Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Riset Tools dan Pendampingan Penulisan Karya Ilmiah untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa SMA Negeri 1 Natar Novalia, Novalia; Pahlepi, Reza; Rahmawati, Fitriana
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21514

Abstract

Pendahuluan: Peserta didik SMA/SMK di Kabupaten Lampung Selatan lebih tertarik pada kegiatan ekstrakurikuler fisik dibandingkan lomba karya tulis ilmiah (LKTI). Padahal, berdasarkan data Dapodik, jumlah peserta didik SMA dan SMK mencapai 39.285 orang yang berpotensi mengikuti LKTI tahun 2024. Namun, kenyataannya hanya 29 peserta didik yang mengikuti lomba tersebut. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik tentang pentingnya memiliki kemampuan menulis karya ilmiah menggunakan Riset Tools. Metode: Sosialisasi, pelatihan teknik penulisan karya ilmiah, pelatihan riset tools dan pendampingan penulisan karya tulis ilmiah. Hasil: Adanya peningkatan pemahaman peserta didik tentang pentingnya mempunyai kemampuan menulis karya ilmiah. Selain itu, peserta juga mampu menguasai 3-4 tools, dan seluruh peserta berhasil menyelesaikan karya ilmiahnya. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan kompetensi dan kesiapan peserta didik dalam penulisan karya ilmiah.
Pengembangan Instrumen Tes Berbasis Higher Order Thinking Skills Berbantuan Wayground Pada Elemen Pengelolaan Kearsipan Azizah, Sovia Nurul; Rahmawati, Fitriana
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2313

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini mencakup empat aspek : prosedur pengembangan instrumen evaluasi, validitas atau kelayakan instrumen, persepsi peserta didik, serta analisis terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan mengadopsi prosedur pengembangan model 4D, yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Adapun sasaran penelitian melibatkan 36 siswa kelas XI program keahlian MPLB di SMK Ketintang Surabaya. Instrumen ini dinyatakan sangat layak oleh ahli materi dengan presentase 93,3%, ahli evaluasi dengan presentase 88%, dan ahli bahasa dengan presentase 93,3%. Selanjutnya, instrumen akan dilakukan proses uji validitas, reliabilitas, daya beda, tingkat kesukaran, dan analisis pengecoh. Berdasarkan hasil uji validitas, 4 soal dinyatakan tidak valid sehingga tersisa 26 soal yang dinyatakan valid. Instrumen dinyatakan reliabel dengan nilai Cornbach’s Alpha sebesar 0,879. Daya pembeda soal menunjukkan 19 sangat baik, 3 soal baik, 5 soal cukup, dan 3 soal kurang. Tingkat kesukaran instrumen dinyatakan ideal dan seluruh pengecoh berfungsi dengan baik. Respon peserta didik terhadap instrumen positif. Terkait keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik mayoritas pada kategori "cukup”.
Implementasi Program Praktik Kerja Lapangan Terhadap Relevansi Kompetensi Administrasi Dengan Kebutuhan Industri Pada SMK Rajasa Surabaya Kompetensi Keahlian Manajemen Perkantoran Novelia, Putri Nabilah; Rahmawati, Fitriana
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2314

Abstract

Berangkat dari pentingnya penyelarasan kemampuan lulusan dengan tuntutan dunia kerja, penelitian ini menyoroti program PKL di SMK Rajasa Surabaya pada kompetensi keahlian Manajemen Perkantoran. Fokus penelitian diarahkan pada analisis mendalam bagaimana PKL dijalankan, sejauh mana relevansinya dengan kebutuhan dunia kerja, serta kendala dan upaya perbaikannya. Melalui pendekatan kualitatif, peneliti melibatkan siswa, guru, dan pihak industri sebagai informan kunci dengan teknik wawancara serta observasi. Data yang terkumpul diolah melalui tahapan reduksi dan penyajian hingga ditarik sebuah kesimpulan. Temuan studi mengonfirmasi bahwa siklus PKL di sekolah tersebut mencakup tiga pilar utama: tahap perencanaan, proses pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Program PKL dinilai mampu meningkatkan kesesuaian kompetensi siswa dengan kebutuhan dunia kerja, baik dalam aspek hard skills maupun soft skills. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan tempat PKL, ketidaksesuaian penempatan siswa, serta kemampuan komunikasi dan literasi digital yang belum merata. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui peningkatan pembekalan, perluasan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, penguatan evaluasi, serta sinkronisasi kurikulum agar kompetensi siswa lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja.