Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS VARIABEL-VARIABEL YANG BERPENGARUH DAN DIPENGARUHI KEPUASAN PELANGGAN JASA PENGIRIMAN PAKET (Studi Kasus PT Pos Indonesia (PERSERO) Kudus) Shelli Fardhiyah Sunny; Hery Suliantoro; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis jasa pengiriman paket di dalam negeri saat ini berkembang cukup pesat. Salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengiriman paket adalah PT.Pos Indonesia (PERSERO) Kudus. Cukup banyaknya pesaing baik pemain lokal maupun asing menuntut PT Pos Indonesia (PERSERO) Kudus untuk lebih meningkatkan kepuasan pelanggannya sehingga berdampak terhadap loyalitas pelanggan untuk dapat meningkatkan kepuasan pelanggan maka perlu diketahui variabel-variabel apasaja yang berpengaruh dan dipengaruhi kepuasan pelanggannya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui variabel-variabel apa saja yang berpengaruh dan dipengaruhi kepuasan pelanggan di PT Pos Indonesia (PERSERO) Kudus dan memberikan rekomendasi bagi PT Pos Indonesia (PERSERO) Kudus, terdapat dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling diperoleh 100 responden. Pengolahan dan alanalisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan software Smart PLS 2.0 M3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel citra perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai yang dirasa pelanggan dan kepuasan pelanggan. Citra perusahaan berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan. Kualitas produk tidak berpengaruh terhadap nilai yang dirasa pelanggan dan kepuasan pelanggan, kualitas pelayanan dan nilai yang dirasa pelanggan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan, loyalitatas pelanggan positif dipengaruhi kepuasan pelanggan dan keluhan pelanggan negatif dipengaruhi kepuasan pelanggan
ANALISIS KEPUASAN PENUMPANG PESAWAT TERBANG TERHADAP PELAYANAN BANDARA DENGAN METODE CUSTOMER SATISFACTION INDEX (CSI) DAN ANALISIS DIAGONAL (SK. Di PT Angkasa Pura I (Persero) – Bandara Ahmad Yani Semarang) Annisa Maulidya; Herry Suliantoro; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bandara Ahmad Yani Semarang merupakan salah satu Bandara Internasional yang dikelola oleh PT. Angkasa Pura I (Persero). Saat ini Bandara Ahmad Yani mengalami peningkatan frekuensi penerbangan. Seiring dengan itu muncul berbagai keluhan dari penumpang dan pengguna jasa bandara ini terkait pelayanan yang diberikan oleh pengelola bandara di Bandara Ahmad Yani Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya indeks kepuasan penumpang pesawat terbang sebagai pengguna jasa bandara dan menganalisis kinerja atribut pelayanan bandara yang dikaitkan dengan tingkat efisiensi pelayanannya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang berasal dari penyebaran kuesioner kepada penumpang pesawat terbang sebagai pengguna jasa Bandara Ahmad Yani Semarang. Metode analisis yang digunakan adalah Customer Satisfaction Index (CSI) dan Analisis Diagonal. Hasil perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI) menunjukkan besarnya  indeks kepuasan penumpang adalah 57,71%. Hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan penumpang pesawat terbang sebagai pengguna jasa Bandara Ahmad Yani Semarang merasa cukup puas atas pelayanan yang diberikan oleh PT. Angkasa Pura I (Persero) sebagai pengelola bandara. Akan tetapi, dari hasil analisis diagonal untuk tingkat kinerja atribut pelayanan bandara yang ada saat ini menunjukkan bahwa pelayanan bandara yang diberikan oleh pengelola bandara masih belum sesuai dengan harapan para penumpang pesawat terbang sebagai pengguna jasa bandara ini. Atribut-atribut pelayanan yang ada saat ini secara keseluruhan berada di bawah garis efisiensi, yang artinya pelayanan yang diberikan saat ini masih bersifat under service.   ABSTRACT Ahmad Yani Airport Semarang is one of international airports which is maintained by PT. Angkasa Pura I (Persero). Currently Ahmad Yani Airport has increased the frequency of flights. Along with that, there is a variety of complaints from passengers and airport service users regarding the services provided by the airport management at Ahmad Yani Airport in Semarang. Purposes of this research are to know the number of airport customer satisfication index as the user of airport service and to analyze the performance of airport service attribute which is related to the number of service efficiency. Data that used in this research is primer data, these data based on questionaire which is given to airplane’s passengers as the user of Ahmad Yani Airport’s service. Methods that used in this research are Customer Satisfaction Index (CSI) and Diagonal Analysis. The result of Customer Satisfaction Index (CSI) show that the number of customer satisfication index is 57,71%. These data show that overall of airplane passenger as the user of Ahmad Yani Airport’s service was felt quite satisfied to the service which was given by PT. Angkasa Pura I (Persero) as airport developer. Thus, based on diagonal analysis for the level of airport service atrribute’s performance in this recent time show that airport service which is offered by airport developer still not fulfills the expectation of airplane passengers as the user of airport service. Until now, the overall of service attributes in Ahmad Yani Airport still on below efficiency level, which mean the service that given by Ahmad Yani Airport recently is still under service.
ANALISA KEGAGALAN PROSES SARUNG TENUN ATM DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY FMEA (STUDI KASUS PT.ASAPUTEX JAYA TEGAL) Arif Martanto; Diana Puspitasari; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Asaputex Jaya adalah perusahaan textil yang bergerak dalam bidang sarung tenun ATM (Alat Tenun Mesin).  Pengendalian kualitas merupakan salah satu hal yang penting untuk mempertahankan reputasi perusahaan di mata konsumen. Pada saat ini cacat produk yang terjadi pada perusahaan masih ada yang diluar dari ketentuan batas perusahaan. Sehingga perusahaan segera melakukan perbaikan agar tidak terjadi waste yang merugikan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (F-FMEA). Penggunaan logika fuzzy akan memperoleh hasil yang lebih akurat dibandingkan dengan menggunakan metode FMEA yang klasik. Hal ini ditunjang oleh penggunaan pendekatan matematis dan juga paling memperhatikan kriteria terpenting dalam menilai suatu permasalahan. Dari hasil penelitian, moda kegagalan potensial yang ada pada perusahaan terdapat 14 jenis moda kegagalan potensial. Dengan FMEA klasik, moda kegagalan yang dianggap kritis terdapat 4 jenis moda kegagalan potensial. Sedangkan hasil F-FMEA dengan menggunakan fuzzy logic dengan metode Mamdani didapatkan hasil dalam tingkatan kategori Moderate High, High, dan High-Very High. Dengan perhitungan F-FMEA terdapat 11 jenis moda kegagalan yang dianggap kritis pada tingkatan kategori High-Very High. Sehingga dengan hasil penelitian dari perhitungan F-FMEA ini, perusahaan segera melakukan perbaikan agar perusahaan tidak mendapatkan kerugian yang lebih besar. Usulan perbaikan yang diberikan untuk mengurangi kegagalan tersebut terjadi yaitu dengan melakukan penambahan beberapa alat bantuan dan perusahaan agar  lebih memerhatikan perawatan mesin agar mesin tidak mengalami kegagalan fungsinya
REDISAIN LAYOUT PABRIK DAN POLA ALIRAN BAHAN (STUDI KASUS GARUDA BRASS – PATI) Manindo Simanjuntak; Nia Budi Puspitasari; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.849 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan di Garuda Brass, dimana masalah yang tampak adalah sering terjadinya cross movement (gerakan memotong), serta tidak adanya pola aliran bahan yang jelas pada lantai produksi. Dimana ini akan mempengaruhi jarak perpindahan material yang tidak efektif dengan semakin panjangnya jarak perpindahan dari komponen. Untuk itu dilakukan perbaikan dengan merancangan ulang layout pabrik serta pola aliran bahan. Yang diharapkan mampu mengurangi atau meniadakan proses cross movement serta mengurangi jarak perpindahan komponen. Redisain layout dilakukan dengan menggunakan metodologi Systematic Layout Planning (SLP) dan pola aliran bahan yang sesuai dengan rekomendasi layout adalah pola aliran bahan zig-zag atau S. Pada hasil akhir, terdapat rekomendasi layout pabrik dengan tolak ukur pengurangan jarak perpindahan komponen.
ANALISIS MAINTENANCE TASK MESIN CUP FILLING 8 LINE DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA) DAN RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) (STUDI KASUS: CV TIRTA MAKMUR) Kevin Kevin; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalannya waktu, pasokan air bersih semakin terbatas. Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) berkembang pesat dalam kondisi tersebut. CV Tirta Makmur merupakan perusahaan AMDK yang memproduksi air minum dalam berbagai ukuran mulai dari 120 ml hingga 19 liter. Kebutuhan air minum yang berkualitas menuntut perusahaan untuk menerapkan pengawasan dan pengendalian terhadap seluruh bidang yang ada. Salah satunya berhubungan dengan kegiatan pemeliharaan mesin. Kerusakan mesin secara mendadak mengakibatkan terganggunya kinerja produksi yang sudah direncanakan sehingga perlu dilakukan identifikasi dan analisis faktor-faktor penyebab terjadinya kerusakan mesin. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah Fault Tree Analysis (FTA) dan Reliability Centered Maintenance (RCM). Penelitian difokuskan pada mesin cup filling 8 line karena memiliki downtime tertinggi. Komponen mesin cup filling 8 line yang sering rusak yaitu heater seal, trimming cutter, komponen PLC, hidrolik pneumatik, bearing, dan rantai. Perawatan yang tepat untuk komponen tersebut adalah on-condition task, scheduled discard task, dan failure-finding task. Abstract [Maintenance task analysis of cup filling 8 line machine with Fault Tree Analysis (FTA) and Reliability Centered Maintenance (RCM) (case study CV Tirta Makmur)] As time goes by, the supply of clean water is increasingly limited. The bottled drinking water (AMDK) industries are growing rapidly under these conditions. CV Tirta Makmur is an AMDK industry that produces drinking water in various sizes ranging from 120 ml to 19 liters. The need for good quality drinking water requires companies to apply oversight and control over all existing fields. One of them is related to machine maintenance activities. The sudden impact of machine breakdown resulted in disruption of planned production performance so it is necessary to identify and analyze the factors that cause the breakdown. The method applied in this research is Fault Tree Analysis (FTA) and Reliability Centered Maintenance (RCM). This research focused on cup filling 8 line machine because it has the highest downtime. The machine components that often damaged are heater seals, trimming cutter, PLC components, pneumatic hydraulics, bearings, and chains. Maintenance tasks that need to be done on the component are on-condition task, scheduled discard task, and failure-finding task.
EVALUASI BAHAYA KERJA MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESMENT AND RISK CONTROL DALAM MEMPRODUKSI RAK ENGINE OVERHOUL PADA CV. MANSGROUP Riandi Fauzan; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.22 KB)

Abstract

CV. Mansgroup adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi sparepart motor . CV. Mansgroup berada di Jalan Pedurungan, Semarang. Perusahaan ini memiliki kondisi lantai produksi yang tidak terlalu besar yang kondisi peralatannya tidak tertata sehingga menimbulkan banyak risiko yang mungkin terjadi. Hal tersebut melatarbelakangi diadakannya sebuah penelitian tentang manajemen risiko untuk mengidentifikasi risiko apa saja yang mungkin terjadi serta pengendalian apa saja yang perlu dilakukan terhadap risiko yang ada di lantai produksi CV. Mansgroup. Penelitian manajemen risiko tersebut menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assesment and Risk Control) yang berfokus pada risiko dalam memproduksi Rak Engine Overhoul. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa terdapat 9 risiko yang mungkin terjadi. Dari 9 risiko yang ada, 5 risiko diantaranya termasuk ke dalam kategori Medium Risk, 3 risiko termasuk ke dalam Low Risk dan 1 risiko termasuk ke dalam High Risk. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa risiko terjadinya Muscoloskeletal merupakan risiko tertinggi dengan RPN sebesar 8 dan termasuk ke dalam kategori High Risk. Berdasarkan tiap risiko yang ada perlu dilakukan pengendalian risiko. Untuk risiko Muscoloskeletal, pengendalian yang harus dilakukan adalah mendesain ulang lantai produksi dengan menyediakan fasilitas meja dan kursi produksi untuk operator agar dapat mengurangi risiko Muscoloskeletal.   AbstractCV. Mansgroup is a manufacturing company that produces spare parts of motorcycle. CV. Mansgroup located at Pedurungan street, Semarang. The company has a production floor conditions that are not too big that the equipment condition is not disordered, causing many risks which may occur. It is the background of this research about risk management to identify any risks that may occur and the control that needs to be done to the existing risks in the CV. Mansgroup production floor. This risk management research using HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) methods, which focuses on risk in producing Engine Overhoul Shelf. From the result there are 9 possible risks. From 9 risks, there are 5 risks are included in the category of Medium Risk, 3 risks included in the Low Risk and 1 risk included in the High Risk. The result shows that the risk of Muscoloskeletal is the highest risk with 8 RPN and included in the category of high risk. Any risk should be controlled. For Muscoloskeletal risk, the risk control is redesign the production floor by providing tables and chairs facilities in order to reduce the Muscoloskeletal risk.
Redesign Shelter Bus Rapid Transit dengan pendekatan Ergonomi untuk kawasan Semarang (Studi Kasus di BRT Kota Semarang) Dian Purnamasari; Dyah Ika Rinawati; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil dari penelitian pendahuluan kepada calon penumpang dan pengelola BRT Semarang menyatakan bahwa banyak fasilitas yang kurang nyaman karena tidak memerhatikan aspek safety, ergonomi, dan secure diantaranya fasilitas pengguna kursi roda,hanya beberapa yang menggunakan tangga, kapasitas tempat duduk yang belum memenuhi jumlah calon penumpang, ruangan panas, jarak pintu shelter dan BRT terlalu jauh, kebersihan shelter, belum adanya papan informasi dan display shelter, sistem pembelian tiket masih manual. Untuk mengetahui luas shelter dan kapasitas calon penumpang dalam shelter lima tahun kedepan, diperlukan peramalan peningkatan jumlah penumpang per kedatangan bus. Selain itu dilakukan analisis pada dua shelter yang mewakili tipe A (kapasitas besar) yaitu di Terminal Mangkang dan tipe B (kapasitas sedang) di Simpang lima. Anthropometri digunakan untuk mengetahui dimensi dan persentil rancangan seperti ramp jalur kursi roda dan tempat duduk.Gambar redesign menggunakan Autocad dan 3Dmax. Hasil akhir dari perancangan adalah ukuran shelter ditambah menyesuaikan tipe dan jumlah calon penumpang, fasilitas telah disesuaikan dengan anthropometri, sistem ticketing menggunakan 4 smartcard dan 2 manual pada setiap sisi kanan maupun kiri. jarak pintu diberikan penyangga sepanjang 30 cm
PENATAAN FASILITAS RAK UNTUK OPTIMASI INVENTORY MENGGUNAKAN METODE DEDICATED STORAGE PADA KLINIK ANANDA Conni Valinda; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.779 KB)

Abstract

Klinik Ananda merupakan salah satu tempat layanan kesehatan yang utama di Kecamatan Kolang. Hal tersebut menyebabkan klinik harus memiliki persediaan obat yang memadai. Permasalahan yang terjadi adalah penataan obat pada rak yang masih bersifat acak menyebabkan karyawan klinik membutuhkan waktu yang lama untuk mencari obat. Selain itu, terjadi kesalahan informasi dalam menentukan kuantitas obat yang harus disupplai kembali. Penempatan yang acak menyebabkan obat yang sama dapat berada di tempat yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif usulan penataan rak menggunakan metode dedicated storage policy. Hasil yang diperoleh berupa alternatif penataan rak dimana setiap jenis obat memiliki tempat penyimpanan yang tersendiri dan waktu mencari obat akan berkurang. Pada penelitian ini, jenis obat diklasifikasikan menjadi obat strip, obat sirup, obat tablet, dan obat UGD. Hasil penelititan menunjukkan rak dibagi menjadi 2, yaitu rak 1 yang berisi obat jenis ‘obat strip’. Rak 2 berisi jenis ‘obat sirup’, ‘obat tablet’, dan ‘obat UGD’.   Abstract Ananda Clinic is one of the important health services in Kolang District. Hence, the clinic needed an adequate amount of medicine. The problem was it has random shelves arrangement, thus resulting in worker needed time to search the medicines. In addition, it also caused missing information about the quantity of the medicines which needed to be replenished. Random arrangement caused the same medicines were located in different place. This research aims to determine and analyze shelves arrangement alternatives. Hence, the dedicated storage policy would be applied in this research. By using the method, shelves arrangement alternatives will be obtained where the same medicines would be located in one place and times for searching the medicine would be reduced. Medicines were classified to four categories which were ‘pills’, ‘syrups’, ‘tab drug’, and ‘UGD drugs’. Result showed that first rack consisted of ‘pills’. Meanwhile, the second rack consisted of ‘syrups, ‘tab drug’, and ‘UGD drugs’. 
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERSONIL AIR TRAFFIC CONTROL (ATC) MENGGUNAKAN KOMPETENSI SPENCER (Studi Kasus: PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Ahmad Yani Semarang) Dyah Permata P; Herry Suliantoro; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bandar Udara Ahmad Yani merupakan salah satu bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero), sebagai pintu gerbang dan ujung tombak lalu lintas udara yang berlokasi di bagian barat kota Semarang. Pegawai ATC sering dikeluhkan oleh pilot akibat instruksi menara kontrol yang tidak terkoordinasi dengan baik. Seringkali pesawat satu dengan pesawat yang lain jarak terbang antar keduanya adalah sangat dekat dan itu dapat menyebabkan hal yang paling buruk adalah kecelakaan pesawat terbang. Dengan kompetensi Spencer akan memperjelas standar kerja dan harapan yang ingin dicapai perusahaan dan memaksimalkan produktivitas. Pengukuran kinerja dalam penelitian ini juga didukung oleh pembobotan dengan Analytical Hierachy Process (AHP) untuk mengetahui skala nilai prioritas setiap Key Performance Indicator (KPI), Scoring System dengan metode Objectives Matrix (OMAX) untuk menentukan kinerja dari masing-masing indikator, Traffic Light System untuk mengetahui KPI yang memerlukan perbaikan berdasarkan warna, dan Importance Performance Matrix yang berguna untuk menentukan faktor-faktor apa saja yang perlu diprioritaskan untuk dibenahi. Dari hasil penelitian didapatkan kinerja personil ATC Bandar Udara Ahmad Yani Semarang bernilai 4,98 dan masuk dalam kategori kuning yang artinya bahwa pencapaian dari suatu indikator kerja belum tercapai walaupun nilainya sudah mendekati target dan pihak manajemen harus berhati-hati dengan adanya berbagai macam kemungkinan. KPI yang diprioritaskan untuk dilakukan upaya perbaikan berdasarkan Importance Performance Matrix adalah orientasi pada pelayanan pelanggan, pemahaman organisasi, berpikir analitis, dan keahlian.   Abstract Performance measurement is one of the routine activities of the company are conducted to evaluate its performance in a given period. Ahmad Yani Airport is one of the airports managed by PT Angkasa Pura I (Limited), as the gateway and the cutting edge of air traffic which is located in the western part of the city of Semarang. ATC employees often complained of by the pilot due to the control tower instructions are not well coordinated. Often one aircraft to another aircraft flying distance between the two is very close and it could cause the worst is an airplane crash. Spencer competence will clarify work standards and expectations the company wants to achieve and maximize productivity. Performance measurement in this study was also supported by weighting with the Analytical Hierarchy Process (AHP) to determine the scale of the value of the priority of each Key Performance Indicator (KPI), Scoring System with methods Objectives Matrix (OMAX) to determine the performance of each indicator, Traffic Light System to determine KPIs that need improvement based on color, and Importance Performance Matrix that allows you to determine what are the factors that need to be prioritized to be addressed. From the results, the performance of the ATC personnel Ahmad Yani Airport in Semarang worth 4.98 and in the yellow category, which means that the achievement of an employment indicator has not been achieved even though the value is close to the target and the management have to be careful with the wide range of possibilities. KPIs are prioritized for improvement efforts based Importance Performance Matrix is ​​the orientation on customer service, understanding of organizational, analytical thinking, and expertise.  
MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PEKERJA PADA BAGIAN PRODUKSI PENGOLAHAN KAYU DENGAN METODE JSA (JOB SAFETY ANALYSIS) PT. KHARISMA JAYA GEMILANG Hana Daryaningrum; Darminto Pujotomo; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.2 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.053 KB)

Abstract

Penyebab dasar terjadinya kecelakaan kerja adalah tidak adanya manajemen yang baik untuk menangani risiko-risiko bahaya kerja. Manajemen risiko keselamatan kerja merupakan suatu upaya untuk mengatasi masalah pada pengerjaan mesin, dimana manajemen risiko merupakan upaya pengelolaan dalam upaya mencegah risiko yang dapat terjadi. Pemilihan Job Safety Analysis merupakan salah satu teknik untuk mengidentifikasi risiko sebelum risiko tersebut terjadi pada suatu kegiatan yang sedang berjalan. JSA dapat digunakan untuk menghilangkan atau mencegah bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan ditempat kerja, membuat metode kerja yang lebih efektif. Dalam penggunaan JSA terdapat empat langkah tahapan pelaksaan : memilih pekerjaan, menguraikan pekerjaan, mengidentifikasi potensi bahaya, memberikan tindakan pencegahan/mengembangkan solusi. Penelitian ini bertujuan : mengetahui gambaran risiko yang baik, melakukan penilaian risiko (keparahan, paparan, kemungkinan), menganalisis risiko-risiko yang ditemukan, mengevaluasi tingkat risiko berdasarkan nilai risiko, memberikan alternatif solusi untuk meminimalisir potensi bahaya. Hasil akhir penelitian adalah untuk mendapatkan rekomendasi proses pengambilan keputusan berdasar prioritas pengendalian risiko untuk mewujudkan zero accident pada bagian produksi. 
Co-Authors Abadan Magfira Abdurrobi Hanifa ABI HASBI ASSHIDIQI Adelia Chandradevi Adelia Chandradevi, Adelia Adinda Nurussakinah Aditya Dwi Rahmadi Aditya Hendra Aditya Wiratama Putra Afina Hasya Aimathin Diana Alfarel, Reihan Damario Ananda, Mikha Andini, Anggita Realiza Anindyanari, Odilia Sefi Annisa Maulidya ANNISA MAULIDYA Annisa Qisti Nurdinati Arianie, Ganesstri Padma Aries Susanty Arif Martanto Arif Martanto Ary Arvianto Arya Anantama R, Arya Anantama Audy Yumna Ardila Audy Yumna Ardila, Audy Yumna Avior Bagas E Avior Bagas Ertansyah Bambang Purwanggono BANGKIT RIZKY PRATOMO Banjarnahor, Agnes Claudia Cahya Farradita Sulistya Conni Valinda Conni Valinda, Conni Darminto Pujotomo Dausat, Muhammad Wahyu Ghuffara Jangka Dewi, Anggita Maya Dian Purnamasari Dian Ratnasari Diana Puspita Sari Dina Tauhida Dwi Rizkiyani Dyah Ika Rinawati Dyah Permata P Eldinda Sazida Permatasari Endah Kirana Farandy Anggarajati Darmawan Farisa Rima Sofiana Fauzan Karim Fajriansyah Febrina Ramadhona Ferastra, Kelvin Freddy Antonius Sihite Ginting, Asteria Noventi Ageta Br Hana Daryaningrum HANDOKO, AGIL Herry Suliantoro Heru Prastawa Hery Suliantoro Indratua Sinurat Kevin Kevin Khairunnisa Hanan Yancadianti Khairunnisa Hanan Yancadianti, Khairunnisa Hanan Kholisoh, Ina Nurul Laila Kusumawardhani Manindo Simanjuntak Mega Permata Sari Meisarah Sabrina Arifianty MOHAMMAD FAHD, MOHAMMAD Muhdam Azhar Ningtyas, Lintang Puspita Noor Arofah Alamiyah Novika Rahayu, Novika Nyimas Titiek Indriani Pertiwi, Yoana Ellen Petty Primatury Anjani Pungky Pramono, Susatyo Nugroho Widyo Prayudha Budi Hervino Raka Yogaswara Rani Rumita Retno Indriartiningtias Reynaldi, Prio Aji Rheza Arista Riandi Fauzan Riniwati Juliana Marbun Salsabila Amnes K.T Saribu, Aditya Agung F. Dolok Senja Puspita Sari Septian Adi Saputra Setiawan, Eric Priambodo Shelli Fardhiyah Sunny Singgih Saptadi Sulistya, Cahya Farradita Susatyo Nugroho W P Susatyo Nugroho W.P Tri Listyorini Trifandi Lasalewo Verra Erlianna Wibowo, Wisnu Mahendra Wiwik Budiawan Yusuf Kurniawan Wiguna Zainal Fanani Rosyada