Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sciscitatio : Journal for Biological Science

Bionomic of Anopheles sp. in Merauke District, Papua Rahardjo, Djoko; Prakasita, Vinsa Cantya; Pepiana, Marlen Aviati Sarah
SCISCITATIO Vol 1 No 1 (2020): Volume 1, Number 1, January 2020
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2020.11.20

Abstract

Malaria is known as an endemic disease that often causes death in Indonesia, especially in Papua. The malaria cases control in Papua has not been carried on based on data studies, therefore bionomic of Anopheles sp is important to be studied. Bionomics data are consisted of breeding places, resting places and feeding habits are from direct observation. Interviews and questionnaires were conducted to gain information about respondent behavior. Descriptive and qualitative data were then analyzed. The breeding places of Anopheles sp. were mostly found in swampy areas. Based on the feeding habit, the feeding activity of Anopheles sp. inside the house has only one biting peak at 23.00-02.00 WIT, while outside the house, biting peaks occurred at 21.00-22.00 WIT and 00.00-01.00 WIT. Resting place data shown that Anopheles sp. mostly found in piles of clothes and shoe racks. Recorded factors that affect mosquitos bionomics are temperature, humidity, salinity, pH, community behavior, and the presence of livestock. Environmental factors (temperature, humidity, salinity, and pH), habitual behavior of host (3M action, the habit of using insect repellent, mosquito repellent, and mosquito nets), the presence of livestock, and the type of bait blood type affect mosquito activity
Hubungan Konsentrasi Kromium (Cr) dalam Air Sumur dengan Konsentrasi pada Urin dan Rambut Warga Dusun Banyakan Yogyakarta Poa, Yoseph Junedi; Rahardjo, Djoko; Kisworo
SCISCITATIO Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2, Number 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2021.21.41

Abstract

Aktivitas pembuangan limbah cair industri penyamakan kulit di dusun Banyakan memiliki dampak negatif bagi lingkungan. Masuknya pencemar kromium kedalam air sumur adalah salah satu dampak negatif tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi kromium dalam air sumur, rambut dan urin warga setempat. Penelitian dilakukan di Dusun Banyakan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sampel yang diambil adalah sampel air sumur, urin dan rambut. Ektraksi sampel menggunakan metode destruksi aqua regia (3HNO3 + HCl) selanjutnya analisa konsentrasi kromium menggunakan instrumen AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Pencemar kromium ditemukan pada semua sampel, baik air sumur, rambut dan urin. Sampel rambut memiliki konsentrasi kromium paling tinggi dengan rerata sebesar 0,4685 Mg/Kg, diikuti sampel urin dengan rerata 0,0007 Mg/L dan terendah pada sampel air sumur dengan rerata 0,0007 Mg/L. Konsentrasi kromium pada rambut dan urin didapati melebihi standar baku mutu. Paparan yang diterima warga rata-rata per harinya adalah 0,10125 ?g/L serta tidak ada hubungan antara asupan harian kromium dengan konsentrasi kromium pada urin dan rambut.
Pengaruh Penggunaan Lahan, Sumber Pencemar dan Tipe Vegetasi Riparian terhadap Kualitas Air Sungai Code Daerah Istimewa Yogyakarta Njurumay, Reksi; Rahardjo, Djoko; Kisworo
SCISCITATIO Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2, Number 2, Juli 2021
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/sciscitatio.2021.22.67

Abstract

Sebagai salah satu sungai besar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, kualitas air Sungai Code banyak ditentukan oleh pengaruh aktivitas manusia dan kondisi alamiah yang ada disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tataguna lahan, tipe vegetasi riparian, dan sumber bahan pencemar terhadap kualitas air sungai Code. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling. Parameter yang diukur terdiri dari parameter fisik, kimia, dan biologi. Parameter fisik sungai meliputi kedalaman, kekeruhan, kecerahan, kecepatan arus, debit air, suhu, tipe substrat, TSS, dan TDS. Parameter kimia sungai meliputi pH, DO, BOT, nitrat, fosfat, dan amonia. Parameter biologi meliputi vegetasi riparian dengan indeks biotik meliputi kerapatan, indeks kekayaan jenis, dan indeks keanekaragaman jenis. Penggunaan lahan di sungai Code didominasi oleh pembangunan (tanggul,pemukiman), pertanian dan jalan. Aktivitas masyarakat didominasi oleh aktivitas bertani dan penambangan pasir. Jenis sumber pencemar yang dominan adalah limbah rumah tangga.Karakteristik lingkungan di sungai Code adalah berbatu dan berpasir. Ditemukan 36 spesies,25 famili, 23 ordo, 4 kelas, dan 2 divisi. Struktur komunitas vegetasi riparian didominasi oleh famili Poaceae, Asteraceae dan Malvaceae. Penggunaan lahan, pola aktivitas dan sumber pencemar dapat mempengaruhi kualitas air sungai Code (parameter fisik dan kimia). Keberadaan struktur komunitas vegetasi riparian dapat mempengaruhi kualitas air sungai Code khususnya pada parameter BOT dan Nitrat air sungai Code.