Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Kajian administratif resep pada pasien rawat jalan di instalasi farmasi rumah sakit x Di kota Tangerang Selatan Fadhilah, Humaira; Sari Anggraini, Monika; Andriati, Riris
JOURNAL OF Pharmacy and Tropical Issues Vol. 2 No. 1 (2022): June Edition 2022
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/pti.v2i01.192

Abstract

Pendahuluan: Dalam pelayanan resep didahului dengan proses skrining resep yang dapat dilihat dari 3 aspek kelengkapan resep yang mencakup persyaratan administratif, persyaratan klinis, persyaratan farmasetik. Aspek administratif dipilih karena merupakan tahap awal dalam proses skrining resep pada saat resep dilayani diapotek karena mencakup seluruh informasi didalam resep yang berkaitan dengan kejelasan tulisan obat, keabsahan resep, dan kejelasan informasi didalam resep. Tujuan: Untuk melihat persentase kelengkapan administratif resep pada pasien rawat jalan di IFRS X pada periode oktober-desember 2018. Metode: Menggunakan rancangan deskriptif dan metode pengambilan sampel menggunakan metode random sampling, sehingga didapatkan sampel sebanyak 390 lembar resep. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengamati seluruh resep pasien rawat jalan yang masuk selama periode oktober-desember 2018. Dilakukan skrining administratif terhadap 390 lembar resep pasien rawat jalan dengan mengisi tabel pengambilan data (Check list) sesuai dengan aspek kelengkapan resep yang ditinjau. Hasil: Kelengkapan administrasi resep berdasarkan data pasien, meliputi: nama pasien 100%, usia pasien 89,2%, jenis kelamin 100%, berat badan 13,1%, dan alamat pasien 93,3% dan kelengkapan resep berdasarkan legalitas dokter, meliputi: nama dokter 100%, No. SIP dokter 100%, alamat dokter 100%, no telp dokter 100%, paraf dokter 100%, dan tanggal penulisan resep 100%, sedangkan ketidaklengkapan berdasarkan data pasien meliputi; nama pasien 0%, usia pasien 10,8%, jenis kelamin 0%, berat badan 86,9%, dan alamat pasien 6,7%, dan ketidaklengakapan berdasarkan legalitas dokter meliputi; nama dokter 0%, No SIP 0%, alamat dokter 0%, no telpon dokter 0%, paraf dokter 0%, dan tanggal penulisan resep 0%. Simpulan: Dalam hal ini kelengkapan resep secara administratif pada resep pasien rawat jalan di RSU X dinyatakan belum memenuhi aspek administratif resep berdasarkan Permenkes RI No. 58 tahun 2014.  
A Growing Healthy, Ideal and Free of Anemia: Tumbuh Sehat, Ideal dan Bebas Anemia Pratiwi, Rita Dwi; Ardi, Ni Bodro; Hasanah, Uswatun; Ismaya, Nurwulan Adi; Aulia, Gina; Indah, Fenita Purnama Sari; Fadhilah, Humaira; Fitriani, Dewi; Andriati, Riris; Hardianti, Tita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58516/jpmkt.v1i1.10

Abstract

Abstract A person's level of physical fitness can be seen from activities such as, students who take part in lecture activities need physical fitness to support the teaching and learning process on campus optimally. Physical examination which includes blood pressure, weight, height, waist circumference can be an indicator to determine physical fitness. Anemia also affects a person's nutritional status. The incidence of anemia in Indonesia is still quite high. Based on the Riskesdas 2018, it is stated that the prevalence of age 15-24 years in Indonesia is 32% anemia, meaning that 3-4 out of 10 teenagers suffer from anemia. The solution to overcome this problem was carried out by community service activities by lecturers and students at STIKes Widya Dharma Husada Tangerang with a target of 100 students. The implementation of this community service is carried out with the following methods: Blood pressure checks, weighing, measuring height, waist circumference, health counseling and giving Tablet Tambah Darah (TTD) for free to students. Most of the service participants do not know that anemia can occur in adolescents because of suboptimal nutritional intake and lack of physical activity so that participants are given health counseling to get education related to the knowledge of the importance of maintaining physical fitness for health and knowledge to prevent anemia. By holding this service activity, it is hoped that it can trigger the awareness of students to care more about health, routinely check health and assist government programs in reducing the incidence of anemia in the community. The follow-up to the results of this community service is that health checks, health counseling and the provision of Tablet Tambah Darah (TTD) can be carried out in different places so that more students understand the importance of health and can reduce the incidence of anemia. Keywords: Medical examination; Anemia; Tablet Tambah Darah
Determinants of Patient Characteristics With Satisfaction Level of Outpatients Regarding Pharmaceutical Services in Pharmaceutical Installations of Rumah Sakit Umum Daerah Banten Aulia, Gina; Fadhilah, Humaira; Indah, Fenita Purnama Sari; Pratiwi, Rita Dwi
Health and Medical Journal Vol 4, No 2 (2022): HEME May 2022
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.779 KB) | DOI: 10.33854/heme.v4i2.1072

Abstract

Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja (hasil) yang dirasakan dengan harapannya. Kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan berbeda-beda dan dipengaruhi oleh budaya, status sosial ekonomi, karakteristik pasien. Pasien atau pelanggan memiliki karakteristik yang berbeda. Perbedaan karakteristik tersebut akan berakibat pada persepsi yang berbeda pula terhadap penilaian pelayanan kesehatan, sehingga pada akhirnya memberikan tingkat kepuasan yang berbeda pula. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien dari jenis kelamin, umur, pendidikan, dan pekerjaan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan pada pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan menyebarkan kuesioner dengan sampel sebanyak 100 responden. Penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden sebagian besar berjenis kelamin perempuan berjumlah 59 responden (59%), mayoritas berusia dewasa (26-45 tahun) berjumlah 47 responden (47%), mayoritas pendidikan SMA berjumlah 43 responden (43%) dengan mayoritas pekerjaan yaitu bekerja sebanyak 48 responden (48%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa hubungan antara jenis kelamin (p-value = 0.028) dan pendidikan (p-value = 0.021) dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan adalah signifikan, sedangkan hubungan antara usia (p-value = 0.201) dan pekerjaan (p-value = 0.547) dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan adalah tidak signifikan.
ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF KADAR SAKARIN PADA MINUMAN ES TEH MANIS DI PAMULANG TIMUR Pomalingo, Dwina Ramadhani; Fadhilah, Humaira; Maelaningsih, Firdha Senja; Zulfahrin, LM; Fu'adah, Intan Tsamrotul; Linawati, Linawati; Fauziah, Vina; Utami, Anissa
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 5, No 1 (2025): Vol 5 No 1 : Pharmaceutical Science Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v5i1.1073

Abstract

 Sakarin (C7H5NO3S) merupakan pemanis buatan yang digunakan masyarakat sebagai pengganti gula karna rasanya yang manis, sifatnya yang stabil dan bermanfaat bagi penderita diabetes untuk mengurangi kalori, Penggunaan sakarin dapat menimbulkan efek samping akut pada gangguan tenggorokan berupa batuk dan radang serta efek samping kronis seperti mual, muntah dan kanker kandung kemih.  Produk minuman yang menggunakan sakarin di antaranya adalah minuman ringan (soft drinks). Produk minuman ringan salah satunya yaitu minuman teh. Minuman teh masih menjadi peminat konsumen yang unggul, Produk teh ialah minuman mengandung kafein, dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis. Penelitian ini menggunakan 5 (lima) sampel minuman es teh solo yang dijual disekitar wilayah pamulang timur. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan konsentrasi sakarin dalam sampel minuman es teh manis di sekitar pamulang timur dengan mengacu pada persyaratan yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan No.4 tahun 2014 tentang batas penggunaan maksimum bahan tambahan pangan sakarin yaitu 300 mg/kg. Metode yang digunakan yaitu uji kualitatif menggunakan Metode Uji Reaksi Warna dengan perekasi resorsinol dan uji kuantitaif dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Hasil penelitian Uji kualitatif menunjukkan bahwa ke 5 sampel minuman es teh manis semuanya negatif sakarin dengan ditandai tidak adanya perubahan warna hijau fluoresensi pada sampel. Uji kuantitatif menunjukkan Kadar sakarin pada ke 5 sampel yang di uji yaitu sampel 1 sebesar 35,54 mg/kg, sampel 2 sebesar 16,18 mg/kg, sampel 3 sebesar 87,18 mg/kg, sampel 4 sebesar 757,8 mg/kg dan sampel 5 sebesar 542,8 mg/kg dan didapatkan nilai koefisien korelasi yaitu 0,9268 yang memenuhi kriteria 1 dengan nilai LOD sebesar 27,13 mg/ml dan nilai LOQ sebesar 90,45 mg/ml. Untuk sampel teh nilai LOD sebesar 3, 225 mg/ml dan nilai LOQ sebesar 10,753 mg/ml. Kesimpulan penelitian ini yaitu 5 sampel minuman es teh manis yang dijual disekitar pamulang timur tidak mengandung sakarin serta sampel ke 4 dan 5 kadarnya tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan No.4 tahun 2014.
DETERMINAN STIGMA INTERNAL PADA CAREGIVER ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SLB ABC KABUPATEN BOGOR Tiara, Intan Dwi; Pratiwi, Rita Dwi; Alita, Dini Arum; Fadhilah, Humaira
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 1 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i1.1079

Abstract

                             ABSTRACTAccording to WHO (2020), Internal stigma is people being labeled, stereotyped, and discriminated against because they are associated with a disease. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS) (2019), the number of people with disabilities in Bogor Regency reached 7,358, of which 1,025 were children. The purpose of the study was to find out the factors that affect the occurrence of internal stigma in  ABK caregivers at SLB ABC Tunas Kasih 1 Leuwiliang, Bogor Regency. This research method is quantitative research and uses a cross-sectional study design research method, with a sample of 52 respondents. Data analysis in bivariate analysis using the chi-square test and multivariate analysis using the logistics binary test. The results of the study showed that the results of the statistical test showed that there was a relationship between knowledge and internal stigma (p-value 0.040), there was a relationship between perception and internal stigma (p-value 0.001), there was no relationship between resilience and internal stigma (p-value 0.103), there was no relationship between family burden and internal stigma (p-value 0.873), there was a relationship between quality of life and internal stigma (p-value 0.021). In conclusion, knowledge and perception are the most influential factors in the occurrence of internal stigma in caregivers of children with special needs (ABK) at SLB ABC Tunas Kasih 1 Leuwiliang Bogor Regency because it has a p-value0.05. The advice can add insight and knowledge to parents about what factors can affect the internal stigma on them as  ABK caregivers so that caregivers can reduce the internal stigma they have.                                               ABSTRAKMenurut WHO (2020), internal stigma adalah orang diberi label, stereotip dan didiskriminasi karena dikaitkan dengan suatu penyakit. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) (2019), jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Bogor mencapai 7.358, dimana 1.025 adalah anak-anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya stigma internal pada caregiver ABK di SLB ABC Tunas Kasih 1 Leuwiliang Kabupaten Bogor. Metode penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional, jumlah sampel sebanyak 52 responden. Analisis data dalam analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan analisis multivariat menggunakan uji binary logistik. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan stigma internal (p-value 0,040), terdapat hubungan antara persepsi dengan stigma internal (p-value 0,001), tidak terdapat hubungan antara resiliensi dengan stigma internal (p-value 0,103), tidak terdapat hubungan antara beban keluarga dengan stigma internal (p-value 0,873), terdapat hubungan antara quality of life dengan stigma internal (p-value 0,021). Kesimpulan pengetahuan dan persepsi merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap terjadinya stigma internal pada caregiver anak berkebutuhan khusus (ABK) di SLB ABC Tunas Kasih 1 Leuwiliang Kabupaten Bogor karena memiliki nilai p-value0,05. Saran dapat menambah wawasan dan pengetahuan kepada orang tua tentang faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi stigma internal pada mereka sebagai caregiver ABK sehingga caregiver dapat mengurangi stigma internal yang mereka miliki. 
Cytotoxic Activities of Bioactive Fraction of Uncaria gambir (Hunter) Roxb on MCF-7 Human Breast Cancer Cell Line Yunarto, Nanang; Fadhilah, Humaira; Purnamasari, Rini; Reswandaru, Uud Nourma
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 15, NUMBER 1, FEBRUARY 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breast cancer is a disease with the highest mortality rate. The first line of breast cancer treatment uses chemotherapy, but it has serious side effects on patients. Gambir (Uncaria gambir (Hunter) Roxb.) contains catechin compounds that show cytotoxic activity. This study aims to evaluate the antioxidant activity and cytotoxic effects on MCF-7 human breast cancer cells from the bioactive fraction of gambir leaves. Gambir extract was fractionated with water, ethyl acetate, and n-hexane solvents. Determination of catechin levels in the fractions used high-performance thin-layer chromatography. Antioxidant activity was tested using 2,2'-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) and cytotoxicity tests on MCF-7 cells were carried out using MTT assay with inhibition of protein expression anti-apoptosis was determined by immunocytochemistry assay. The ethyl acetate fraction had the highest catechin content, namely 93.05%. The results of the antioxidant activity test showed that the IC50 values were consecutively for the water fraction 42.48 µg/mL, ethyl acetate 14.86 µg/mL, and n-hexane 49.63 µg/mL. In the MTT test, the ethyl acetate fraction had more potent cytotoxic activity with an IC50 value of 87.52 µg/mL. This study shows that the ethyl acetate fraction of gambir leaves has potent antioxidant and cytotoxic activity. The higher catechin content relates to antioxidant and cytotoxic activity against MCF-7 cells.
Tinjauan Pelaporan Internal Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Insis Di Rumah Sakit Permata Depok Firmansyah, Miftah Parid; Fadhilah, Humaira; Ningtyas, Anindias Rahayu
EDU RMIK Jurnal Edukasi Rekam Medis Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2023): EDU RMIK: Jurnal Edukasi Rekam Medis Informasi Kesehatan
Publisher : STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang digunakan pada Rumah Sakit Permata Depok ialah INSIS merupakan sebuah sistem pengolahan data dan informasi yang dibutuhkan untuk kegiatan rumah sakit dan mendukung pengambilan keputusan bagi pihak manajemen dalam menentukan strategi untuk mencapai tujuan penyelenggaraan rumah sakit secara elektronik. Pencatatan dan pelaporan melalui INSIS yang dilakukan oleh rumah sakit dilakukan dalam rangka mempermudah petugas dalam menghasilkan keputusan secara cepat dan tepat untuk kemajuan rumah sakit yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana SOP, alur dan kendala pada pelaporan internal SIMRS INSIS di Rumah Sakit Permata Depok. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian adalah non-probability purposive sampling. Dalam penelitian yang menjadi sampel adalah objek yang memiliki kriteria pertimbangan sesuai dengan penelitian. Hasil penelitian yang dilakukan pada SIMRS INSIS terhadap pelaporan internal yaitu belum terdapatnya SOP khusus yang berlaku, hanya terdapat petunjuk teknis terkait pelaporan internal pada SIMRS INSIS di Rumah Sakit Permata Depok, sehingga alur pelaksanaan laporan sedikit terganggu seperti tidak dapat mengolah data pada INSIS menyebabkan terjadinya kendala terhadap pelaporan internal yang dialami petugas pelaporan. Saran peneliti sebaiknya dibuatkan SOP khusus untuk pelaporan internal agar memperoleh hasil kerja yang efektif, serta dapat meningkatkan kualitas pekerjaan.