Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JUBIKOPS

ANALISIS DAMPAK PROGRAM “TABAROK” SEBAGAI UPAYA MEREDUKSI PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA Harianto, Rohman; Yula Wardani, Silvia
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1057

Abstract

Perilaku merokok marak terjadi dan telah merambah ke berbagai kalangan. Tidak sedikit remaja yang telah mengenal dan mencoba rokok. Disisi lain, rokok memiliki dampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berkepanjangan. Tujuan penelitian ini yakni menganalisis dampak sebuah program guna mereduksi perilaku merokok pada remaja melalui pendekatan yang kreatif, promotif, inovatif dan edukatif. Pendekatan penelitian ini yakni penelitian kualitatif dengan metode studi literatur, dimana data dikumpulkan untuk diidentifikasi dan dianalisis secara mendalam. Sumber data diperoleh dari terbitan artikel 10 tahun terakhir tepatnya tahun 2015 hingga 2025. Data diambil dari Google Scholar dengan kata kunci “dampak merokok” dan “upaya mengurangi rokok”. Sebanyak 10 artikel yang relevan untuk diidentifikasi dan dianalisis. Hasil dari penelitian bahwa banyak upaya yang dilakukan untuk mereduksi perilaku merokok seperti sosialiasi, penyuluhan dan edukasi. Namun, belum terdapat tindakan agar individu mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut. Sehingga, memungkinkan Program Tabarok (Tabungan Bebas Rokok) menjadi program yang memiliki dampak signifikan bagi keberlangsungan individu. Selain sehat secara fisik dan psikologis karena terbebas dari perilaku merokok, program tabarok mampu menambah finansial bagi individu. Sasaran program tabarok yakni perokok aktif khususnya di usia remaja. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini, mereka mulai menemukan jati diri yang sebenarnya. Sehingga perlu adanya pemahaman dan pendekatan agar terarah ke hal-hal yang positif. Kata kunci: perilaku merokok, program tabarok, remaja
PENGAMBILAN KEPUTUSAN SISWA SMP DENGAN POLA ASUH OTORITER silvia Dwi Armai Zahra; Silvia Yula Wardani
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v6i1.1239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengambilan keputusan siswa sekolah menengah pertama yang dibesarkan dengan pola asuh otoriter serta dampaknya terhadap perkembangan kemandirian siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur, yang melibatkan peninjauan berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah dan artikel penelitian, yang relevan dengan topik pengasuhan otoriter dan pengambilan keputusan siswa. Pemilihan pustaka didasarkan pada kriteria relevansi topik dan periode publikasi dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui tinjauan mendalam, perbandingan, dan sintesis temuan dari penelitian sebelumnya, dengan tujuan mengidentifikasi pola, kesamaan, dan perbedaan dalam temuan penelitian yang berkaitan dengan pengaruh pengasuhan otoriter terhadap kemampuan pengambilan keputusan siswa SMP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuhan otoriter ditandai dengan dominasi orang tua yang tinggi dalam menetapkan aturan dan keputusan, tanpa secara aktif melibatkan anak-anak dalam proses tersebut. Kondisi ini kemudian berdampak pada siswa dengan menyebabkan rendahnya kepercayaan diri, keraguan dalam membuat pilihan, dan ketergantungan yang berlebihan pada figur otoritas dalam pengambilan keputusan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengasuhan otoriter berpotensi menghambat perkembangan kemandirian dan kemampuan pengambilan keputusan siswa di awal masa remaja. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini merekomendasikan agar orang tua dan sekolah, khususnya guru bimbingan dan konseling, memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi lebih luas dalam proses pengambilan keputusan, secara bertahap dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka, untuk mendukung pengembangan kemandirian dan tanggung jawab siswa.
DAMPAK DOOMSCROLLING TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA DI ERA DIGITAL Latifah Anggia Fitriani; Silvia Yula Wardani
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v6i1.1240

Abstract

Fenomena doomscrolling, yaitu kebiasaan menggulir konten atau berita (sering kali bernuansa negatif) secara berulang dan berkepanjangan di media sosial, berpotensi mengganggu regulasi diri belajar sehingga memicu prokrastinasi akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan prokrastinasi akademik mahasiswa, dampak doomscrolling, dan konteks era digital yang memperkuat keterkaitan keduanya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Kasus ditetapkan secara purposif berdasarkan kemunculan perilaku doomscrolling yang konsisten dan indikasi prokrastinasi akademik dalam periode pengamatan. Sumber data bersifat non-interaktif, meliputi jejak digital penggunaan media social laporan waktu layar/screen time dan riwayat penggunaan aplikasi, dokumen akademik jadwal/tenggat serta waktu pengumpulan tugas, dan catatan observasi non-partisipan. Data dianalisis dengan langkah analisis interaktif Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil menunjukkan doomscrolling cenderung terjadi pada waktu senggang dan sebelum tidur, memunculkan emosi negatif, menurunkan fokus, serta menggeser waktu belajar efektif. Kondisi tersebut berkontribusi pada prokrastinasi akademik berupa penundaan memulai/menyelesaikan tugas dan pola kerja mendekati tenggat. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan distraksi digital dan penguatan regulasi diri untuk meminimalkan doomscrolling dan prokrastinasi akademik.