Claim Missing Document
Check
Articles

PENATAAN AREA TAMAN SEBAGAI FASILITAS JOGGING TRACK DALAM PENERAPAN POLA HIDUP SEHAT WARGA Ryan Putranda Kristanto; Heristama Anugerah Putra; Krisnina Dohan Limantara; Yohana Christela Oktaviani
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v6i1.24942

Abstract

AbstrakKegiatan warga dalam hakikatnya selalu memiliki sifat sosial antara individu yang satu dengan yang lainnya. Seluruh kegiatan sosial manusia selalu ditunjang dengan adanya beberapa fasilitas lingkungan yang memadai. Fasilitas yang memadai itu dapat berupa bangunan ataupun area ruang terbuka hijau. Secara garis besar ruang terbuka hijau dapat dimanfaatkan menjadi suatu lingkungan aktif dalam berbagai kegiatan warga, namun tetap memperhatikan aspek lingkungan. Pembangunan dalam skala perumahan menjadi salah satu unsur penunjang untuk memberikan perubahan suasana bagi para warga. Permasalahan utama saat ini warga dalam melakukan kegiatan olah raga banyak dilakukan di jalan utama perumahan yang dilalui oleh kendaraan. Hal ini membuat kurang nyaman dan aman bagi warga yang melakukan olah raga. Metode yang digunakan yaitu analisa sosial dengan cara mengambil kesimpulan dari permasalahan yang ada melalui diskusi bersama. Sehingga hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan fasilitas olahraga berupa pembangunan jogging track pada area taman RT. 002. Dengan keberadaan jogging track dapat memberikan kenyamanan kepada warga masyarakat dalam berolah raga. Selain itu untuk mengatur tingkat kenyamanan dan keamanan warga dapat dicerminkan dalam lingkungan yang nyaman dengan tersedianya seluruh fasilitas yang dapat digunakan secara umum dalam kondisi yang baik. AbstractCitizen activities in essence always have a social nature between individuals with one another. All human social activities are always supported by the existence of several adequate environmental facilities. Adequate facilities can be in the form of buildings or green open space areas. Broadly speaking, green open space can be used as an active environment in various community activities, but still pay attention to environmental aspects. Development on a housing scale is one of the supporting elements to provide a change of atmosphere for residents. The main problem currently is that residents carry out sports activities mostly on the main residential roads that are traversed by vehicles. This makes it less comfortable and safe for residents who do sports. The method used is social analysis by drawing conclusions from existing problems through joint discussions. So that the expected results of this community service activity are providing sports facilities in the form of building a jogging track in the RT park area. 002. The existence of a jogging track can provide comfort to the community in exercising. In addition, to regulate the level of comfort and security for residents, it can be reflected in a comfortable environment with the availability of all facilities that can be used in general in good condition.
Peremajaan "Brandgang" Sebagai Akses Penunjang Sirkulasi Antar Gang Di Lingkungan Perumahan Babatan Pilang Heristama Anugerah Putra
LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/loyal.v4i1.886

Abstract

In the changing times from year to year the development process is always progressing. No exception to the construction of settlements and housing scattered in the city of Surabaya. Arrangement of a housing environment is an important factor in improving the quality of life of residents in society. The residential space pattern in Babatan Pilang still maintains the brandgang system. The function of this brandgang itself is as a fire breaker to slow down or stop fires. Apart from the two main functions, brandgang indirectly also acts as a connection path between alleys or roads. The existing condition of the brandgang in the Babatan Pilang housing complex is not neat and well maintained. In general, the brandgang should not present a tense and frightening atmosphere. The method used is extracting data again looking at the aspects of the problems that exist in relation to the existence of brandgang so far. The function and role of brandgang wherever good and their existence are not necessarily forgotten and are more important, this is because brandgang is one of the main factors of a security system in a settlement or housing. Presenting a neat and orderly brandgang will create a good impression in restoring its main function.
Implementasi Arsitektur Perilaku dalam Desain Creative Hub: Studi Komparatif Selasar Sunaryo dan Rolex Learning Center Imelda Setiadi; Anas Hidayat; Heristama Anugerah Putra
Jurnal Lingkungan Karya Arsitektur Vol. 5 No. 2 (2026): Arsitektur Berkelanjutan untuk Lingkungan Binaan yang Sehat dan Humanis
Publisher : Darma Cendika Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37477/lkr.v5i2.935

Abstract

Pertumbuhan industri kreatif yang pesat menuntut ketersediaan ruang yang tidak hanya menampung aktivitas, tetapi juga memahami perilaku manusia di dalamnya. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi konsep arsitektur perilaku dalam desain creative hub. Arsitektur perilaku, sebagai jembatan antara lingkungan binaan dan psikologi manusia, memainkan peran krusial dalam proses pengambilan keputusan di dalam ruang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi literatur, yang secara spesifik berfokus pada teori Lury Sofyan Yahya serta studi kasus komparatif Selasar Sunaryo Art Space dan Rolex Learning Center. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan warna netral, transparansi, dan bentuk abstrak organik secara signifikan mempengaruhi kenyamanan pengguna dan interaksi sosial. Elemen-elemen ini memberikan “keterjangkauan” dan “kemungkinan”, yang memungkinkan pengguna untuk memutuskan aktivitas mereka secara bebas namun tetap aman. Hasil penelitian ini memberikan kerangka kerja bagi perancangan creative hub yang inklusif dan adaptif.
PENGGUNAAN BAHAN BATUAN BERDASARKAN LOKASI TERBANGUN: STUDI KASUS CANDI DI JAWA TENGAH DAN JAWA TIMUR: STUDI KASUS CANDI DI JAWA TENGAH DAN JAWA TIMUR Jessica Aprilia Poernama; Heristama Anugerah Putra
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol. 12 No. 1 (2022): June
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v12i1.2165

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki begitu banyak warisan budaya yang terlahir dari masa prasejarah. Peninggalan secara fisik yang ada saat ini banyak berupa bangunan candi. Candi sendiri memiliki fungsi utama pada zamannya sebagai tempat persembahyangan kepada dewa ataupun sebagai istana suatu kerajaan. Candi yang ada berasal dari peradaban kelahiran dan penyebaran agama Hindu dan Buddha di Nusantara. Kedua agama ini menjadi agama tertua dan yang pertama kali masuk ke Indonesia. Candi di Indonesia sendiri paling banyak berada di Pulau Jawa tepatnya di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Lokasi tempat terbangun dan berdirinya candi dikedua provinsi ini disesuaikan dengan jarak sumber untuk material utamanya. Hal ini dikarenakan kondisi lingkungan geografis tempat berdirinya lokasi candi-candi tersebut yang berbeda-beda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan komparatif membandingkan data yang didapat antara candi yang berada di Jawa Timur dan Jawa Tengah didasarkan letak geografisnya. Hasil yang diharapkan yaitu dapat mengetahui lebih jelas penggunaan material batuan candi yang didasarkan pada letak, jarak dan kondisi geografis dari sumber utama bahan batuannya. Umumnya jenis material utama batuan yang digunakan untuk pembangunan candi dikedua provinsi ini dikaitkan karena kedekatan dengan sumber material dan lokasi terbangunnya candi.
PELATIHAN TAEKWONDO UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH ALAM SAN-HIKMAH MALANG Prabani Setio Hastorahmanto; Heristama Anugerah Putra; Lucia Ina Trisyanti
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v9i1.11019

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Sekolah Alam SAN-HIKMAH Malang ini yaitu melatih gerakan dasar taekwondo dalam mengembangkan karakter siswa-siswi SAN-HIKMAH. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk melihat apakah kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menjadi salah satu peminatan bagi siswa-siswi dan juga untuk mengajarkan karakter yang sesuai dengan kecerdasan (ciri dari Sekolah SAN-HIKMAH) yaitu physical dan emotional. Metode pelaksanaannya yaitu memberikan pengajaran gerakan dasar taekwondo, siswa-siswi praktek gerakan tersebut. Kegiatan itu membuat siswa-siswi dapat membentuk karakter saling membantu satu sama lain, berinteraksi dengan sosial (orang baru), dan bagaimana anak fokus terhadap apa yang diajarkan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada siswa-siswi SAN-HIKMAH Malang ini yaitu agar anak-anak dapat lebih bersemangat dan fokus terhadap sesuatu, dimana siswa mendengarkan dengan sungguh – sungguh pelatih memberikan materi tendangan taekwondo.Kata kunci: karakter, Taekwondo, Siswa-siswi, SAN-HIKMAH
Co-Authors Alberto David Vincentio Budi Wijaya Anas Hidayat Anas Hidayat Andrian, David Angga Rezaldy Kristyawan Berlian, Putri Zalianty Bernadeth Chiquita Phoebe Sri Palupi Brina Oktafiana Brina Oktafiana Canariesa, Armadeo Ruben Catherina Novitas Ambarwati Celine Andriani David Andrian Defiana, Ima Dewantoro, Albertus Daru Efandaru, James Emmanuelle Litania Lutters Ferdinard Hendra Setiawan Firdausi Frigorius Noyansa Batuk Frumensia, Silfira Gobryas Sapeibu Harianto, Yohanes Kristianus Hastorahmanto, Prabani Setio Hastorahmanto, Prabani Setio Hastorahmanto, Stefanus Prabani Setio Hawa, Hawa Imelda Setiadi James Efandaru James Efandaru Januarius Basilius Agung Soli Jessica Aprilia Poernama Josephine Roosandriantini Kharisma Ziliwu Kosasih, Davin Nathaniel Krisnina Dohan Limantara Krisnina Dohan Limantara Lucia Ina Trisjanti Lucia Ina Trisjanti Lucia Ina Trisyanti Lucia Ina Trisyanti Lucia Ina Trisyanti Marcella Intan Kirana Hermawan Mariono, Silvester Dimas Senoaji Michel Dio Susanto Modiano, Jovanny Yves Muhammad Rinu Natalia Oktavania Dese Nur Widjiyati Oktaviani, Yohana Christela Prabani Setio Hastorahmanto Prabani Setio Hastorahmanto Prabani Setio Hastorahmanto Putri Indah Novitalia Ruth Carryn Setiawan Ryan Putranda Kristanto Ryan Putranda Kristanto Ryan Putranda Kristianto Setiadi, Imelda Setiadi, Widriyakara Setiadi, Y.A Widriyakara Setio, Stefanus Prabani Setiohastorahmanto, Prabani Setyawan, Valerio Sultan Agni Sri Nastiti Nugrahani Ekasiwi Stefanus Prabani Setio Stefanus Prabani Setio Stefanus Prabani Setio Hastorahmanto Stefanus Prabani Setio Hastorahmanto Stefanus Prabani Setio Hastorahmanto Subhagia, Andreas Andika Putra Theresia Ratna Darmiwati Trisyanti, Lucia Trisyanti, Lucia Ina Valerio Sultan Agni Valerio Sultan Agni Setyawan Valerio Sultan Agni Setyawan Widriyakara Setiadi Widriyakara Setiadi Wijaya, Antonius Sachio Troy Wijaya, Phoebe Anthonieta Danny Y.A Widriyakara Setiadi Y.A. Widriyakara Setiadi Y.A. Widriyakara Setiadi Yohana Christela Oktaviani Yohanes Kristianus Harianto Yohanes Kristianus Harianto Yosafat Danang Kukuh Bismo Jati Yosua Anggun Putra Yusnia Hanna Yulistya Ziliwu, Kharisma