus, meliputi; menganalisis kebutuhan dan profil jemaat gereja, termasuk pemahaman tentang tantangan dan peluang yang mereka hadapi. Pertimbangkan konteks dan karakteristik unik dari kelompok belajar James. meetapkan tujuan pelatihan yang jelas dan terukur untuk kelompok belajar buku James, seperti pertumbuhan spiritual, partisipasi sosial, dan pengabdian masyarakat. Menyiapkan materi pelatihan yang mencakup pemahaman mendalam tentang kitab Yakobus, pesan-pesan rohani, dan penerapan praktis dalam kehidupan sehari-hari. Merencanakan jadwal pertemuan rutin, kegiatan pendampingan dan pengabdian masyarakat. Mendorong anggota kelompok belajar Yakobus untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan gereja dan pendidikan. Memberikan kesempatan pendampingan dan pelatihan pribadi kepada anggota tim. Melakukan penilaian rutin terhadap kemajuan pembelajaran Yakobus dan sesuaikan strategi pengajaran sesuai kebutuhan. Menekankan pentingnya doa dalam pembentukan dan kehidupan kelompok belajar kitab Yakobus. Melibatkan kelompok dalam kegiatan  masyarakat sebagai wujud nyata iman. Bekerja sama dengan para pemimpin gereja untuk memastikan komunikasi dan dukungan yang selaras dengan visi gereja.