Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Usaha Digital Printing di Desa Pagar Jati Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara Yunita, Sri; Puspitawati, Puspitawati; Sugiharto, Sugiharto; Mutiara, Erli
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92315

Abstract

Usaha mikro kecil dan menengah memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, karena mampu menyerap tenaga kerja, menghasilkan produk dan jasa yang beragam. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan produksi, manajemen keuangan, pemasaran dan pendapatan mitra. Metode Pelaksanaan kegiatan melalui pelatihan pembuatan paper bag souvenir menggunakan mesin sablon dengan desain etnish batak.  Pemasaran paper bag melalui media online, pelatihan manajemen keuangan dan pendampingan.  Sasaran/target pengabdian adalah RH Digital Printing dan D’Craff Digital Printing di Desa Pagar Jati Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan produksi mitra yaitu produksi paper bag souvenir dengan desain etnis batak menggunakan mesin sablon, mitra dapat memasarkan paper bag souvenir melalui media online, manajemen keuangan semakin baik dan pendapatan mitra semakin meningkat. Simpulan pengabdian ini adalah kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan baik, pendapatan mitra semakin meningkat dan biaya produksi semakin berkurang dengan adanya mesin sablon mitra. 
Perubahan Sosial Budaya Melayu: Marginalisasi ke Generasi (Studi Etnografi di Desa Tanjung Pasir Labuhanbatu Utara) Mona Ratu Munthe; Ratih Baiduri; Puspitawati Puspitawati
Jurnal DinamikA Vol 7, No 1 (2026): Jurnal DinamikA
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/dinamika.v7i1.1-23

Abstract

This study aims to delineate the regeneration process of Malay culture, identify the mechanisms of marginalization within community social life, and analyze the challenges and opportunities in preserving Malay culture. This research employs an ethnographic method as its primary approach, which includes participant observation and in-depth interviews with community leaders, as well as the younger generation in the village. Through this approach, it is expected to provide a comprehensive understanding of the socio-cultural shifts in Malay culture from marginalization to regeneration. This study utilizes Antonio Gramsci's Theory of Cultural Hegemony as its foundational framework for analysis. The findings indicate that the regeneration process of Malay culture in Tanjung Pasir Village is progressing negatively and experiencing a complete disruption in the cultural transmission chain; furthermore, the mechanisms of Malay culture operate simultaneously through genetic transmission (family) and communal ritual expressions (customary feasts). However, regarding the challenges and opportunities of cultural preservation, the local community and artisans can filter the adverse effects of globalization while leveraging technology as a tool (opportunity) to repackage Malay culture, making it appealing once again to the younger generation. This research is expected to serve as a reference for relevant stakeholders in developing programs that support cultural regeneration, as well as enhancing public awareness of the importance of maintaining cultural identity amidst the waves of change.
PENGGUNAAN TUMBUHAN PAKKO (ARENGA PINNATA) DALAM UPACARA MARDEBATA UMAT PARMALIM HUTA HALASAN KECAMATAN LUMBAN JULU Dahlia Ratna Sari Butar-Butar; Puspitawati Puspitawati
Jurnal Antropologi Sumatera Vol. 23 No. 1 (2025): Vol 23, No 1 (2025): Jurnal Antropologi Sumatera, Desember 2025
Publisher : Program Studi Antropologi Sosial Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ddgtz214

Abstract

Umat Parmalim sebagai salah satu kelompok kepercayaan lokal di Indonesia memiliki tradisi yang erat kaitannya dengan pemanfaatan tumbuhan dalam kehidupan sehari-hari dan praktik keagamaan. Salah satu tumbuhan yang menonjol dalam tradisinya adalah pakko (Arenga pinnata). Pakko juga memiliki makna simbolis bagi umat Parmalim, terutama dalam praktik ritual keagamaan. Keberadaan tumbuhan ini dalam berbagai upacara bersaji menunjukkan bahwa umat Parmalim tidak hanya melihat pakko sebagai tumbuhan biasa, tetapi juga sebagai media penghubung antara manusia dan Mulajadi Nabolon. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji fungsi dan kegunaan tumbuhan pakko dalam upacara bersaji umat Parmalim, menelaah nilai-nilai spiritual, serta menganalisis persepsi umat Parmalim mengenai hubungan antara manusia, pakko, dan Debata Mulajadi Nabolon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan natural setting sebagai sumber data langsung. Hasil penelitian menunjukan tumbuhan pakko memiliki fungsi yang penting dalam struktur dan maknaa upacara bersaji umat Parmalim. Pakko tidak hanya berperan sebagai bahan fisik sebagai pelengkap ritual, tetapi juga sebagai emdia penghubung antara manusia dengan Debata Mulajadi Nabolon. Setiap bagian-bagian pakko yang digunakan memiliki fungsi tesendiri yang melambangkan kesucian, dan keseimbangan