Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Tahapan Proses Adopsi Inovasi Ayam Kub Melalui Bimbingan Teknis Di Sumatera Barat Winda Rahayu; Sri Wahyuni; Hery Bachrizal Tanjung
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.13580

Abstract

Penelitian ini mengggunakan metode multi studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuisioner kepada 78 oran peserta bimbingan teknis (bimtek) Inovasi ayam KUB. Analisis data yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif berupa pemberian skor dengan skala likert dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bimtek ayam KUB baru bisa merubah pengetahuan dan sikap peserta yaitu sampai pada tahapan sadar, minat, evaluasi dan mencoba, namun belum menerapkan dengan baik sehingga pelaksanaan bimtek perlu ditingkatkan agar bisa sampai ke tahap menerapkan inovasi ayam KUB Tahapan Proses Adopsi Inovasi Ayam KUB dipengaruhi oleh Umur, Pendidikan, Jumlah Ternak, Pendapatan, Pengalaman, Keunggulan Relatif, Kesesuaian, Kerumitan, Kemampuan diamati, Kemampuan diujicobakan, dukungan BPTP, Dukungan Balitvet Baso, Dukungan Dinas Peternakan Provinsi, Dukungan Dinas Peternakan Kab/Kota dan Dukungan Penyuluh Karakteristik Inovasi Ayam KUB berpengaruh terhadap Pemerintah harus melakukan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia pada penyuluh ASN, penyuluh swadaya, pelaku utama dan pelaku usaha terhadap pengembangan inovasi ayam KUB dalam bentuk Training of Trainers (TOT). Pelaksanaan bimtek selanjutnya oleh BPTP Sumbar sebaiknya dengan menambah jadwal, materi dan memperbanyak praktek sehingga mampu meningkatkan keterampilan peserta bimtek dalam menerapkan inovasi ayam KUB.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tahapan Proses Adopsi Inovasi Ayam Kub Winda Rahayu; Sri Wahyuni; Hery Bachrizal Tanjung
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.14078

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Tahapan Proses Adopsi Inovasi Ayam KUB di Sumatera Barat dilakukan pada pada bulan Februari sampai April 2023 di Kota Payakumbuh, Kab. 50 Kota dan Kab. Tanah Datar. Tujuan Penelitian adalah: “Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tahapan adopsi inovasi ayam KUB”. Penelitian ini mengggunakan metode multi studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuisioner kepada 78 oran peserta bimbingan teknis (bimtek) Inovasi ayam KUB. Analisis data yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif berupa pemberian skor dengan skala likert dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Bimtek ayam KUB baru bisa merubah pengetahuan dan sikap peserta yaitu sampai pada tahapan sadar, minat, evaluasi dan mencoba, namun belum menerapkan dengan baik sehingga pelaksanaan bimtek perlu ditingkatkan agar bisa sampai ke tahap menerapkan inovasi ayam KUB. Tahapan Proses Adopsi Inovasi Ayam KUB dipengaruhi oleh Umur, Pendidikan, Jumlah Ternak, Pendapatan, Pengalaman, Keunggulan Relatif, Kesesuaian, Kerumitan, Kemampuan diamati, Kemampuan diujicobakan, dukungan BPTP, Dukungan Balitvet Baso, Dukungan Dinas Peternakan Provinsi, Dukungan Dinas Peternakan Kab/Kota dan Dukungan Penyuluh Karakteristik Inovasi Ayam KUB berpengaruh terhadap Pemerintah harus melakukan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia pada penyuluh ASN, penyuluh swadaya, pelaku utama dan pelaku usaha terhadap pengembangan inovasi ayam KUB dalam bentuk Training of Trainers (TOT). Pelaksanaan bimtek selanjutnya oleh BPTP Sumbar sebaiknya dengan menambah jadwal, materi dan memperbanyak praktek sehingga mampu meningkatkan keterampilan peserta bimtek dalam menerapkan inovasi ayam KUB.
Local Champions Berkarakter Kewirausahaan Sosial dan Strategi Penyuluhan untuk Pengembangan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaaan Swadaya Defitriani, Defitriani; Madarisa, Fuad; Silfia, Silfia; Tanjung, Hery Bachrizal
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.57760

Abstract

This study aims to describe the characteristics of local champions based on social entrepreneurship as well as effective extension strategies in the development of Independent Agriculture and Rural Training Centers (P4S). Local champions are defined as individuals or groups who play an important role in leading and driving positive change in communities, especially in agricultural and rural contexts. This research uses qualitative and quantitative methods with a case study approach, which was carried out at P4S Permata Ibu as a pilot and P4S Agrotourism Arizafarm as a target. The results of the study show that local champions with the spirit of social entrepreneurship have a crucial role in growing and developing P4S. Characteristics such as strong leadership, social commitment, ability to innovate, networking skills, and managerial skills are key to their success. With the right support from stakeholders, they can be significant agents of change in improving the well-being of farmers and rural communities. The spirit of social entrepreneurship owned by local champions includes values such as honesty, active community involvement, fair profits, and concern for the environment. In addition, effective extension strategies include a participatory approach, the application of information technology, and close collaboration with various parties, including governments, universities, the private sector, and non-governmental organizations. The conclusion of this study is that the sustainable development of P4S requires support from local champions with the spirit of social entrepreneurship and the implementation of effective counseling strategies.