Claim Missing Document
Check
Articles

Pola Anomali Gravitasi Regional dan Residual Menggunakan Metode Kontinuasi ke Atas di Kabupaten Mandailing Natal Lutfiahani, Rana; Putra, Yoga Satria; Perdhana, Radhitya
PRISMA FISIKA Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, merupakan salah satu wilayah dengan potensi panas bumi yang tinggi, tetapi kajian geofisika di daerah ini umumnya masih terbatas pada skala lokal di sekitar manifestasi permukaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi struktur bawah permukaan daerah panas bumi Mandailing Natal melalui pemisahan anomali gravitasi regional dan residual. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan data gravitasi satelit Topex yang berkesinambungan secara spasial pada cakupan wilayah 44,5 km × 29,4 km, dipadukan dengan reduksi bidang datar dan kontinuasi ke atas, sehingga interpretasi dapat dipisahkan menurut kedalaman sumber anomali. Data free air anomaly dikoreksi Bouguer dan medan, kemudian densitas rata-rata batuan diestimasi dengan metode Parasnis dan diperoleh nilai sebesar 2,26 g/cm3. Anomali Bouguer lengkap direduksi ke bidang datar dengan metode Dampney, lalu dipisahkan menggunakan kontinuasi ke atas pada ketinggian 100–600 m, dengan ketinggian 400 m dipilih sebagai anomali regional. Peta anomali regional memperlihatkan anomali tinggi 31–65 mGal yang diduga berasosiasi dengan batuan beku intrusi Batolit Manunggal dan Batolit Panyabungan sebagai batuan sumber panas, serta anomali rendah −15 hingga 20 mGal yang ditafsirkan sebagai batuan sedimen teralterasi dengan kelurusan berarah barat laut–tenggara mengikuti Sistem Sesar Sumatra. Peta anomali residual menunjukkan anomali tinggi 0–7 mGal yang mencerminkan batuan vulkanik dan intrusi dangkal, serta anomali rendah −11 hingga −4 mGal berupa batuan sedimen terubahkan. Hasil ini bersesuaian dengan temuan penelitian geolistrik dan geokimia fluida terdahulu di lokasi yang sama.
IDENTIFIKASI LITOLOGI BAWAH PERMUKAAN BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETIK DAERAH TARUTUNG DAN SEKITARNYA Tiara Salsabil; Radhitya Perdhana; Yoga Satria Putra
PRISMA FISIKA Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Tarutung dan sekitarnya secara geologi termasuk ke dalam wilayah yang sangat dekat dan dipengaruhi langsung oleh aktivitas Sesar Besar Sumatera (SBS) yang menyebabkan daerah ini memiliki aktivitas tektonik yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode magnetik yang dilakukan di daerah Tarutung dan sekitarnya. Tujuan dari penelitian adalah untuk menginterpretasikan sebaran struktur geologi bawah permukaan. Data penelitian berasal dari peta anomali magnetik daerah Tarutung dan sekitarnya yang diterbitkan oleh Pusat Survei Geologi (PSG) Bandung. Pengolahan data dilakukan dengan transformasi reduksi ke ekuator dan transformasi kontinuasi ke atas untuk mengetahui pola anomali yang terbentuk di daerah penelitian. Penelitian dilakukan pemodelan ke depan untuk memperoleh struktur bawah permukaan model 2D pada anomali magnetik regional. Hasil identifikasi daerah penelitian menunjukkan bahwa anomali magnetik regional memiliki nilai anomali berkisar antara -115 nT hingga 142 nT. Penampang pada sayatan yang dilakukan menunjukkan litologi bawah permukaan berupa alluvium, tufa, andesit, granit dan batu pasir.
Co-Authors . Agato . Timotius A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aang Kurniady Adiningsih, Nadia Adriati Adriati Ahmad Mushawwir Anastasia Anastasia Andi Ihwan Apriyanto Ramadhan Ardianto, Randy Ari Antasari Kushadiwijayanto Arie Antasari Kushadiwijayanto Arminingsih, Diah Astuti, Ayu Dwi Aswati, Tiara Aprileonadha Azrrue, Tsa Tsa Aisyha Yuditha Azrul Azwar Bedry Yuveno Denny Boni Pahlanop Lapanporo Christy, Maria Citra Puella Dayang Samsul Hidayah Delfi Warsita Masdat Desti, Desti Dwiria Wahyuni Elfrida Ratnawati Evi Noviani Fadziella, Syarifah Resha Faisal Faisal Faisal Faisal Faras, Angelia Millenis Febriana Diah Permata Fitriana, Zuliya Eka Fossetta, Bella Gustiani, Siska Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hendro Tira Hendromi, . Heni Susiati Hermawan, Rikki Irfana Diah Faryuni Irvan Nur Prasetya Jennifer Sulastri Joko Sampurno Jumarang, Muh Ishak Kurnia, Elsa Kushadiwijayanto, Arie Antasari Latifah Maesaroh Lutfiahani, Rana Menas Aswan Mentari Yuniar Muh. Ishak Jumarang Muhammad Sholeh Muhardi Muhardi Muhardi Muliadi Muliadi Muliadi Muqsit J.A, Ibrahim Nadia Nadia Natasha, Ingga Noang, Aurel Vivaldi Nugraha, Alfa Nugroho, Kunto Adi Nur Hayati Nurhaliza Nurhaliza Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nursiani, Tuti Perdana, Radhitya Perdhana, Radhitya Pradipta, Aditya Tri Prasetya, Irvan Nur Pratiwi, Tasya Mahardika Purnama, Desi Indah Puteri, Martsa Farindi Dwi Putri, Tiara Nusa Qonita, Ismi Rizqi Radhitya Perdhana Rahwanda Rahwanda Rezeki, Desi Saputri Sri Risko, Risko Riza Adriat Rumyati Pujiastuti Salawati Salawati Salawati Salawati Santi, Maria Aventri Saputra, Sepbriyan Rizky Sari Sari Sinta, Sinta Sri Rahayu Ningsih Suci Fitri Nazila Suteja, Aji Syntia Apriani Taruna, Fizza Tiara Salsabil Tri, Mario Andika Triwerdhana, Afriadhi Tuti Nursiani Wilnaldo, Andre Yudha Arman Yuliana, Dylla Yundari, Yundari Yuniar, Mentari Yupensius Febi Ariputra Yuris Sutanto Zulfian Zulfian