Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN KEWIRAUSAHAAN SISWA SMA NEGERI 1 BARRU MELALUI PROGRAM INKUBATOR BISNIS Fitriany Fitriany; Nurhaeda Zaeni; Abdullah Abdullah; A. Widyawati; Januar Kulsaputro; Laode Amijaya; Hera Nur Putri
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.6170

Abstract

Pendidikan kewirausahaan di Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dalam menciptakan generasi muda yang siap bersaing di zaman globalisasi dan digital. Berdasarkan informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS, 2024), angka pengangguran usia muda mencapai 14,75%, yang sebagian besar berasal dari lulusan SMA. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kemampuan yang dimiliki siswa dengan kebutuhan dunia kerja maupun peluang usaha. Oleh karena itu, diperlukan strategi pendidikan yang lebih aplikatif dan berbasis praktik, salah satunya melalui program inkubator bisnis di sekolah. Inkubator Bisnis adalah tempat yang memberikan dukungan kepada wirausaha baru untuk memulai usaha, guna meningkatkan peluang pertumbuhan dan ketahanan, sehingga mereka dapat bersaing di lingkungan bisnis yang kompetitif (Budiman et al., 2021). Program inkubator bisnis menawarkan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan teori dengan praktik langsung, membantu siswa memahami proses kewirausahaan dari ide hingga realisasi bisnis. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengembangkan keterampilan kewirausahaan siswa SMA Negeri 1 Barru melalui pendekatan berbasis praktik, membentuk budaya kewirausahaan di sekolah sebagai langkah menciptakan generasi muda mandiri dan inovatif, memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam merancang, mengelola, dan menjalankan usaha kecil melalui program inkubator bisnis, menyediakan platform kolaborasi antara sekolah, pelaku bisnis, dan komunitas lokal untuk mendukung pengembangan kewirausahaan siswa.
Pengaruh Kompetensi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Panti Rehabilitasi Sosial Kalimantan Selatan Iyut Fairuz; Amirah Azzahra Ramadhani; Abdullah Abdullah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Barakat Cangkal Bacari UPTD Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 56 responden yang merupakan seluruh karyawan pada instansi tersebut. Teknik analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS dengan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Sementara itu, lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,745 > 0,05. Namun, secara simultan kompetensi dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,303 menunjukkan bahwa kompetensi dan lingkungan kerja mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 30,3%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi instansi dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui pengembangan kompetensi secara berkelanjutan serta perbaikan lingkungan kerja yang lebih kondusif.
KOMPARASI BEBAN KONSTRUKSI BANGUNAN KONVENSIONAL (SEDERHANA) DAN BANGUNAN NON KONVENSIONAL, STUDI KASUS BANGUNAN SATU LANTAI Abdullah Abdullah; Nevy Risna
Jurnal Teknik Indonesia Vol 3, No 1 (2022): JEI (Jurnal Engineering Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v3i1.359

Abstract

Many people use new building materials but are guided by old materials, which are actually a lot different. The purpose of this study is to calculate the ratio between dead loads on buildings with conventional (simple) structures and dead loads on buildings with non-conventional structures. This knowledge is important as a basis for calculating building structures. The object of this research is the building model as the basis for calculating the volume of materials. For this model, a simple building design is made with two different structural designs. The first is with a conventional structural design, namely a structure that is commonly used in society, while the second design uses a non-conventional structure, namely a structure that is often used in modern buildings, using the latest materials and construction. Calculation of construction loads using the unit weight of materials obtained from building materials brochures, or also standards that are already available from the literature, and if it is difficult to find standards or brochures, direct measurements are carried out, namely by weighing the materials to be measured. From the calculation results, the total construction weight in simple buildings is 124.299 Kg, while in non-conventional buildings it is 74,392 Kg. The conclusion is that the weight of simple building construction is 1.67 times heavier than the weight of non-conventional building construction.Keywords: comparison, construction, building
SISTEM INFORMASI PELAYANAN JASA PADA MUTIARA LAUNDRY BERBASIS WEB Mispuanda Mispuanda; Abdullah Abdullah; Ilyas Ilyas
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v4i3.2211

Abstract

One of the laundry businesses in Tembilahan is pearl laundry. Mutiara Laundry is a home-based business engaged in laundry services, which is located at Jl. Mount Daek in front of Lrg. Mataram II No. 10, Tembilahan City, Tembilahan, Indragiri Hilir Regency, Riau 2924. This laundry business has been running for the past few years. The problems that occur in this laundry business are difficulties in managing customer data, customer status data, transaction data, customer report data, washing service reports, and transaction reports. Then the problem is that the customer data management system is carried out manually and simply so that it is prone to income errors. To help manage the delivery of clothes that have been washed, then to facilitate the management of customer data through the website efficiently and provide convenience for both users and admins
Development of the PAI Curriculum at the Darut Tauhid III Salafi Islamic Boarding School: Wustha Study in Jungkat Village, Mempawah Regency Syaiful Al Muzali; Abdullah Abdullah
Ngaji: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Sarjana Pendidikan Islam Indonesia (PSPII) Wilayah Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/ngaji.v5i2.105

Abstract

Abstract. This study examined the development of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum at Darut Tauhid III Salafi Islamic Boarding School, especially the Wustha Program in Jungkat Village, Mempawah Regency. The curriculum was developed through a needs analysis approach involving teachers, students, and the community to ensure relevance while preserving the pesantren’s identity. It retained the study of the yellow book and integrated interactive methods and contextual socio-religious materials. The findings showed that the curriculum improved students’ understanding and daily application of knowledge. Teachers adopted more discussion-based and problem-solving approaches, and students demonstrated higher learning motivation. Implementation faced challenges, including limited technology and teacher adaptation, as well as some resistance to change. Overall, the curriculum was accepted by the community and represented a strategic step in preparing students with strong religious competence and broader contemporary insight.   Abstrak. Penelitian ini menelaah pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Pondok Pesantren Salafi Darut Tauhid III, khususnya Program Wustha di Desa Jungkat, Kabupaten Mempawah. Kurikulum tersebut dikembangkan melalui pendekatan analisis kebutuhan yang melibatkan guru, santri, dan masyarakat untuk memastikan relevansi sekaligus menjaga identitas pesantren. Kurikulum ini mempertahankan kajian kitab kuning serta mengintegrasikan metode pembelajaran interaktif dan materi sosio-keagamaan yang kontekstual. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kurikulum tersebut meningkatkan pemahaman santri dan penerapan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Guru menerapkan pendekatan yang lebih berbasis diskusi dan pemecahan masalah, dan santri menunjukkan motivasi belajar yang lebih tinggi. Pelaksanaan menghadapi tantangan, termasuk keterbatasan teknologi, adaptasi guru, serta sebagian resistensi terhadap perubahan. Secara umum, kurikulum ini diterima oleh masyarakat dan menjadi langkah strategis dalam menyiapkan santri dengan kompetensi keagamaan yang kuat serta wawasan kekinian yang lebih luas.
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat Masyarakat Abdullah Abdullah; Abdul Rahim; Arnes Yuli Vandika; Lorensius Lonik
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i3.1168

Abstract

ABSTRACT Healthy living behaviors are a crucial factor in improving public health. However, many people still have not optimally implemented healthy living behaviors in their daily lives. Health cadres, as part of the community, play a crucial role in assisting health workers in health promotion at the community level. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of health cadres in educating the public about healthy living behaviors. Implementation methods include health cadre training, health education, interactive discussions, and pre- and post-activity knowledge assessments. The results of the activity indicate an increase in the knowledge and skills of health cadres in educating the public about healthy living behaviors. Empowering health cadres has proven effective in increasing community participation in implementing healthy living behaviors. Keywords: Health Cadres, Community Empowerment, Healthy Living Behavior, Health Promotion ABSTRAK Perilaku hidup sehat merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, masih banyak masyarakat yang belum menerapkan perilaku hidup sehat secara optimal dalam kehidupan sehari-hari. Kader kesehatan sebagai bagian dari masyarakat memiliki peran penting dalam membantu tenaga kesehatan dalam melakukan promosi kesehatan di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mengedukasi masyarakat mengenai perilaku hidup sehat. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan kader kesehatan, penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perilaku hidup sehat. Pemberdayaan kader kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Kata Kunci: Kader Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, Perilaku Hidup Sehat, Promosi Kesehatan.
ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN BERBASIS RAPOR PENDIDIKAN 2025 UNTUK PENGUATAN KOMPETENSI INOVASI GURU SMP DI PROVINSI BANTEN Setiawati, Dewi; Abdullah Abdullah; Hari Wibowo; M. Isnaini; Endang Setyorini; Dwi Cahyo Widodo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 No.1, Maret 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i1.44282

Abstract

This research aims to analyze the learning needs based on the 2025 Education Report Card to strengthen teachers' innovation competencies in a more targeted and evidence-based manner. The methodology used is a quantitative descriptive approach through a documentation study of the 2025 Education Report data covering 1,657 junior high schools in Banten Province. The data was analyzed using gap analysis techniques by referring to the Teacher Competency Model in accordance with national regulations. The analysis process includes identifying quality indicators, mapping competency needs, and determining intervention priorities. The results showed that as many as 823 schools (49.67%) were in the low achievement category and experienced declines in various indicators, especially in the aspects of literacy (A1), numeracy (A2), innovative learning practices (D2), and education quality financing support (E2). Tangerang Regency is the area with the highest level of need in almost all indicators. These findings indicate the need to strengthen teachers' innovation competencies that focus on technology integration, learning data processing, authentic evaluation, and continuous reflection. Thus, the results of this research can be the basis for designing a more adaptive, contextual, and data-based Continuous Professional Development (CPD) program to improve the quality of education in Banten Province