Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisa Suhu Pembakaran Sampah Kering Sebagai Potensi Energi Panas Untuk Proses Pengeringan Angga Darma Prabowo; Hadi Prayitno; Dondi Kurniawan; Martinus; Ahmad Yonanda
ARMATUR : Artikel Teknik Mesin & Manufaktur Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Armatur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/armatur.v7i1.10423

Abstract

Waste management poses a significant environmental challenge, yet dry waste holds potential as a renewable energy source through Waste-to-Energy (WTE) technology. This study aims to analyze the potential of utilizing heat from dry waste combustion for drying applications using a hybrid approach of experimental methods and Computational Fluid Dynamics (CFD) simulation. The experimental stage was conducted by burning dry waste in a furnace to obtain the average hot gas temperature, which was measured at 295.33°C. This value was then used as a boundary condition in the CFD simulation of an integrated heat exchanger system within the furnace. Air at a temperature of 30°C was flowed into the heat exchanger with four mass flow rate variations (0.087, 0.092, 0.126, and 0.165 kg/s). The simulation results show that the system is capable of heating the air to a temperature range of 46.05°C to 58.05°C, which is ideal for drying applications. An inverse relationship was found between the mass flow rate and the outlet temperature, where a lower flow rate results in hotter air. This research proves that the heat recovery system from dry waste combustion is technically feasible and has the potential to be a sustainable alternative energy solution for drying processes.
Aplikasi Teknologi Torefaksi Dalam Pengolahan Limbah Kelapa Muda Menjadi Biochar: Studi Kasus Bandar Lampung Amrul Amrul; Hadi Prayitno; Harmen Harmen; Imam Prasetyo; Mustafa Faris Fathin; Figo Naufal Pratama; Muhammad Aidil
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bandar Lampung menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, terutama sampah organik, yang mencakup limbah dari sektor pertanian, rumah tangga, dan UMKM. Limbah kelapa muda adalah salah satu jenis limbah yang melimpah tetapi belum dimanfaatkan secara mkasimal. Teknologi torefaksi dapat mengonversi limbah kelapa muda menjadi biochar, yang berfungsi sebagai sumber energi terbarukan, penyubur tanah, serta penyerap polutan. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses torefaksi pada limbah kelapa muda dengan variasi parameter temperatur dan waktu tinggal. Tujuan penelitian jangka panjang adalah mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Bakung dan menyediakan energi alternatif terbarukan dari limbah kelapa muda. Target khusus yang ingin dicapai adalah mendapatkan parameter optimal proses torefaksi dan karakteristik biochar yang dihasilkan, serta menguji potensi biochar sebagai bahan bakar alternatif dan penyubur tanah. Proses torefaksi terbukti mampu meningkatkan kualitas energi limbah kelapa secara signifikan, ditandai dengan naiknya nilai kalor hingga mencapai 5977 kkal/kg, meskipun disertai penurunan mass yield akibat dekomposisi hemiselulosa dan selulosa pada suhu tinggi. Energy yield menunjukkan performa terbaik pada kondisi 30 menit dan 275°C dengan nilai 93%, sehingga kondisi ini dianggap paling optimal karena menghasilkan nilai kalor tinggi, mass yield yang masih moderat, dan efisiensi energi terbaik. Sementara itu, meskipun suhu 300°C menghasilkan nilai kalor tertinggi, besarnya kehilangan massa dan energi membuat kondisi tersebut kurang layak untuk aplikasi industri yang menuntut efisiensi teknis dan ekonomis.
Simulasi unjuk kerja kolektor surya hybrid PV/T berdasarkan jarak susunan pipa absorber berbentuk spiral Ahmad Yonanda; Amrizal Amrizal; Harmen Harmen; Hadi Prayitno
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 11 No 1 (2022): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v11i1.1906

Abstract

The performance of the solar collector can be reviewed based on several parameters, namely thermal and large fluid drop (pressure drop). This study aims to compare the thermal and pressure drop performance of plate-type solar collectors based on a spiral-shaped pipe arrangement using the distance between the pipes. The comparison of performance analyzed in each study for the distance between the pipes is 25 mm and 50 mm. The approach or stage of research on the performance of the data plate type solar collector is through CFD simulation testing. The simulation stages that will be carried out include: making the geometric design of the solar collector and selecting the mesh method used by the polyhedral type. The results of the solar collector test carried out by CFD simulation show that the use of a 50 mm absorber pipe arrangement has a higher thermal efficiency when compared to the 75 mm absorber pipe arrangement and also a 49.45% increase in pressure drop.
Peningkatan Kompetensi Siswa melalui Pelatihan Pengajaran yang Efektif dan Kunjungan Laboratorium Teknik Mesin Universitas Lampung Syaipudin Anwar; An-Nisa Magnolia; Rizal Adi Saputra; Hadi Prayitno
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/q9psh624

Abstract

Pemahaman tentang ilmu teknik menjadi kebutuhan siswa untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi. Teknologi berkembang pesat pada perguruan tinggi melalui program riset dan inovasinya. Program pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pelatihan pengajaran yang efektif serta kunjungan laboratorium di Teknik Mesin Universitas Lampung guna meningkatkan pengetahuan siswa tentang teknologi terbarukan yang sedang dikembangkan di perguruan tinggi. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman konseptual dan pengalaman praktis kepada siswa, khususnya dalam bidang teknik dan pembelajaran aplikatif. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi terkait strategi pembelajaran efektif, diskusi interaktif, serta praktik langsung melalui observasi dan demonstrasi alat di laboratorium. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap metode belajar yang efektif serta bertambahnya wawasan mengenai dunia teknik mesin dan penerapannya di industri yang ditunjukan pada hasil pretest dan posttest, nilai pretest didapatkan nilai mean 46,0 dan posttest 72,0 kemudian didapatkan nilai t-Test nya sebesar 3,14 dan p-value sebesar 0,012. Nilai p-value sebesar 0,012 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest dengan memiliki tingkat kepercayaan ~98,8%. Hal ini mengindikasikan bahwa perlakuan atau intervensi yang diberikan memiliki pengaruh nyata terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Kegiatan ini juga meningkatkan motivasi belajar dan minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di bidang teknik.
Pengaruh Variasi Temperatur Torefaksi Terhadap Karakteristik Wood Pellet dari Limbah Furnitur Kayu Campuran Agus Apriyanto; Amrul Amrul; Hadi Prayitno; Hanifah Nurjanah Iskandar
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh proses torefaksi pada wood pellet berbahan limbah furniture campuran terhadap nilai kalor dan sifat kimia sampel. Sampel wood pellet terdiri dari 80% kayu keras (Meranti, Merbau, Ulin, Mahoni, Keruing) dan 20% kayu lunak (Sengon, Pinus), diproses melalui torefaksi pada temperatur 250°C, 275°C, dan 300°C selama 30 menit. Pengujian nilai kalor dilakukan untuk menentukan peningkatan energi, dan analisis proximate serta ultimate dilakukan untuk mengetahui perubahan sifat kimia. Hasil menunjukkan bahwa nilai kalor meningkat secara signifikan setelah proses torefaksi, dengan peningkatan tertinggi pada temperatur 300°C mencapai 5.161 kkal/kg atau naik sekitar 32,3% dibandingkan nilai kalor awal 3.902 kkal/kg. Uji proximate menunjukkan peningkatan kandungan karbon tetap dan abu, serta penurunan kadar air dan zat volatil. Uji ultimate menunjukkan peningkatan kadar karbon hingga 60,19% dan penurunan kadar oksigen hingga 26,61% pada temperatur 300°C. Selain itu, torefaksi meningkatkan sifat hidrofobik wood pellet, terbukti dari ketahanan terhadap perendaman air yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa torefaksi pada temperatur tinggi (300°C) secara efektif meningkatkan kualitas energi dan kestabilan wood pellet, menjadikannya alternatif bahan bakar biomassa yang lebih efisien dan tahan terhadap kelembapan.Â