Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Sekolah Bukan Tempat Takut: Mewujudkan SMA Bebas Bullying Islami, Aenia Intan; Salsabila, Desyana Putri; Asadillah, Dave Maulana; Rasyid, Wulan Saputri; Istiqomah, Nurul; Purwaningsih, Heni; Sari, Anggi Luckita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan ini merupakan bagian dari kegiatan promosi kesehatan berupa penyuluhan mengenai perundungan pada siswa SMA yang diselenggarakan oleh mahasiswa Keperawatan ITS PKU Muhammadiyah Surakarta di SMA Negeri Colomadu. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap fenomena perundungan serta membentuk sikap yang lebih positif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan demonstrasi, dengan media pendukung seperti leaflet dan video edukatif. Evaluasi hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan sikap siswa: sebelum penyuluhan, 35,7% siswa menunjukkan sikap yang kurang baik dan 64,3% menunjukkan sikap baik. Setelah penyuluhan, sikap kurang baik menurun menjadi 33,8% dan sikap baik meningkat menjadi 66,2%. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan sikap positif siswa terhadap isu perundungan.
Parent Support In Female Teenagers Readiness In Facing Menarche Purwaningsih, Heni; Handayani, Nanik; Saparwati, Mona; Mintarsih, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan remaja putri menghadapi menarche berpengaruh terhadap perilaku remaja putri. Perilaku yang salah menghadapi menarche menyebabkan masalah diantarnaya infeksi saluran reproduksi yang menimbulkan kemandulan, kanker leher rahim dan kehamilan di luar kandungan. Keluarga sebagai orang terdekat dapat memberikan dukungan bagi remaja dalam menghadapi menarche sehingga mereka menjadi lebih siap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Desain penelitian ini deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 remaja putri. Pengambilan data menggunakan purposive sampling dan alat pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square .Hasil penelitian didapatkan dukungan orang tua remaja putri sebagian besar kategori rendah (70,0%). Kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche sebagian besar kategori siap (30,0%).Ada hubungan yang bermakna dukungan orang tua dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche dengan p value sebesar 0,035 < 0,05 (?). Saran untuk orang tua perlunya pendekatan dan pendampingan dari orang tua kepada anaknya dalam menghadapai menarche.
EARLY DETECTION OF BREAST CANCER WITH “SADARI” PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI Aini, Aisyiah Nur; Nagari, Elvira Puspa; Purwaningsih, Heni; Sulastri, S; Mintarsih, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breast cancer stands as a major health threat for women, often diagnosed as the most common cancer and the second leading cause of death among women. With its prevalence continually rising globally, breast cancer registers 18.1 million new cases and 9.6 million deaths annually. Global Cancer Observatory data for 2018 indicates 2,088,849 new cases and 626,679 deaths due to breast cancer among women worldwide. Breast Self-Examination (BSE), playing a crucial role in early detection, reveals that 85% of breast lumps are discovered by the individuals themselves.Previous research highlights that breast cancer cases in Kota Kupang are predominantly found in women aged 25-35, while late adolescents (17-22 years old) are also at risk. Therefore, prevention is advocated from a young age. Early detection methods such as BSE, clinical breast examination, and mammography are key in preventive efforts and intervention. BSE, as a simple and cost-effective method, empowers women to independently examine their breast conditions, detecting changes that may indicate breast cancer. Community engagement is conducted to provide information and understanding to the public about the significance of early detection of breast cancer through BSE, as a tangible step in reducing mortality rates associated with this disease. Keywords: Breast cancer 1; SADARI 2;