Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Suplementasi Kurkumin dan Injeksi Hormon Tiroksin Pada Ikan Mas (Cyprinus carpio L) Terhadap Konsentrasi Hormon Tiroksin dan Laju Pertumbuhan Spesifik Livana Dethris Rawung; Christny Ferdina Evie Rompas
Buletin Anatomi dan Fisiologi Volume 8, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : Departemen Biologi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/baf.8.1.2023.29-35

Abstract

Hormon tiroksin merupakan salah satu jenis hormon tiroid yang berperan penting dalam merangsang pertumbuhan dan perkembangan gonad. Sedangkan kurkumin merupakan senyawa bioaktif yang dapat meningkatkan proses reproduksi pada ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil konsentrasi hormon tiroksin dan pertumbuhan spesifik ikan uji yang diberi suplementasi kurkumin dan penyuntikan hormon tiroksin. Ikan mas betina yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 ekor. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan faktorial 4 x 2. Faktor pertama adalah dosis kurkumin yang terdiri dari 4 konsentrasi (0; 2.5; 5; 10 g curcumin/kg feed), dan faktor kedua adalah hormon tiroksin yang terdiri dari 2 konsentrasi (0 dan 0.1 µg.g-1 bobot badan). Secara statistik data hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi kurkumin dan penyuntikan hormon tiroksin berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap konsentrasi hormon tiroksin dan laju pertumbuhan spesifik. Penelitian ini menunjukkan bahwa injeksi hormon tiroksin dan suplementasi kurkumin dapat meningkatkan konsentrasi hormon tiroksin dalam serum, dan hasil ini juga menunjukkan bahwa status reproduksi ikan uji berpengaruh terhadap peningkatan konsentrasi hormon tiroksin dan laju pertumbuhan spesifik. Thyroxine hormone is one type of thyroid hormone that plays an important role in stimulating growth and gonad development. Otherwise, curcumin is a bioactive compound that can improve the process of reproduction in fish.  The aim of this study is to know the profile of the thyroxine hormone concentration and specific growth of tested fish given supplementation of curcumin and injection of thyroxine hormone. 40 female carp were used in this study. The experimental design used was a completely randomized design with a 4 x 2 factorial. The first factor was the dose of curcumin (0; 2.5; 5; 10 g curcumin/kg feed), and the second factor was thyroxine hormone (0 and 0.1 µg.g-1 body weight). Statistically, showed that the supplementation of curcumin and injection of thyroxine hormone had a significant effect (p<0.05) on the concentration of the thyroxine hormone and the specific growth rate. This study showed that the injection of the thyroxine hormone and supplementation of curcumin can increase the concentration of the thyroxine concentration in serum, and these results also showed that the reproduction status of the tested fish also influenced the increase of the thyroxine hormone concentration in serum and the specific growth rate (SGR).
VALIDASI E-MODUL BERBASIS PENELITIAN HEMATOLOGI Rattus novergicus Crescentia Mishi Juniorita Ngangi; Jantje Ngangi; Emma Mauren Moko; Herry Maurits Sumampouw; Meity Neltje Tanor; Dino Rahardiyan; Livana Dethris Rawung
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 5, No 1 (2023): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v5i1.17866

Abstract

Pengembangan dan pemanfaatan media sebagai sumber belajar dalam pembelajaran memiliki korelasi yang sangat erat dengan teknologi sehingga perlu untuk selalu meningkatkan kualitas pembelajaran. Kehadiran konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka memunculkan paradigma baru dalam dunia pendidikan. Salah satu perubahan berdasarkan kebijakan kurikulum merdeka di sekolah adalah perbaikan RPP yang dikemas dalam bentuk RPP Plus yang dikembangkan dalam bentuk modul pembelajaran yang berisi desain dan materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran biologi modul digital (e-modul) berupa RPP plus berbasis penelitian hematologi pada hewan coba Rattus novergicus dalam menunjang implementasi kurikulum merdeka di SMA. Dalam penelitian ini, jenis penelitian RD model Kemp Dayton yang sebelumnya memiliki 9 langkah dirampingkan ke dalam 4 langkah utama, yaitu 1) persiapan, 2) desain, 3) pengembangan dan 4) uji validitas. Pengembangan modul digitak atau e-modul dibatasi pada uji validitas yang melibatkan validator ahli media dan ahli materi. Hasil validasi oleh ahli media dan ahli materi pembelajaran menunjukkan persentase keseluruhan sebesar 89,3% dan 100%. Media pembelajaran yang dikembangkan sangat berkualitas, layak dan tidak perlu direvisi
PENGEMBANGAN DAN VALIDASI VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS EKSPERIMEN HEMATOLOGI PADA Rattus novergicus DALAM MATERI SISTEM SIRKULASI DI SMA Veiren Wangkanusa; Emma Mauren Moko; Livana Dethris Rawung; Ferny Margo Tumbel; Anatje Lihiang; Dino Rahardiyan
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 5, No 1 (2023): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v5i1.17867

Abstract

Pembelajaran di masa pandemi memiliki tantangan tersendiri karena tidak semua pelajaran dapat dipelajari oleh siswa secara kontekstual akibat keterbatasan dalam pembelajaran. Pembelajaran materi sistem sirkulasi di SMA, video pembelajaran berbasis eksperimen hematologi sangat tepat untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan dan validasi video pembelajaran berdasarkan percobaan hematologi pada tikus putih Rattus novergicus. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (RD) model ADDIE yang meliputi 5 tahapan yaitu  (1) Analisis, (2) Desain, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, dan (5) Evaluasi namun dibatasi pada tahap pengembangan dengan memperoleh hasil validasi ahli material dan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi dari ahli media dan validasi dari ahli materi secara berturut-turut sebesar 86,3% dan 100%. Produk video pembelajaran yang dikembangkan berkategori sangat baik, sangat layak dan tidak perlu direvisi
PENGARUH DEBRIS DALUGA Cyrtosperma merkusii SEBAGAI SUMBER KARBON PEMBENTUK BIOFLOK TERHADAP PERTUMBUHAN Oreochromis sp Livana Dethris Rawung; Teresa Maria Wangkar; Emma Mauren Moko; Revelson A. Mege; Nonny Manampiring
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 8 No. 2 (2023): Bioma : Juli - Desember 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oreochromis sp. merupakan salah satu sumber protein hewani yang umumnya dikonsumsi oleh masyarakat Sulawesi Utara. Tingginya permintaan bahan komoditas ini juga harus dibarengi dengan produksi yang tinggi pula. Pemeliharaan dengan sistem bioflok merupakan metode yang dapat diterapkan untuk mencapai tujuan diatas. Keunggulan sistem bioflok ini adalah dapat mempercepat pertumbuhan ikan, juga mengurangi kebutuhan pakan dan mengoptimalkan penggunaan wadah pemeliharaan. Debris daluga adalah produk sampingan dari pengolahan tepung daluga yang patinya telah diekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemanfaatan debris daluga sebagai sumber karbon dalam media bioflok terhadap pemeliharaan Oreochromis sp. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan, dan 3 ulangan. Penelitian ini menguji penambahan karbon daluga pada media bioflok. Perlakuan terdiri dari A) tanpa bioflok (kontrol), B) C/N=15 (daluga), C) C/N=20 (daluga), D) C/N=25 (daluga). Hewan yang diuji dalam penelitian ini adalah Oreochromis sp. yang panjangnya 7-8 cm. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan dan efisiensi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan debris daluga sebagai sumber karbon pada media bioflok tidak berbeda nyata (p>0,05) terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan. Kesimpulan penelitian ini yaitu, pemanfaatan debris daluga sebagai sumber karbon pada media bioflok belum dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan efisiensi pakan Oreochromis sp.
Effectiveness of Curcumin Supplementation in feed on liver productivity and reproductive performance of female carp Cyprinus carpio L. : Effectiveness of Curcumin Supplementation in feed on liver productivity and reproductive performance of female carp Cyprinus carpio L. Livana Dethris Rawung; Jacson Saruan
Indonesian Biodiversity Journal Vol. 1 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/ibj.v1i1.149

Abstract

The availability of quality seeds, on time with large amounts is a major problem in freshwater aquaculture. Supplementation of curcumin in female carp aims to increase the reproductive productivity of fish through increased activity of the liver in the synthesis of vitellogenin, a precursor of egg yolk, that play a role in the growth and development of eggs until larvae. This study used 25 female carp, which supplemented with curcuminat several doses: 0; 2.5; 5; 10; and 20 g of curcumin/kg of feed. The collected data was analyzed using a completely randomized design (CRD). The results showed that supplementation of curcumin female carp significantly (p<0.05) affected the malondialdehyde(MDA) concentration of liver, estradiol hormone in the blood, gonadosomatic index, relative fecundity, and larval survival, but did not significantly (p>0.05) affect the superoxide dismutase (SOD), vitellogenin concentration in blood and egg diameter. The study showed that the supplementation of curcumin prevents liver damage showed by a decreased level of liver MDA. The supplementation of curcumin with a dose of 5 g/kg of feed optimizes the productivity and reproductive performance of carp by increasing the production of vitellogenin, the diameter of egg, and the number of survival larva through optimizing the performance of the fish liver.
HEMATOLOGY PARAMETERS OF THE WHITE RAT (Rattus norvegicus) IN VARIOUS PHYSIOLOGICAL CONDITIONS OF REPRODUCTION Sumiaty Aiba; Livana Dethris Rawung
Indonesian Biodiversity Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/ibj.v1i2.792

Abstract

Rattus norvegicus is one of the experimental animals that is widely used in research. Knowing the hematological status of R. norvegicus rats during reproduction is the aim of this study. In this study was used 12 female rats were sexually mature. Data were collected at the rats that were not yet pregnant (T0); 10 days pregnant mouse (T10); 20 days pregnant mouse (T20); 7-day lactated rat (L7); and 20-day lactating mice (L20). This study shows that during pregnancy and breastfeeding there is an increase in the level of erythrocytes in the blood. During pregnancy, there is a decrease in hemoglobin levels and higher during lactation. The hematocrit value during lactation shows a higher value than in the non-pregnant and pregnant states.
IDENTIFICATION OF ANTS (Formicidae) IN THE MANGROVE FOREST AREA OF TATENGESAN VILLAGE, SOUTHEAST MINAHASA Delvy Regina Leunufna; Debby Jacqueline Jochebed Rayer; Christny Ferdina Evie Rompas; Helen Joan Lawalata; Livana Dethris Rawung
Indonesian Biodiversity Journal Vol. 4 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/ibj.v4i2.6275

Abstract

Ants are a group of social insects that belong to the order Hymenoptera and the Family Formicidae. This study aims to determine the type of ants (Formicidae) in the Mangrove Area of Tatengesan Village, Southeast Minahasa. This research occurred in Tatengesan Village, Posumaen District, Southeast Minahasa Regency, North Sulawesi. The research method uses a purposive sampling method with the placement of the paths determined based on considerations taking into account the physical and biological conditions that affect the presence of ants in the field. Observation lines were made in as many as three transects, each with four observation plots. Data was collected using adhesive paper traps (Fly Sheet) and direct capture method (hand collecting) and analyzed using the Shannon-Weiner diversity index, species richness index, and species evenness index. Placement of self-adhesive paper on each transect, including lower tree stratum, highest tide limit, middle tree stratum, and upper tree stratum. Based on the results of the research on the observation transect, there were five genera, namely Anoplolepis with 25 individual ants, Camponotus with 31 individual ants, Crematogaster with 98 individual ants, Oecophylla 2168 ants, and Tetraponera 6 individual ants from 6 species of ants consisting of Anoplolepis gracilipes, Camponotus atriceps, Camponotus sp., Crematogaster scutellaris, Oecophylla smaragdina, and Tetraponera nigra. The highest number of genera obtained was Oecophylla, the highest number of species was Oecophylla smaragdina, and the number of individuals caught was 2168.
KARAKTER KIMIA DAN PASTING PROPERTIES PATI JAGUNG (Zea mays) HASIL EKSTRAKSI MENGGUNAKAN NATRIUM METABISULFIT Moko, Emma Mauren; Rey, Feyne Jelita; Lawalata, Helen Joan; Rawung, Livana Dethris; Rahardiyan, Dino
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 9, No 3 (2024):
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jstp.v9i3.48082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh ekstraksi dengan perlakuan perendaman menggunakan natrium metabisulfit terhadap karakter pati jagung (Zea mays). Parameter yang diamati meliputi :kadar proksimat yaitu kadar abu, kadar protein, kadar karbohidrat, kadar lemak, dan kadar air), uji warna yaitu nilai L*, a* dan b*, karakter pasting properties yaitu peak viscosity, through viscosity, breakdoen viscosity, final viscosity, setback viscosity, peak time dan pasting temperature. Hasil penelitian menunjukan bahwa natrium metabisulfit memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap kadar abu, protein, karbohidrat, lemak, air, warna, rendemen dan pasting properties.
Substitusi Konsentrat dengan Ampas Jagung dalam Pakan Ayam Broiler yang di Suplementasi Kunyit Pelealu, S.C; Rawung, L.D; Setyawati, I.; Moko, E.M.; Rahardyan, D.; Wantania, J.Z
ZOOTEC Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35792/zot.44.2.2024.55453

Abstract

Penyediaan pakan berkualitas tinggi dalam jumlah yang cukup merupakan salah satu komponen terpenting dalam bisnis peternakan karena pakan dapat menunjang pertumbuhan dan suplai energi sehingga proses pertumbuhan ternak dapat berjalan dengan baik. Penelitian sebelumnya menunjukkan ampas jagung maupun larutan kunyit dapat meningkatkan produksi dan bobot badan ayam broiler, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi penggunaan ampas jagung dan larutan kunyit terhadap pertumbuhan ayam broiler. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan enam ulangan. Sebanyak 72 ekor ayam broiler digunakan dalam penelitian ini yang terbagi dalam empat kelompok perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 = Pakan komersil 100% + air 100% (kontrol), P1 = Pakan komersil 100% + air 98% dan larutan kunyit 2%, P2 = Pakan komersil 90% dan ampas jagung 10% + air 100%, P3 = Pakan komersil 90% dan ampas jagung 10% + air 98% dan larutan kunyit 2%. Semua kelompok perlakuan diberikan perlakuan selama 21 hari. Data yang diperoleh kemudian di uji dengan menggunakan uji One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambahan bobot badan P0 (kontrol) memiliki nilai tertinggi namun tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan P1, sedangkan bobot badan ayam broiler pada kelompok perlakuan P2 dan P3 mengalami penurunan dan berbeda nyata (P<0,05) dengan P0 (kontrol) dan P1. Nilai konsumsi pakan dan air minum pada semua kelompok perlakuan tidak menunjukkan perbedaan nyata (P>0,05). Nilai konversi pakan menunjukkan bahwa P1 dan P2 tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan P0 (kontrol) juga tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan P3, namun P0 (kontrol) dan P3 menunjukkan adanya nilai konversi pakan yang berbeda nyata (P<0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi ampas jagung dan air kunyit (P3) tidak dapat mengoptimalkan pertambahan bobot badan dan konversi pakan pada ayam broiler. Meskipun demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan P1 memiliki hasil yang baik dengan nilai konversi pakan yang rendah.
DISEMINASI INOVASI DAN ALIH TEKNOLOGI PENGOLAHAN PATI JAGUNG BAGI MITRA SENTRUM AGRARIS LOTTA Moko, Emma Mauren; Rawung, Livana Dethris; Sitanayah, Lanny; Rampengan, Mercy Maggy Franky; Rahardiyan, Dino
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v30i2.53191

Abstract

Sentrum Agraris Lotta (SAL) yang terletak di Desa Lotta Jaga II, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara merupakan organisasi dengan sasaran strategis sebagai percontohan pertanian organik terpadu dengan tugas utamanya sebagai wadah edukasi bagi seluruh mitra kelompok tani dengan wilayah binaan Sulawesi Utara hingga Sulawesi Tengah, selain itu SAL merupakan organisasi yang turut membantu penanganan dan mitigasi bencana. Permasalahan utama SAL yaitu permasalahan pasca panen dan permasalahan pengembangan produk pertanian menjadi produk pasca panen bernilai jual tinggi serta permasalahan diversifikasi dan peningkatan added value berbagai komoditas SAL terutama komoditas jagung yang selama ini hanya dijual dalam bentuk pipilan biji jagung sebagai bahan baku pakan ternak tanpa adanya pengolahan  lanjut yang dapat meningkatkan added value dan diversifikasi produk.  Kegiatan diseminasi dan alih teknologi pengolahan pati jagung dilakukan bersama dengan mitra sasaran SAL dengan metode sosialisasi, diseminasi dan alih teknologi pengolahan pati menggunakan teknologi tepat guna mesin penggiling dan mesin press hidrolik yang melibatkan peran aktif dari peserta dan kelompok mitra dimana produk dari kegiatan ini berupa pati jagung serta dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam pengolahan pati jagung dalam upaya diversifikasi dan peningkatan nilai tambah komoditas jagung.