p-Index From 2021 - 2026
5.785
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MATRIK: JURNAL MANAJEMEN, STRATEGI BISNIS, DAN KEWIRAUSAHAAN Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik JEJAK TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Sosio Konsepsia Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi) Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Akuntabel : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen JWP (Jurnal Wacana Politik) JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Journal AL-MUDARRIS JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Journal on Education Journal Publicuho EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Cakrawala Repositori Imwi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Strategic and Global Studies Quantitative Economics and Management Studies International Journal of Social Service and Research JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti International Journal on Livable Space Journal of Training and Community Service Adpertisi JANE (Jurnal Administrasi Negara) Jurnal Hukum dan Pembangunan Jurnal Kajian Stratejik Ketahanan Nasional Tirtayasa Medical Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KETIMPANGAN PENDIDIKAN DI PROVINSI PAPUA BARAT Nur Sholekhatun Nisa; Palupi Lindiasari Samputra
Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam (Darussalam Journal of Economic Perspec Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis - Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jped.v6i2.16388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat ketimpangan pendidikan dengan menggunakan Koefisien Gini Ratio, membandingkan tingkat ketimpangan pendidikan, serta menganalisis faktor ketimpangan pendidikan antar wilayah di Provinsi Papua Barat. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif korelasional berdasarkan data panel periode 2013-2018 yang diperoleh dari Direktorat Jenderal Badan Pusat Statistik Provinsi Papua Barat. Data dianalisis dengan Indeks Gini Ratio dan Kurva Lorenz sebagai ukuran tingkat ketimpangan berdasarkan data Rata-Rata Lama Sekolah dan Harapan Lama Sekolah selama enam tahun terakhir di Provinsi Barat. Hasil dari Indeks Gini Ratio menunjukan tingkat ketimpangan pendidikan di Provinsi Papua Barat tergolong rendah dengan hasil Indeks Gini Rata-Rata Lama Sekolah 0,110 dan Harapan Lama Sekolah 0,047. Hasil penelitian keduanya, menunjukan angka koefisien Gini setiap tahunnya semakin kecil yang mengindikasikan semakin meratanya distribusi pendidikan di Provinsi Papua Barat. Namun, ketimpangan pendidikan antar wilayah di Papua Barat masih terjadi, Kota Sorong menjadi daerah dengan Rata-Rata Lama Sekolah dan Harapan Lama Sekolah tertinggi dibanding daerah-daerah lainnya.
Pengaruh Persepsi Risiko Terhadap Kedispilinan Pekerja di DKI Jakarta dalam Menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 Berdasarkan Pendekatan Health Belief Model Resky Fitriyanti Djuningsih; Palupi Lindiasari Samputra
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v12i4.1412

Abstract

This study aims to analyze the effect of risk perceptions on workers' discipline in DKI Jakarta in implementing the Covid-19 health protocol. This study used a quantitative approach to survey type with a sample of 110 workers in DKI Jakarta who worked in the office (Work from Office) with a purposive sampling technique. Factor analysis using the Principal Components Analysis (PCA) method and multiple regression analysis uses in data analysis. Multiple regression analysis results show a significant influence between workers' perceptions of worker discipline in DKI in implementing the Covid-19 health protocol. The five factors formed, namely, self efficacy, severity, benefits, barriers, and action cues, found that the variables of self efficacy and benefits had a significant influence on worker discipline in implementing the Covid-19 health protocol. That can be an input for the government to take decisive action in overseeing the implementation of the 3M at policy by providing sanctions for those who violate it.Keywords: health protocols; covid-19; health belief model; perception; workersABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh persepsi risiko terhadap kedisiplinan pekerja di DKI Jakarta dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis survey dengan sampel penelitian merupakan pekerja di DKI Jakarta yang bekerja di kantor (Work from Office) sebanyak 110 orang dengan teknik purposive sampling. Analisis faktor dengan metode Principal Components Analysis (PCA) dan analisis regresi berganda digunakan dalam analisis data. Hasil analisis regresi berganda menunjukan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara persepsi pekerja terhadap kedisiplinan pekerja di DKI dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Dari 5 faktor yang terbentuk yaitu, self efficacy, keparahan, manfaat, hambatan, dan isyarat bertindak, didapatkan bahwa variabel self efficacy dan manfaat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kedisplinan pekerja dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hal ini dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk melakukan tindakan tegas dalam mengawasi pelaksanaan kebijakan 3 M, dengan memberikan sanksi bagi masyarakat yang melanggar.Kata kunci: protokol kesehatan; covid-19; health belief model; persepsi; pekerja
Evaluasi Resiliensi Pasien Penyalahguna Narkotika Di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Dipa Tri Adhitya; Palupi Lindiasari Samputra
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 21, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v21i2.1394

Abstract

BNN RI Regulation Number 24 of 2017 concerning Rehabilitation Services for Addicts and Victims of Narcotics Abuse has the authority to carry out rehabilitation for narcotics users. Rehabilitation helps the addict recover from his addiction to drugs. With good resilience, the patient will be able to recover or adjust to adversity. This study aimed to analyze the factors that determine the level of strength and analyze the resilience index of narcotic abusers undergoing rehabilitation at the BNN Rehabilitation Center. This study used a quantitative method of survey type with a sample of 140 respondents. The data analysis method used factor analysis and index of resilience level. The results showed five factors of the resilience of addicts, namely Impulse Control, Empathy, Emotion Regulation, Achievement, and Problem Analysis. These five factors can explain the effect on the strength of 63.079%. Addicts show a high level of resilience of 82.33% after following a rehabilitation program
Pengaruh Layanan Rehabilitasi Narkotika terhadap Kualitas Hidup Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Putri Herdriani; Palupi Lindiasari Samputra
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 21, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v21i3.1487

Abstract

The correctional institution is one of the institutions that provide narcotics rehabilitation services, stipulated in the Regulation of the Minister of Law and Human Rights Number 12 of 2017 concerning the Implementation of Narcotics Rehabilitation Services for Prisoners and Correctional Assistants (WBP). This study aims to analyze the effect of rehabilitation services on prisoners' quality of life in prison at Class II A Narcotics Prison, Jakarta. Researchers used a quantitative approach using the WHOQOL-BREF questionnaire with a total of 493 WBP of secondary data. The data analysis technique used factor analysis and multiple linear regression. The researcher also conducted interviews with two prisoners to see an overview of rehabilitation services that could affect life quality. The results showed a significant and positive influence between psychological health and quality of life of 0.085, social relations with quality of life of 0.114, and a significant favorable influence between physical health and quality of life of 0.045. Meanwhile, the environmental relationship variable does not statistically affect the quality of life. There is a significant simultaneous effect of these four variables on prisoners' quality of life who participate in rehabilitation services at the Class II-A Narcotics Prison, Jakarta.
Analisis Naratif Kebijakan: Kebijakan Ganja Medis di Indonesia Widi Asmoro; Palupi Lindiasari Samputra
Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/mp.5.1.2021.13-24

Abstract

Policy concern on medical marijuana utilization as diseases treatment or pain reliever still debated in many countries, also in Indonesia. This study aim to find government’s narrative relate to medical marijuana policy in Indonesia, analyze the resistance of its implementation, and formulate alternative strategies. Narrative Policy Analysis (NPA) applied to analyze the narrative disparity on government’s medical marijuana policies and to specify narrative form, as well as level of analysis, setting, character, plot, and moral of the policy narrative. Data gathered from trusted online documents such as public data, media coverage, or speech transcripts relevant to research issues from January 2019 to December 2020. Study find that 1) Government still forbid medical marijuana use in order to protect people from risk and unexpected problems; 2) Narrative policy develop by the government hampered by different belief system about marijuana and the lack of empirical study about medical marijuana in Indonesia; 3) Some of strategy recommendations to enhance government policy narrative related to medical marijuana were organize an open discussion with the contra community, conduct empirical study with academics to strengthen arguments and policy narrative, and socialize medical marijuana policy to various stakeholders.
Enculturated Education for Strengthening Character Education in Preventing Intolerance and Radicalism Pamela Cardinale; Muhammad Syaroni Rofi’i; Palupi Lindiasari Samputra; Ramadhani Achdiawan
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 8 NO. 1 2021
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v8i1.20359

Abstract

AbstractIntolerance and extremism have recently increased in the academic atmosphere or among students. The purpose of this study was to discover the origins of intolerance and radicalism among students, identify the core cause of educational problems, and examine the role of cultural education in building the character of Indonesian students. The Delphi approach was used to assess data gathered from a variety of expert informants. The study's findings revealed four significant causes of intolerance and radicalization: personal factors, education, economic-social-political-cultural issues, and a lack of religious comprehension. The study also found that religious education is less in-depth, with less reading, weak persuasive logic, and a focus on binary truth. Cultural education begins with establishing superior national identity through the Pancasila character ("gotong-royong" or cooperation, empathy, and good critical-thinking abilities); fosters the habit of reading texts critically and comprehensively. Both serve as the foundation for pupils' capacity to solve complex challenges. This study makes recommendations for promoting pupils' religious belief in God and tolerance values. Intoleransi dan ekstremisme akhir-akhir ini meningkat di lingkungan akademik atau di kalangan mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui asal mula intoleransi dan radikalisme di kalangan siswa, mengidentifikasi inti penyebab masalah pendidikan, dan mengkaji peran pendidikan budaya dalam membangun karakter siswa Indonesia. Pendekatan Delphi digunakan untuk menilai data yang dikumpulkan dari berbagai informan ahli. Temuan penelitian mengungkapkan empat penyebab signifikan intoleransi dan radikalisasi: faktor pribadi, pendidikan, masalah ekonomi-sosial-politik-budaya, dan kurangnya pemahaman agama. Studi tersebut juga menemukan bahwa pendidikan agama kurang mendalam, dengan bacaan yang kurang, logika persuasif yang lemah, dan fokus pada kebenaran biner. Pendidikan budaya diawali dengan pembentukan jati diri bangsa yang unggul melalui karakter Pancasila (“gotong-royong” atau kerjasama, empati, dan kemampuan berpikir kritis yang baik); menumbuhkan kebiasaan membaca teks secara kritis dan komprehensif. Keduanya berfungsi sebagai dasar bagi kapasitas siswa untuk memecahkan tantangan yang kompleks. Kajian ini memberikan rekomendasi untuk mempromosikan keyakinan agama siswa kepada Tuhan dan nilai-nilai toleransi.How to Cite: Cardinale, P., Rofi’I, M. S., Samputra, P. L., Achdiawan,  R. (2021). Enculturated Education for Strengthening Character Education in Preventing Intolerance and Radicalism. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 8(1), 20-43. doi:10.15408/tjems.v8i1.20359.
Analysis of Factors that Influenced Burnout Occurence during the Enforcement of Area Restriction Policy among Employees in BNN Rehabilitation Center Palupi Lindiasari Samputra; Agrippina Decilia Putri
Matrik : Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis, dan Kewirausahaan Volume 15 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Faculty of Economics and Business Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.13 KB) | DOI: 10.24843/MATRIK:JMBK.2021.v15.i02.p13

Abstract

This study aimed to analyze the factors that influence employee behavior due to limited land at the BNN Rehabilitation Center, with a quantitative approach using factor analysis methods. The research sample was the staff of the BNN Rehabilitation Center, totaling 106 respondents. Data collection used a questionnaire based on the MBI (Maslach Burnout Syndrome Inventory). This study indicates that four factors cause employee burnout, namely work environment, coworker support, work concept, and self. The forms of burnout from BNN employees include; decreased achievement, emotional, and conflict with coworkers.
Pengaruh Persepsi Pegawai Akan Program Germas Terhadap Perilaku Hidup Sehat di Lingkungan Kerja Badan Narkotika Nasional Regina Nova Indradewi; Wahyu Purwaningsih; Palupi Lindiasari Samputra
Matrik : Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis, dan Kewirausahaan Volume 13 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Faculty of Economics and Business Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.459 KB) | DOI: 10.24843/MATRIK:JMBK.2019.v13.i02.p05

Abstract

Abstract The purposes of the research are to analyzing, evaluating, and measuring the correlation between employee's perception of Germas (healthy life movement) on the behaviour of healthy living in the work environment, according to the recommendations in Germas as a policy of the Natonal Narcotics Board (NNB). Data is analysed by factor analyze and multiple regression method. Ordinal data obtained from filling out the quetionnaire must be chenge first to interval data using Method of Succesive Interval. Data is processed by using SPSS 23. The results shows that with a significance level of 5% or 0.05 it is obtained that the Fcount value is 24.003 and Ftable is 3.554. Because the value Fcount > Ftable then H0 is rejected. The conclusion of this research is there are three perceptions factors that influence the healthy behaviour of employees in the work environment., namely healthy eating patterns, antismoking, and physical fitness. In addition, it was also found that there was a significant impact on the perception of NNB employees on Germas towards healthy living behaviour. Keyword: perception, behaviour, Germas, healthy life
Studi Kebijakan Perlindungan Data Pribadi dengan Narrative Policy Framework: Kasus Serangan Siber Selama Pandemi Covid-19 (A Narrative Policy Framework Analysis of Data Privacy Policy: A Case of Cyber Attacks During the Covid-19 Pandemic) Ratnadi Hendra Wicaksana; Adis Imam Munandar; Palupi Lindiasari Samputra
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 22, No 2 (2020): Jurnal IPTEK-KOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.22.2.2020.143-158

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memberikan peluang bagi para penjahat siber untuk meningkatkan intensitas serangannya. Akibatnya, keamanan data pribadi menjadi terancam. Penelitian ini melakukan analisis kebijakan perlindungan data pribadi melalui metode Narrative Policy Framework (NPF). Di dalam analisis ini dilakukan benchmarking antara kebijakan perlindungan data pribadi di Indonesia dengan best practice di Inggris Raya dan Malaysia, khususnya dalam situasi new normal. Tujuannya untuk mendapatkan solusi kebijakan yang memperkuat perlindungan keamanan data pribadi di Indonesia dalam menghadapi serangan siber di masa new normal. Hasil penelitia-n menunjukkan adanya karakter hero, dalam bentuk regulasi komprehensif tentang perlindungan data pribadi yang telah lama diterapkan oleh Inggris Raya dan Malaysia. Di Indonesia, peran dari karakter hero belum cukup kuat karena adanya villain dalam bentuk ketiadaan regulasi terpadu untuk perlindungan data pribadi dari ancaman serangan siber. Victim dari villain tersebut adalah keamanan data pribadi dan data pelaku industri. Berdasarkan hal tersebut, maka kebijakan yang dapat diambil adalah: (1) mempercepat pengesahan RUU perlindungan data pribadi, (2) menyediakan regulasi khusus yang menangani keamanan siber dan kejahatan kriminal siber, (3) membangun ekosistem penanganan keamanan siber lintassektor, (4) meningkatkan kesadaran dan kapasitas SDM terkait keamanan siber.
Potensi Penurunan Pajak dan Strategi Kebijakan Pajak untuk Mengantisipasi Dampak Pandemi Covid-19: Perspektif Ketahanan Nasional Warsito Warsito; Palupi Lindiasari Samputra
Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian, Badan Keahlian DPR RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22212/jekp.v11i2.1933

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pandemic has had a major negative impact on economic and taxation aspects. Indonesia’s economic growth was only 2.97 percent (first quarter of 2020), then became -5.32 percent (second quarter of 2020). Economic downturn increases the potential loss of tax revenue as the main source of state revenue so that an appropriate strategy and policies are needed to anticipate it. The objectives of this study are (1) projecting potential loss of Corporate Income Tax (CIT), Employee Income Tax (EIT), and Domestic Value Added Tax (VAT) in 2020, and (2) formulating tax policy strategy to anticipate the impact of the Covid-19 pandemic from the national resilience perspective. This study uses Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average method to project the potential loss of CIT, EIT, and Domestic VAT in 2020 and Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats (SWOT) analysis to formulate tax policy strategies. The results showed a potential loss of CIT, EIT, and Domestic VAT income in 2020 amounted to IDR71.748.166.578.327 (10,41 percent). This potential loss is due to decreased consumption, economic downturn, and tax incentive policies. The government can implement several tax policy strategies to anticipate the impact of the Covid-19 pandemic, namely tax priority strategies, internal strengthening strategies, collaboration and supervision strategies, and support and economic recovery strategies.Keywords: SARIMA, SWOT, tax policy strategy, the Covid-19 pandemic, national resilienceAbstrakPandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menimbulkan dampak negatif yang besar terhadap aspek ekonomi dan perpajakan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2020 hanya sebesar 2,97 persen kemudian menjadi -5,32 persen pada kuartal II 2020. Perlambatan ekonomi meningkatkan potensi kehilangan penerimaan pajak sebagai sumber utama pendapatan negara sehingga diperlukan strategi dan kebijakan yang tepat untuk mengantisipasinya. Tujuan penelitian ini adalah (1) memproyeksikan potensi kehilangan penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Badan, PPh Pasal 21, dan Pajak Pertambahan Nilai Dalam Negeri (PPN DN) tahun 2020, dan (2) merumuskan strategi kebijakan pajak untuk mengantisipasi dampak pandemi Covid-19 dengan menggunakan perspektif ketahanan nasional. Penelitian ini menggunakan metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average untuk memproyeksikan potensi kehilangan penerimaan PPh Badan, PPh Pasal 21, dan PPN DN tahun 2020 dan analisis Strengths, Weakness, Opportunities, and Threats (SWOT) untuk merumuskan strategi kebijakan pajak. Hasil penelitian menunjukkan potensi kehilangan penerimaan PPh Badan, PPh Pasal 21, dan PPN DN tahun 2020 adalah sebesar Rp71.748.166.578.327 (10,41 persen). Potensi kehilangan penerimaan pajak tersebut disebabkan oleh penurunan konsumsi, perlambatan ekonomi, dan kebijakan insentif pajak. Pemerintah dapat menjalankan beberapa alternatif strategi kebijakan pajak dalam rangka mengantisipasi dampak pandemi Covid-19, yaitu strategi prioritas pajak, strategi penguatan internal, strategi kolaborasi dan pengawasan, serta strategi dukungan dan pemulihan ekonomi.Kata kunci: SARIMA, SWOT, strategi kebijakan pajak, pandemi Covid-19, ketahanan nasional