Claim Missing Document
Check
Articles

MINYAK ZAITUN (OLIVE OIL) UNTUK MENGURANGI STRIAE GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DAN III Putu Candrawati; Dainty Maternity; Vida Wira Utami; Ratna Dewi Putri
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 2 (2021): Vol.7 No.2 April 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i2.3141

Abstract

THE EFFECT OF OLIVE OIL TO REDUCE STRIAE GRAVIDARUM IN TRIMESTER II AND III PREGNANT WOMEN  Background : Striae gravidarum is stretching of skin tissue beyond its elastic limit, especially the abdomen, thighs, buttocks, and breasts in line with fetal growth, gestational age, and weight growth. Nearly 45% of women develop striae gravidarum during pregnancy before 24 weeks of gestation. Pregnant women who experience striae gravidarum that are not treated will feel itching in the stomach, itching when scratched will cause sores, skin irritation, irritated skin regeneration, rough and dry skin, and unpleasant feelings.Purpose: The purpose of this research is to find out the effect of olive oil to reduce Striae gravidarum in pregnant women in the second and third trimesters of PMB, the UPT Pakuan Ratu Work Area in 2020.Methods : This type of research is quantitative, true-experimental research method with pretest-posttest approach with control group design, purposive sampling technique, univariate and bivariate data analysis using independent T-test.Results showed that striae gravidarum experienced a significant decrease in the olive oil intervention group, while the control group did not experience any changes and actually increased. The mean striae gravidarum among pregnant women in the second and third trimesters who were given olive oil was 1.72 and not given olive oil with a mean of 4.80. Conclusion  there is an effect of olive oil to reduce striae gravidarum in pregnant women in the second and third trimesters.Suggestion: It is hoped that the results of this study can increase the knowledge of mothers about striae gravidarum and how to handle it through herbal medicines such as olive oil. Keywords : Olive Oil, Striae Gravidarum, Pregnant Women  ABSTRAK Latar belakang : Striae gravidarum adalah peregangan jaringan kulit melebihi batas elastisitasnya terutama bagian perut, paha, pantat, dan payudara seiring dengan pertumbuhan janin, usia kehamilan, dan pertumbuhan berat badan. Hampir 45% wanita mengalami striae gravidarum selama kehamilan sebelum usia 24 minggu kehamilan. Wanita hamil yang mengalami striae gravidarum dan tidak diatasi akan merasakan gatal di bagian perut, rasa gatal jika digaruk akan menimbulkan luka, iritasi kulit, regenerasi kulit yang terganggu, kulit kasar dan kering, serta perasaan yang tidak enak.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minyak zaitun untuk mengurangi Striae gravidarum pada ibu hamil trimester II dan III di PMB Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pakuan Ratu Tahun 2020.Metode : Jenis penelitian kuantitatif, metode penelitian true-eksperiment dengan pendekatan  pretes-postes with control group design, teknik sampling purposive sampling, analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji T-tes independen.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan jika striae gravidarum mengalami penurunan signifikan pada kelompok intervensi dengan minyak zaitun, sedangkan pada kelompok kontrol tidak mengalami perubahan dan justru mengalami peningkatan. Rata-rata striae gravidarum pada ibu hamil trimester II Dan III Yang diberi Minyak Zaitun dengan mean 1,72 dan tidak diberi Minyak Zaitun dengan mean 4,80. Hasil uji statistik didapat nilai p-value 0,000 (<0,05) yang artinya terdapat pengaruh minyak zaitun untuk mengurangi striae gravidarum pada ibu hamil trimester II Dan IIISaran: Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang striae gravidarum  dan cara penangananannya melalui obat herbal seperti minyak zaitun Kata Kunci : Minyak Zaitun, Striae Gravidarum, Ibu Hamil
FAKTOR STUNTING PADA BALITA USIA 12-59 BULAN DI UPT. PUSKESMAS GEDUNG SURIAN, LAMPUNG BARAT Yayang Khomsatun Khoiriah; Yulistiana Evayanti; Ratna Dewi Putri; Dainty Maternity
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 3 (2020): Volume 6 Nomor 3 Juli 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i3.1696

Abstract

ABSTRACT  Background:  Stunting is a condition of chronic malnutrition that occurred during the critical period of the process of growing and flowers ranging from the fetus.  Stunting cases in West Lampung Regency competed in 3 consecutive years 2015-2017, by the year 2015 the number reached 28.5%, stunting on 2016 reached 33.2% and in the year 2018 rose to 37.3% of the work-area of The Technical Service Unit of Gedung Surian Central Health  with prevalence stuning reached 35.8% in 2018. Purpose:  in this research is to know the factors that relate to a Stunting on Toddler age 12-59 months in The Technical Service Unit of Gedung Surian Central Health, West Lampung.   Method:  The design of this research is a survey technique using the analytic approach of Cross sectional Imaging in applications using statistical data (SPSS).   Result:  Obtained from the processing of data using SPSS applications showed that the factors that led to the occurrence of stunting is;  Birth length with the value P-Value reaches the value of 0.039, Odd-Ratio of 3.7;  Birth weight with value P-Value reach 0.000, Odd-Ratio value of 0.607; and the educational level of the mother with the value P-Value reached 0.005 Odd-Ratio of 5.00 Conclutions: The conclusions are the relationship between birth length, birth weight, and mother's education level with the incidence of stunting in children aged 12-59 months.  Suggesstion: The incidence of stunting can be prevented by providing balanced nutrition during pregnancy and and the role of the health department to support people's knowledge to pay more attention to the nutritional adequacy of children.:  Keywords: Stunting, birth weight, birth length, Mother’s known, a growing toddler.  ABSTRAK  Latar Belakang: Stunting Merupakan kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi pada periode kritis dari proses tumbuh dan kembang mulai dari janin.  Kejadian stunting di Kabupaten Lampung Barat mengalami kenaikan pada 3 tahun berturut-turut 2015-2017, yaitu pada tahun 2015 angka stunting mencapai 28,5%, pada 2016 mencapai 33,2% dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 37,3% Wilayah kerja Puskesmas Gedung Surian dengan prevalensi stunting mencapai 35,8% tahun 2018. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stunting pada Balita usia 12-59 Bulan di UPT. Puskesmas Gedung Surian Lampung Barat.   Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross sectional, Populasi balita umur 12-59 bulan dengan risiko stunting sebanyak 500, sampel 84, teknik sampling menggunakan quota sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data sekunder, uji statistik menggunakan Chi-Square.   Hasil: Uji statistik menunjukan faktor yang berhubungan dengan stunting antara lain Panjang badan lahir dengan kejadian stunting nilai (P-Value = 0,039 ; OR = 3.7);  Berat badan lahir nilai (P-Value = 0,000 ; OR = 0,607);  Tingkat pendidikan ibu dengan nilai (P-Value = 0,005 ; OR = 5,00);   Kesimpulan: Simpulan ada hubungan panjang badan lahir, berat badan lahir, dan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan.  Saran : Kejadian stunting dapat dicegah dengan pemberian gizi seimbang pada masa kehamilan dan dan peran serta dinas kesehatan mendukung pengetahuan masyarakat agar lebih memperhatikan kecukupan gizi balita.   Kata kunci: Stunting, Berat badan lahir, Panjang badan lahir, Tingkat pendidikan ibu, Pertumbuhan balita
PENGARUH PEMBERIAN MINYAK PEPPERRMINT PADA IBU HAMIL DENGAN PRURITUS (GATAL) DAN TRIMESTER III DI BPS NURHASANNAH S.Tr.KEB TELUK BETUNG SELATAN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2017 Dainty Maternity; Zakiyatus Salamah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 3, No 4 (2017): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v3i4.633

Abstract

Berdasarkan penelitian, sekitar 18% wanita hamil di Prancis mengalami Pruritus. Di India dari 200 wanita hamil, sekitar 61,5% yang mengalami pruritus. Pruritus adalah sensasi kulit yang iritatif dan menimbulkan rangsangan untuk menggaruk. Reseptor rasa gatal tidak bermielin, mempunyai ujung saraf mirip sikat (penicillate) yang hanya ditemukan pada kulit, membran mukosa dan kornea. Tujuan penelitian diketahui pengaruh pemberian minyak peppermint pada ibu hamil dengan Pruritus (gatal) trimester III di BPS Nurhasannah Str.Keb Teluk Betung Selatan Bandar Lampung Tahun 2017.Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan pre eksperimental design dengan metode one sample pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang mengalami pruritus (gatal) di BPS Nurhasannah, S.Tr.Keb Teluk Betung Selatan Bandar Lampung tahun 2017. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Agustus 2017. Didapatkan sampel sebanyak 15 orang dengan kriteria ibu hamil dengan pruritus gravidarum, bersedia menjadi responden dan minyak peppermint hanya dioleskan pada bagian yang mengalami gatal. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan analisa univariat data yang digunakan adalah uji T-dependent.Hasil penelitian diketahui nilai rata-rata sebelum diberikan minyak peppermint sebesar 4,67 dengan standar deviasi sebesar 1,234 sedangkan nilai rata-rata setelah diberikan minyak peppermint sebesar 2,93 dengan standar deviasi sebesar 1,223. Ada pengaruh pemberian minyak peppermint untuk mengatasi pruritus (gatal) pada ibu hamil trimester III (p value < 0,05 yaitu 0,000). Diharapkan pada ibu hamil untuk memperhatikan kesehatan selama kehamilannya terutama adanya gejala pruritus (gatal) pada ibu hamil dan cara mengatasinya yaitu dengan menggunakan minyak peppermint
EFEKTIFITAS TERAPI MUSIK KLASIK LULLABY TERHADAP KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RS. MARDI WALUYO KOTA METRO Lucia Suciati; Dainty Maternity; susilawati susilawati; Dewi Yuliasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 Nomor 2 April 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i2.1667

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang Depresi dan kecemasan antenatal juga berdampak pada postpartum parenting stress.Kecemasan pada trimester III menyumbang 13% sampai 22% kejadian stress postpartum pada 3 sampai 6 bulan pasca melahirkan. Di Indonesia terdapat 373.000.000 ibu hamil pada tahun 2016, yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan sebanyak 107.000.000 orang (28,7%). Berdasarkan hasil prasurvey yang dilakukan pada bulan Januari Tahun 2019 di RS Mardi Waluyo Kota Metro terdapat 40 ibu hamil, dimana setelah peneliti melakukan wawancara dengan 10 orang ibu hamil tersebut 7 diantaranya mengatakan merasa cemas dengan kehamilannya. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui Efektifitas Terapi Musik Klasik Lullaby Terhadap Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Rs Mardi Waluyo Kota Metro Tahun 2019.Metode Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian metode quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM III yang ada di RS Mardi Waluyo Kota Metro yaitu sebanyak 40 orang rata-rata dalam satu bulan, Sampel sebanyak 30 ibu hamil. Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test.Hasil penelitian menunjukan rata-rata kecemasan sebelum intervensi sebesar 29,13, rata-rata kecemasan setelah intervensi sebesar 10,83.Kesimpulan Diketahui Ada Efektifitas Terapi Musik klasik Lullaby Terhadap Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Di RS Mardi Waluyo Kota Metro Tahun 2019. Hasil uji t didapat p value0,000 <a (0,05).Saran bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar menganjurkan kepada ibu hamil untuk mendengarkan musik klasik lullaby sebagai salah satu alternativ menurunkan kecemasan pada ibu hamil.Kata Kunci           : Musik Klasik Lullaby, Kecemasan 
PERBEDAAN KONSUMSI YOGURT MENGANDUNG POLYDEXTROSE DENGAN YOGURT TERHADAP KEJADIAN KONSTIPASI PADA IBU HAMIL Indri Lovely Auria; Neneng Siti Lathifah; Dainty Maternity; Suharman Suharman
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6,Nomor 1,Januari 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v6i1.1689

Abstract

ABSTRAK  Latar Belakang Di Indonesia kasus konstipasi yang diderita oleh wanita hamil sekitar 4-30%, sedangkan konstipasi yang diderita masyarakat di atas usia lanjut sekitar 2-25% pada usia 60 tahun ke atas. Insiden konstipasi tersebut meningkat seiring dengan pertambahan umur dan penggunaan suplemen zat besi.Insiden konstipasi pada ibu hamil di Indonesia mencapai 15-20 % Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui pengaruh konsumsi yogurt terhadap kejadian ibu hamil di BPM Fitri Hayati S.ST Bandar Lampung Tahun 2019. Metode Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian pendekatan quasi eksperimental deain dengan rancangan pretest-posttest with control group. sampel seluruh ibu hamil sebanyak 30 orang. 15 orang sebagai kelompok eksperimen dan 15 orang lainya sebagai kelompok control dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test independent. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata frekuensi bab sesudah konsumsi yogurt yang mengandung polydextrose pada ibu hamil yang mengalami kontipasi di BPM Fitri Hayati S.ST Bandar Lampung Tahun 2019  yaitu 23.60 dan  rata-rata frekuensi bab sebelum konsumsi yogurt pada ibu hamil yang mengalami kontipasi di BPM Fitri Hayati S.ST Bandar Lampung Tahun 2019 yaitu 19.20.  Kesimpulan  ada pengaruh pemberian konsumsi yogurt terhadap kejadian konstipasi pada ibu hamil di BPM Fitri Hayati S.ST Bandar Lampung Tahun 2019. Hasil uji t didapat p value 0,000 < α (0,05). Saran Dapat dijadikan sebagai metode nonfarmakologi untuk mengatasi kontipasi yang terjadi pada ibu hamil sengan mengkonsumsi Yogurt Polydextrose yang sangat efektif untuk menyembuhkan sembelit.   Kata Kunci : Konsumsi Yogurt Polydextrose dan Yogurt,Kontipasi
AROMATERAPI CITRUS AURANTIUM MEMPENGARUHI KECEMASAN PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF Dina Octa Via; Dainty Maternity; Yuli Yantina; Dewi Yuliasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 7, No 3 (2021): Vol.7 No.3 Juli 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v7i3.1723

Abstract

Background: Anxiety is a disturbance in feelings characterized by feelings of fear or worry that are deep and ongoing. Anxiety is the most common female psychological response to childbirth. Aromatherapy is the use of scents with essential oils that promote a sense of calm and help reduce anxiety.The purpose of this study was to determine the effect of Citrus aurantium aromatherapy on the level of anxiety during the first stage of active labor at RSIA Puri Betik Hati, Bandar Lampung City.Method: This type of research is quantitative, with a Quasi Experiment Design research design using a Two Group Pre–Post Test Design. The sampling technique used is Non Probability Sampling with Accidental Sampling technique. This study used 60 research samples, divided into 2 groups, namely 30 mothers in the intervention group and 30 mothers in the control group. Measurement of anxiety levels using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A) measuring instrument, where data collection uses observation sheets and SOPs. Analysis of the data used is the Independent Sample T-Test.Results: From the results of the research conducted by the authors, it is known that the average value of the level of labor anxiety in the intervention/experiment group (Citrus aurantia Aromatherapy) was 14.93, while in the control group the average level of labor anxiety was 28.63 the significance value is 0.000, P value (0.05) means "There is an effect of Citrus aurantium aromatherapy on the level of anxiety in the first stage of active labor.Conclusion: Observation results showed that respondents who were given Citrus aurantia aromatherapy showed a significant decrease in anxiety with mild to no anxiety levels.Suggestions It is expected that health workers will provide counseling to mothers who will give birth at a risky age, basic education level, parity primipara and grande multipara, to anticipate anxiety in mothers and provide information about preparation for childbirth and how to control changes in maternal psychology so that they can anticipate anxiety during the delivery process . Keywords: Anxiety of labor, Citrus aurantium Aromatherapy. ABSTRAK Latar Belakang: Kecemasan adalah gangguan dalam perasaan yang ditandai dengan perasaan ketakutan atau kehawatiran yang mendalam dan berkelanjutan. Kecemasan adalah respon psikologis wanita yang paling umum terhadap persalinan. Aromaterapi adalah penggunaan aroma dengan minyak essensial yang meningkatkan rasa tenang dan membantu mengurangi kecemasan.Tujuan penelitian : Untuk mengetahui pengaruh aromaterapi Citrus aurantium terhadap tingkat kecemasan persalinan fase aktif kala 1 di RSIA Puri Betik Hati Kota Bandar Lampung.Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan rancangan penelitian Quasi Eksperimen Design menggunakan rancangan Two Group Pre–Post Test Design. Teknik sampling yang digunakan adalah Non Probability Sampling dengan teknik Accidental Sampling. Penelitian ini menggunakan 60 sampel penelitian, dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 30 ibu pada kelompok intervensi dan 30 ibu pada kelompok kontrol. Pengukuran tingkat kecemasan menggunakan metode alat ukur Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A), dimana pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan SOP. Analisa data yang digunakan adalah Uji T Sampel Independen.Hasil: Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, diketahui bahwa nilai rata-rata tingkat kecemasan persalinan pada kelompok Intervensi/eksperimen (Aromaterapi Citrus aurantium) adalah sebesar 14.93, sementara pada hasil kelompok kontrol rata-rata rata-rata tingkat kecemasan persalinan sebesar 28.63 dan nilai signifikansinya sebesar 0.000, P value ≤ α (0,05) artinya “Ada pengaruh aromaterapi Citrus aurantium terhadap tingkat kecemasan persalinan fase aktif kala 1Kesimpulan: Hasil observasi didapatkan bahwa responden yang diberikan aromaterapi Citrus aurantium menunjukkan penurunan kecemasan yang signifikan dengan tingkat kecemasan ringan hingga tidak ada kecemasan.Saran Diharapkan tenaga kesehatan melakukan konseling kepada ibu yang akan bersalin dengan umur yang berisiko, tingkat pendidikan dasar, paritas primipara dan grande multipara, untuk mengantisipasi kecemasan pada ibu  serta memberikan informasi mengenai persiapan persalinan dan cara mengendalikan perubahan psikologi ibu sehingga dapat menganisipasi kecemasan selama proses persalinan. Kata Kunci :Kecemasan persalinan, Aromaterapi Citrus aurantium.
The Influence Of “Aku Bangga Aku Tahu” (Abat) Campaign On Adolescent Knowledge And Attitudes About Hiv/Aids Muhammad Hatta; Dainty Maternity; Anissa Ermasari
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 3 (2022): Volume 8 No.3 July 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i3.7372

Abstract

Pendahuluan : Dampak perilaku seksual remaja terhadap kesehatan reproduksi adalah tertular PMS (Penyakit Menular Seksual) termasuk HIV/AIDS. Secara global, 40% kasus infeksi HIV/AIDS terjadi pada orang berusia 15-24 tahun. Pada tahun 2014 kasus HIV/AIDS Kota Bandar Lampung mencapai 238 kasus dan pada tahun 2015 meningkat menjadi 371 kasus. Tingginya masalah HIV/AIDS mendorong pemerintah untuk melakukan upaya pengendalian. Salah satunya melalui kampanye HIV/AIDS “Aku Bangga Aku Tahu” (ABAT). Bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, persepsi, mengurangi stigma dan meningkatkan perilaku pencegahan HIV/AIDS.Tujuan : Mengetahui Pengaruh Kampanye “Aku Bangga Aku Tahu” terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV & AIDS di SMA Metro Kartikatama Tahun 2018Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental dan pendekatan one group pre-post test design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling, dan responden akan dibagi menjadi empat kelompok yang mendapat intervensi kampanye ABAT dengan media penyampaian informasi yang berbeda yaitu video, story sheets, leaflet dan kelompok terakhir diberikan intervensi dengan ketiga media tersebut (video, lembar cerita). dan leaflet), dimana setiap kelompok terdiri dari 20 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji T dan uji Anova.Hasil : Hasil analisis data menunjukkan bahwa dari hasil semua media (lembar cerita, video dan leaflet) diperoleh p-value = 0,000 < = 0,05 yang artinya ada pengaruh media penyuluhan berupa lembar cerita, video dan leaflet tentang pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDS. AIDS di SMA KARTIKATAMA Metro Tahun 2018. Pada variabel pengetahuan, media yang paling berpengaruh adalah video, sedangkan variabel sikap media adalah lembar cerita.Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara media konseling dengan pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV/AIDSSaran : Bagi dinas kesehatan terkait untuk lebih meningkatkan monitoring, sosialisasi dan pemberian informasi termasuk penggunaan kampanye ABAT secara berkala baik kepada masyarakat maupun remaja di sekolah tentang cara pencegahan HIV&AIDS Kata kunci: Aku Bangga Aku Tahu, Pengetahuan, Sikap, HIV/AIDS ABSTRACT  Introduction : The impact of adolescent sexual behavior on reproductive health is contracting STDs (Sexually Transmitted Diseases) including HIV/AIDS. Globally, 40% of cases of HIV/AIDS infection occur in people aged 15-24 years. In 2014 Bandar Lampung City HIV/AIDS cases reached 238 cases and in 2015 increased to 371 cases. The high problem of HIV/AIDS encourages the government to carry out control efforts. One of them is through the “Aku Bangga Aku Tahu” (ABAT) HIV/AIDS campaign. Aims to increase knowledge, perception, reduce stigma and improve HIV/AIDS prevention behavior.Purpose : Knowing the effect of the “Aku Bangga Aku Tahu” Campaign on the knowledge and attitudes of teenagers about HIV & AIDS at Kartikatama Metro High School in 2018Methode : The research method used is quantitative with a pre-experimental research design and a one group pre-post test design approach. The sample used in this study is total sampling, and respondents will be divided into four groups who receive ABAT campaign interventions with different information delivery media, namely video, story sheets, leaflets and the last group is given intervention with the three media (video, story sheet). and leaflets), in which each group consisted of 20 respondents. The data analysis used was univariate, bivariate and multivariate analysis using T test and Anova test.Results : The results of data analysis showed that the results of all media (story sheets, videos and leaflets) obtained p-value = 0.000 < = 0.05 which means that there is an influence of counseling media in the form of story sheets, videos and leaflets on the knowledge and attitudes of adolescents about HIV/AIDS. AIDS at SMA KARTIKATAMA Metro in 2018. In the knowledge variable, the most influential media is video, while the media attitude variable is the story sheet.Conclusion : Based on the results of the study, it can be concluded that there is a positive relationship between counseling media and adolescent knowledge and attitudes about HIV/AIDSSuggestion: For the relevant health offices to further improve monitoring, socialization and providing information including the use of regular ABAT campaigns both to the community and youth in schools about how to prevent HIV&AIDS 
PENGABDIAN MASYARAKAT PADA IBU HAMIL UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG BAWAH DENGAN PRENATAL YOGA Dainty Maternity; Anissa Ermasari
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 2 (2022): Vol 4 No 2 November 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v4i2.8455

Abstract

Nyeri punggung bawah (low back pain) terjadi akibat adanya perubahan fisik dan hormonal seiring bertambahnya usia kehamilan dimana uterus semakin membesar dan terjadi penurunan elastisitas dan fleksibilitas pada otot punggung yang berakibat terjadinya lordosis. Perubahan ini meningkatkan gaya geser keseluruh sendi punggung bawah dan panggul, meningkatkan resiko LBP dan jatuh selama kehamilan. Salah satu intervensi untuk mengurangi low back pain adalah prenatal yoga, bertujuan untuk membantu ibu hamil memperbaiki postur dan mengurangi nyeri punggung bawah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai prenatal yoga sebagai salah satu intervensi yang dapat diberikan untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada wanita hamil. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 31 Maret 2022 di PMB Rahayu Lampung Selatan. Kelas prenatal yoga ini menggunakan metode demonstrasi dan ceramah Tanya jawab. Hasilnya adalah 90% ibu menyatakan puas dengan mengikuti kelas prenatal yoga dan 80% ibu menyatakan nyeri punggung bawah berkurang. Kesimpulan prenatal yoga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi nyeri punggung bawah pada ibu hamil.
Penyuluhan kesehatan seksual dan reproduksi pada remaja putri di PMB Eliza Dainty Maternity; Muhammad Hatta; Eliza
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2022): Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lansia
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.518 KB) | DOI: 10.56922/phc.v2i2.209

Abstract

Pendahuluan: Kurangnya pengetahuan, informasi tentang seks serta persepsi remaja mengenai seluk beluk seks yang salah merupakan salah satu indikator meningkatnya perilaku seks bebas di kalangan remaja. Tujuan: memberikan pengetahuan kepada remaja awal tentang kesehatan seksual dan reproduksi pada remaja. Metode: merancang dan pembuatan bahan praktek pengabdian, memberikan materi tentang kesehatan reproduksi remaja dengan metode penyuluhan. Hasil: peserta sangat antusias dalam kegiatan penyuluhan, terlihat dari 85% peserta aktif dalam kegiatan (bertanya dan menjawab pertanyaan). Selain itu berdasarkan evaluasi secara lisan 80% peserta dapat menjelaskan kembali tentang definisi kesehatan reproduksi remaja, cara menjaga organ reproduksi, infeksi organ reproduksi, HIV – AIDS. Simpulan: Peserta penyuluhan mendapat pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan seksual pada remaja.
Counseling By Leaflet Media In Increasing Brides And Groom’s Knowledge And Attitude About Reproductive Health Lamtioma Lamtioma; Sunarsih Sunarsih; Dainty Maternity; Achmad Farich
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 No.2 April 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i2.7852

Abstract

Latar Belakang: Diperlukan bekal pengetahuan dan sikap serta dukungan yang baik tentang kesehatan reproduksi bagi calon pengantin yang akan menikah dan membangun rumah tangga. Calon pengantin merupakan sasaran yang tepat dalam upaya meningkatkan kesehatan masa pra-kehamilan. Calon pengantin perlu mempersiapkan kesehatan reproduksi baik calon pengantin, agar setelah menikah dapat memiliki status kesehatan yang baik guna menghasilkan generasi yang berkualitas.Tujuan penelitian: diketahui perbedaan pengetahuan dan sikap calon pengantin tentang kesehatan reproduksi sebelum dan sesudah penyuluhan.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Desain penelitian adalah pre-experimental design dengan pendekatan one group pretest posttest. Penelitian ini dilakukan di RSIA Santa Anna Teluk Betung Bandar Lampung pada tanggal 14 Februari 2022 – 11 Juli 2022. Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner penelitian sebelumnya dan telah diuji valid dan reliabel. Analisis data menggunakan program komputer. Analisis univariat digunakan dengan melihat nilai rata-rata skor pengetahuan dan sikap. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji t dependen dengan taraf signifikansi 0,05.Hasil : Diketahui rata-rata calon pengantin yang mengikuti kelas pranikah sebelum diberikan penyuluhan adalah 57,1 dan setelah diberikan penyuluhan adalah 87,1. Diketahui rata-rata sikap calon pengantin yang mengikuti kelas pranikah sebelum diberikan penyuluhan adalah 24,4 dan setelah diberikan penyuluhan adalah 33,0. Berdasarkan hasil uji statistik antara konseling terhadap pengetahuan dan sikap diperoleh skor P value < α 0,005.Kesimpulan : ada perbedaan pengetahuan dan sikap calon pengantin yang mengikuti kelas pranikah sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi.Saran : Bagi para pemberi pelayanan kesehatan diharapkan dapat menjalin silaturahmi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui program penyuluhan kesehatan reproduksi melalui kelas pranikah yang dilakukan sebulan sekali. Kata kunci: Penyuluhan, pengetahuan, sikap, calon pengantin ABSTRACT  Background: Needed a good preparation of knowledge and attitude and support about reproductive health for brides and grooms who will marry and build a household. The brides are the right target in an effort to improve the health of pre-pregnancy period.  The brides and grooms need to prepare reproductive health either the bride or groom, so that after marrying can have good health status in order to produce quality generations.Purpose of the research: known the difference of knowledge and brides and grooms’ attitude about reproductive health before and after counseling.Method: kind of the research which used was quantitative. Research design was pre-experimental design by one group pretest posttest approach. This research was done in RSIA Santa Anna Teluk Betung Bandar Lampung on 14th February 2022 – 11th July 2022. The amount of sample was 30 people. Sample taking used purposive sampling. Data taking used questionnaire.  Questionnaire which used was researched questionnaire at before and it was tested valid and reliable.   Data Analysis used computer program. Univariate analysis was used by seeing average values of score knowledge and attitudes. Bivariate analysis in this research used uji t dependent by level of significance 0,05.Result : Known the average of brides and grooms who followed premarital class before being given counseling was 57,1 and after  being given counseling was 87,1. Known attitude average of bride and groom who followed premarital class before being given a counseling was 24.4 and after being given counseling was 33,0. Based on the result of statistic test between counseling toward knowledge and attitude was gotten the score P value < α 0,005.Conclusion :there was difference of knowledge and brides and grooms’ attitude who followed premarital class at before and after being  given a counseling about reproductive health.Suggestion : for health service providers are hoped that they can build a relationship to improve public health by reproductive health education program through premarital class which done once a month. Key words: Counseling , knowledge, attitude , brides and grooms
Co-Authors Achmad Farich Agustia, Erina Ahmad, Elis Nurfarida Anisa Ermasari Aprida Yanti Arief S. Kartasasmita Arum Dwi Anjani Astriana Astriana, Astriana Auda Audrias Ayu Wulandari Devita Febriani Putri Devy Lestari Nurul Aulia Dewi Yuliasari Dewi Yuliasari Dian Puspitasari Diana, Averia Eva Dina Octa Via Effendy, Dhea Alaeyda Eliza Eliza Endang Sri Wahyuni Evayanti, Lely Evayanti, Yulistiana Evrianasari, Nita Farich, Achmad Fitria Fitria Hali Desna Hatta , Muhammad Hermawan, Dessy Hevy Susanda Ida Ayu Kadek Indri Lovely Auria Iqmy, Ledy Octaviani Ismen Muchtar Kadek Meta Deviyanti Kadek Rika Rahayu Khoidar Amirus Khoidar Amirus Lamtioma Lamtioma Lathifah, Neneng Siti Laura, Sukmala Dewi Lia Maria Listika Jayanti Lucia Suciati Maissy Hardianti Mariza, Ana Martini, Sagung Dwi Rai Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad Hatta Muhammad Hatta Ni Putu Rini Astuti Nina Herlina Nita Evriana Sari Nurul Aini Nurul Isnaini Nurul Isnaini Oktaviani, Rafika Ponpon S Idjradinata Putri, Ratna Dewi Putri, Ratna Dewi Putu Candrawati Ratna Dewi Putri Ratna Sari Renny Dwijayanti Renny Dwijayanti Rilyani Rilyani Rosmiyati Rosmiyati Sari, Devi Kurnia Sari, Gita Nirmala Suharman Suharman Suharman Suharman, Suharman Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarti, Maria Magdalena Sunesni Sunesni . Susilawati Susilawati Susilawati Susilawati Tibar, Sri Linda Azzahra Triani, Agustina Trini Trini Utami, Vida Wira Yanti, Yulistiana Eva Yayang Khomsatun Khoiriah Yeni Kristiani Yuli Yantina Yuliana Martinah Yuliati Shoffiyah Yulistina Evayanti Yuviska, Ike Ate Zakiyatus Salamah Zarma Zarma